Sejarah Dunia Kuno

Welcome to the Year 2019, The Year of open Doors

Jul 29, 2009

Perumpamaan Anggur Tua

"Ia mengatakan juga suatu perumpamaan kepada mereka: "Tidak seorangpun mengoyakkan secarik kain dari baju yang baru untuk menambalkannya pada baju yang tua. Jika demikian, yang baru itu juga akan koyak dan pada yang tua itu tidak akan cocok kain penambal yang dikoyakkan dari yang baru itu. Demikian juga tidak seorangpun mengisikan anggur yang baru ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian, anggur yangbaru itu akan mengoyakkan kantong itu dan anggur itu akan terbuang dan kantong itupun hancur. Tetapi anggur yang baru harus disimpan dalam kantong yang baru pula. Dan tidak seorangpun yang telah minum anggur tua ingin minum anggur yang baru, sebab ia akan berkata: Anggur yang tua itu baik." (Lukas 5:36-39)

Ayat ini menjawab pertanyaan demikian: Apakah yang terjadi ketika seseorang diselamatkan? Kita semua mempunyai banyak sekali dosa-dosa, kita semua telah memberontak di dalam hati kita melawan Allah. Ketika kita diselamatkan, apakah Allah hanya akan menambal disana-sini saja? Apakah Dia hanya menolong kita membuang pikiran-pikiran kita yang jahat dan menjauhkan kita dari perbuatan-perbuatan yang jahat? Atau apakah hidup kita akan dirubah sama sekali dengan bertumbuh perlahan-lahan menjadi ciptaan baru yang layak digunakan oleh Tuhan?

Cara Allah membebaskan kita digambarkan dengan menggunakan illustrasi mengenai baju baru dan baju lama. Jikalau kita mengunting bahan dari baju yang baru untuk ditambalkan kepada baju lama yang telah usang, berusaha menutupi lubang-lubang dan noda-noda yang ada, pada akhirnya kita masih tetap memiliki baju yang usang.

Baju yang lama itu memang masih dapat digunakan, tetapi kita telah membuat baju yang baru itu koyak karena telah mengambil kainnya untuk ditambalkan kepada baju yang lama, dan baju yang lama itu tetap compang-camping.

Allah menyatakan bukanlah begitu halnya ketika kita diselamatkan. Ketika kita diselamatkan kita menjadi ciptaan yang sama sekali baru. Kita menerima kebangkitan roh yang baru yang adalah "mujizat" yang sangat luar biasa. Hanya Allah saja yang dapat mengerjakan mujizat keselamatan itu di dalam diri kita. Dan dalam kebangkitan roh kita yang baru kita tidak akan pernah mati karena didalamnya kita sudah memiliki hidup yang kekal.

Di dunia ini kita masih harus menjalani hidup dalam tubuh (daging) yang belum diselamatkan (dibangkitkan) yang masih bernafsu kepada dosa, tetapi dalam keberadaan roh kita, kita benar-benar telah menjadi mahluk yang baru yang sudah membenci dosa sama sekali (1 Yohanes 3:9). Dan pada hari yang terakhir keselamatan kita akan menjadi sempurna karena pada waktu itu kita semua akan diberikan kebangkitan "tubuh" yang baru yang sudah dipermuliakan dan tidak dapat binasa.

Allah menggunakan ide yang sama dengan anggur. Jika anda mengisi anggur yang baru ke dalam kantong yang lama, anggur itu akan mengalami peragian (fermentasi) dan mengoyakkan kulit kantong itu karena sudah usang dan mudah koyak. Lebih baik mengisi anggur baru ke dalam kantong yang baru. Demikian pula ketika Allah Roh Kudus membawa keselamatan ke dalam hidup kita, kita akan menjadi pribadi yang baru sama sekali dalam keberadaan roh kita dimana kita akan bersukacita di dalam Firman Allah.

No comments: