Sejarah Dunia Kuno

2018 The Year of Angel Gabriel

Nov 14, 2016

YAHWEH, Elohim Yang Perkasa di Medan Perang

“Siapakah Raja Kemuliaan ini?” “YAHWEH, kuat dan perkasa, YAHWEH, perkasa dalam peperangan!” Siapakah Raja Kemulian ini? YAHWEH Tzebaot. Dialah Raja Kemulian. Sela (Mazmur 24:8, 10) 


Adonai Yeshua mengendarai kuda putih memerangi Setan Wahyu 19 Berita dunia hampir setiap hari memberitakan adanya peperangan; ini salah satu tanda bahwa kita berada di Akhir Jaman yang Adonai Yeshua nubuatkan 2000 tahun yang lalu (Mat 24:3-8, Mark 13:8, Luk 21:10); perang terjadi antara bangsa melawan bangsa, suku melawan suku dengan latar belakang motif yang berbeda – politik, bisnis, ideologi, pribadi (iri, tamak, balas dendam) dan tidak jarang hanya karena keyakinan iman yang berlebihan – merasa paling benar dan superior.
Perang bukanlah budaya baru, itu sudah ada sejak jaman purba-kala; suku bangsa tertentu tidak suka perang, namun suku bangsa lainnya senang berperang, sehingga masyarakat yang tidak suka berperang dipaksa untuk membela dirinya – atau musnah dibinasakan.

Pemujaan kepada deiti-deiti adalah bagian penting dari kehidupan setiap manusia, sebab setiap manusia memerlukan pembela dan penyelamat.
Di dalam medan peperangan, deiti-deiti tersebut sering kali di arak di garis depan barisan tentara. Deiti-deiti tersebut bisa berupa benda buatan (disebut sebagai berhala) bisa juga terlukis dalam bentuk simbol-simbol pada bener-bener atau bendera-bendera mereka.
Alkitab adalah Kitab Suci yang unik, itu tidak hanya berisi perintah dan pengajaran bagaimana beribadah, namun juga berisi ilmu pengetahuan, kesaksian-kesaksian perbuatan YAHWEH kepada bangsa Israel dan interaksinya dengan suku-suku bangsa lainnya. Dalam artikel ini kita akan melihat keterlibatan YAHWEH di dalam peperangan, Elohim Israel ini, dan juga Elohim orang Kristen memiliki banyak Nama, salah satunya ialah El Gibbor (Elohim Yang Mahaperkasa, the Mighty God), dengan pengertian bahwa YAHWEH adalah Pakar Perang dan Pemenang – sebab Dia kuat dan perkasa; lihat Kejadian 49:24-25, Mazmur 50:1. Nama lain-Nya yang sejenis dengan itu adalah El Elyon (Elohim Yang Mahatinggi, the Most High God); lihat Kej 14:20 dan Maz 9:3.

Kesaksian keperkasaan YAHWEH di Medan Peperangan:

1. Nabi Musa perang melawan raja Firaus dari Mesir.  Keluaran 7-12 dan 14. Orang Israel
mengarak Tabut Perjanjian mengelilingi tembok Yeriko
Sebuah tongkat gembala melawan 600 kereta perang pilihan ditambah seluruh kereta perang Mesir, masing-masing lengkap dengan kaptennya dan pasukan berkuda (Kel 14:1-9).
Pasal 7 sampai 12 adalah peperangan rohani: kuasa YAHWEH melawan ilmu hitam dukun-dukun Firaun. Pasal 14 menceritakan perang fisik, bagaimana YAHWEH menahan seluruh pasukan Mesir dengan tiang awan dan tiang api yang hadir diantara dua bukit sementara Dia membelah air laut dengan hembusan angin  agar bangsa Israel (yang sama sekali tidak bersenjata) dapat menyeberangi Laut Merah menuju pantai Median (Arab Saudi). Dan setelah hampir seluruh Israel mencapai pantai, Dia mencabut tiang awan dan api-Nya untuk membiarkan tentara Firaun yang besar itu mengejar – hanya untuk mengubur mereka di tengah-tengah lautan, karena ketika mereka sampai ke tengah laut, Dia menutup kembali jalan dasar-laut tersebut. Pada peristiwa ini nampak jelas di mata orang Mesir (yang masih tersisa) dan Israel bahwa YAHWEH sendiri yang berperang menghadapi musuh umat-Nya (14:24-25 dan 30-31).
Tujuan dari perbuatan-Nya ialah membuat bangsa Mesir mengenal siapakah YAHWEH, Elohim Israel ini, seperti tertulis: Kel 14:4 – “Dan Aku akan mengeraskan hati Firaun dan dia akan mengejar mereka. Maka biarlah Aku dimuliakan melalui Firaun dan melalui seluruh tentaranya, dan orang-orang Mesir akan mengetahui bahwa Akulah YAHWEH; ”
Elohim rindu membebaskan bangsa Mesir dari penyembahan berhala ciptaan Firaun dan menjadi umat-Nya juga! Baca Yesaya 19, perhatikan ayat 23-25.

2. Gideon, hakim Israel perang melawan bangsa Median, Amalek dan suku-suku di seberang
timur Yordan. Hakim-hakim 6:33 sampai 8:21.
300 tentara Orang-orang Muslim demontrasi menbawa bendera Jihad Islammengalahkan 135.000 tentara musuh yang berkendaraan unta-unta (7:12 dan 8:10-12).
Tetapi orang Israel melakukan apa yang jahat di mata YAHWEH; sebab itu YAHWEH menyerahkan mereka ke dalam tangan orang Midian, tujuh tahun lamanya (Hak 6:1), ayat 7 sampai 10 adalah titik balik pertobatan bangsa Israel, sehingga Gideon dipilih YAHWEH menjadi pembebas. Gideon atau Yerubaal (nama yang bermakna: ”Biarlah Baal melawan dia, karena dia telah merobohkan mezbahnya.”) telah mempersiapkan 32.000 tentara, namun YAHWEH berfirman kepada dia, “Dengan ketiga ratus orang yang menghirup itu akan Kuselamatkan kamu: Aku akan menyerahkan orang Midian ke dalam tanganmu (Hak 7:7). Midian terletak di Barat Saudi Arabia. Orang Midian menyembah dewi Astarte (dewa bulan) yakni dewi bangsa Phoenician (Libanon) itu nampak pada kalung-kalung berbentuk bulan sabit (crescent-shaped) pada leher unta-unta mereka (8:21-22). Orang Midian adalah indentik dengan orang Ismael yang menyembah ALLAH (8:24).

3.  Asa, raja Yehuda perang melawan Zerah, raja Ethiopia. 2 Tawarikh 14.
Asa hanya memiliki 580.000 tentara, ia diserang Zerah yang berkekuatan 1000.000 (satu juta) tentara dilengkapi dengan 300 kereta perang.
Asa berseru minta tolong kepada YAHWEH, tertulis: Kemudian Asa berseru kepada YAHWEH, Elohimnya: “Ya YAHWEH, selain dari pada Engkau, tidak ada yang dapat menolong yang lemah terhadap yang kuat. Tolonglah kami ya YAHWEH, Elohim kami, karena kepada-Mulah kami bersandar dan dengan nama-Mu kami maju melawan pasukan yang besar jumlahnya ini. Ya YAHWEH, Engkau Elohim kami, jangan biarkan seorang manusia mempunyai kekuatan untuk melawan Engkau!” (2 Taw 14:11). Hasilnya adalah: Dan YAHWEH memukul kalah orang-orang Etiopia itu di hadapan Asa dan Yehuda (ayat 12).

4. Yosafat, raja Yehuda perang melawan tiga suku bangsa (Moab, Amon dan Edom). 2 Taw 20.
Sungguh, suatu perang yang sangat tidak seimbang! 
Yosafat menyerukan kepada seluruh rakyatnya untuk berpuasa dan mencari YAHWEH, sementara ia sendiri mengadakan puasa doa syafaat bersama dengan penduduk Yerusalem – hadir juga para ibu dengan bayi-bayi mereka – di depan Bait YAHWEH. Yosafat dalam doanya berkata: “Ya YAHWEH, Elohim nenek moyang kami, bukankah Engkau Elohim di dalam sorga? Bukankah Engkau memerintah atas segenap kerajaan bangsa? Kuasa dan keperkasaan ada di dalam tangan-Mu, sehingga tidak ada oranVladimir Lenin dewa orang Komunisg yang dapat bertahan melawan Engkau. (2 Taw 20:6)

Keesokan harinya, pagi-pagi sekali, raja Yosafat bersama tentaranya dan para pemimpin pujian memasuki medan perang. Ketika mereka sedang bernyanyi, keajaiban terjadi, tertulis: Ketika mereka mulai bersorak-sorai dan menyanyikan nyanyian pujian, dibuat YAHWEHlah penghadangan terhadap bani Amon dan Moab, dan orang-orang dari pegunungan Seir, yang hendak menyerang Yehuda, sehingga mereka terpukul kalah. (2 Taw 20:22, )
Ayat-ayat berikutnya menerangkan bagaimana YAHWEH mengalahkan musuh yang besar tersebut. YAHWEH membuat mereka saling berperang; pertama Amon dan Moab memerangi suku pegungan Seir (suku Edom; asal dari Esau dan wanita Ismael. Esau adalah saudara kembar Yakub) dan kemudian Amon dan Moab saling membunuh. Ketika tentara Yosafat melihat ke perkemahan musuh, yang nampak hanyalah mayat-mayat.
Banyak lagi kesaksian seperti di atas di dalam Alkitab, namun akan terlalu panjang jika ditulis semuanya.
Akitab juga mencatat kekalahan umat YAHWEH dalam peperangan.
“Beginilah firman YAHWEH: Kamu telah meninggalkan Aku, oleh sebab itu Akupun meninggalkan kamu juga …” (2 Taw 12:5, )

YAHWEH tidak berkompromi dengan DOSA – sekalipun mereka adalah umat pilihan-Nya:

1. Tentara Israel di bawah pimpinan Jendral Yosua dikalahkan bangsa dari kota Ai. Yosua 7.
Yosua baru saja merebut kota Yerikho yang berbenteng sangat kuat dan memiliki tentara yang kuat, sedang kota Ai hanya berpenduduk sedikit. Kemenangan bagi bangsa Israel adalah di atas kertas, namun nyatanya mereka kalah.
Alkitab mencatat faktor penyebab kekalahan bangsa Israel yang memalukan ini, tertulis: Lalu berfirmanlah YAHWEH kepada Yoshua: ”Orang Israel telah berbuat dosa, mereka melanggar perjanjian-Ku yang Kuperintahkan kepada mereka, … Sebab itu orang Israel tidak dapat bertahan menghadapi musuhnya. Mereka membelakangi musuhnya, (Yosua 7:11-12). – ternyata seorang prajurit Israel telah mencuri barang-barang jarahan yang seharunya dimusnahkan.

2. Yerobeam, raja Israel Utara perang melawan Abia, raja Yehuda (Israel Selatan). 2 Taw 13.
Yerobeam dipilih YAHWEH untuk menjadi raja atas 10 suku Israel, ia seorang yang pintar, ia bekas pegawai raja Salomo, namun berontak dan minggat ke Mesir. Dengan 800.000 tentaranya ia menerima undangan perang dari Abia, cucu Salomo, jauh lebih muda dari Yerobeam, mimiliki kekuatan 400.000 tentara.
Ayat 14 mencatat bagaimana Yerobeam berhasil mengepung Abia, namun akhirnya ia yang kalah: Ketika Yehuda menoleh ke belakang, lihatlah, mereka harus menghadapi FRANCE-RELIGION-CHRISTIANITY-ASSUMPTIONpertempuran dari depan dan dari belakang. Mereka berteriak kepada YAHWEH, sedang para imam meniup nafiri, dan orang-orang Yehuda memekikkan pekik perang. Pada saat orang-orang Yehuda itu memekikkan pekik perang, Elohim memukul kalah Yerobeam dan segenap orang Israel oleh Abia dan Yehuda. (2 Taw 13:14-15)
Ayat-ayat sebelumnya menjelaskan, mengapa Yerobeam kalah berperang – ia adalah penyembah berhala. Ia bahkan bisa disebut sebagai pencetus penyembahan berhala patung kambing dan anak lembu emas bagi rakyatnya (2 Taw 11:13-15) dan ia juga berfungsi sebagai imam besar dari sistem penyembahan berhala yang ia buat sendiri. Detilnya baca di sini: Dosa Berat Raja Yerobeam

3. Yoas, raja Yehuda dikalahkan raja Damshik (Damaskus) Syria yang hanya bertentara kecil. 2 Taw 24:17-27.
Alasan kekalahan Yehuda: ”… karena mereka telah meninggalkan YAHWEH, Elohim leluhur mereka (2 Taw 24:24). Yoas, 40 tahun menjadi raja. Pemerintahannya yang awalnya bagus telah berakhir tragis karena ia murtad dan menjadi penyembah berhala. Ketika ia ditegur oleh YAHWEH melalui imam Zakaria, putra dari imam Yoyada.Yoas tidak bertobat malah memerintahkan rakyat merajam mati imam tersebut. Yoas dibunuh oleh dua pekerja wanita asing dari bani Amon dan Moab – dalam tradisi Israel adalah suatu hal yang sangat memalukan seorang raja tewas ditangan orang asing apalagi di tangan seorang wanita asing. Ia dianggap tidak layak untuk dimakamkan di pekuburan raja-raja Yehuda; perjalanan suci raja Yoas yang panjang berakhir pada garis finis yang salah.
Karena mata YAHWEH menjelajah seluruh bumi untuk melimpahkan kekuatan-Nya kepada mereka yang bersungguh hati terhadap Dia..” (2 Taw 16:9a)

Aplikasi:Adonai Yeshua mengendarai kuda putih Wahyu 19 ayat 11-16

1. Gereja bisa belajar dari sejarah kehidupan bangsa Israel. Sukses dan gagalnya Gereja YAHWEH tergantung bagaimana Gereja berhubungan dengan Kepalanya, yakni Adonai Yeshua ha Mashiah. Ayat bacaan: Yohanes 15, Roma 11:13-36 dan 1 Korintus 10.

2. Sekelompok bangsa yang membenci bangsa Israel dan Gereja-Nya (para Pengikut ajaran Yeshua ha Mashiah baik Yahudi maupun bukan-Yahudi) haruslah ingat bahwa kedua kelompok ’bangsa’ ini tidaklah akan bisa dimusnahkan, ribuan tahun perjalanan sejarah aniaya dan sampai sekarang adalah bukti nyata – Israel tetap hadir dan Kekristenan semakin kuat. Sebab Deiti mereka bukanlah berhala atau ideologi dan tradisi buatan manusia, melainkan Pencipta alam semesta, Naman-Nya adalah YAHWEH, Dialah juga yang menciptakan Anda dan saya – sedihnya, banyak orang yang masih belum bersedia menerima berkat-Nya yang besar (Yoh 1:10-14). Jadi hendaklah kita memiliki rasa hormat dan takut serta memberi kemulian dan penyembahan hanya kepada Dia saja. Ayat bacaan: Kisah para Rasul 5:12-41, perhatikan ayat 39 dan Wahyu 20:11-15.
Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran kita, supaya kita melalui kesebaran dan penghiburan dari Kitab Sucidapat memiliki pengharapan. Sekarang Elohim yang penyabar dan penghibur itu , mengaruniakan kerukunan kepada kamu satu terhadap lainnya, sesuai dengan kehendak Mashiah Yeshua , sehingga dengan satu hati dan satu suara kamu memuliakan Elohim, bahkan Bapa Adonai Yeshua ha Mashiah kita. (Roma 15:4-6; KJV) teladan Mashiah; sehingga kamu semua yang setuju dapat dengan satu suara memuji Elohim Bapa Adonai Yeshua kita; Tindale Bible).

1. Tzebaot atau Sebaot adalah bahasa Ibrani yang berarti ”semesta alam.” Jadi YAHWEH Tzebaot artinya Elohim Penguasa sekaligus pemilik seluruh jagat raya, sebab langit, bumi dan laut beserta semua isinya diciptakan oleh YAHWEH. Baca Kejadian 2:1-3 dan Wahyu 14:6-7 serta Wahyu 21 dan 22.

2. Terjemahan bebas dari Alkitab terjemahan Inggris (pada umumnya).

3. Bahkan bangsa yang tidak percaya adanya alam roh sekalipun (tidak percaya adanya Elohim, malaikat dan roh-roh jahat) nyatanya mereka memiliki deiti-deiti, yakni jiwa dan pikirannya sendiri – ideologi dan filosofi; faham yang seperti ini memiliki banyak nama: Komunisme, Atherisme, Sekularisme, Materialisme dan sebagainya. Deiti mereka dalam peperangan – yang nampak terlihat – umumnya adalah ”peralatan pertahanan perang mereka.” Baca nubuatan Daniel 11:37-38 di KJV Bible – God of forces dan dalam Geneva Bible – Mauzzim: “That is, the god of power and riches: they shall esteem their own power above all their gods and worship it.”

4. , the Exposition of the Enitire Bible on Judge 8:21; dan ayat 24: mereka telah bercampur dan hidup bersama, atau sangat dekat satu dengan lainnya. Mengapa orang Midian disebut Ismael, sebab mereka adalah putra-putra Keturah, dan Keturah adalah Hagar ibu dari Ismael. The Targum menyebut mereka orang Arab, dan mereka nampak terbiasa mengenakan anting-anting, sebagaimana para pria di negara-negara Timur melakukannya, lihat Kej 35:4.

5. Kejadian YAHWEH membuat musuh umat-Nya saling berperang – telah terjadi juga di Perang Syria tahun 2013-14, dimana kelompok-kelompok pemberontak Sunni yang ingin menggulingkan President Assad telah menguasai banyak kota stategis, mereka mulai menyerang desa-desa Kristen dan mengancam penduduknya untuk masuk Islam secara paksa – atau dibunuh. Sehingga permohonan doa dipanjatkan oleh orang Kristen secara internasional; hasilnya adalah para militan Sunni yang terdiri banyak kelompok tersebut saling berperang – dan berakibat kalah perang di Syria! Dan sekarang kelompok militan Sunni ini pindah berperang ke Irak – memerangi Muslim Shia, ribuan Shia Irak telah terbunuh, suku Kurdi dan Kaldian di Kurdistan (Utara Irak – atau “kuno Aram”) juga terancam.

6. Yoyada, ayah Zakaria, adalah bukan hanya berjasa menyelamatkan Yoas dari pembunuhan (saat ia baru berusia satu tahun; seluruh keluarganya dibunuh oleh putri dari raja Ahab, lalu menjadi ratu selama 6 tahun), imam Yoyada lah yang mempersiapkan Yoas menjadi raja (saat berumur 7 tahun) dan menolong ia menjalankan kerajaannya. Yoyada adalah satu-satunya imam yang dikuburkan di kota Daud di samping makan raja-raja Yahuda (2 Taw 24:15-16).

Suku Kuno Namibia

Orang Khoisa adalah penduduk pribumi di negara Namibia, Afrika Selatan. Pada 150.000 tahun
yang lalu, orang Khoisa menjadi penduduk mayoritas di Bumi. Populasi mereka mulai menurun 22.000 tahun yang lalu serta ketika hadirnya orang Eropa di Afrika sekitar abad ke-17 M. Menurut studi baru yang dilakukan para ahli genetika yang diterbitkan di Nature Communications, mengungkapkan bahwa jumlah orang Khoisan sekarang ini sekitar 100.000 jiwa.
Nama 'Khoisan' umumnya mengacu pada pemburu dan penggembala dari sejumlah kelompok etnis yang berbicara dengan bahasa klik khas, meskipun tidak ada nama spesifik untuk diri mereka sendiri. Secara historis, ada dua kelompok masyarakat di keluarga bahasa Khoisa yaitu Khoi sang penggembala, dan San, sangpemburu dan pengumpul. Hari ini, mereka semua dikenal secara kolektif sebagai Khoisan.
Kondisi iklim yang tidak menguntungkan di Afrika disebabkan oleh melelehnya es di belahan bumi utara sebelum 22.000 tahun yang lalu yang berakibat mengurangi populasi manusia, tetapi di Afrika Selatan iklim tetap dalam kondisi yang baik. Hal ini mmebuat orang Khoisan mudah hidup dan makanan berlimpah, sehingga populasinya dapat berkembang. Khoisa, dikenal menggunakan bahasa klik langka. Sementara itu genetik mereka berbeda dari Eropa, Asia dan Afrika lainnya. 

"Khoisa pemburu-pengumpul di Afrika Selatan selalu merasa bahwa diri mereka sebagai orang tertua" kata Stephan Schuster, mantan profesor Penn State University, sekarang di Nanyang Technological University di Singapura dan pemimpin tim peneliti.
Penelitian ini mengamati 420.000 varian genetik dari 1.462 genom yang didapat dari 48 kelompok etnis. Analisis ini mengungkapkan bahwa Khoisans Afrika Selatan secara genetik berbeda tidak hanya dari Eropa dan Asia, tetapi juga dari semua Afrika lainnya.
Penelitian sebelumnya juga telah menyimpulkan bahwa orang Khoisan merupakan turunan langsung dari leluhur tertua umat manusia. Studi DNA pada 1990-an, menemukan bahwa kromosom Y dari San pria, salah satu penduduk asli yang membentuk Khoisan, berbagi pola-pola tertentu dari variasi genetik yang berbeda dari semua populasi lain. Hal ini menimbulkan teori bahwa San adalah salah satu populasi pertama yang diperkirakan telah hidup 60.000 sampai 90.000 tahun yang lalu serta masih ada hingga sekarang. Para peneliti menemukan bahwa melalui sejarah, dalam jumlah kecil, orang Khoisan menikah dengan kelompok etnis lainnya, yang membantu melestarikan keunikan genetik mereka.

Dalam satu marga, harus ada satu orang Khoisa yang menikahi wanita dari klan lain. Satu Desa Khoisa terdiri dari lebih dari 100 orang yang tinggal di gubuk berbentuk kerucut. Para penduduk desa adalah orang-orang dari klan yang sama dengan istri dan anak-anak mereka. Desa-desa bersatu menjadi kelompok - kelompok yang dikenal sebagai suku atau gerombolan

Music Mesir Kuno

Bagi orang Mesir kuno, musik memainkan peran yang penting. Diperkirakan musik mulai menjadi penting di Mesir sejak munculnya dinasti Firaun pada 3100 SM, musik mulai ditemukan dalam banyak kehidupan sehari – hari. 
Penduduk Mesir kuno sangat terorganisir, dan ini termasuk bagaimana mereka mengorganisir dan mengatur musik dan musisi. Mereka memainkan musik untuk upacara keagamaan, tapi itu juga bermain dan tampil dalam lokakarya, istana, peternakan, di medan perang dan bahkan di kuburan. Dewa-dewa Mesir seperti Hathor dan Bes adalah dewa musik mereka dan mereka memiliki banyak upacara yang ditujukan untuk dewa mereka yang melibatkan lagu dan tarian untuk menemani bermain alat musik.

Bangsa Mesir kuno memiliki sejumlah musisi profesional yang bermain di banyak kesempatan.
Para musisi memiliki latar belakang dari berbagai kelas sosial. Musisi dari kelas sosial tinggi hanya bermain musik untuk acara tertentu seperti untuk upacara keagamaan di kuil-kuil, sementara  musisi kelas bawah mungkin hanya bisa bermain untuk anggota masyarakat biasa atau ketika festival. Kehormatan tertinggi bagi musisi ketika mencapai status 'shemayet', yang memberi musisi ini kesempatan atau kemampuan untuk bermain bagi dewa atau dewi tertentu dan musisi ini kebanyakan adalah wanita.
Keluarga kerajaan firaun memiliki musisi personal nya sendiri dengan kualitas terbaik. Para musisi ini tidak hanya orang-orang yang memainkan instrumen, seperti kecapi, tetapi juga penyanyi dan penari. 
Ketika memeriksa hieroglif (gambar) Mesir kuno ditemukan bahwa orang Mesir menciptakan pilihan indah alat musik. Mereka merangkai alat musik dari angin dan instrumen perkusi. Mereka juga menyertai pertunjukan musik mereka dengan tepukan tangan serta bernyanyi yang dilakukan oleh laki-laki dan perempuan. Banyak instrumen yang telah ditemukan menunjukkan betapa mereka menghargai alat musiknya karena menuliskan nama - nama dewa - dewa mereka di alat musiknya.

Instrumen perkusi termasuk mainan kerincingan, drum genggam, lonceng, alat musik yang disebut sistrum. Alat musik sistrum adalah alat logam genggam dengan bentuk 'U' dan memiliki potongan-potongan logam atau perunggu kecil yang menggantung. Ketika terguncang alat musik ini memberi banyak suara. Beberapa terdengar seperti berdenting keras, sementara yang lain hanya berbunyi gemerincing lembut. Instrumen angin termasuk terompet, seruling buluh tunggal dan ganda dan beberapa seruling tanpa alang-alang. Instrumen dengan senar semuanya dipetik. Banyak gambar dari bangsa Mesir kuno yang menunjukkan mereka sedang bermain kecapi, harpa dan kecapi.

Nilai musik bagi bangsa Mesir kuno ada dalam segala bentuk kehidupan mulai sebagai bagian dari pujian keagamaan mereka kepada dewa-dewa mereka serta bagian dari perayaan kehidupan sehari-hari. Beberapa gambar yang telah ditemukan, menunjukkan kelompok masyarakat sedang bermain instrumen, bertepuk tangan, dan bernyanyi. Bangsa Mesir kuno juga menulis lirik dan puisi untuk musik mereka dan mereka. Beberapa lagu-lagu ini untuk memuji dewa-dewa mereka, sementara lagu-lagu lain yang ditulis hanya untuk firaun, istri dan anggota keluarga kerajaan. Seperti peradabann lainnya, bangsa Mesir kuno juga menggunakan musik untuk mengekspresikan emosi dan perasaan mereka.

Shambhala

Shambhala, yang adalah sebuah kata dari Sansekerta yang berarti "tempat damai" atau "tempat diam". Terpat tersebut merupakan surga mitos yang dibicarakan dalam teks-teks kuno, termasuk Kalachakra Tantra dan kitab-kitab kuno dari budaya Zhang Zhung yang mendahului Buddhisme Tibet di Tibet barat. Menurut legenda, di tanah ini hanya yang berhati murni dapat hidup, tempat di mana cinta dan kebijaksanaan serta dimana orang kebal terhadap penderitaan dan usia tua.

Shambhala dikatakan tanah seribu nama, atau Tanah Terlarang, Tanah Air Putih, Tanah Spirits Radiant, Tanah Api Hidup, Tanah para Dewa Hidup dan Land of Wonders. Agama Hindu menyebutnya Aryavartha, bangsa Cina menyebutnya sebagai Hsi Tien, Surga Barat dari Hsi Wang Mu; Rusia menyebutnya sebagai Belovoyde. Hampir seluruh wilayah di Asia menyebut Shambhala sebagai Shangri-la.

Legenda Shambhala dikatakan berasal dari ribuan tahun yang lalu dan berasal  dari yang ada di berbagai teks kuno. Keyakinan Bon di Tibet menyebutkan bahwa tanah Shmabhala terkait erat dengan Olmolungring. Teks Hindu seperti Vishnu Purana menyebutkan Shambhala sebagai tempat kelahiran Kalki, inkarnasi terakhir dari Dewa Wisnu yang akan mengantar Golden Age baru. Mitos Buddha menyatakan bahwa Shambhala merupakan adaptasi dari mitos Hindu sebelumnya. Namun, teks yang membahas Shambhala pertama kali secara luas adalah Kalachakra.

Kalachakra mengacu pada ajaran esoterik kompleks dan canggih serta praktek dalam agama Buddha Tibet. Shakyamuni Buddha dikatakan telah mengajarkan Kalachakra atas permintaan Raja Suchandra Shambhala.
Konsep Shambhala memainkan peran penting dalam ajaran agama Tibet, dan memiliki relevansi khusus dalam mitologi Tibet tentang masa depan. Kalachakra bernubuat bahwa kerusakan bertahap manusia sebagai ideologi materialisme menyebar di atas bumi. Ketika orang barbar yang mengikuti ideologi buruk ini bersatu di bawah seorang raja yang jahat dan berpikir untuk menaklukkan pegunungan bersalju Shambhala. Bangsa barbar akan menyerang Shambhala dengan tentara yang besar dilengkapi dengan senjata yang mengerikan. Kemudian raja Shambhala akan muncul dari Shambhala dengan pasukan besar untuk mengalahkan "kekuatan gelap" dan mengantar Golden Age di seluruh dunia.

Selama berabad-abad, banyak penjelajah dan pencari kebijaksanaan spiritual telah memulai ekspedisi untuk mencari surga mitos Shambhala, dan sementara banyak yang mengklaim telah menemukannya tetapi tidak ada bukti keberadaannya atau bisa menentukan lokasi fisiknya pada peta, namun mereka menyebutkan Shambhala berada di daerah pegunungan Eurasia.

Teks kuno Zhang Zhung mengidentifikasi Shambhala dengan Lembah Sutlej di Punjab atau Himachal Pradesh di India. Bangsa Mongolia mengidentifikasi Shambhala berada di lembah tertentu di Siberia selatan. Cerita rakyat penduduk Altai meyakini bahwa Gunung Belukha sebagai pintu gerbang ke Shambhala. Cendekiawan Buddhis modern tampaknya menyimpulkan bahwa Shambhala terletak di jangkauan yang lebih tinggi dari Himalaya di apa yang sekarang disebut Pegunungan Dhauladhar yang ada di sekitar Mcleodganj. Beberapa legenda mengatakan bahwa pintu masuk ke Shambhala tersembunyi di dalam biara yang ditinggalkan di Tibet dan dijaga oleh makhluk yang dikenal sebagai Wali Shambhala.

Untuk beberapa fakta bahwa Shambhala tidak pernah ditemukan memiliki penjelasan yang sangat sederhana - banyak yang percaya bahwa Shambhala terletak di tepi realitas fisik, antara jembatan yang menghubungkan dunia ini dengan dunia lain. Sementara banyak menyakini bahwa Shambhala sebagai subyek fantastis mitos dan legenda.

Pakaian Bangsa Romawi Kuno

Menelusuri gaya pakaian bangsa Romawi kuno merupakan hal yang sulit untuk diungkapkan. Arkeolog kesulitan untuk mengungkapkannya sebab kondisi potongan linen, wol, sutera dan berbagai kain yang telah menjadi artefak dalam keadaan yang hampir hancur karena iklim dan waktu. Berbeda halnya dengan bangsa Yunani kuno, bagi bangsa Romawi kuno, telanjang adalah hal yang tabu. Dalam sastra dan seni Roamwi hanya para gladiator, budak dan masyarakat kelas rendah yang sering dijadikan model untu lukisan atau pahatan telanjang atau setengah telanjang.

Underwear Pria

Selama ini hanya relief dan mozaik yang menggabarkan buruh, atlet, dan gladiator yang digunakan sebagai petunjuk gambaran pakaian masa Romawi kuno. Sebuah makam kuno yaitu “Makam Eurysaces Baker” di Roma menggambarkan budak yang bekerja di toko roti dengan dada telanjang dan menggunakan subligaculum (istilah cawat di Romawi kuno). Cawat ini merupakan bagian dari bentuk perlindungan bagi buruh, atlet, dan gladiator, tetapi tidak dipakai secara teratur oleh orang-orang Romawi secara umum saat itu di bawah pakaian mereka.
Selama musim dingin, beberapa lapis pakaian, mantel, dan kaus kaki wol tebal mungkin sudah cukup untuk menjaga orang-orang menjadi hangat. Sejarahwam Romawi, Suetonius mencatat bahwa Kaisar Agustus menggenan empat lapis pakaian dan toga berat pada musim dingin, serta pelindung dada wol, singlet, dan subligaculum untuk membungkus tulang kering dan pahanya.

Lingerie Wanita

Wanita Romawi kuno juga menginginkan bentuk tubuh ideal. Saat itu bentuk tubuh ideal yaitu ramping, payudara kecil, dan pinggul besar. Sebuah penyangga payudara yang disebut strophium populer saat itu, mirip dengan top bandeau, digunakan untuk mengikat payudara. Menurut catatan sejarah, para perempuan terkemuka akan terus menggunakannya pada saat berhubungan intim yang membuat suami mereka menjadi tidak nyaman. Dalam mosaik dari Piazza Armenia di Sisilia terdapat gambar “gadis bikini” yaitu perempuan Romawi kuno yang sedang berolahraga di strophia dengan menggunakan bikini. Bikini ala Romawi kuno ini terbuat dari kulit kambing tahan air yang dapat menyerap darah saat menstruasi.  Baik pria dan wanita Romawi kuno tampaknya menyukai hanya menggunakan pakaian dalam ketika berolahraga.

Ratu Sheba

Makeda atau Ratu Sheba yang diperkirakan lahir pada 960 SM adalah seorang ratu dari Kerajaan Shen kuno yang kisahnya disebut dalam sekarah Habeshan, Alkitab, dan Al-Qur'an. Sheba adalah nama kuno untuk Abyssinia, sebuah kerajaan di Laut Merah yang sekarang berada di sekitar Ethiopia dan Yaman.
Ia dikenal sebagai ratu cantik, kaya, dan intelektual yang menguji Raja Solomon dengan teka-teki. Makeda adalah sosok yang agak misterius dalam teks-teks kuno karena sedikit yang dijelaskan tentang hidupnya. Bahkan rincian dasar seperti namanya dan lokasi yang tepat dari kerajaannya tetap tidak menentu. Namun demikian, ia telah mempesona dan menginspirasi bangsa di Afrika Amerika, Ethiopia, Islam, dan budaya Yahudi selama hampir tiga ribu tahun.

Pada zaman kuno, wilayah Ethiopia juga dikenal dengan sebutan Nubia, Kush, Aksum, Abyssinia dan Sheba. Seribu tahun sebelum Kristus lahir, Ethiopia diperintah berdasarkan garis “Ratu Perawan”. Satu yang ceritanya yang paling terkenal dan bertahan hingga sekarang adalah Makeda, "Ratu Sheba." Tradisi yang luar biasa dari sang ratu ini tercatat di Kebra Nagast atau Kitab Kemuliaan raja-raja [dari Ethiopia], yang mana kitab ini sangat dihormati di seluruh pelosok negeri pelosok Abyssinia selama setidaknya seribu tahun dan bahkan pada masa sekarang terdapat anggapan bahwa orang-orang terdidik yang ada di Ethiopia dan sekitarnya memiliki garis keturunan atau asal-usul dari garis Raja Salomo. 
Dalam Alkitab tertulis bahwa selama pemerintahannya, Salomo, raja Israel memutuskan untuk membangun sebuah kuil megah. Ketika mengumumkan usaha ini, raja mengutus utusan ke berbagai negara asing untuk mengundang pedagang dari luar negeri untuk datang ke Yerusalem dengan kafilah mereka sehingga mereka bisa terlibat dalam perdagangan di sana. Pada masa itu, Ethiopia dan Mesir merupakan wilayah yang terkenal. Raja Salomo terpesona dengan negeri Ethiopia mulai dari para perempuan Ethiopia yang cantik, sejarah yang kaya, tradisi spiritual yang mendalam dan kekayaannya yang melimpah. Raja Salomon sangat tertarik dan terlibat dalam perdagangan dengan salah satu perempuan Ethiopia yaitu Queen Makeda, seorang pedagang yang penting dengan nama asli Tamrin. Dia memberi raja 120 talenta emas, dan rempah-rempah yang sangat banyak serta batu mulia. 

Pada awalnya kedatangan Makeda ke Yerusalem dengan tujuan diplomasi perdagangan dan ingin bertemu Raja Salomo untuk membuktikan tentang kemasyuran serta kebijasanaannya. Tetapi kemudian dinantara keduanya terjadi hubungan kasih. Makeda tidak hanya memberikan Raja berbagai hadiah tetapi juga melahirkan seorang putera Salomo yang diberi nama Menelik I yang kemudian menjadi pendiri dinasti Kerajaan Ethiopia. Oleh sebab itulah orang-orang Ethiopia hingga sekarang ini menyebut diri mereka keturunan Raja Salomo.

Bukti baru DNA juga mengungkapkan hubungan dekat antara Ethiopia dengan kelompok di luar Afrika. Bebrapa penduduk Ethiopia sekitar 40-50 genomnya lebih sesuai dengan populasi di luar Afrika. 

Yerevan Kuno

Yerevan merupakan nama sebuah kota kuno yang ada di daerah Ararat. Merupakan bekas ibukota sekaligus kota terbesar di Kerajaan Armenia. Hingga sekarang Yerevan dinobatkan sebagai salah satu kota kuno yang pernah memiliki penduduk terbanyak di dunia.

Berdasarkan prasasti yang ditemukan pada tahun 1950, kota ini didirkan oleh Raja Argishti. Nama pertama kota ini adalah Erebuni. Prasasti tersebut bertuliskan “Dengan kebesaran Allah Khaldi, Argishti, putra Menua, membangun benteng perkasa ini dan memberitakannya Erebuni untuk kemuliaan Biainili (Urartu) dan untuk menanamkan rasa takut di kalangan musuh raja. Argishti mengatakan: Tanah sebelumnya adalah gurun dan menjadi karya besar yang saya capai atasnya. Dengan kebesaran Khaldi, Argishti, putra Menua, adalah raja perkasa, raja Biainili, dan penguasa Tushpa. "

Hal yang membuat kota ini nampak menarik dan misterius adalah adanya rumor bahwa ketika bantera Nuh mendarat di Masis dan saat Nuh keluar dari bahteranya, ia langsung melihat kota Yerevan. Dalam bahasa Armenia Yerevan atau "yereval" (երեւալ) memiliki arti  "untuk dilihat."

Diyakini bahwa wilayah Yerevan telah ditinggali manusia sejak 4000 tahun SM. Berdasarkan penggalian arkeologi diketahui bahwa Raja Argishti I dari Kerajaan Urartian (berkuasa pada 786 SM – 764 SM) telah membangun sebuah benteng militer “Benteng Erebuni” pada 782 SM di lokasi kota Yerevan dan benteng tersebut menjadi cikal bakal perkembangan kota ini. Tujuan dari pembangunan benteng ini adalah untuk melindungi kota dari serangan dari bangsa Kaukasus Utara. 
Pada periode kejayaannya, kota ini telah membangun saluran irigasi dan waduk buatan. Namun demikian, kejayaannya tidak berlangsung lama. Pada abad ke-5 dan 6 SM, kerajaan Urartu diserbu oleh Raja Persia, Darius I (522 – 486 SM). Untuk mempermudah melakukan kontrol pemerintahan, maka Raja Darius I membagi wilayah kerajaanya menjad 20 satrapies dan pusat satrapies ke 18 adalah Erebuni-Yerevan.

Periode antara abad ke- 3 dan 4 SM, kota ini dikenal sebagai Yerevan Dark Ages, karena tidak adanya bukti historis yang ditemukan terhadap kota ini. Pada tahun 658 M, kota Yerevan dikuasai oleh orang – orang Arab dan kemudian dikuasai oleh bangsa Seljuk. Sejak abad ke- 7 M, kota ini menjadi rute kafilah antara Eropa dan India. Secara khusus kota ini mulai dipanggil Yerevan mulai abad ke-7 M dan menjadi ibukota Kerajaan Armenia.

Pada abad ke-9 M hingga abad ke-11 M, Kerajaan Armenia diperintah oleh Dinasti Bagratuni. Selama periode ini Yerevan adalah bagian dari Bagratuni Raya. Tahun 1387 Yerevan diambil dan dijarah oleh Tamerlane, penakluk Asia Tengah yang memproklamirkan dirinya sebagai “Pedang Islam”.

 Pada saat kota Yerevan menjadi pusat administrasi Mongol Khanate, kota ini dinamakan Ilkhanate. Yerevan memberikan makna strategis karena Persia dan Ottoman tak henti-hentinya berjuang dan berperang untuk dapat berkuasa ata kota ini. Selama masa pemerintahan Shah Abbas I (1587-1619), khususnya pada 1604, puluhan ribu orang Armenia dideportasi ke Persia. Di antara mereka terdapat warga Yerevan. Deportasi ini menyebabkan penurunan drastis jumlah penduduk Armenia di Yerevan. 

Drama Kuno

Dalam sejarah drama kuno, awalnya merupakan bagian dari festival kesuburan Yunani untuk Dionysus. Orang – orang akan menari dengan alunan musik. Tujuan festival ini adalah memohon kepada Tuhan untuk kelangsungan kehidupan pada tahun depan serta kesempatan untuk menghormati dewa dan berterima kasih padanya untuk semua yang telah ia berikan. Kegiatan ini disertai dengan pemberian korban, yang terkadang korban tersebut hanyalah sebuah simbolik. Drama Yunani yang menjadi bagian dari kegiatan peribadatan ini, pertunjukkannya dijadwalkan. Hal ini agar tidak terjadi hiruk pikuk massa yang ingin menonton. Festival dan pertunjukan teater menjadi hiburan masyarakat saat itu yang paling banyak ditonton, terutama komedi. Mereka juga mengkombinasikan visual, aural, dan seni pertunjukan dalam satu paket. Sebagian besar drama Yunani kuno adalah paduan suara.

Sejarah opera kuno tercipta sebagai perluasan dari kreatifitas drama Yunani. Awalnya, semua karakter yang dimainkan dalam opera diambil dari mitologi Yunani dan Romawi serta plotnya mirip dengan kisah – kisah tragedi Yunani kuno. Menyanyi, menari, musik instrumental, dan dialog menjadi karakter utama dalam opera ini. Opera Yunani lebih banyak ditonton daripada drama. Cerita kuno sering ditampilkan karena orang – orang mengetahui cerita bagaimana nenek moyang mereka hidup dan berinteraksi dengan dunia di sekitar mereka. Meskipun demikian, cerita opera tidak berhubungan dengan keagamaan, hanya sekitar tentang sejarah pada masa lampau.

Awalnya opera adalah drama tetapi bukan komedi. Plot opera yang sering mengambil cerita dari mitos ditulis oleh Ovid dan Virgil. Salah satu cerita yang paling populer adalah cerita Apollo. Opera pertama disebut Dafne yang mempertunjukkan cerita tentang cinta Apollo dengan Daphne. Dalam mengejar cinta Daphne, Apollo selalu mendapatkan penolakkan. Hal ini karena ia telah dikutuk oleh Cupid sebagai balasan karena Apollo telah membual tentang kehidupan cintanya. Akhirnya Daphne berubah menjadi pohon pinus hingga sisa hidupnya agar dapat melarikan diri dari kejaran cinta Apollo.

Meskipun opera bercerita tentang mitologi Yunani, tetapi pertunjukkannya tidak bertujuan untuk menyembah para dewa. Dua tokoh opera populer lainnya adalah Orpheus dan Eurydise. Banyak cerita opera yang telah ditulis tentang mereka, kebanyakan berakhir dengan tragis. Salah satu adalah cerita opera mereka ditulis oleh Monteverdi yang disebut La Favola d'Orfeo.  Di dalam kisah ini, Eurydice mati dan Orpheus mengejarnya. Dia akhirnya dibantu oleh Apollo, yang membawa Orpheus dan Eurydice sampai ke Gunung Olympus untuk tinggal bersama-sama dengan para dewa untuk selama-lamanya. Dalam mitos aslinya, Orpheus adalah anak dari Apollo. Banyak versi opera tentang Orpheus dan Eurydise menggilangkan tokoh Apollo.

Opera tidak berevolusi sendiri. Ia dipengaruhi oleh drama Yunani Kuno, dan bahkan dapat dianggap sebagai kelanjutan dari gaya drama. Mereka memang memiliki elemen, plot, dan ide-ide yang sama, serta populer di masyarakat umum. Tetapi tujuan mereka berebeda, kemudian drama tidak lagi diperlukan untuk mengajar agama atau memiliki makna religius. 

Kota Thebes

Thebes merupakan nama sebuah kota kuno yang ada di pusat Yunani kuno (-Mesir Kuno juga memiliki kota yang bernama Thebes-). Kota yang dihuni sejak 3000 SM telah menjadi pusat Mycenaean sampai akhir zaman Perunggu serta menjadi salah satu kota negara yang kuat pada periode Klasik. Kota ini juga dikenal dengan nama Kadmeia. Banyak kisah – kisah Yunani kuno yang berhubungan erat dengan kota ini seperti perang Persia dan Peloponnesos. Puncaknya pada abad ke-4 SM, kota ini menjadi kota terkuat di Yunani.

Dalam mitologi Yunani, Thebes didirikan oleh Kadmos, putera Agenor, saudar Europa, dan nenek moyang Oedipus. Setelah membunuh ular raksasa atau naga, Ares (dewa perang Yunani) dikirim untuk untuk melindungi Areia Spring. Sementara itu Athena diperintahkan Kadmos untuk menabur gigi ular tadi ke dalam tanah yang kemudian memunculkan prajurit di kota Thebes. Menurut mitos pan Hellenik, Thebes merupakan tempat kelahiran pahlawan Hercules. Selain itu juga tempat di mana Sphinx, makhluk mitos dengan kepala seorang wanita dan tubuh singa bersayap, muncul untuk meneror penduduk. Makhluk ini diidentifikasikan mungkin memiliki dua, tiga, atau empat kaki, bisa bergerak di udara, air, dan di darat. Tetapi Oedipus berhasil membunuhnya dan melemparkannya dari acropolis Thebes.
Cerita mitologi lain yang terhubung dengan kota ini adalah ekspedisi legendaris The Seven Against Thebes yang terjadi sebelum Perang Troya. Sebuah perang telah dimulai antara kedua anak Oedipus, Polyneikes telah diasingkan oleh saudaranya, Eteokles. Kemudian Polyneikes meminta bantuan Achaea dari Peloponnese untuk kembali mengambil kota. Namun, ketika mendaki dinding Thebes, enam dari tujuh juara, termasuk Polyneikes, tewas. 
Bagaimana aktivitas kehidupan penduduk Thebes?. Sejak 2500 SM penduduknya telah memproduksi wol dan menyimpan makanan, serta membuat alat – alat perunggu pertukangan. Aktivitas perdagangan baik lokal dan lebih jauh dilakukan untuk barang seperti emas, perak, dan gading.
Pada 1700 SM pemukiman kota menjadi lebih padat, dan selama abad ke-14 SM kota ini mencapai puncaknya pada Zaman Perunggu selama periode Mycenaean. Terdapat bukti bangunan megah, benteng besar, lokakarya (terutama untuk perhiasan), dan saluran air batu yang dibangun dengan pipa terakota. Kota ini merupakan pusat perdagangan penting untuk minyak zaitun, kayu, ternak, wol, dan barang - barang kulit. Temuan guci sanggur di di Kreta menunjukkan bahwa adanya kontak dagang yang tersebar di seluruh daerah Aegea. Dari abad ke-13 SM terdapat peninggalan ruang makam dengan bangku-bangku dan saluran air, beberapa dengan lukisan dinding dan benda-benda kuburan berharga seperti perhiasan emas dan senjata perunggu. Akhir periode ini ditandai dengan kehancuran akibat gempa dan api.

Setelah Abad Kegelapan di Yunani pada 1100 SM hingga 700 SM, Thebes kembali muncul sebagai negara-kota Yunani yang berpengaruh dan selama empat abad berikutnya kota ini menjadi saingan Athena dan Sparta untuk dominasi regional. Pada 480 SM Thebes memihak Persia saat Xerxes menginvasi Yunani, dan kota ini adalah protagonis utama dalam Perang Peloponnesia pada 431 SM - 404 SM. Thebes berpihak kepada Sparta melawan Athena.

Nov 9, 2016

Legenda Air Bah

Bangsa Sumeria

Orang Sumeria adalah bangsa kuno di kawasan Timur Tengah pada 3500 tahun Masehi, dari daerah gurun pasir Irak masa kini tergali pelat lumpur sfenogram (tulisan paku) yang cukup besar, di mana tercatat legenda atau mitologi Mesopotamia. 

Disebutkan pada zaman dahulu kala bumi pernah mengalami sebuah banjir badang (besar) yang menggemparkan.
Di atas pelat lumpur terdapat catatan yang menakjubkan: Pada masa yang lama, 4 dewa bersama-sama menguasai bumi ini: dewa langit, dewa pelindung, dewi perang dan damai, serta dewa air. Di antaranya dewa air paling memperhatikan manusia, adalah dewa pelindung manusia. 


Pada masa itu, di bumi penduduknya padat, manusia terus berkembang biak, seluruh dunia dipenuhi suara keras, bagaikan benteng liar yang meraung, gaduhnya membuat dewa langit tidak bisa tidur. Dewa pelindung mendengar suara ribut manusia, lalu berkata pada semua dewa: “Hiruk-pikuk manusia benar-benar memekaakkan telinga, gaduhnya membuat kita tidak bisa tenang.” Lalu, semua dewa memutuskan memusnahkan manusia.
Dewa air merasa kasihan pada manusia. Dia ke istana raja, berdiri di luar tembok berkata pada raja di istana, di dunia manusia akan segera terjadi sebuah bencana besar, harus segera membuat kapal, untuk melindungi jiwa keluarga. “Bongkar rumah Anda, buat sebuah kapal, buang semua harta kekayaan, segeralah menyelamatkan diri! Jangan merasa berat meninggalkan semua harta benda, menyelamatkan roh lebih penting dengarkan baik-baik, segeralah bongkar rumahmu, menurut ukuran yang ditentukan untuk membuat kapal dengan ukuran panjang dan lebar seimbang. Simpan semua bibit makhluk hidup didunia ke dalam kapal.”

Raja tidak berani menentang, segera mulai membuat kapal. Dan memindahkan semua harta ke dalam kapal, serta menyimpan semua bibit makhluk hidup ke dalam kabin. Setelah sekeluarga masuk kapal, baru memasukkan sapi, kuda dan binatang lainnya serta tukang dari berbagai macam keahlian ke dalam kapal. Hari itu bencana akhirnya tiba. Begitu fajar menyingsing, muncul segumpalan awan hitam di langit, dewa topan mencambuk dan menderapkan kuda, mengeluarkan ledakan halilintar, siang hari berubah menjadi malam. Itu berlangsung selama 6 hari 6 malam, badai dan banjir bergemuruh dahsyat bersamaan, banjir menenggelamkan segenap dunia. Hari ke-7 dini hari, badai reda, permukaan laut berangsur-angsur tenang kembali, banjir mulai surut. Rakyat di atas bumi semuanya terkubur di air yang tampak di sekeliling adalah air yang sangat luas kira-kira lebih dari 40 li, di dalam air berdiri tegak sebuah gunung. Kapal hanyut ke sana, dan kandas di gunung.
Raja menambatkan kapalnya erat-erat di atas gunung Nixiel pada hari ke-7 subuh, raja membuka sangkar burung dan melepaskan seekor merpati, ia berputaran sejenak di atas permukaan air, tidak menemukan dahan kayu yang bisa digunakan untuk bertengger, dan terbang kembali ke atas kapal. Raja lalu mengeluarkan seekor walet, ia juga tidak menemukan tempat untuk berpijak, mau tidak mau kembali lagi. Raja mengeluarkan lagi seekor gagak, melihat banjir sudah surut, ia merasa gembira hingga mengaok terbang ke 4 penjuru, mencari makanan, dan dalam sekejap mata hilang tak membekas.

Tahun 1992, arkeolog Inggris Sir Rondenna Woolly, mulai mengadakan penggalian terhadap kawasan gurun pasir Mesopotamia antara Boswan dan Irak, dan hasilnya menemukan bekas peninggalan kota negeri kuno Sumeria menemukan makam keturunan raja kota tersebut. Di bawah lubang lurus kuburan itu, Woolly dan para asistennya menemukan lapisan onggokan tanah liat bersih yang tebalnya 2 meter lebih. Dari manakah lapisan tanah liat bersih yang tebalnya mencapai 2 meter itu? Setelah melalui penelitian dan analisa terhadap tanah liat menunjukkan, bahwa lapisan tanah liat yang bersih itu termasuk lumpur setelah endapan banjir. Dari situ dapat ditarik kesimpulan: Sebelum manusia menggunakan pelat lumpur mencatat sejarah, kawasan tersebut pernah terjadi banjir yang maha dahsyat, yang cukup menghancurkan peradaban Sumeria, bahkan segenap peradaban manusia.
Yang membuat orang merasa tergoncang adalah catatan-catatan itu bukan hanya terdapat catatan kuno Sumeria, dalam pelat lumpur lainnya yang tergali di Irak, juga terdapat kisah yang serupa, bahkan di antaranya ada sejumlah pelat lumpur yang masa sejarahnya hampir 5.000 tahun.

Bencana di Negeri Lain

Dalam legenda India, bencana air bah juga pernah terjadi. Diceritakan seorang biksu pertapa bernama Mo Nu saat sedang mandi di sungai Gangga, tanpa sengaja telah menyelamatkan seekor ikan. Sang ikan memberitahu kepadanya, dalam musim panas tahun ini, air bah akan menggenangi, dan akan memusnahkan segala makhluk hidup, ia mengingatkan supaya sang pertapa bersiap diri. Ketika air bah meluap, sang ikan menarik kapal pertapa itu ke tempat yang aman. Setelah itu, anak cucu sang pertapa bertambah banyak dan menjadi nenek moyang orang India, dan kitab hukum Mo Nu juga telah diwariskan olehnya.

Legenda suku bangsa Babilonia juga menceritakan: Dewa sangat murka pada manusia, lalu memutuskan mengirim air bah memusnahkan manusia. Sebelumnya dewa pernah berpesan pada seorang kakek di muara sungai untuk memilih sebuah kapal, mempersiapkan segala sesuatunya, kemudian turunlah hujan lebat selama 7 hari, hanya gunung memperlihatkan permukaan airnya.

Di antara lebih dari 130 suku Indian benua Amerika hampir tidak ada satu suku yang tidak menjadikan air bah sebagai tema legenda. Dalam dokumen kuno Meksiko digambarkan: “Langit mendekati bumi, dalam satu hari, semua manusia musnah, gunung juga tenggelam di tengah-tengah banjir.” Catatan dalam kitab suci bangsa Maya juga menyebutkan: “Ini adalah bencana dahsyat yang memusnahkan makhluk hidup, sebuah bencana banjir, orang-orang mati tenggelam di tengah hujan lebat yang turun dari langit”.

Begitu juga dalam budaya penduduk asli di kepulauan Polinesia Oseania, juga terdapat legenda tentang air bah. Bahkan berbagai macam ingatan, di mana air mendadak naik dari samudera.
Ahli etnologi Inggris pernah menunjukkan bahwa di antara 130 lebih suku Indian di Amerika Utara, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan, pasti terdapat legenda tentang banjir besar sebagai tema.
Melalui catatan bersama seluruh dunia, kita dapat memastikan bahwa manusia pada zaman dulu pernah mengalami sebuah bencana banjir yang mematikan. Bangsa yang bermukim berpencaran di setiap negeri, meskipun telah mengalami waktu yang sangat lama, tetap menyimpan ingatan sama, dan hal ini tidak mungkin merupakan legenda yang dibuat sekehendak hati, maka kami menganggap bahwa semua legenda banjir itu sebenarnya sedang menyampaikan kebenaran sejarah yang sama. Dalam kitab suci beberapa agama seperti Injil dan Al-Quran bahkan disinggung cerita tentang air bah pada masa Nabi Nuh.

Lalu, selain banjir dahsyat tersebut, kenyataan apa saja yang masih tersimpan pada legenda itu? Petama-tama secara logika, coba renungkan: Jika memang setiap bangsa pada saat bersamaan mengalami bencana itu, namun, sebelum bencana, apakah setiap bangsa telah mengembangkan peradaban yang sangat tinggi. Ketika bencana yang mematikan itu berlalu, sejumlah kecil orang mulai membangun peradaban lagi, karena tidak ada sarana pencatat, antara kisah yang diceritakan secara lisan timbul perbedaan, maka telah menjadi perbedaan kisah legenda saat ini. Namun, mengapa legenda itu secara umum tidak menyinggung tentang peradaban masa lalu, malah sebaliknya meninggalkan, seperti: kemerosotan manusia, tuhan atau dewa menghukum manusia, ini kan, jenis legenda yang kita anggap sekarang?

Sejumlah kecil nenek moyang manusia yang tersisa setelah bencana waktu itu, dengan mata kepala sendiri melihat keadaan manusia yang dimusnahkan, akan terukir dalam lubuk hati suasana waktu itu, yang paling mereka harapkan adalah agar anak cucu generasi berikutnya menjadikannya sebagai pelajaran. Tersebar dengan catatan bahasa tulisan yang resmi, semua ini pasti merupakan ingatan dan pelajaran yang pahit!

Karenanya legenda itu sendiri adalah pelajaran yang paling penting! Apakah yang akan diberitahukan kepada kita legenda-legenda yang telah ditinggalkan oleh leluhur kita? Tahun dan waktu samar-samar dapat mengurangi ingatan manusia, tulisanlah yang paling dini digunakan untuk mencatat segala peristiwa, karenanya Tiongkok sejak dini mempunyai catatan, mencatat peristiwa terutama perihal yang penting, yang tidak boleh dilupakan, pelajaran yang pahit. Dilihat dari pandangan ini, asal mula semua suku bangsa, perkembangannya akan sama.

Gambaran setiap suku bangsa di dunia, kita temukan sebab utama banjir dahsyat adalah, manusia telah merosot akhlaknya, telah hilang sifat baiknya, maka tuhan menurunkan banjir dahsyat untuk melenyapkan manusia, hanya sejumlah kecil manusia baik yang dapat meneruskan hidupnya. Kenyataan ini, bagi anak cucu generasi sekarang, biar bagaimanapun juga leluhur kita menguraikannya, pasti akan dianggap sekadar legenda. Begitu banyak temuan arkeologi peradaban prasejarah yang tidak dapat dijelaskan dan wujud legenda manusia yang demikian sama, memberitahu pada kita bahwa legenda adalah sejarah yang sebenarnya

Peradaban Kuno Eropa

Peradaban Kuno Eropa ada 3, yaitu Peradaban Yunani, Peradaban Romawi, Dan Peradaban Pulau Kreta.

A. Peradaban Yunani

* Letak Geograpis

Yunani terletak diujung tenggara Benua Eropa. Sebagian besar kepulauan di Laut Aegea dan Laut Ionia masuk wilayah Yunani

*  Penduduk

Bangsa Yunani terbentuk dari percampuran bangsa pendatang dari laut Kaspia dan dan penduduk asli yang terdiri dari petani.
Mereka membentuk suatu kelompok – kelompok kota yang disebut Polis. Polis-polis yang terkenal adalah : Athena, Sparta dan Thebe.

*  Kesenian

Pada masa kejayaan Yunani banyak dibangun kuil-kuil. Dan yang terkenal adalah Acroplis dan Kuil Dewa Zeus. Mereka juga telah bisa membangun teater yang mampu menampung 15.000 penonton. Seni satranya pun berkembang dengan baik. Pengarang sastra Yunani yang terkenal adalah Homerus dengan karyanya yang berjudul Illyas.

*  Ilmu Pengetahuan Yunani

Yunani telah memiliki berbagai macam teknologi, diantaranya:

1. Menciptakan perahu layar.
2. Membuat barang-barang dari tanah liat.
3. Menghasilkan karya arsitektus seperti Kuil Dewa Zeus.
4. Mengembangkan industri dan perdagangan.
5. Menghasilkan benda-benda logam untuk keperluan perang.

*  Pemerintahan dan Hukum

Polis-polis yang terkemuka di Yunani:

  1. Polis Athena memimpin Yunani dari tahun 450-404 SM, pada masa ini kehidupan dalam masyarakat demokratis, bebas berpikir dan berkarya. Dan muncul filosof-filosof besar yang terkenal : Socrates.
  2. Polis Sparta, memerintah Yunani dari tahun 404 SM. Bangsa Sparta memerintah secara Militer dan kekerasan. Pada masa ini ilmu tidak berkembang
  3. Polis Thebe memerintah Yunani 371 SMolis Thebe berhasil mengalahkan polis SpartaAnatara polis-polis ini selalu berperang sehingga akhirnya Yunani pun menjadi lemah.Yunani berhasil dikuasai oleh Filipus Raja Macedonia pada tahun 338 – 336 SM.

*  Filsafat

Hasil pemikiran dan karya-karya filsafat bangsa Yunani, telah diterjemahkan dan dipelajari hingga kini. Para filsuf yunani merupakan konseptor yang meletakkan dasar-dasar alam pikiran filsafat Eropa.Hasil filsafat Bangsa Yunani banyak diterjemahkan dan ditafsirkan oleh filsuf Islam, dan melalui kesusteraan Islam ini pikiran filsafat Yunani masuk ke Persia dan negara-negara Asia lainnya.

Ciri-ciri Filsafat Yunani :

  • Metode berpikir logis, rasional dan sistematis
  • Cara penyelidikan terhadap gejala alam hingga ke detailnya. Filsafat ini menghasilkan hasil yang nyata dari segi pengetahuan alam dan sosial.

Filsuf Yunani

  • Socrates, dengan ajarannya tentang Ilmu Kebijakan (filsafat etika) atau kesusilaan dengan logika sebagai dasar untuk membahasnya,
  • Plato, dengan ajarannya mengenai ilmu ketatanegaraan dan undang-undang.
  • Aristoteles, dengan ajarannya dalam bidang biologi dan filsafat sehingga sering disebut sebagai ahli biologi dan filsafat.
  • Hipokrates, dengan ajarannya menyangkut kode etik dokter (sumpah dokter)

* . Kepercayaan bangsa Yunani

Kepercayaan bangsa Yunani adalah memuja dewa-dewa, diantaranya :

• Zeus, Bapak para Dewa yang menguasai langit dan bumi
• Hera, Dewi perkawinan
• Ares, Dewa perang
• Hermes, Dewa perdagangan
• Aphrodite, Dewi kecantikan

B. Peradaban Romawi

*  Letak Geografis

Romawi merupakan tempat kuno di Eropa yang menjadi sumber kebudayaan Barat.
Terletak di Semenanjung Apenina (sekarang Italia). Batas-batasnya adalah :

  • Sebelah Utara semenanjung Apenina bersambung dengan daratan Eropa yang terdapat pegunungan Alpen sebagi batas alam yang memanjang.
  • Sebelah Barat Laut yang memisahkan Italia dengan Perancis.
  • Sebelah Utara memisahkan Italia dengan Swiss dan Austria.
  • Sebelah Timur Laut dengan Yugoslavia.

*  Perkembangan Sejarah Romawi

Periode 1000 – 510 SM Zaman Kerajaan

Pada masa ini Semenanjung Apenina dihuni oleh bangsa pendatang dari Laut Kaspia sedangkan di bagian Selatan di huni oleh bangsa Funisia dan Yunani. Diantara mereka terjadi percampuran sehingga melahirkan bangsa Romawi

Kota Roma didirikan menurut Vergilius dalam karyanya Aenens, kota Roma didirikan 1754 SM. Kota Roma didirikan oleh Romulus anak Aeneis dan Lavinia putri Latinus (Raja negeri Latinum) yang telah membunuh saudara kembarnya Remus.

Kerajaan Roma diperintah seorang raja yang merangkap sebagai panglima perang dan hakim tinggi. Dalam menjalankan pemerintahannya Raja dibantu oleh Senat, yang terdiri 300 orang golongan patricier (bangsawan). Roma menjadi negara Republik yang dikuasai kaum bangsawan (Aristokrasi)

Periode 510 –31 SM Zaman Republik

Pada masa ini Roma berbentuk Republik yang pemerintahannya dijalankan oleh dua orang Konsul yang dipilih oleh rakyat. Kemudian dibentuk dewan yang terdiri :

  • Senat, yaitu golongan bangsawan
  • Dewan Perwakilan Rakyat, sebagian besar kaum bangsawan, hanya 4 orang golongan rakyat biasa. Dan 4 orang ini mempunyai Hak Veto.

Sering terjadinya pertentangan antara golongan bangsawan dan Rakyat biasa sehingga golongan rakyat mengungsi ke pegunungan. Hal ini menyebabkan golongan bangsawan menderita. Akibatnya golongan rakyat dipanggil dan diadakan perundingan sehingga menghasilkan kesepakatan persamaan hak yang dituangkan dalam “Twaalftafelenwet” yaitu 12 meja batu undang-undang.

Periode 31 SM – 476 M Zaman Kekaisaran

Kaisar-kaisar yang pernah memerintah adalah :

  • Kaisar Octavianus dengan gelar Kaisar Agustus dan Princeps Civitas (warga tertinggi yang terpilih,yang adil dan bijaksana) adalah peletak dasar kekaisaran Romawi. Wilayahnya meliputi Afrika Utara, Asia Barat, dan sebagian besar Eropa.Kaisar Octavianus berkuasa hingga tahun 14 M, Hal penting yang ia wariskan adalah dimulainya penanggalan Masehi yang bertepatan dengan lahirnya Isa Al Masih.
  • Kaisar Romawi berikutnya adalah Kaisar Nero (54-68 SM), Kaisar Nero terkenal sangat kejam dan membunuh para pemeluk agama Kristen.
  • Kaisar Kaligula, terkenal kekejamannya
  • Kaisar Vesvasianus (69-79 M), terkenal karena penindasannya terhadap bangsa Yahudi di Palestina, sehingga bangsa Yahudi terusir dari negerinya dan menyebar ke penjuru dunia
  • Kaisar Hardianus (117-138 M)
  • Kaisar Konstantin Agung (306-337M)
  • Kaisar Theodosius (378-395M).

Pada masa Theodosius Romawi dibagi menjadi 2 : Romawi Barat dengan ibukota Roma dan Romawi Timur dengan ibukota Konstantinopel. Romawi Barat jatuh tahun 476 M oleh Odoakar seorang panglima tentara sewaan Jerman, Romawi Timur jatuh tahun 1453 M ke tangan Turki dan berubah menjadi Istambul.

*  Hasil Kebudayaan Romawi

Kebudayaan Romawi merupakan perpaduan antara kebudayaan Yunani kuno dan Romawi. Misalnya :

• Nama-nama Dewa : Dewa Zeus diganti Jupiter, Aphrodite diganti Venus, Ares diganti Mars.
• Nama-nama bulan:

  1. Januari = Jenus yaitu dewa bermuka dua,
  2. Februari = Februa yaitu pesta makan menyambut tahun baru dan angka-angka Romawi
  3. September = septe yang berarti 7
  4. Oktober =Okto yang berarti 8.
  5. Pada jaman yulius Caesar urutan bulan diubah karena dia ingin memasukan namanya yaitu Juli = 7,
  6. Begitu juga masa Octavianus, Agustus = 8. Hal ini menyebabkan kacaulah urutan bulan.

• Organisasi Negara dan Kemiliteran, pendidikan, kesenian, filsafat ilmu pengetahuan, dan hukum (Codex Justinianus)

Valla, Lorenzo

Valla, Lorenzo (lōrān’tsō väl’lä) [kunci], c.1407-57, Italia humanis. Valla tahu Yunani dan Latin dengan baik dan telah dipilih oleh Paus Nicholas V untuk menterjemahkan Herodotus dan Thucydides ke Latin. . Dari awal bekerja, dia adalah wakil bernafsu untuk humanis baru yang berusaha untuk belajar bahasa dan reformasi pendidikan. Dari akhir 14. Sen melalui 16.., Yang humanists penelitian teks klasik dari jaman dahulu, percaya bahwa semangat kali Greco-Roma yang telah hilang pada abad dapat bangkit.. Dengan berkonsentrasi pada disiplin humanistik puisi, retorika, etika, sejarah, dan politik, mereka diklaim khusus untuk martabat manusia dan melakukan.. Dalam merintis kerja kritikan, Valla membuktikan bahwa tersangka Donasi panjang dari Constantine (lihat Constantine, dari Donasi) adalah seorang pemalsuan Latin karena teks ditulis empat abad setelah kematian Constantine., sebuah dialog dalam tiga buku yang senang menganalisa dan menawarkan humanis dan kutukan dari scholasticism monastik asceticism. dalam nada, ia diterima dengan permusuhan. De libero arbitrio menunjukkan bahwa teologi sengketa melalui ilahi sebelumnya dan manusia tidak akan dapat diselesaikan.  Karya besar-Nya, enam buku yang Elegantiae linguae latinae (1444), was a brilliant filologi pembelaan dari klasik Latin di mana dia contrasted yang elegan dari Roma kuno ‘karya-khususnya dari Cicero dan Quintilian dengan kejanggalan-abad dan dari Gereja latin.. Ini bekerja secara sangat besar berpengaruh berlari ke 60 edisi sebelum 1536. Valla dari penyelidikan ke dalam tekstual kesalahan dalam terjemahan Injil dlm bahasa Latin spurred Erasmus untuk melakukan kajian terhadap Yunani Perjanjian Baru.

Romawi ialah peradaban dunia yang letaknya terpusat di kota Roma masa kini. Peradaban Romawi dikembangkan Suku Latia yang menetap di lembah Sungai Tiber. Suku Latia menamakan tempat tinggal mereka ‘Latium’. Latium merupakan kawasan lembah pegunungan yang tanahnya baik untuk pertanian. Penduduk Latium kemudian disebut bangsa Latin. Pada mulanya, di daerah Latium inilah bangsa Latin hidup dan berkembang serta menghasilkan peradaban yang tinggi nilainya.

Kota Roma yang menjadi pusat kebudayaan mereka terletak di muara sungai Tiber. Waktu berdirinya Kota Roma yang yang terletak di lembah Sungai Tiber tidak diketahui secara pasti. Legenda menyebut bahwa Roma didirikan dua bersaudara keturunan Aenas dari Yunani, Remus dan Romulus.

“Menurut berita2 lama, Roma didirikan oleh Remus dan Romulus pada tahun 750. Remus dan Romulus ini anak Rhea silva, turunan Aenas –seorang pahlawan Troya jang dapat melarikan diri waktu Troya dikalahkan dan dibakar oleh bangsa Jujani”

Orang-orang Romawi memiliki kepercayaan terhadap dewa-dewa, seperti orang-orang di Yunani. Hanya saja dewa-dewa di romawi berbeda dengan di Yunani. Dewa-dewa yang dipercayai oleh orang-orang Romawi antara lain :

1).Jupiter (raja dewa-dewa) 2. Yuno (dewi rumah tangga) 3. Minerus (dewi pengetahuan) 4. Venus (dewi kecantikan) 5. Mars (dewa perang) 6. Neptenus (dewa laut) 7. Diana (dewi perburuan) 8. Bacchus (dewa anggur)

Roma berhasil menundukkan bangsa-bangsa yang tinggal disekitarnya satu persatu, baik dengan jalan kekrasan maupun jalan damai. Hingga akhirnya Roma berhasil menguasai seluruh Italia Tengah.

Sebelum itu, sekira tahun 492, Daerah Latium sebagai tempat berdirinya kota Roma dikuasai oleh kerajaan Etruskia, yang terletak disebelah utaranya sampai pada tahun 500 SM. Pada tahun 500 SM bangsa Latium memberontak terhadap kerajaan Etruskia dan berhasil memerdekaan diri serta mendirikan negara sendiri yang berbentuk republik. Maka sejak itu, Roma menjadi republik dan kepala negaranya disebut konsul yang dipilih setiap tahun sekali. Konsul selain menjadi penguasa negara juga ketua senat dan panglima besar.

Bangsa Romawi yang semula petani, setelah mengalahkan penguasa Etruskia kemudian menjadi bangsa penguasa besar dengan manaklukan wilayah yang luasa sampai ke Laut Tengah. Bangsa yang semula petani ini kemudian menjadi masyarakat kapitalis dan materialis. Selain sebagai bangsa yang suka dengan perang bangsa Romawi juga mengumpulkan kekayaan sebagai modal usaha. Mereka membali ladang-ladang dan kemudian penggarapannya dilakukan oleh para budak yang didatangkan dari daerah-daerah jajahan.

Penguasa Gayus Julius Caesar meluaskan wilayahnya sampai ke Jerman, Belgia, Belanda dan bahkan sampai menyebrangi selat Calis ke Inggris. Selain sebagai penguasa mutlak Julius Caesar juga mengembangkan kalender baru yang disebut kalender Julian. Kelender ini terus dipakai sampai kemudian diperbaharui oleh Gregorius yang kemudian dikenal dengan dengan kalender Gregorius. Julius Caesar dibunuh oleh Brutus dan Casinus yang menginginkan suatu pemerintahan berbentuk Republik. Akan tetapi, cita-cita kedua orang itu tidak berhasil dan tetap mempertahankan sistem pemerintahan diktator. Anak angkat Julius Caesar bernama Oktvaianus kemudian dapat menguasai Romawi kembali dan berkuasa secara diktator.

Dalam kekuasaannya, Oktavianus banyak dikelilingi orang-orang pandai sehingga ia dapat berkuasa cukup lama. Oleh senat Oktavianus diberi gelar “Augustus” yang artinya “Yang Maha Mulia”. Dengan stabilitas pemerintahan pada masa Kaisar Octavianus maka mulailah bidang kebudayaan mendapat perhatian.

Kebudayaan Romawi mendapat unsur-unsur pokok dari kebudayaan Etrusia dan Yunani. Hal ini berarti kebudayaan Romawi merupakan hasil perpaduan dari kebudayaan yunani dan Etrusia, tanapa ada unsur-unsur dari kebudayaan romawi sendiri.

Pada masa Octavianus, orang-orang Romawi melihat sesuatu dari sudut kegunaannya. Pandangan hidup bangsa Romawi ini memberikan warna pada kehidupan agama. Tepatlah apa yang diungkapkan oleh Cicero, bahwa agama bagi mereka bukan untuk mendidik manusia kepada kebajikan, melainkan manusia sehat dan kaya. Dengan pandangan hidup yang praktis ini menjadi ciri utama orang-orang Romawi.

Dalam lapangan ilmu pengetahuan, bangsa Romawi bukanlah pencipta teori-teori, tetapi pelaksana teori yang telah ada sejak zaman Yunani. Dengan ini mata rantai jang seakan-akan putus dalam perkembangan ilmu pengetahuan menjadi tumbuh kembali. Bila sarjana Yunani adalah ahli teori, maka sarjana Romawi adalah ahli praktek.

Masa Octavianus merupakan masa penyempurnaan seni dan budaya Romawi. Pengaruh budaya Yunani mulai masuk dengan kuatnya sejak tahun 146 SM bersamaan dengan usaha bangsa Romawi melakukan penaklukan di Laut Tengah. Selama kekuasaan Romawi, seni Romawi disebarkan ke Eropa dan sekitar Laut Tengah.

Seni Romawi sebenarnya merupakan pencampuran dua unsur seni budaya, yaitu Romawi yang merupakan daerah kekuasaan Etruskia dan seni Yunani. Pada hekakatnya budaya ini bukan berasal dari rakyat biasa melinkan dari golongan bangsawan. Golongan seniman besar, seperti yang terdapat di Yunani di Roma tidak ada. Justru bangsa Romawi mendatangkan seniman-seniman dari Yunani. Oleh karena itu, pengaruh Yunani di Romawi sangat kuat. Politik maupun seni dan budaya Roma di bawah bangsa Etruskia. Dengan begitu seni Romawi pada dasarnya adalah pencampuran unsur-unsur budaya Etruskia dan Yunani yang kemudian menjadi seni budaya baru.

Orang Romawi senang menciptakan sesuatu secara besar-besaran karena mereka suka sesuatu yang megah, mewah, dan monumental, serta menarik perhatian. Semua hasil karya budaya terutama karya seni rupa, baik berupa seni bangunan, seni patung atau relief, maupun seni lukisnya dibuat serba besr, megah, dan penuh hiasan. Orang-orang Romawi menciptakan karya teknik bangunan yang menggumkan, seperti bangunan saluran air (aquaduct), jembatan, gedung besar untuk balai pertemuan dan pasar, bangunan untuk olahraga dan pentas seni (thermen, theater, amphitheater). Selain bangunan diatas, juga terdapat banguan kuil untuk persemayam dewa. Orang Romawi melanjutkan pengetahuan orang Yunani antara lain bangunan dengan kontruksi lengkung untuk membuat ruangan-ruangan menjadi luas.

Bangunan atap kubah untuk pertama kali diciptakan kurang lebih tahun 30 SM untuk bangunan Thermae di Baaie. Mereka juga membangun bangunan umum seperti jalan raya. Jalan raya yang terkenal adalah jalan Via Apia.

Rumah-rumah dewa atau kuil yang dibangun memiliki ukuran besar. Kuil-kuil yang berukuran besar tersebut antara lain Tempel Jupiter (abad ke-6 SM), Appolo dan Venus di Roma. Untuk setiap bangunan kuil tersebut di gunakan tinga-tiang penyangga. Batang tiang penyanggga atap menggunakan menggunakan kepala tiang dengan ciri-ciri Yunanni seperti Doria, Ionia, dan Korinthia.

Bangsa Romawi juga ahli dalam pembuatan patung terutama patung setangah dada atau potret. Bentuk wajah dibuat dengan sangat teliti, sedangkan tubuh dan lainnya lebih sederhana. Kecakapan membuat patung ini berhubungan dengan kebiasaan keluarga-keluarga terkemuka bangsa Romawi yang senang membuat patung nenek moyang dalam jumlah banyak dan sangat teliti. Biasanya patung nenak moyang disimpan di rumah dan ditempatkan dalam satu ruangan khusus yang disebut Atrium. Atrium ini juga dilengkapi dengan altar.

Orang-orang Romawi dalam membuat patung memiliki kebiasaan yang sama dengan bangsa Yunani. Dalam membuat patung, orang-orang Romawi selalu mematungkan tokoh-tokoh penguasa, tokoh-tokoh politik, dan cendikiawan. Banyak sekali tokoh penguasa, tokoh politik dan cendikiawan yang dijadikan sebagai latar dalam membuat patung seperti wajah tokoh Julius Caesar, Agustus, Tuchidides, Demostenes, Caracalla, dan lainnya. Gambar wajah para tokoh ini selain dipatungkan juga dilukiskan pada mata uang logam.

Bangsa Romawi juga senang pada keindahan rumahnya. Dinding bagian dalam rumah dihias dengan lukisan untuk memberikan kesan luas. Kegiatan memperindah dinding ini biasa pada dinding rumah dengan cara melukis pemandangan alam dan bangunan-bangunan rumah yang seolah-olah terlihat dari jendela. Kegiatan melukis pada dinding-dinding rumah yang dilakukan oleh orang-orang Romawi ternyata meniru kebiasaan bangsa Yunani. Dengan demikian melukis Cara melukis yang dilakukan oleh orang Romawi memdapat pengaruh basar dari Yunani. Dari seni melukis pada dinding ini banyak ditemukan peninggalan-peninggalan yang merupakan hasil kebudayaan masyarakat Romawi. Salah satu dari sekian banyak peninggalan kebudayaan ini adalah peninggalan lukisan didinding rumah yang terdapat di Pompeii. Peninggalan lainnya terdapat di Roma yang menggambarkan pengantin perempuan dan teman-temannya sedang mempersiapkan upacara perkawinan. Selain pada dinding rumah, seni lukis juga ditemukan pada mangkuk, jambangan, piring dan tempat bunga.

Bangsa Romawi yang senang membuat bangunan monumental menyebabkan bangsa ini kaya dengan hasil-hasil bangunan berupa monumen dan kuil. Monumen yang dibuat oleh bangsa romawi berupa pintu gerbang kemenangan atau tiang kemenangan. Bangunan monumen ini digunaakn untuk memperingati suatu peristiwa sejarah. Pada banguan monumen itu diberi relief yang menggambarkan peristiwa kemenangan. Peninggalan seni monumen ini terdapat di Roma dan dibeberapa daerah jajahan Romawi.

Perubahan ketatanegaraan Romawi dari republik ke bentuk kekaisaran tidak mengendurkan semangat dan perkembangan budaya orang-orang Roma untuk mendirikan bangunan berupa bangunan monumental. Hanya saja, apabila pada masa republik pendukung seni budaya dilakukan oleh para bangsawan. Namun, setelah menjadi kekaisaran, yang mendukung seni budaya adalah golongan istana. Sejak kaisar Agustus, seni budaya elbih cenderung mejadi seni kuna yang berkiblat pada Yunani.

Setiap kaisar yang berkuasa di Romawi selalu meninggalkan seni budaya beruapa bangunan monumen. Kebiasaan yang dilakukan oleh kiasar-kaisar ini dilakukan sebagai sarana untuk menunjukan jasanya kepada negara. Maka sejak kiasar-kaisar ini berkuasa, banyak sekali didirikan bangunan besar dan megah dengan menggunakan bahan dari marmer.

Peninggalan seni bangunan Romawi pada masa kekaisaran ini jumlah sangat banyak. Banguan-banguan monmen tersebut antara lain:

  • Kuil Zeus yang didirikan di Olympia.
  • Kuil Jupiter Heliopalitanus di ba’albek (syria)
  • Pantheon merupakan sebuah kuil yang kemudian digunakan untuk gereja.
  • Teater di Pompeii, solona, dan Asperados
  • Amphiteater
    Amphpiteater merupakan perpaduan dua buah teater yang dipergunakan untuk pertunjukan mengadu benteng dan untuk perkelahian gladiator, tempat duduk penonton berkeliling, semakin kebelakang semakin tinggi. Amphipater pada masa kaisar Vespasianus (695 SM) dipergunakan untuk peragaan perang-perangan seperti di laut bebas dan Circus (sirkus), tempat untuk berpacu kuda yang menarik kereta beroda dua.
  • Thermen

    Merupakan tempat pemandian dengan ruang-ruang mandi berair panah, berair hangat dan dingin.
  • Bangunan istana
  • Gerbang kemenengan
  • Tiang kemenangan
Pada masa Gothik (100 – 1400 M), kebudayaan Romawi tidak dapat dipisahkan dari perkembangan agama kristen. Agama kristen atau Nasrani sebenarnya telah berkembang sejak jaman pemerintahan Tiberius. Agama ini disiarkan oleh Yesus (Isa) dari nazareth, yang dilahirkan di Palestina. Agama Kristen ini berbeda dengan kepercayaan rakyat Romawi yang poltheis. Agama Nasrani memiliki kepercayaan monoteis. Dengan pertimbangan-pertimbangan politik dan kemanan negara, Tiberius menjatuhkan hukuman mati kepada Yesus pada tahun 33. Tetapi kematian Yesus ini tidak berarti agama Kristen lenyap dari kehiduapan masyarakat Romawi, malahan sebaliknya.

Setelah Yesus atau Nabi Isa disalib dibukit Gologota, agama kristen berkembang sampai Mesir, Syria, Asia Kecil, dan ke Roma. Hampir selama tiga abad para pengikut agama Kristen dalam ketakutan dan dikejar-kejar oleh penguasa Roma. Pada tahun 395 agama kristen ditetapkan sebagai agama negara. Dari masyarakat pemeluknya lambat laun timbul suatu bentuk kelompok kegerejaan yang disusun menurut organisasi-organisasi yang ada di Imperium Romanum (penguasa Roma).

Periode Gothik seni Kristen mengalami hambatan-hambatan yang disebabkan oleh perpindahan pemerintahan dari Konsatantinopel ke Byzantium. Kekaisaran romawi mengalami perpecahan menjadi Romawi Barat dan Romawi Timur. Romawi Barat mengalami keruntuhan tahun 335 M.

Ketika penguasa Roma masih memusuhi para pengikut agam kristen, di Roma sendiri secara sembuyi-sembunyi berkembang seni Katamba. Sejak saat itulah lahir seni Katakomba yang meruapakn tanda lahirnya seni kristen awal. Katakomba sendiri merupakan kuburan-kuburan bawah tanah.

Kemudian dalam masyarakat Romawi pada masa Gothik ini selalu melakukan kebiasaan untuk berkumpul di ruangan terowongan dengan tujuan mengadakan kegiatan agama. Dari seringnya diadakan perkumpulan, kemudian berkembang kebiasaan masyarakat untuk menghiasi dinding dengan motif jaman kuno. Motif-motif klasik yang digambar dalam dinding-dinding terowongan ini, kemudian tergeser oleh perkembangan motif-motif modern atau baru. Motif-motif yang baru ini biasanya berbentuk manusia dan binatang yang digambarkan secara simbolik untuk kepentingan agama kristen. Karya seni kristen awal ini anatara lain lukisan-lukisan kristus sebagai “gembala yang baik”. Pada umumnya yang mengembangkan seni Katakomba ini adalah bukan seniman. Bagi mereka yang erpenting adalah dapat mengungkapkan arti dan ide melalui lukisan dan sebagai bakti mereka kepada agama kristen. Namun, justru “seniman-seniman” Katakomba ini menjadi pelopor seni nonrelistik pada abad pertengahan.

Ketika gereja mengalami kemerdekaan kembali pada abad ke-4, kemudian agama kristen dijadikan agama resmi, mulailah perkembangan seni banguan gereja. Pada masa itu, para arsitek membangun gereja dengan menggunakan konsep dasar seni bangunan basilika bangsa Romawi, yaitu suatu bangunan untuk pertemuan-pertemuan umum berbentuk persegi panjang. Perkembangan selanjutnya adalah bagunan gereja dengan menara lonceng pada bad ke-6.

Seni bangunan pada bangunan gereja adalah bangunan geraja dengan denah memusat dan berkubah serta menggunakan denah memanjang atau basilika dengan langit-langit datar atau dengan lengkung silang. Contoh seni bangunan pada masa gereja adalah bangunan gereja St.Andrea di Mantua dan gereja St.Novella di Feirence.