Sejarah Dunia Kuno

2018 The Year of Angel Gabriel

Sep 27, 2011

Jejak Kaki Manusia Pertama di Amerika Ditemukan

Para ilmuwan di Meksiko telah menemukan jejak kaki dari manusia awal yang berusia sekira 4500 sampai 25 ribu tahun.

Jejak kaki dari manusia purba tersebut diperkirakan berusia antara 4500 sampai 25 ribu tahun. Para ilmuwan mengatakan bahwa lokasi penemuan itu mengambil lokasi di daerah pedalaman wilayah utara Meksiko

"Kelima jejak kaki yang ditemukan tersebut adalah salah satu hal menarik dari sejarah manusia penghuni awal benua Amerika," ujar pihak Institute of Anthropology and History, dalam sebuah pernyataan.

Pihak institut juga menambahkan bahwa jejak kaki tersebut ditemukan di wilayah pedalaman pegunungan Sieraa de Tarahumara, di negara bagian Chihuahua, Meksiko.

"Diiperkirakan kalau jejak kaki tersebut berasal dari tiga orang dewasa dan satu orang anak berusia sekira empat tahun. Diperkirakan pula bahwa kelompok manusia tersebut tinggal di gua Ahuatos, sekira 8 kilometer dari kota Creel," papar pihak Institute of Anthropology and History.

Temuan itu sendiri pertama kali ditemukan oleh penduduk lokal, yang kemudian memberitahukan kepada pihak peneliti.

"Membutuhkan kerja keras untuk menemukannya, karena tidak mudah untuk menelitinya," ujar Jose Concepcion Jimenez, antropolog yang terlibat di proyek tersebut.

Pihak Institute of Anthropology and History juga mengatakan bahwa meski tidak ada jejak lainnya yang ditemukan, para ilmuwan juga menemukan sebuah sekumpulan hunian purba yang diduga berasal dari jaman Pleistocene (1,8 juta sampai 10 ribu tahun yang lalu).

"Gulungan Laut Mati" Kini Bisa Diakses Secara Online

Gulungan Laut Mati (The Dead Sea Scrolls), dikenal sebagai dokumen-dokumen Injil tertua di dunia, kini sudah bisa dibaca secara online, dan perkamen berusia 2000 tahun ini secara instan bisa langsung diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris.

"Ini diambil 24 abad lalu, karya para arkeolog, rahib, sejarawan, dan Internet untuk membuat Gulungan Laut Mati bisa diakses oleh siapapun di dunia," kata sebuah posting di blog resmi Google hari ini.

Gambar-gambar gulungan ini disediakan dengan resolusi 1.200 megapixel, ratusan kali lebih tajam daripada kamera profesional yang paling mahal sekaipun, dibuat menggunakan teknik "one-shot" dimana kamera "men-scan" sampai 50 menit untuk menyerap sejumlah besar informasi dari artefak-artefak tersebut.

Ini sangat tajam memungkinkan melihat ketipisan perkamen dan kerapuhan kulit hewan yang merupakan media asli tempat teks-teks suci itu ditulis.

Dengan perangkat Google di situs Museum Israel ini, membuat seluruh gulungan bisa diakses dan memungkinkan browser untuk memperbesar teks termasuk Gulungan Yesaya yang Agung (Great Isaiah Scroll) serta membaca terjemahannya dalam bahasa Inggris.

Para sarjana percaya gulungan berusia 2.000 tahun ini ditulis oleh sebuah sekte Yahudi dari Qumran di Gurun Yudea dan tersembunyi di gua-gua sekitar tahun 70 M, ketika Roma menghancurkan kuil-kuil mereka di Yerusalem.

Gulungan ini ditemukan oleh gembala Badui antara tahun 1947 dan 1956 di gua-gua di tepi danau. Projek online ini merupakan perusahaan patungan antara Google dan Museum Israel.

"Misi Google adalah untuk mengorganisasi informasi dunia dan membuatnya dapat diakses dan berguna," kata Yossi Matias, kepala riset dan pengembangan Google di Israel,.

Gulungan yang terdiri atas 972 teks suci ini sangatlah rapuh, untuk itu dipajang dan diputar setiap tiga sampai empat bulan untuk meminimalkan paparan sinar. Gulungan suci ini ditulis dalam bahasa Ibrani, Aramaik, dan Yunani, beberapa perkamen lain ditulis dalam lembaran papirus.

"Ini memberi Anda cara untuk memahami awal sejarah Alkitab," kata direktur museum James Snyder. "Tidak ada yang bisa lebih penting. Bagi kami, Gulungan Laut Mati tidak bisa menjadi lebih penting dari artefak budaya ikonik," tambahnya.

Lima dari delapan gulungan ditempatkan di Museum Israel dan telah didigitalisasi, termasuk Gulungan Yesaya yang Agung, Gulungan Kuil (Temple Scroll), dan Gulungan Perang (War Scroll). Dalam Gulungan Yesaya yang Agung terdapat sebuah kutipan yang sangat terkenal, "dan serigala akan tinggal bersama domba." 

Sep 16, 2011

Arkeolog Temukan Lukisan Tertua Murid Yesus

Arkeolog Italia dan tim pemugar karya seni di Italia mengklaim telah menemukan lukisan tertua yang menggambarkan beberapa murid Yesus Kristus. Lukisan tersebut diyakini merupakan gambaran wajah santo Andreas, santo Yohanes, santo Petrus, dan salah seorang pengikut Yesus lainnya, Paulus.

Mahakarya seni tersebut ditemukan di sebuah kuburan bawah tanah (katakomba) di Roma dekat dengan Basilika Santo Petrus. Diperkirakan lukisan tersebut dibuat pada pertengahan abad keempat atau awal abad kelima masehi.

" Lukisan itu adalah gambar pertama yang kita ketahui merupakan wajah keempat rasul," kata kepala arkeologi untuk berbagai katakomba, Vatikan, Roma, Profesor Fabrizio Bisconti.

"Penemuan ini sungguh menggugah emosi," tambah Bisconti.

Para arkeolog dan tim menggunakan teknologi laser baru yang memungkinkan gambar-gambar tersebut dapat terlihat. laser-laser mampu menyingkirkan lapisan kalsium karbonat putih yang muncul akibat kelembaban udara. "Laser menciptakan semacam letupan uap ketika berbenturan dengan kalsium karbonat untuk melepaskannya dari permukaan,'' kata Barbara Mazzei, penanggung jawab proyek tersebut.

Seperti diketahui, Santo Petrus, Andreas dan Yohanes merupakan tiga dari empat murid Yesus, sementara santo Paulus dikenal sebagai pengikut setelah masa Yesus wafat.

Ditemukan, Makam Berusia 1.700 Tahun

Para ahli arkeologi telah menemukan sebuah makam pada zaman Roma dengan catatan abad ke-3 di daerah timur laut Syiria. Makam ini merupakan salah satu dari sekian banyak temuan sejarah negara ini.

Makam batu gamping melintang itu ditemukan di wilayah Nasiriya, daerah terpencil di provinsi Hasaka, sekitar 440 mil timur laut ibukota Damaskus dan wadah koin, barang tembikar dan gelang dengan tanggal era akhir aramaik,

Ahli Arkeologi setempat Khaled al-Ahmed menyatakan, studi saat ini sedang dilakukan untuk mempelajari situs itu. Sebelumnya makam yang lebih tua yakni pada jaman abad kedua ditemukan di Palmyra. Itu adalah salah satu wilayah situs kalsik antik paling mengagumkan. Ahli arkeologi Syiria juga melaporkan telah menemukan papan makam langka di Palmyra.

Kepala Ekspedisi Arkeologi Nasional Syiria Khalik Hariri menyatakan, batu gamping yang melukiskan dua orang pria, berdiri di sebelah unta dengan muatan yang dikekang oleh seorang anak laki-laki. Nah pada gambar yang ditunjuk itu bertanggalkan abad kedua.

Kepala Pharaoh Ramses II Ditemukan

Pihak Supreme Council of Antiquities Mesir menyatakan, para arkeolog Mesir telah menemukan patung granit merah berwujud kepala yang merupakan peninggalan Dynasty Pharaoh Ramses II.

Patung kepala berusia 3.000 tahun tersebut memiliki tinggi 30 inci. Ini merupakan salah satu patung kepala dari Pharaoh. Para arkeolog menemukan patung tersebut di daerah Tell Basta, sekira 80 km timur laut Kairo.

Kawasan tersebut merupakan situs purbakala yang diduga banyak terdapat peninggalan benda bersejarah dari Ramses II. Saat ditemukan, kondisi hidung hancur dan bagian janggutnya sudah hilang.

Kawasan tersebut merupakan situs purbakala yang diduga banyak terdapat peninggalan benda bersejarah dari Ramses II. Tell Basta dipercaya sebagai tempat berkumpulnya dewa. Ini merupakan kawasan penting bagi para ahli arkeologi karena lokasi ini mewakili kejayaan zaman Kerajaan Lama hingga Periode Roman.

Arkeolog masih berusaha mencari sisa benda bersejarah lainnya yang diduga masih terkubur di situs tersebut.

Arkeolog Temukan Makam Pekerja Piramida

Arkeolog Mesir menemukan beberapa makam yang diyakini merupakan milik para pekerja yang membangun Piramida raksasa.

Temuan tersebut diklaim bisa mengungkapkan misteri bagaimana para pekerja tersebut bertahan hidup dan mencari makan sambil bekerja membangun piramida sekira 4.000 tahun lalu.

Kepala arkeolog Mesir Zahi Hawass menyebutkan, kuburan-kuburan tersebut juga mematahkan pendapat yang selama ini menyebutkan bahwa Piramida raksasa dibangun oleh sekumpulan budak.

"Makam ini ditemukan di samping piramida milik raja pada masa itu. Hal tersebut menunjukkan bahwa orang-orang yang ini bukan budak melainkan pekerja lepas," kata Hawass seperti dikutip dari MSNBC, Selasa (12/1/2010).

Hawass juga menemukan bukti lain berupa seni lukis yang dituangkan pada dinding. Dalam lukisan tersebut, para pekerja menyebut diri mereka sebagai teman-teman dari Khufu, yang merupakan salah satu raja Mesir kuno.

Berdasarkan berbagai catatan sejarah ribuan pria yang bekerja membangun piramida tersebut diketahui memakan daging secara teratur, bekerja dalam pembagian shift selama tiga bulan. Saat mereka meninggal, mereka diberikan penghormatan untuk dikubur dalam kuburan batu bata di sekitar Piramida tempat mereka bekerja.

Koleksi makam pekerja yang pernah ditemukan para arkeolog sebelumnya, pada sekira 1980 merupakan penemuan paling menakjubkan pada abad 20 dan 21. Makam itu diketahui milik pekerja yang membangun piramid Khufu dan Khafre.

Sep 15, 2011

5 Hari di Surga dan Neraka

Karena sakit saya pagi itu, suamiku menolak meninggalkan saya sendirian dan pergi bekerja. Saya berkata saya tidak sendirian. Setelah kepergiannya, saya merasa sekarat. Sehingga kuputuskan menelepon teman, dan ibu mertua saya. ibu mertua menjawab: "Bernarda, Allah akan memberkatimu di hari ini, jangan takut". Jawaban yang sama diberikan oleh seorang saudara dalam Kristus yang kutelepon, tetapi ia menambahkan: "Bernarda bangun dari tempat tidurmu dan pujilah Tuhan, menangislah kepadaNya dan muliakanlah DIA".

Sehingga, dalam kelemahan kekuatan aku menangis pada Tuhan dan berkata: "Tuhan Engkaulah kekuatanku, datang dan tolonglah saya". saya mencoba berdiri, tetapi saya tidak berdaya. Suara-ku tidak terdengar lagi namun jiwa-ku menangis kepada Tuhan untuk menolong-ku yang sekarat. Tiba-tiba kamar diliputi oleh cahaya seperti nyala api. Segera rasa takutku hilang dan aku melihat malaikat turun dan masuk di kamarku; sangat jelas mereka berbicara seorang kepada yang lain, dan tiba-tiba suatu bentuk yang luar biasa muncul, sangat luar biasa daripada malaikat. Dia berpakaian putih dengan stola emas. Di dadaNya tertulis: "SETIA DAN BENAR". Di wajahNya terpancar Kasih dan kelemah-lembutan. Yesus yang adalah Kristus hadapanku, Raja segala raja dan Tuhan segala tuhan. Diberkatilah NamaNya !

Yesus menghampiri, menjamah kepalaku dan berkata: "Aku Yesus yang mati bagimu. Lihatlah bekas luka ditanganKu, masih ada bagimu. Aku turun dari Tahta KemuliaanKu untuk berbicara padamu; kehidupanmu perlu diperbaiki. Kau pemalas dan cepat marah. lagi, Aku tidak suka 25% kekristenan atau 95%, tetapi 100%. Jika mau ke surga, kau harus kudus karena Aku sendiri adalah Kudus; Aku datang membawamu untuk suatu perjalanan".

New York CitySaya bertanya: "Tuhan apakah suatu misi perjalanan?" Dia menjawab "Tidak". Kemudian Ia memegang tanganku dan mengangkatku, dan berkata kepadaku dengan mesra dan penuh kasih. Dia membawaku sejauh jendelaku, Dia memandang kota New-York dan saya melihat kesedihan di wajahNya. Dia menangis dan berkata: "Firman-Ku sangat baik dikhotbahkan, tetapi orang-orang tidak mendengarkan. Dosa kota ini telah sampai kepada Bapa-Ku".

Kota ini penuh homoseksual; diantaranya orang-orang politik. Tuhan berkata: "Inilah suatu Sodom, tetapi Aku hidup dan pengadilan Bapa-Ku akan jatuh pada kota ini". Saya berlutut dan menangis tetapi Ia berkata:"Jangan takut. Saat pengadilan itu dijatuhkan pada kota ini, Gereja-Ku tidak berada di Dunia lagi.". Ia membawaku ke tempat tidur memintaku menelepon seorang saudara dari jemaatku. Dia memberikan nama saudara itu, dan memintaku mengatakan padanya bahwa rohku akan keluar dari tubuhku, dan jangan mereka membawa tubuhku ke rumah sakit atau ke pemakaman; sebaliknya, beritahukan suamiku agar percaya kepada Dia yang adalah Kebangkitan dan Hidup (Yohanes 11: 25). Ia katakan: "Aku-lah yang memberikan Hidup, Aku membawah rohmu tetapi engkau akan kembali dan beritakan pada semua orang agar percaya sepenuhnya kepada-Ku; bagi yang percaya kepada-Ku tidak akan pernah mati" (Yohanes 11:26). Tuhan mengulurkan tanganNya dan suatu tubuh yang lain keluar dari diriku. pakaianku putih dan bercahaya seperti Tuhan, Dia katakan: "Lihat! Ini-lah tubuh yang segera dimiliki oleh orang Kristen yang taat pada Firman-Ku".

Saya sadar bahwa saya dapat menembus dinding. Tuhan memegang tangan saya dan berkata: "Lihat"! Saya berpaling dan melihat tubuh saya yang tanpa roh. Dia menjelaskan bahwa tubuh jasmaniku tidak berarti, melainkan hanya debu tanah, dan saat mati akan kembali menjadi debu tanah, sebagaimana tubuh jasmani lainnya. Dia menambahkan bahwa tubuh yang baru adalah sangat mulia yaitu roh yang diberikan untuk manusia. Saya mengira Ia akan membawa saya langsung ke Surga, namun itu bukan permasalahannya. Kami turun melalui suatu terowongan di bawah bumi, saat masuk tempat tersebut Saya tak dapat menahan bau busuk. Saya katakan: "Tuhan saya tidak mau pergi ketempat itu". tetapi kami tetap saja masuk; Sewaktu mendekati ujung terowongan, kami duduk diatas batu dan Tuhan berkata: "Lihatlah"! Saya mendengar suara penderitaan, tangisan dan teriakan. Di neraka, waktunya dihabiskan dengan menangis, tidak seorang pun peduli kepada mereka.

Saudara/i terkasih, Saya menyadari NERAKA ITU NYATA. Saya menangis, dan menatap wajah Tuhan, Dia berkata: "Peganglah apa yang engkau lihat, dan janganlah melupakannya".

Saya melihat ke Neraka, banyak orang-orang berteriak "Aduh! aduh! selamanya! selamanya! kesakitan dan penderitaan selamanya-lamanya."

Saya berpaling dan bertanya pada Tuhan: "Apakah keluarga saya ada dineraka?" Dia menjawab "Aku tidak mengijinkan engkau melihat anggota keluargamu". Saya memintaNya lagi: "Tuhan apakah ada orang yang kukenal disini?" "ya", Kata-Nya Aku akan mengijinkan engkau melihatnya. Tiba-tiba ada seseorang keluar dari dalam neraka: itu Alexander.

Aku kenal dia waktu kebaktian kebangunan Rohani yang kuhadiri bersama suamiku di Republik Dominika. Saat itu, aku mendengar suara, "Berdiri, pergi dan temukan Alexander yang lewat. Katakan padanya jangan menolak berita ini, sebab Aku beri kesempatan terakhir padanya". ini suara Tuhan walau tidak melihatNya. Aku katakan pada Alexander apa yang Tuhan sampaikan; dia membalas: "Kamu orang Kristen bodoh. Kamu menyesatkan orang dengan mengatakan Yesus datang segera, Saya, Alexander, tidak percaya kenyataan itu". Saya katakan: "Alexander, Allah memberi hidup dan mengambilnya kapan saja Ia mau; Alexander, kau akan mati segera. Dia menjawab: "Saya terlalu muda untuk mati,masih banyak tahun kesenangan saya didunia ini."

Kesempatan itu benar dan baik bagi Alexander. Pembaca terkasih, Apakah yang engkau ketahui tentang dirimu sendiri ?

Tiga minggu kemudian, Alexander meninggal dalam keadaan mabuk. Tujuan hidupnya adalah tempat yang penuh penderitaan (neraka). Alkitab mengatakan dengan jelas pemabuk tidak mendapat bagian dalam kerajaan Allah (Galatia 5: 21).

Ketika melihat orang di neraka, Saya dapat melihat Alexander diserang oleh dua cacing besar. Dia berteriak "Aduh! Aduh! Aduh!" dia menderita. dia mengenalku dan berkata: "saya menolak kesempatan terakhir. Saya berada disini sekarang, menderita. Tolonglah saya, saat engkau kembali kedunia, pergilah ke rumahku dan beritahukan keluargaku agar percaya pada Yesus dan taat pada FirmanNya, supaya mereka tidak datang di tempat yang penuh sengsara ini."

Kemudian Tuhan menunjukan ribuan orang yang menderita di neraka, dan berkata:"Kau lihat, beberapa orang ini mengenal-Ku saat di dunia. Masih banyak orang di dunia yang berada dipinggir jalan tidak tahu kemana tujuannya. Ketahuilah jalan ke surga sangat sempit, dan akan dipersempit lagi. Akan ada kesulitan di bumi, supaya kamu dimurnikan seperti emas, namun jangan takut karena Aku mendahuluimu seperti seorang Prajurit Gagah perkasa".

Saya bertanya: "ADAKAH ORANG KRISTEN DI NERAKA?", Ia menjawab: "Ya, kau tahu mengapa? Mereka percaya pada-Ku namun tidak berjalan menurut Firman-Ku; sangat banyak, umat Kristen hanya berlaku benar dalam bait-Ku, di depan pendeta, dan keluarga mereka. Namun mereka penipu besar bagi dirinya. Mata Bapa-Ku melihat segala sesuatu dan mengerti setiap perkataan di manapun engkau. Katakan pada umat-Ku bahwa inilah waktu hidup suci dan kudus di hadapan Bapa-Ku, di hadapan iblis dan di hadapan dunia. Biarlah iblis tidak berkuasa mempersalahkan umat-Ku; dan biarlah dunia tidak menunjuk pada umat-Ku. Inilah saat dasyat untuk melihat kekudusan dan kesucian "(1 Petrus 1: 14-16)

Lake of FireKemudian kami pergi kesuatu tempat seperti lautan api. Saat kami mendekatinya, saya mencium bau busuk yang sangat dan Tuhan berkata: "Apa yang kau lihat adalah danau perapian, yang sudah disediakan untuk iblis, Nabi Palsu, dan Anti-Kristus. Aku tidak menyiapkan tempat ini bagi manusia, tetapi mereka yang tidak percaya kepada-Ku sebagai Juruselamatnya dan tidak hidup menurut Firman-Ku akan berada disana. (Wahyu 20:14)"

Pada saat itu saya melihat Tuhan menangis dan berkata: "Ada banyak sekali mereka yang hilang daripada mereka yang masuk ke Surga". Kemudian Tuhan menunjukan bilangan orang yang mati seketika dan berkata: "Lihat! Berapa banyak yang hilang! Gereja-Ku tertidur mereka mengaku menerima Kuasa-Ku; mempunyai Firman-Ku dan Roh Kudus, tetapi mereka tertidur. Di dunia ada yang berkhotbah bahwa tidak ada Neraka. Pergi dan katakan bahwa tempat ini adalah nyata".

Saya berada jauh dari api, namun dapat merasakan panas. Kami tinggalkan itu dan terus ke Surga. kami masuk Surga kedua. Di Surga ini Tuhan menunjukan matahari dan bintang dan berkata: "Lihat bintang-bintang ini, Aku menyebut mereka menurut namanya. Apakah kau melihat matahari, Karena Kuasa-Ku-lah ia dapat bersinar bagi orang benar dan orang jahat. Namun akan datang harinya bahwa matahari tidak bersinar lagi, segalanya menjadi gelap".

Kami berlanjut dan berada ditempat dimana Allah ada . Disana, rumah-rumah sangat indah. Tembok rumah-rumah itu sangat tinggi, dari emas tulen dan batu pualam. Ada dua belas gerbang mutiara, dengan dua belas malaikat di setiap gerbang. Saya mengira tidak dapat masuk, namun Tuhan melihat saya dan berkata: "engkau mau masuk?" "O, ya Tuhan! Saya sungguh mau." "kalau demikian masuklah, sebab Aku sendiri-lah pintu itu" (Yohanes 10:9).

Saya melewati gerbang dan melihat taman penuh bunga-bunga indah. "mau ke taman? Jika begitu pergilah sebab Aku menyiapkannya bagimu dan umat-Ku ". Saat saya masuk, saya memetik bunga dan mengaturnya seperti hiasan. Saya berlari di taman seperti seorang anak kecil. Banyak warna bunga saya petik dan sangat harum. Lalu, Tuhan memanggil seseorang, seorang malaikat yang kuat dan gagah tak bisa dilukiskan. Tuhan berkata: "Kau lihat yang ini, dialah pemimpin malaikat, Michael, dialah pemimpin laskar-Ku. Lihat-lah!" aku melihat laskar yang kuat menunggang kuda-kuda dan Tuhan berkata: "Mereka bukan laskar manusiawi, namun kepunyaan Bapa-Ku. Laskar ini bersiap–siap bagi orang yang sungguh dilahirkan kembali ; jangan takut, sebab mereka lebih kuat daripada yang ada di bumi".

Kemudian Ia menunjukan malaikat lain." yang ini malaikat pemberita bagi umat-Ku yang taat Firman-Ku". Saya bahagia mendengarnya. Yesus katakan: "Dengarlah baik-baik! Aku-lah Allah Abraham, Aku tidak berubah. Aku akan menunjukan padamu keadaan umat-Ku pada hari-hari yang tersisa bagi mereka". Ia katakan: "Berhati-hatilah pada apa yang hendak Ku-tunjukan padamu". Saya melihat orang Kristen yang lemah dan letih. Tuhan bertanya: "Percayaka kau bahwa Aku dapat membawa Gereja-Ku kapan saja?" Ia katakan, "Umat-Ku yang Ku-jemput akan penuh kemuliaan, penuh puji-pujian, tak bernoda, dan bercela. Ada penipuan diantara umat-Ku, kehilangan Kasih, umat-Ku tercerai-berai. Telah Ku-tunjukan keadaan umat-Ku pada Zaman akhir; Sekarang Aku menunjukan padamu bagaimana Gereja mula-mula. saudara/I ini dipenuhi dengan Kemuliaan Allah. Mereka tidak henti-hentinya berpuasa dan berdoa; Firman-ku disampaikan tanpa rasa takut. Sekarang umat-Ku mengira Aku berubah, Mereka juga mengira bahwa Roh-Kudus berubah. Kesalahan terbesar umat-Ku saat ini bahwa mereka hidup dalam rutinitas kehidupan mereka, direncanakan oleh manusia. Bagaimanapun mereka telah melupakan berita dari Roh-Kudus dan dari Atas. Beritahukanlah Hamba-hamba-Ku, Pendeta-pendeta, waktunya telah tiba, belakangi-lah segala rutinitas dan segala program-program mu. Jika mereka melakukannya, mereka akan melihat Kuasa Allah ditengah-tengah mereka, Roh-Kudus yang diturunkan pada Gereja mula-mula. Akan mengadakan tanda-tanda, keajaiban-keajaiban dan mujizat-mujizat dasyat, bahkan yang mati-pun dibangkitkan. Roh-Kudus tetap sama, kamu-lah yang berubah".

Orang-orang Kristen, inilah saatnya untuk kembali pada Gereja mula-mula.

Saya tinggalkan taman dan pergi kejalan yang terbuat dari emas, Tuhan katakan: "Jamahlah! Benar ini emas tulen. Pergi dan beritakan-lah pada anak-anak-Ku SEGERA, mereka akan berjalan di jalan yang dibuat oleh-Nya yang memberi hidup ini (Wahyu 21:10-15)"

Oh! indahnya berjalan di jalan emas! kemudian saya melihat suatu Tahta yang dikelilingi malaikat-malaikat, Pemimpin malaikat dan Serafim. Terus menerus Mereka memuji Allah yang berada di Tahta, sambil berkata: "Kudus, Kudus, Kudus-lah Tuhan Allah Maha Kuasa; Surga dan Bumi penuh kemuliaan-Nya. Amin!" Telah tiba saatnya angkat-lah tanganmu yang kudus dan puji-lah Aku". Pada saat yang sama aku melihat mata air kehidupan yang mengalir dari Tahta. Dan ada pohon kehidupan disisi lain aku melihat pelangi dan mata air bening. lalu, saya bertanya pada Tuhan: "Siapakah yang di-Tahta?" Dia menjawab: "Bapa-Ku, Tuhan yang tak terlihat". Saya berkata: "Dapatkah saya melihat Bapa", jawab Tuhan: "Belum, belum saatnya ",.

Walaupun tidak melihat Bapa, namun yang di atas Tahta itu Maha Besar dan Berkuasa. Ada guntur dan kilat memancar keluar dari Tahta dan aku mendengar puji-pujian. Yesus berkata: " Dengarkah engkau akan puji-pujian? Itu terdengar dari mereka yang telah diselamatkan". Saya melihat tujuh malaikat, masing-masing memegang Cawan; dan tujuh (malaikat) lainnya, masing-masing memegang sangkakala. "Tuhan, Siapakah malaikat-malaikat ini?" Tuhan menjawab: "Tujuh cawan yang dipegang oleh malaikat-malaikat berisi murka Allah, Akan tertuang pada saat sangkakala dibunyikan, Gereja-Ku ( Orang Kristen yang hidup menurut kehendak Bapa-Ku) akan terangkat. Mereka tidak lama didunia lagi pada masa kesusahan yang besar. Sebelum muncul anti Kristus itu, yang penuh dosa, Gereja-Ku akan mendengar sangkakala terakhir berbunyi, dan mereka akan bertemu Aku di udara (1 Tesalonika 4:16).

Saya berada disana, Sahabatku, dihadapan Tahta Maha Besar, dan tak tahu jam pada saat itu. Lalu Yesus menunjukan Gereja-Nya (Umat percaya yang benar) terangkat! pada penglihatan ini Saya melihat, ribuan orang menghilang. Kejadian ini di seluruh dunia, TV dan radio memberitakannya. Koran-koran (berwarna merah pada pokok berita), juga menulis berita itu. Tuhan berkata: "Berita-berita ini segera terjadi ". Jika pengadilan Bapa-Ku belum dijatuhkan pada dunia, itu disebabkan oleh karena orang-orang Kristen yang setia dan yang sungguh-sungguh mengasihi-Ku.

Lalu, kulihat muncul seorang pendosa. ia berkata pada semua yang dibumi: "Aku membawa damai dan selamat" Segera dilupakan apa yang baru saja terjadi. Yesus berkata: " Awas perhatikanlah!". Aku lihat tujuh malaikat memegang tujuh cawan. Sahabatku, yang terjadi sulit digambarkan; kulihat malaikat menuang tujuh cawan berisi murka Allah ke bumi. Sangkakala dibunyikan. Allah menuang pengadilan-Nya pada seisi bumi, hilang seluruh negara. Tuhan berkata: "Lihat! Orang-orang ini adalah bagian Gereja-Ku diantaranya pendeta-pendeta". Tidak paham, aku bertanya: "Bagaimana mungkin banyak umat-Mu tertinggal pada masa itu? Bagaimana mungkin diantaranya pendeta-pendeta, mereka yang menyampaikan Firman-Mu?" Yesus menjawab: "Ya, mereka berkhotbah Firman-Ku, namun tidak hidup menurut Firman-Ku." Lalu Tuhan ijinkan aku melihat ribuan pendeta, dan berkata: "Merekalah pendeta-pendeta yang tidak memberitakan Firman-Ku seperti yang tertulis. Mereka pikir Firman-Ku tidak beradaptasi dengan era dunia mereka. Mereka banyak menjaga keberadaan orang yang memberikan banyak persembahan dan perpuluhan, sebab mereka lebih tertarik pada materi. Pergi dan beritahukan pada hamba-hamba-Ku bahwa Aku-lah yang memanggil mereka, emas dan perak kepunyaan-Ku, Aku memberikannya sesuai kebesaran-ku dan Kemuliaan-Ku. Katakanlah bahwa Firman-Ku harus disampaikan seperti yang tertulis. Ada banyak, mereka yang memberitakan maksud lain mengenai Firman-Ku. Firman-Ku adalah Firman-Ku, dan tidak seorangpun merubah-Nya. Harus diberitakan seperti yang tertulis. Banyak diantara Umat-Ku yang menghalangi kebenaran Firman-Ku menurut keuntungan mereka ".

Setelah itu, kami masuk di pelataran Yerusalem baru dan Tuhan berkata: "Apa yang engkau lihat adalah Firdaus! Di Firdaus saya melihat Rasul-Rasul dan saya bertanya, Tuhan dimana Abraham? aku berharap melihat seorang tua, namun tiba-tiba Saya melihat seorang muda sekitar 25 tahun berjalan kearahku dan Tuhan berkata, inilah Abraham, bapa segala orang beriman.

Tuhan memanggil seorang wanita yang tak terkatakan kecantikannya, seperti yang lain disana, Tuhan berkata: "Inilah Maria! Pergi dan beritakanlah bahwa Maria bukan Ratu Surga. Raja Surga adalah Aku, Raja di atas segala raja, dan Tuhan di atas segala tuhan; yang berkata: "AKU-LAH JALAN DAN KEBENARAN DAN HIDUP. (Yohanes 14:6-7). Pergi dan beritakanlah PADA YANG TELAH DIBUTAKAN bahwa tidak ada PURGATORY (baca: tempat api penyucian dosa sebelum masuk surga), jika ada, Aku pasti menunjukannya. Sebaliknya, ada neraka, lautan api, Yerusalem yang indah, dan Firdaus yang telah Ku-perlihatkan. Tetapi beritahukanlah bahwa tidak ada purgatory; katakan pada mereka bahwa ITU ADALAH TIPUAN SETAN, TIDAK ADA PURGATORY".

Kemudian Tuhan membimbing aku ke ruangan penuh Mahkota. "Inilah Mahkota Kehidupan". Tuhan bertanya: "Apakah yang kau lihat?" Aku melihat Gereja ku, orang-orang percaya di sekitar lingkunganku, bernyanyi dan memuji, lalu aku bertanya: "Mengapa nama orang-orang percaya ditempatku tidak tertulis pada buku ini?" Ia berkata: "Karena perbuatan salah mereka di bumi". Setelah semuanya ini Tuhan mengijinkanku kembali ke dunia.

SEKARANG, KESAKSIAN KEDUA PERJALANAN KU

Suatu hari kami ada di perkumpulan Doa, kami sebanyak dua puluh orang. Sebagaimana biasanya, kami memulai dengan puji-pujian dan penyembahan pada Tuhan.

Tiba-tiba kami merasakan hadirat Tuhan. Sangat kuat seperti kami berada pada hari pentakosta. Saya teringat ibu mertuaku, yang telah lanjut usia ia terlibat banyak dalam pekerjaan Tuhan, ia datang kepadaku dan berkata: "Bernarda, jaga agar jangan terlalu ribut selama puji-pujian sebab kami terdengar seperti ribut". Dia benar, puji-pujian seperti bunyi sebuah air terjun. Sewaktu saya hendak menyampaikan pada saudara/i seiman untuk menurunkan suara, Saya mendengar suara Tuhan berkata: "Jangan katakan apapun! Di dunia, ketika orang-orang berbuat keributan, tak ada yang perduli, mengapa engkau harus menghentikan puji-pujian?" Lalu kami tetap lanjutkan pujian dan penyembahan, saya rasakan akan terjadi sesuatu. Tiba-tiba saya teringat yang dikatakan Tuhan padaku dalam kunjungan awal: "Aku akan kembali padamu".

Tiba-tiba saya melihat cahaya masuk ke rumahku. Saudara/i kupun melihatnya, dan mereka berlutut di hadapan Dia yang Setia dan Adil. Saya tak tahu harus bagaimana, hanya berdiri terpaku. Cahaya itu menjadi semakin terang, dan mulai membentuk suatu tubuh. Di hadapanku Tuhan Yesus Kristus yang terlihat Agung dan penuh Cinta. Di bumi, tidak pernah kulihat wajah ini pada seorang lelaki. Dia mendekati setiap saudara/i. saya mau sampaikan pada saudara/i itu bahwa Tuhan datang pada saya dan saya mulai berbicara dalam bahasa roh. (1 Korintus 14:39-40)

Tuhan mendekatiku. Hanya menatap, dan rohku keluar meninggalkan tubuhku. Aku di udara lalu kulihat apa yang terjadi di rumahku. Dua orang datang kerumah, ada dua orang Polisi, saat suamiku membuka pintu. Mereka berkata: "Kami dengar ada seorang wanita yang mati disini; sebab itulah kami datang". Suamiku katakan tidak, di sini kami berhimpun untuk Memuji dan Menyembah Tuhan. Polisi tidak percaya, namun tak dapat masuk, katanya:"baiklah, lanjutkanlah tapi jangan terlalu ribut". Saya berada di udara bersama Tuhan saat melihat semua ini.

Yesus pegang tanganku lalu kami menuju Republik Dominika. Saat kami mendekati kota itu, Tuhan katakan: "Ada dua dosa terbesar kota ini yang dilakukan dihadapan Bapa-Ku, dukun dan percabulan". Saya melihat orang-orang di kota itu berlari ke dewa-dewa dan kuasa gelap...

VenezuelaLalu Tuhan membawaku ke Venezuela dan Mexico. Di Venezuela, aku di udara bersama Yesus, namun aku lihat orang-orang berlari ke kuasa gelap, dewa-dewa, dan dukun-dukun. Di Meksiko ada orang berkumpul menyembah iblis-iblis. Tuhan berkata: "Kebobrokan dosa ini telah sampai pada Bapa-Ku. Tanda awal yang Ku-beri adalah peringatan, akan ada gempa bumi di Mexico jika semua yang hidup di permukaan kota ini tidak bertobat dan berbalik pada-Ku". Saat kembali kebumi, aku ke Meksiko dan menyampaikannya. Mereka tak mau mendengar dan baru-baru ini terjadi gempa bumi dasyat di Meksiko.

Kami masih di udara, Tuhan mengatakan bahwa tangan Bapa-Nya telah terulur pada seisi muka bumi. aku melihat gelombang-gelombang besar, seperti monster. aku juga melihat angin tofan di bumi. aku bertanya: "Tuhan apa yang terjadi pada orang Kristen sewaktu semua ini terjadi?" Dia menjawab: "Pergi dan beritakan, bagi mereka yang setia pada-Ku, tidak sehelai rambutnya pun terjamah". Setelah itu Tuhan membawahku ke tempat lain, saya melihat tempat-tempat di bumi terbagi. Tuhan berkata: "Banyak negara-negara akan dihapus". kemudian kami pergi ketempat dimana air-air bergerak. Kami melalui air-air ini dan masuk ke suatu terowongan dan mendapati pusat bumi ini. Saya melihat pintu-pintu besar. Pintu-pintu ini tidak sama seperti yang kulihat pada kunjungan pertama. Pada pintu-pintu ini ada rantai-rantai besar. Tuhan berjalan kearah pintu, setelah memindahkan rantai, Dia menyilahkanku masuk terowongan.

Saudara/I kekasih, aku melihat ribuan orang, dengan kepala tertunduk, baju tersobek. terbelenggu, dengan rantai-rantai yang berdentang menulikan pendengaran. Aku katakan: "Tuhan, apa maksud ini?" Dia menjawab: "Semua orang laki-laki dan perempuan-perempuan ini sedang dalam perjalanannya ke neraka". Diantaranya, aku melihat kakak suamiku , Adolfo. Dia orang yang sulit, pernah menikah dan bercerai kapan saja ia mau, ia pernah mengutuk Allah. Lalu aku mohon Tuhan biarkanlah aku kembali ke bumi dan peringatkan Adolfo bahwa ia sedang menuju neraka, namun Tuhan tidak menjawab. Adolfo dan isterinya berjalan ke arah terowongan. Mereka berada diujung jurang Neraka. Aku memohon lagi Tuhan biarkanlah saya kembali ke bumi dan mengatakan pada orang apa yang telahku lihat.Tuhan mengangkat tangan-Nya dan berkata: "Pergi dan beritakanlah bahwa waktunya hampir habis". Ia juga berkata: "Ribu-ribuan orang akan pergi ke neraka, waktu Adolfo telah habis, dia akan mati".

Ketika saya kembali ke bumi, ipar saya, Adolfo tidak mau merubah hidupnya. Suatu hari, dia cepat pulang dan memberitahu isterinya: "Saya tak bisa bekerja lebih lama, sesuatu mengatakan bahwa saya akan mati". Isterinya menjawab: " karena kau mabuk seperti biasanya sebab itu kau katakan hal ini ". lalu keduanya tidur. Beberapa menit kemudian, isterinya melihat penglihatan. dia melihat suaminya dan dia berada dalam terowongan, berpakaian rombeng, dan menuju neraka. dia mendengar Tuhan berkata: "Waktu untuk kalian berdua telah habis".

Sewaktu saya diudara Tuhan mengatakan: "Tahukah engkau mengapa Aku membawamu ke sini untuk kedua kalinya? Untuk menunjukan bahwa pada kunjungan pertama, bilangan yang terhilang berkurang dari pada kali ini".

Tiba-tiba, Yesus dan aku meninggalkan tempat tersebut dan menuju surga pertama, dan kemudian surga kedua. Saat mencapai surga ketiga, Saya melihat malaikat bergerak dari satu sisi kesisi lain;kemudian saya bertanya: "Mengapa malaikat-malaikat ini bergerak?" Yesus menjawab: "Benar bahwa malaikat sedang bergerak, tetapi Aku akan menunjukan padamu bagaimana bumipun sedang bergerak. Berhati-hatilah sebab banyak iblis telah berada dibumi. iblis-iblis sedang menganggu orang Kristen karena waktunya tinggal sedikit".

Tuhan ijinkan aku melihat iblis-iblis yang marah, Tuhan berkata: "iblis-iblis yang kau lihat adalah iblis percabulan. Mereka akan menyerang ribuan hamba-hamba-Ku dan banyak yang akan jatuh dalam dosa itu. Kau tahu mengapa iblis sukses menjatuhkan hamba-hamba-Ku? sebab hamba-hamba-Ku tidak memberikan seluruh kemuliaan bagi-Ku. Mereka mencuri Kemuliaan-ku dan menjadi bangga. lagi, isteri-isterinya hidup dalam kehidupan rohani yang tak teratur. Rumah tangganya tidak dibangun dengan Hikmat." (1 Timotius 2:11-14)

Aku melihat ribuan malaikat tak terhitung, banyak diantaranya siap bertempur. Yesus berkata: "Sekarang Aku sedang mengirim malaikat-Ku kedunia agar melindungi umat-Ku. Pada hari-hari terakhir ini, Aku akan melipat gandakan perlindungan. Setanpun akan menggandakan penyerangannya, namun seharusnya engkau jangan lupakan bahwa Allahmu Besar dan Berkuasa. Jika engkau berpaut pada-Nya maka tidak akan terjadi apapun padamu".

Lalu Tuhan membawaku ketempat lain. Disana, Aku lihat meja yang sangat besar dan kursi-kursi. Di setiap kursi, tertulis nama, dan jubah linen terbagus ditempatkan. Diatas meja tiap-tiap kursi, aku melihat mahkota-mahkota. Dan aku lihat ada kursi Terbesar dari yang lain. Dihadapan Kursi Maha besar ada Cawan emas terbesar. Yesus memintaku melihat ke dalam cawan itu. Cawan ini berisi anggur, yang siap dituang. Yesus berkata: "Kau tahu mengapa anggur ini siap dituang? Pergi dan beritakanlah bahwa Aku berada dipintu, Aku datang segera".

Tuhan memberiku jubah dan sebuah Mahkota. kupakai jubah itu dan mahkota, dan Tuhan membawaku ke tempat lain kulihat seperti dicermin. Ia Katakan: "Tak ada noda dan bekas pada jubahmu, bukan? Tidak seorangpun melalui pintu atau duduk pada meja ini, jika ia sudah dipakaikan jubah ini. Beberapa orang di bumi telah mengotorkan jubahnya. Yang lain telah lesut, yang lain menaruhnya ke samping, dan telah melupakannya. Beritakanlah pada umat-Ku kini waktunya untuk mencuci jubahnya, menyeterika dan membawanya kembali. Orang Kristen harus meminta Roh Kudus menolong menjaga jubahnya dalam keadaan baik, karena Raja akan segera merayakan perjamuan perkawinan dalam Kerajaan Bapa-Nya".

Saya berasal dari keluarga yang bercerai dan hidup bersama ayahku. Ibuku sangat fanatik. Sebaliknya, bapaku tidak percaya apapun. Saya mempunyai seorang saudari kandung tinggal di asrama katolik, tetapi saya percaya Yesus akan membawanya keluar dan memberitakan Injil bersamaku. Saya banyak berdoa untuknya. Saat berdoa bagi hidup ibuku dalam mistik agama itu, selama kunjungan pertama, Saya memohon pada Tuhan: "Tuhan ibu saya tersesat, namun saya telah beritakan injil-Mu padanya tetapi ia tidak mau mendengar. Malah dia bertahan pada agama itu". Tuhan menjawab: "Aku akan menyelamatkan ibumu, tetapi Aku akan membawa dia pulang segera jika tidak dia akan jatuh kedalam dosa lagi dan ke neraka. Untuk alasan ini, segera setelah diubah, dia akan mati dan datang kesini, di Firdaus".

Sewaktu saya kembali kebumi, Saya berdoa, menangis, berharap, mengingatkan Tuhan akan apa yang dijanjikan-Nya pada saya, namun saya melihat ibuku malah jatuh dalam percabulan keagamaannya. Suatu hari Allah memakai anak ku mengubah ibuku. Tiga hari setelah itu, dia meninggal; puji Tuhan!

Sewaktu kunjungan kedua saya di Surga Tuhan berkata: "Lihat, apa yang keluar dari mulut-Ku, tangan-Ku menggenapinya". Saya melihat ibuku di Surga; berada diantara wanita-wanita lain. Lalu Tuhan membawaku pada suatu tempat di Surga. Di sana saya melihat banyak anak-anak berpakaian putih memuji dan memuliakan Tuhan. Yesus berkata: "inilah anak-anak yang telah di Diaborsi oleh orang tua dan dokter-dokter kriminal. Bayi-bayi yang dibunuh sejak dikandung, dan ditemukan di tempat sampah dan sungai, ada disini di Surga."

Saudara/I terkasih, sebaliknya apakah yang kau pikir, bahwa Tuhan memelihara manusia itu sejak dalam kandungan, mulai dari hari pertama kehamilan.

Yesus katakan: "Bernarda, bekerjalah sebab Aku-lah Kekuatan-Mu. Pesan ini harus disampaikan ke seluruh dunia. Pesan ini untuk semua orang Kristen, pendeta-pendeta, dan segala yang hidup dipermukaan bumi, termasuk kau. Biarlah ia yang kudus tetaplah menjadi kudus."

Pada saat itu Gerbang surgawi terbuka. Ada tangga indah yang bergerak. Yesus memanggil ribuan malaikat datang, dan kemudian Tuhan menemaniku pulang ke rumahku.

Saat tiba dirumah, suamiku dan saudara/I kristen lain menunggu rohku kembali. Aku lihat pada tubuh jasmaniku, Tuhan berkata bahwa saya tak akan lama tinggal dalam tubuh itu. Tuhan berkata: "Engkau tak dapat kembali ke Surga bersama-Ku karena saatmu belum tiba. Pertama kau harus memberitakan umat-Ku apa yang telah kau lihat agar mereka pun bersiap". Dengan suara dahsyat, Dia berkata: "Masuk dan terimalah kehidupan, Aku-lah Kebangkitan dan Hidup, dia yang percaya kepada-Ku, walaupun mati, akan hidup (Yohanes 11:25-26).

Pewahyuan di Sorga

Bersama, ke tujuh orang muda dari Kolumbia ini dibawa oleh Yesus Kristus dan diperlihatkan keadaan Surga dan Neraka. Melihat cerita mereka kemuliaan dari Surga dan kengerian dari Neraka

2 Kor 12:2, Aku tahu tentang seorang Kristen ; empat belas tahun yang lampau - entah di dalam tubuh, aku tidak tahu, entah di luar tubuh, aku tidak tahu, Allah yang mengetahuinya - orang itu tiba-tiba diangkat ke tingkat yang ketiga dari sorga. Kami sedang berada di kamar ketika kami mengalami pengalaman pertama. Ruangan dipenuhi cahaya dari kemuliaan dari Tuhan. Sinar itu sangat terang untuk menerangi seluruh ruangan. Ruangan penuh dengan kemuliaanNya, suasananya begitu indah sebelum Dia
muncul. Yesus berkata kepada kami, "Anak-anakKu, sekarang Aku akan menunjukkan KerajaanKu, kita akan pergi ke Surga." Kami saling berpegangan tangan kemudian
kami diangkat. Aku melihat ke bawah dan memperhatikan bahwa kami sedang keluar dari tubuh kami. Ketika kami pergi, kami sedang memakai jubah putih dan kami terus terbang ke atas dengan kecepatan yang tinggi. Kami sampai di depan sepasang pintu gerbang untuk masuk ke Kerajaan Surga. Kami semua terheran-heran dengan apa yang terjadi dengan kami semua. Syukur, Yesus, Putra Allah ada di sana berada dengan kami, di depan ada dua malaikat yang masing-masing memiliki empat sayap. Kedua malaikat ini kemudian berbicara kepada kami, tapi kami tidak mengerti apa yang mereka katakan. Bahasanya sangat jauh berbeda dengan bahasa manusia. Kedua malaikat ini mempersilahkan kami dan mereka membuka kedua pintu yang sangat besar itu. Kami melihat suatu tempat yang sangat indah, dengan banyak hal yang belum pernah kami lihat. Ketika kami masuk, ada suatu damai yang mengisi hati kami. Alkitab katakan bahwa Tuhan akan memberi kita damai yang melampaui akal manusia. (Filipi 4:7).

Hal yang pertama aku lihat adalah seekor rusa, dan aku bertanya kepada salah seorang temanku, "Sandra, apakah kau lihat apa yang aku lihat?", dia tidak lagi menangis atau berteriak lagi, sama seperti ketika kami sedang di perlihatkan Neraka. Dia tersenyum dan berkata : "Ya Esau, aku sedang melihat seekor rusa!". Kemudian aku tahu bahwa semuanya adalah nyata, kami benarbenar sedang berada di Kerajaan Surga. Semua hal-hal yang mengerikan yang kami lihat ketika kami berada di Neraka semua terlupakan. Dan kami menikmati kemuliaan Tuhan. Kami mendekat kepada rusa tersebut, di balik rusa itu ada sebuah pohon yang besar dan tinggi. Itu adalah tengahtengah dari firdaus. Alkitab mengatakan dalam Wahyu 2:7, Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan oleh Roh kepada jemaat-jemaat: Barangsiapa menang, dia akan Kuberi makan dari pohon kehidupan yang ada di Taman Firdaus Allah. Pohon adalah symbol dari Yesus, karena Kristus adalah Hidup Selamanya.

Di balik pohon tersebut, ada sebuah sungai yang airnya bagaikan kristal. Begitu jernih dan indah, sepertinya kami tidak pernah melihatnya di bumi. Kami sangat ingin untuk tinggal di sana. Beberapa kali kami meminta, "Tuhan kami mohon! Jangan bawa kami keluar dari tempat ini! Kami ingin berada di sini untuk selamanya! Kami tidak ingin kembali ke bumi!". Kemudian Tuhan menjawab kami, "Adalah perlu untuk bersaksi dari semua hal yang Aku siapkan bagi semua yang mengasihiKu karena Aku akan datang sebentar lagi, dan imbalannya adalah tinggal bersama denganKu". Ketika kami melihat sungai itu, kami terburu-buru pergi ke sana dan ingin melihat air tersebut. Kami ingat bahwa ada tertulis dalam Yoh 7:38, barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup. Air dari sungai
ini seperti mempunyai kehidupan di dalamnya, jadi, kami membenamkan diri kami kedalamnya. Di dalam air dan di luar air kami dapat bernafas dengan normal. Sungai itu sangat dalam dan di sana terdapat banyak macam-macam ikan yang berwarna-warni.

Cahaya di dalam dan luar air samasama normal, dalam Surga cahaya tidak datang dari sumber cahaya tertentu, semua tersinari dengan cerah. Alkitab menuliskan dalam Wahyu 21:23-24 bahwa, dan kota itu tidak memerlukan matahari dan bulan untuk menyinarinya, sebab kemuliaan Allah meneranginya dan Anak Domba itu adalah lampunya. Dan bangsa-bangsa akan berjalan di dalam cahayanya dan raja- raja di bumi membawa kekayaan mereka kepadanya. Kami meninggalkan sungai itu dan berlari ke semua tempat kami bisa temukan, kami ingin untuk menyentuh dan mengalami semuanya. Kami ingin untuk membawa semuanya pulang bersama kami, karena kami benar-benar terpukau dengan semua hal-hal yang ada di Surga. Karena begitu
indahnya, semua hal itu itu tidak dapat terucapkan dengan kata-kata. Ketika Rasul Paulus di bawa ke Surga, dia melihat banyak hal yang dia tidak bisa jelaskan dengan kata-kata, karena keindahan yang sangat dari hal-hal yang ada di Kerajaan Surga. Seperti dalam 2 Korintus 12:4.

Ketika kami datang ke suatu tempat yang luas sekali, suatu tempat yang indah dan menakjubkan. Tempat itu penuh dengan batuan berharga, seperti, emas, intan, jamrud, dan berlian. Lantainya terbuat dari emas murni. Kami kemudian pergi ke tempat yang terdapat tiga buku yang sangat besar. Yang pertama adalah Alkitab yang terbuat dari emas. Untuk selama-lamanya, ya TUHAN, firman-Mu tetap teguh di sorga. Dalam Mazmur 119:89 dikatakan Firman Tuhan adalah kekal dan Firman Tuhan berada di Surga selamaya. Kami memperhatikan pada Alkitab emas yang besar, halamannya, sampulnya, semuanya terbuat dari emas murni. Buku yang kedua adalah lebih besar dari ukuran Alkitab. Ketika dibuka dan ada seorang malaikat yang sedang menulis didalam buku tersebut.

Bersama Tuhan kami dapat melihat apa yang malaikat tersebut sedang tulis. Malaikat itu sedang menulis semua hal yang terjadi di bumi. Semua yang telah terjadi, termasuk tanggal, jam, semuanya tercatat disitu. Ini dilakukan adalah untuk penggenapan kata-kata Tuhan yang ditulis ketika bukunya dibuka, dan orang-orang di bumi akan diadili sesuai dengan apa yang mereka kerjakan yang tertulis di buku itu. Wahyu 20:12, dan aku melihat orang-orang mati, besar dan kecil, berdiri di depan takhta itu. Lalu dibuka semua kitab. Dan dibuka juga sebuah kitab lain, yaitu kitab kehidupan. Dan orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu. Dan buku yang ketiga adalah buku yang lebih besar lagi dari buku yang kedua! Bukunya tertutup, tapi kami mendekati buku itu.

Kami bertujuh menurunkan dari tempat berdirinya, sesuai perintah Tuhan, dan kami menaruhnya pada sebuah tiang. Tiang dan penyangga di Surga benar-benar indah! Itu tidak terbuat seperti yang ada di bumi. Penyangganya seperti mengembang, itu terbuat dari batuan berharga. Ada yang terbuat dari berlian, ada yang terbuat dari jamrud murni, yang lain terbuat dari emas murni, dan yang lain-lainnya terbuat dari campuran dari batuan berharga tadi. Aku kemudian mengerti bahwa Tuhan adalah pemilik dari semua hal yang ada, seperti tertulis di Hagai 2:9, Kepunyaan-Kulah perak dan kepunyaan-Kulah emas, demikianlah firman TUHAN semesta alam. Aku mengerti bahwa Tuhan kita adalah yang benar-benar kaya dan Dia memiliki semua kekayaan yang ada di dunia. Saya juga mengerti bahwa semua hal pun adalah kepunyaan Tuhan, dan Dia ingin memberikan itu semua kepada yang memintanya di dalam iman.

Tuhan berkata, "Mintalah kepadaKu dan Aku akan memberikan bangsa-bangsa sebagai warisan". Mazmur 2:8. Buku yang kami taruh pada penyangga tersebut adalah sangat besar, bahkan untuk membuka halaman selanjutnya, kami harus berjalan dari satu sisi ke sisi yang lainnya. Kami berusaha membaca apa yang tertulis di dalam buku itu, karena Tuhan yang meminta kami membacanya. Pada awalnya, sangat sulit membacanya karena ditulis dengan karakter-karakter asing yang kami tidak dapat mengerti. Sangat jauh berbeda dari bahasa yang ada di dunia, itu merupakan sesuatu yang benar-benar Surgawi. Tapi, dengan bantuan dari Roh Kudus, kami diberikan berkat untuk mengerti buku tersebut. Seperti perban yang di lepas dari mata, kami dapat kemudian mengerti tulisan-tulisan tersebut, seperti halnya dengan bahasa kita.

Kami kemudian melihat bahwa kami tertulis di dalam buku itu. Tuhan kemudian memberitahu kami bahwa buku itu adalah Buku Kehidupan. (Wahyu 3:5). Kami mencatat bahwa nama-nama yang tertulis di buku adalah tidak sama dengan nama kami disebut di bumi, nama-nama ini adalah nama-nama baru, agar Firman Tuhan bisa digenapi ketika dikatakan bahwa, siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat: Barangsiapa menang, kepadanya akan Kuberikan dari manna yang tersembunyi; dan Aku akan mengaruniakan kepadanya batu putih, yang diatasnya tertulis nama baru, yang tidak diketahui oleh siapapun, selain oleh yang menerimanya.

Di Surga, kami bisa mengucapkan nama-nama kami, tapi ketika Tuhan membawa kami kembali lagi ke bumi, nama-nama tersebut di hapus dari ingatan dan dari hati kami. Firman Tuhan adalah kekal, dan harus tergenapi. Teman-temanku, Alkitab berkata dalam Wahyu 3:11, Aku datang segera. Peganglah apa yang ada padamu, supaya tidak seorang pun mengambil mahkotamu. Di Surga, terdapat milyaran hal-hal yang menakjubkan, kita tidak dapat mengekspresikannya dengan kata-kata dari mulut kita. Tapi saya mau katakan sesuatu, "Tuhan sedang menunggumu!" Bagaimanapun hanya orang-orang yang setia sampai akhirnya yang akan di selamatkan. (Markus
13:13).

Kami terbang ke atas dan menuju ke Kerajaan Surga, kami akhirnya sampai di suatu tempat yang sangat indah dengan sepasang pintu yang indah. Di depan pintu tersebut ada dua malaikat yang menyambut kami. Kemudian mereka berkata-kata, tapi sepertinya apa yang mereka katakan adalah bahasa malaikat dan kami tidak dapat mengerti apa yang mereka katakan. Tapi Roh Kudus memberikan kami pengertian. Mereka mengucapkan ucapan selamat datang kepada kami. Tuhan Yesus menaruh tangan di depan pintu dan pintu tersebut terbuka. Jika Yesus tidak bersama kami, kami tidak dapat masuk kedalam Surga. Kami kemudian takjub dengan apa yang ada didalam Surga. Kami melihat sebuah pohon yang sangat besar, Alkitab menyebutkan pohon ini sebagai "Pohon Kehidupan", Wahyu 2:7. Kami kemudian menuju ke sebuah sungai, yang didalamnya terdapat berbagai banyak macam ikan. Semuanya begitu menakjubkan, akhirnya kami memutuskan untuk masuk kedalam air.

Kami kemudian berenang kedalam air. Kami melihat ikan yang berenang di sekitar dan mengelilingi kami dan menyentuh kulit kami. Kami berenang tidak seperti layaknya di bumi, kehadiran Tuhan menenangkan ikan tersebut. Ikanikan tersebut mendekati kami kami karena mereka tahu bahwa kami tidak akan menyakiti mereka. Saya begitu terberkati dan terheranheran ketika saya menangkap seekor ikan tersebut dan mengambilnya keluar dari air. Yang mengherankan adalah ikan tersebut sangat tenang dan menikmati kehadiran Tuhan walaupun ikan tersebut saya pegang. Saya kemudian menaruh ikan tersebut kembali ke air. Saya bisa melihat dari kejauhan bahwa disana ada kuda putih di Surga, sebagaimana tertulis dalam Firman Tuhan dalam Wahyu 19:11, Lalu aku melihat sorga terbuka: sesungguhnya, ada seekor kuda putih; dan Ia yang menungganginya bernama: "Yang Setia dan Yang Benar", Ia menghakimi dan berperang dengan adil.
Kuda-kuda tersebut akan dipakai salah satunya oleh Tuhan ketika Dia kembali ke dunia untuk menjemput anak-anakNya, gerejaNya. Saya mendekati kuda-kuda tersebut dan menepuk mereka. Tuhan ijinkan saya untuk mengendarai salah satu dari mereka. Ketika saya mengendarainya, saya merasakan sesuatu yang belum pernah saya rasakan sebelumnya di bumi. Saya merasakan kedamaian, kebebasan, cinta, bahwa seorang bisa merasakan tempat yang indah tersebut. Saya benar-benar menikmati apa yang saya bisa lihat oleh mata saya. Saya ingin menikmati semua hal yang indah di Firdaus yang Tuhan telah sediakan untuk kami. Kami bisa melihat meja jamuan pernikahan, semuanya telah disediakan. Itu tidak mempunyai awal dan akhir. Kami melihat kursi-kursi yang telah disediakan. Disana juga tersedia mahkota kehidupan yang siap kami ambil. Kami melihat makanan yang lezat-lezat yang telah ditata, untuk semua yang telah di undang ke Perjamuan Kawin Anak Domba.

Malaikat-malaikat ada disitu dengan pakaian jubah putih yang Tuhan telah menyambut kami. Saya terpukau dengan semua  yang ada di sana. Firman Tuhan mengatakan kepada kita bahwa yang akan masuk ke Kerajaan Surga adalah seperti anak-anak, Matius 18:3. Ketika kami ada di Surga kami seperti anak-anak.

Kami kemudian menikmati apa yang ada disana, bunga-bunga, tempat tinggal, bahkan Tuhan memperbolehkan kami untuk masuk ke dalam rumah-rumah tersebut.
Kemudian Tuhan membawa kami tempat yang terdapat anak-anak. Tuhan berada di tengah mereka dan Ia kemudian bermain dengan mereka. Dia mencukupkan waktu untuk bermain dengan mereka dan Ia menikmati ketika bersama mereka. Kami mendekat kepada Tuhan dan bertanya kapadaNya, "Tuhan, apakah anak-anak ini yang akan
di lahirkan ke dunia?". Dan Tuhan manjawab, "Bukan, anak-anak ini adalah yang di aborsi di bumi". Ketika mendengar ini saya merasakan di dalam saya berguncang yang membuat saya merinding.

Saya ingat ketika dengan hal saya pernah lakukan di masa lalu, ketika saya belum kenal Tuhan. Ketika waktu itu, saya menjalin hubungan dengan seorang wanita dan akhirnya dia hamil. Ketika dia katakan bahwa dia hamil, saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan, jadi saya meminta waktu untuk mengambil sebuah keputusan. Waktu berlalu dan kemudian saya menemuinya, semuanya sudah terlambat karena dia sudah melakukan aborsi. Bahkan ketika saya menerima Tuhan dalam hati saya, kalau aborsi adalah sesuatu saya yang tidak bisa maafkan. Kemudian Tuhan lakukan sesuatu hari itu, Dia membolehkan saya untuk memasuki tempat tersebut dan berkata kepadaku, "Ariel, apakah kau lihat anak perempuan yang ada disana? Anak tersebut adalah anakmu." Ketika Dia berkata demikian, saya merasakan luka, didalam jiwa saya untuk waktu yang lama, kemudian jadi sembuh. Tuhan mengijinkan saya mendekatinya dan bersama dengan saya. Saya memegang tangannya dan menatap ke matanya. Satu kata yang saya dengar dari bibirnya, "Ayah". Saya mengerti bahwa saya pengampunan Tuhan yang telah mengampuni saya, tapi saya kemudian belajar untuk memaafkan diri saya sendiri.

Teman-teman yang terkasih, siapapun yang membaca ini, saya ingin memberitahumu sesuatu hal. Tuhan telah mengampuni dosamu, sekarang belajarlah mengampuni dirimu sendiri. Saya berterimakasih kepada Tuhan yang mengijinkan kesaksian ini kepadamu. Tuhan Yesus Kristus saya berikan hormat dan pujian! Kesaksian ini adalah tentang Tuhan, Dia ijinkan kita untuk menerima pewahyuan ini. Saya harap bahwa saudara-saudara yang menerima kesaksian ini akan menerima juga berkat dan dapat memberkati yang lain. Tuhan memberkati.

Wahyu 21:4, dan la akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu. Ketiga kami tiba, pintu yang besar itu terbuka bagi kami. Dan kami melihat ada lembah yang penuh dengan bunga. Bunga-bunga itu sangat menakjubkan dan baunya sangat harum. Kami mulai berjalan dan merasakan kebebasan penuh seperti kami tidak pernah mandapatkannya di bumi.

Kami merasakan sukacita yang memenuhi hati kami dan selama kami memperhatikan pada bungabunga tersebut kalau bunga tersebut unik, setiap daun bunga mempunyai perbedaan, ketulusan, dan mempunyai warna yang berwarna-warni. Dalam hatiku, saya berkata kepada Tuhanku kalau saya ingin mempunyai salah satu dari bunga
tersebut. Tuhan memberikanku tanda setuju. Saya mendekat kesebuah bunga dan mencabutnya. Tapi tidak terjadi apa-apa. Saya tidak bisa mencabutnya dari tanah. Bahkan saya tidak bisa mencabut daun bunga tersebut. Kemudian Tuhan memecah kesunyian dan berkata, "Semuanya harus dilakukan atas dasar kasih". Dia menyentuh salah satu bunga itu dan jatuh ke tangan Tuhan dengan sendirinya. Kemudian Ia memberikannya kepada kami.

Kami melanjutkan perjalanan dan mencium kalau aroma bunga tersebut masih bersama dengan kami. Kami sampai di suatu tempat dengan satu pasang pintu yang sangat indah. Pintu itu rumit, banyak hiasannya dalam keindahannya dan mempunyai batuan berharga yang terpahat mengelilingi mereka. Pintu tersebut terbuka dan kami memasuki kedalam suatu ruangan dengan didalamnya terdapat banyak orang. Semuanya berlari dan membuat persiapan-persiapan. Beberapa dari mereka membawa rol dari pakaian putih bersih di bahu mereka, ada yang membawa gulungan dari benang emas, dan ada juga yang membawa pelat dengan  semacam pelindung di dalamnya. Semuanya berlari dengan penuh semangat. Kami bertanya pada Tuhan kenapa disini ada banyak sekali usaha dan terburu-buru. Tuhan meminta seorang yang muda untuk mendekat.

Orang ini mempunyai sebuah gulungan di bahunya. Dia kemudian mendekat dan menatap Tuhan, dengan hormat. Ketika Tuhan bertanya padanya kenapa dia membawa-bawa gulungan baju, dia menatap Tuhan dan berkata, "Tuhan, Engkau tahu untuk apa pakaian ini! Pakaian ini adalah untuk membuat jubah dari yang telah diselamatkan, jubahjubah itu adalah untuk perkawinan agung" Mendengar ini, kami merasakan sukacita yang besar dan damai yang melimpah. Wahyu 19:8 berkata, Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih! Lenan halus itu adalah perbuatanperbuatan yang benar dari orang-orang kudus.

Ketika kami keluar dari tempat itu kami merasakan damai yang lebih lagi, karena menakjubkan untuk dilihat dan Tuhan dengan SendiriNya telah membuat sesuatu yang indah bagi kita. Dia Empunya tempat itu dan waktu untukmu karena kamu penting bagiNya. Ketika kami keluar dari tempat itu, kami kehilangan pandangan setiap detail dari Surga. Itu seperti setiap hal mempunyai pemikiran tersendiri, dan setiap obyek yang ada di sana adalah kemuliaan untuk Tuhan. Ketika kami datang ke suatu tempat di mana terdapat jutaan dan jutaan anak-anak, dari semua umur. Ketika mereka melihat Tuhan, semuanya ingin memeluk Dia, untuk merasakan cintaNya, karena Dia-lah kerinduannya. Yesus adalah kerinduan dari setiap anak-anak disini. Kami seperti ingin menangis melihat bagaimana Tuhan menjadi rebutan dari setiap anak-anak, bagaimana Dia mencium dan memegang tangan mereka.

Kami melihat bagaimana malaikat-malaikat mendekat kepada Tuhan, membawa Dia bayi-bayi yang di bungkus kain lenan. Tuhan menjamah, menyentuh, dan memberikan mereka ciuman pada pergelangan tangan mereka dan kami melihat malaikat-malaikat tersebut membawa mereka kembali. Kami bertanya kepada Tuhan kenapa di sana ada banyak sekali anak-anak, apakah itu adalah anak-anak yang akan di kirim ke dunia. Tuhan menghela nafas untuk menjawab, dan dia menjawab, "Bukan, anak-anak ini tidak akan di kirim ke dunia! Semua anak ini adalah yang telah di aborsi di dunia, yang mana orang tuanya tidak menginginkan mereka. Anak-anak ini adalah anak-anakKu dan Aku mengasihi mereka." Saya menundukkan kepala dan suaraku gemetaran untuk menanyakan pertanyaan seperti itu kepadaNya. Ketika saya tidak mengenal Tuhan, Jalan Hidup yang benar, saya membuat kesalahan dan berbuat dosa dengan seseorang.
Diantara dosa-dosa itu adalah aborsi yang telah saya lakukan. Ada jeda waktu dimana saya menatap muka dengan muka dengan Tuhan dan kemudian bertanya kepadaNya, "Tuhan, apakah bayi yang saya aborsi, dulu, disini?" Tuhan menjawab, "Ya". Saya kemudian berjalan ke salah satu tempat dan saya melihat anak kecil yang imut. Mendekati seorang malaikat yang sedang berdiri. Malaikat itu memandang kearah Tuhan, dan anak itu membelakangi kami. Tuhan berkata kepadaku, "Lihat, itu adalah anakmu". Saya ingin melihatnya jadi saya berlari ke arahnya, tapi malaikat itu menghentikan aku dengan tangannya. Dia berkata saya harus mendengar anak itu dahulu. Saya kemudian mendengar apa yang anak itu katakan. Dia berkata dan melihat ke arah anak-anak lain. Dia bertanya kepada malaikat, "Apakah ayahku dan ibuku akan datang kemari segera?" Malaikat itu menatapku, kemudian menjawab dia ,"Ya, ayahmu dan ibumu akan datang segera." Saya tidak mengerti kenapa saya di khususkan untuk mendengar kata-kata itu, tapi di hatiku saya tahu kalau kata-kata itu adalah yang terbaik yang Tuhan bisa berikan kepada saya. Anak kecil itu tidak bicara masalah kemarahan, atau sakit, mungkin tahu kami tidak biarkan dia untuk lahir. Dia hanya menunggu dengan kasih kalau Tuhan ada di hatinya.

Kami melanjutkan perjalanan, tapi saya terus terpikir anak itu. Saya tahu kalau suatu hari saya akan bersama dia nanti. Saya mempunyai suatu alas an untuk pergi kesana, karena seseorang telah menungguku dalam Kerajaan Surga. Firman Tuhan berkata dalam Yesaya 65:19, Aku akan bersorak-sorak karena Yerusalem, dan bergirang karena umat-Ku; di dalamnya tidak akan kedengaran lagi bunyi tangisan dan bunyi erangpun tidak. Kami datang ke suatu tempat dengan pegunungan yang kecil, dan Tuhan Yesus menari. Di depanNya, ada sekumpulan orang dengan pakaian jubah putih dan mereka mengangkat tangan dengan carang minyak jaitun hijau. Ketika mereka  melambaikannya di udara, mereka melepaskan minyak. Tuhan mempunyai banyak hal yang telah dipersiapkan untukmu! Sekarang adalaah waktu yang harus kamu serahkan untukNya. Tuhan memberkatimu.

Di dalam Kerajaan Surga, kami melihat banyak sekali hal-hal yang menakjubkan sebagaimana tertulis di dalam Firman Tuhan, di 1 Korintus 2:9, tetapi seperti ada tertulis: Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia. Kami tiba di Kerajaan Surga, tempat itu sangat banyak hal yang spektakuler dan menakjubkan, banyak hal-hal yang besar dan merasakan kemuliaan Tuhan. Tempat itu begitu special, tepat yang penuh dengan anak-anak. Kami bisa katakan kalau disana ada jutaan anak-anak di tempat itu. Kami melihat anak-anak dari berbagai usia, Surga dibagi kedalam beberapa bagian. Kami melihat semacam bayi-bayi yang di tampung antara umur 2-4. Kami juga memperhatikan anak-anak di Kerajaan Surga bertumbuh dan di sana ada sekolah di mana anak-anak tersebut diajari Firman Tuhan. Guru-gurunya adalah malaikat-malaikat dan mereka mengajarkan anak-anak untuk menyanyikan lagu pujian dan untuk memuliakan Tuhan Yesus.

Katika Tuhan tiba, kami melihat kebahagiaan Raja kami yang besar sekali. Walaupun kami tidak bisa melihat wajahNya, kami bisa melihat Dia tersenyum, yang memenuhi seluruh tempat. Ketika Dia tiba, semua anak-anak berlari ke arahNya! Diantara semua anak-anak itu, kami melihat Maria, ibu Tuhan Yesus sewaktu di Dunia. Dia wanita yang sangat cantik. Kami tidak melihat dia dalam tahta dan tidak juga orang-orang yang memuji dia. Dia ada disana ada sebagaimana wanita yang lainnya yang ada di Surga, seperti semua orang-orang di Dunia dia diselamatkan. Dia memakai jubah putih dan memakai ikat pinggang emas, dan rambutnya panjang sampai ke pinggang. Di Dunia, kami telah mendengar kalau banyak orang yang memuji Bunda Maria sebagai ibu Yesus, tapi saya ingin memberitahu Firman Tuhan yang berkata dalam dalam Yohanes 14:6, Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. Jalan masuk ke dalam Kerajaan Surga hanyalah Yesus dari Nazareth. Kami juga memperhatikan kalau disana tidak ada matahari atau bulan. Firman Tuhan berkata dalam Wahyu 22:5, dan malam tidak akan ada lagi di sana dan mereka tidak memerlukan cahaya lampu dan cahaya matahari, sebab Tuhan Allah akan menerangi mereka, dan mereka akan memerintah sebagai raja sampai selama-lamanya.

Kami bisa melihat kemuliaan Tuhan. Kami kesulitan untuk menjelaskan betapa mengerikannya sewaktu kami di Neraka, tapi adalah lebih sulit untuk menjelaskan yang berhubungan dengan Surga dan kesempurnaan dari sang Pencipta. Ketika kami ada disana, kami ingin berlari dan melihat segalanya. Kami bisa tiduran pada rumput, dan kami bisa merasakan kemuliaan Tuhan. Siulan yang lembut, angin yang sepoi-sepoi yang berhembus di wajah kami, semuanya adalah sesuatu yang amat indah. Tapi di tengah-tengah langit, kami bisa melihat sebuah salib yang besar yang terbuat dari emas murni. Kami percaya kalau ini bukan penyembahan terhadap berhala tapi sebagai symbol yang menunjukkan kalau kematian Yesus di kayu salib, kita bisa masuk kedalam Kerajaan Surga. Kami melanjutkan perjalanan di Surga. Sangat mengasikkan berjalan-jalan bersama Tuhan Yesus Kristus. Kami tahu dengan yakin, kalau Tuhan yang kami layani adalah Yesus dari Nazareth. Banyak dari kita berpikir kalau ada Tuhan di atas sana, hanya menunggu kita melakukan dosa, jadi Dia bisa menghukum kita dan mengirim kita ke Neraka. Tapi itu bukan begitu. Kami bisa melihat gambaran yang lain dari Yesus, kalau Yesus adalah seorang teman, kalau Yesus pun menangis kalau kamu menangis. Yesus adalah Tuhan yang penuh cinta, kasih dan pengampunan, Dia membawa kita dalam tanganNya untuk membantu kita meneruskan jalan kepada keselamatan. Tuhan Yesus juga mempertemukan kami dengan seseorang yang ada di Alkitab. Kami bertemu dengan Raja Daud, Raja Daud yang ada di Alkitab. Dia adalah lelaki yang tampan, tinggi dan wajahnya menggambarkan kemuliaan Tuhan. Ketika kami ada di dalam Kerajaan Surga, satu hal yang Raja Daud lakukan adalah menari, menari, menari dan memberikan semua kemuliaan dan hormat kepada Tuhan.

Bagi semua yang membaca kesaksian ini, saya ingin memberitahumu di dalam Firman Tuhan dalam Wahyu 21:27, tetapi tidak akan masuk ke dalamnya sesuatu yang najis, atau orang yang melakukan kekejian atau dusta, tetapi hanya mereka yang namanya tertulis di dalam kitab kehidupan Anak Domba itu. Dan saya juga ingin memberitahumu kalau hanya yang berani yang masuk ke Kerajaan Surga. Tuhan memberkatimu.

2 Korintus 5:10, sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut di terimanya, sesuai dengan yang  dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat. Dalam Kerajaan Surga, kami bisa melihat Yerusalem Baru yang Alkitab ceritakan dalam Yohanes 14:2, di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Kami bisa melihat kota itu dan masuk kedalamnya, kota itu benar-benar nyata dan kota yang menakjubkan! Yesus pergi kesana untuk mempersiapkan tempat kediaman itu untuk kita. Di dalam kota kami bisa melihat tempat tinggal atau rumah dengan nama pemilik ada di depan rumah-rumah iu.

Kota itu belum juga didiami, tapi itu telah siap untuk kita. Kami kemudian pergi kedalam rumah dan melihat semua hal yang ada didalam. Tapi kemudian kami meninggalkan kota
itu, kami lupa dengan hal-hal yang kami lihat, memori itu di hapus dari kepala kami. Bagaimanapun, kami bisa mengingat kalau penyangga rumah-rumah itu terbuat dari besi berharga
dan banyak jenis batuan berharga yang menghiasi mereka. Mereka juga mempyunyai emas murni. Emas yang ada di kota ini adalah seperti yang Alkitab katakan, hampir semuanya transparan dan begitu berkilau. Emas yang ada di bumi tidak bisa di bandingkan dengan kilauan dan keindahan emas yang ada di Surga. Setelah ini, kami dibawa kesuatu tempat yang banyak terdapat botol. Didalamnya terdapat air mata yang di kristalisasikan. Air mata yang anak-anak Tuhan cucurkan di bumi. Bukan tangisan dari komplen, tapi tangis orang-orang yang mereka cucurkan di dalam hadirat Tuhan, tangisan penyesalan, tangisan ucap syukur. Tuhan menyimpan tangisan-tangisan sebagai sesuatu yang berharga sebagai harta karun di Surga, seperti yang disebutkan dalam Mazmur 56:9, sengsaraku Engkaulah yang menghitung-hitung, air mataku Kautaruh ke dalam kirbat-Mu. Bukankah semuanya telah Kau daftarkan?

Kami juga pergi ke tempat di mana terdapat banyak sekali malaikat. Walaupun di Surga kami melihat banyak malaikat-malaikat, tempat ini adalah tempat khusus malaikat-malaikat. Kami
mendengar Tuhan, kalau tiap malaikat mempunyai karakter yang berbeda-beda. Dia juga menunjukkan kalau malaikat akan dekat dengan kami selama kami hidup di dunia. Dia  memperkenalkan malaikat yang di tugasi untuk mengawal kami. Kami bisa melihat karakter mereka, tapi Tuhan melarang kami untuk memberitahukan kepada yang lai tentang hal ini. Kita
baca dalam Mazmur 91:11, sebab malaikat-malaikat-Nya akan diperintahkan-Nya kepadamu untuk menjaga engkau di segala jalanmu. Kami tiba di suatu tempat dengan banyak lemari, di dalamnya terdapat banyak sekali bungan yang berbeda-beda. Ada bunga yang terbuka, indah dan berseri-seri. Tapi ada juga yang terkulai, dan ada juga bahkan yang layu. Kami bertanya kepada Yesus apa arti bunga-bunga ini? Dia menjawab, "Karena hidup kalian adalah seperti bunga-bunga ini." Dia mengambil salah satu bunga yang layu. Dia berkata, "Lihat, orang ini sedih karena mereka sedang menghadapai pencobaan, atau kesulitan. Ada sesuatu dalam hidup ini yang menghalangi persekutuan denganKu. Apakah kamu tahu apa yang Aku lakukan agar bunga-bunga ini sehat dan terkembang kembali?" Dia mengambil bunga di tanganNya dan berkata, "Aku cucurkan tangisKu kepada mereka dan Aku menyegarkan mereka kembali." Kami melihat bagaimana dengan cara yang kuat bunga ini mulai bangkit dan terkembang dalam warna-warninya dan mulai berseri-seri kembali.

Kemudian Dia mengambil bunga yang layu dan Ia melemparkannya ke dalam api dan berkata, "Lihat, orang ini telah mengenalKu dan berbalik dari padaKu. Sekarang dia mati tidak dalamKu
dan kemudian dilemparkan ke dalam api." Yohanes 15:5-6. Kemudian kami meninggalkan tempat itu, kami melihat istana yang menakjubkan dari kejauhan. Tidak ada seorang pun yang berani mendekat ke istana itu, dan kami percaya itu tentang apa yang Alkitab katakan dalam Wahyu 22:1, lalu ia menunjukkan kepadaku sungai air kehidupan, yang jernih bagaikan kristal, dan mengalir ke luar dari takhta Allah dan takhta Anak Domba itu. Kami percaya kalau istana tersebut dilokasikan dekat dengan hadirat dan tahta Tuhan. Ketika mengalami semua hal ini dalam Kerajaan Surga, kami memiliki damai di hati kami,kami mengalami kedamaian yang melampui segala akal. Filipi 4:7. Kami mengerti sebagaimana tertulis dalam 1 Petrus 1:4, untuk menerima suatu bagian yang tidak dapat binasa, yang tidak dapat cemar dan yang tidak dapat layu, yang tersimpan di sorga bagi kamu.

Lukas 22:30, bahwa kamu akan makan dan minum semeja dengan Aku di dalam Kerajaan-Ku dan kamu akan duduk di atas takhta untuk menghakimi kedua belas suku Israel. Dalam tempat yang mengagumkan itu, Tuhan memperbolehkan kami untuk melihat tempat penerimaan yang kami kira bisa ada dimana saja di alam semesta. Kami melihat tahta besar dengan dua kursi dari emas murni dan batuan berharga yang tidak ada di manapun di dunia. Di depan tahta itu ada sebuah meja yang tidak berujung, dan ada tutup meja putih di atasnya. Segala keindahan dan keistimewaan makanan telah disediakan di atas meja. Kami melihat anggur dengan seukuran jeruk, dan Tuhan Yesus Kristus mengijinkan kami untuk mencoba sedikit dari makanan itu. Kami masih bisa mengingat betapa lezatnya makanan itu Itu sesuatu yang menakjubkan! Saudaraku dan teman-temanku, anda tidak bisa membayangkan semua hal yang telah disediakan di Kerajaan Surga dan semua hal yang Tuhan telah sediakan untukmu. 1 Korintus 2:9. Tetapi seperti ada tertulis: Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia. Juga pada meja, Tuhan memperlihatkan sebuah roti, "Manna". Roti ini adalah roti dari Tuhan yang Alkitab ceritakan. Kami juga boleh mencicipi makanan yang lain yang kenikmatannya tidak bisa dibandingkan dengan yang ada di dunia.

Semua hal ini telah menunggu kami sebagai warisan di dalam Kerajaan Surga. Kami menikmati beberapa makanan nikmat dan lezat ketika kami berada di Kerajaan Surga. Kami terkesima kalau kursi yang di tata ada di kedua sisi dari meja. Kursi-kursi itu begitu indah dan mempunyai namanama yang tertulis pada kursi itu. Kami tidak bisa membaca nama kami dengan jelas, karena nama kami ditulis tidak sama dengan penulisan di Surga. Itu semua adalah nama-nama yang tidak seorang pun tahu kecuali diri mereka sendiri. Wahyu 21:7. Barangsiapa menang, ia akan memperoleh semuanya ini, dan Aku akan menjadi Allahnya dan ia akan menjadi anak-Ku. Apa yang tertulis dalam Firman Tuhan mengagetkan kami. Namun demikian janganlah bersukacita karena roh-roh itu takluk kepadamu, tetapi bersukacitalah karena namamu ada terdaftar di sorga.Lukas 10:20. Disana ada banyak sekali kursi. Cukup untuk semua yang masuk ke dalam Kerajaan Surga. Ada juga kursi yang diambil dari meja. Ini berarti anak Tuhan yang berhenti melayani Tuhan, dan nama mereka dihapus dari Buku Kehidupan dan mereka dijauhkan dari

Perjamuan Kawin Anak Domba.

Tuhan juga mempertemukan kami dengan seseorang yang ada di Alkitab, orang suci yang kita baca dalam Kitab Suci. Kami terkejut melihat Abraham. Abraham adalah seorang senior, tapi tidak dalam penampilannya. Dia adalah senior karena kebajikan yang dia miliki. Rambutnya putih semua, tapi tiap rambut seperti benang kaca atau benang berlian. Kami terkejut ketika dia lebih muda dari kami. Dalam Surga, kita semua akan muda kembali dan muda. Kami juga terkejut oleh perkataannya. Abraham memberitahu kami sesuatu yang tidak pernah terlupakan. Dia mengucapkan selamat datang kepada kami ke Kerajaan Surga dan segera kami akan ada di tempat itu, karena kedatangan Tuhan Yesus Kristus akan datang segera.

Tabut Perjanjian dan Kisah Penemuan di akhir zaman (Page #3)

Apa disana

Hampir segera setelah "Yakobus" merangkak melalui lubang kecil, ia panik dan tergopoh-gopoh keluar, gemetar dan berteriak "Apa di sana? Apa di sana? Aku tidak mau kembali ke sana!" Ron melihat di matanya ketakutan, yang sangat dan tak terucapkan, Yakobus mengatakan ia belum melihat apa-apa! Tapi apa pun yg ia alami itu nyata, karena dia meninggalkan tidak hanya ruangan itu saja, tapi seluruh sistem gua, dan tidak pernah kembali.

Reaksi Yakobus inilah yang memicu kegembiraan dalam keraguan Ron - ia tidak akan pernah melihat ruang itu lagi jika tidak karena ketakutan Yakobus. Sekarang sendirian dalam sistem gua yang luas, dia mengambil palu dan pahat dan memperbesar lubang, merangkak melaluinya. Dengan hanya sekitar 18 inci ruang kosong, ia harus berbaring di perutnya dan tidak bisa membawa apa-apa kecuali senter di tangannya untuk penerangan. Berharap setelah apa yang terjadi pada Yakobus, dia melihat arlojinya - pukul 14.00, Rabu, 6 Januari, 1982.

Senter bersinar turun melalui tumpukan banyak batu-batu besar, matanya sekilas melihat sesuatu yang berkilauan. Dia mulai perlahan menyingkirkan batu satu demi satu dan menemukan beberapa kayu kering membusuk tepat di bawah batu, dan kemudian juga beberapa sisa-sisa kulit kering hewan yang membusuk dan berubah menjadi serbuk ketika ia pindahkan. Kulit hewan itu menutupi meja berlapis emas dengan cetakan timbul di sisinya yang terdiri dari pola berselang-seling antara lonceng dan buah delima. Hanya beberapa saat kemudian ia menyadari bahwa setidaknya ini adalah benda suci dari Bait Allah pertama! Tapi ia dalam ruang yang terbatas, ia tidak bisa mengungkap seluruh meja. Ia kemudian menyimpulkan, setelah pemeriksaan lebih dekat, bahwa ini adalah Meja roti sajian.

Penemuan retakan dilangit langit disebabkan gempa


Dengan adrenalin mengalir melalui pembuluh darahnya dan pengharapan yang besar, ia memandang sekeliling untuk melihat apa lagi yang bisa dilihat, yang mana tidak banyak. Dia menyorotkan senternya ke sekitar area terbuka dan kemudian ke langit-langit. Di sana, ia melihat sesuatu yang tertangkap matanya - itu adalah celah di langit-langit dengan substansi hitam dalam retakan. Merangkak perlahan dan menyakitkan di atas batu ke bagian belakang ruangan, ia melihat kotak batu memanjang melalui bebatuan. Kotak ini memiliki penutup atas dari batu datar yang pecah menjadi dua dan bagian yang lebih kecil itu bergeser ke samping, menciptakan pembukaan ke dalam kotak batu. Tapi tutup atas itu terlalu dekat langit-langit sehingga sulit baginya untuk melihat ke dalam. Namun ia tahu bahwa retakan di langit-langit tepat berada di atas bagian tutup batu yg retak, dan substansi hitam jatuh dari celah ke dalam kotak dan sebagian telah memercik ke tutupnya. Pada saat ini Ron ingat,  bahwa dia pingsan. Ketika ia menyadari bahwa retakan di langit-langit adalah akhir dari celah yg ia temukan pada lubang tempat salib ditegakkan beberapa feet di atasnya, dan substansi hitam adalah darah yang jatuh melalui celah ke dalam kotak batu, dia tahu Tabut itu ada dalam kotak batu. Tetapi kenyataan yg luar biasa adalah bahwa Darah Kristus benar-benar jatuh ke Tutup Pendamaian.

Ketika ia sadar, pukul 14:45. Sekitar 45 menit telah berlalu sejak ia memasuki ruangan, namun dalam waktu yang singkat, dia menjadi saksi pertama untuk pemenuhan harfiah dari semua pengorbanan yang dibuat oleh umat Allah sejak Adam dan Hawa, dan kemudian secara khusus diatur oleh Allah sendiri, dalam hukum sistem korban (dalam kitab Imamat). Sekarang ia tahu mengapa ia dan anak-anak harus melakukan penggalian tiga tahun terakhir yg mana ia kadang-kadang merasa tak berguna. Jika mereka tidak menemukan pertama, relung yg dibentuk, dan kemudian retakan gempa di lubang tempat salib didirikan, ia tidak akan mengenali apa yang telah terjadi di sini. dan janji yg telah Ron terima sudah digenapi - ia menemukan Tabut Perjanjian pada penggalian kali ini.

Kondisi ruangan, benar-benar penuh dengan batu menyisakan ruang kosong sebesar 18 inci dari langit-langit, membuat mustahil bagi Ron untuk melakukan hal lain. Dia tidak bisa melihat akan ada cara yang memungkinkan bisa membawa apa pun kecuali pintu masuk yg sebenarnya ke ruang ini ditemukan. Dia memanjat keluar melalui lubang kecil, kembali melalui serangkaian terowongan berliku-liku dan lorong disegel dengan batu. Untuk orang yang mencari melalui terowongan, akan muncul kesan bahwa lorong itu berakhir dengan mendadak. Namun, batu itu bisa dg mudah disingkirkan oleh Ron saat ia kembali.

Ron tidak melaporkan pengalamannya kepada siapa pun pada waktu itu. Dia perlu waktu untuk berpikir dan akan lama sebelum pikirannya berhenti berputar dengan segala yang telah ia alami. Dia berharap menemukan Tabut dan membawa keluar, tapi yang kini tampak tidak mungkin. Dia membuat beberapa perjalanan lagi ke dalam kamar, dan akhirnya melaporkan ke pihak berwenang seperti apa yang dia temukan. Mungkin tidak bisa percaya apa yang telah Ron temukan, atau mungkin akan timbul masalah baru bila hal ini diketahui umum, atasannya menyuruhnya untuk tidak memberitahu siapa pun tentang penemuannya. Namun, sudah terlambat untuk itu karena Ron telah mengatakan kepada beberapa orang dan ia menceritakan fakta ini kepada mereka. Menyadari bahwa "sudah terlanjur", mereka kemudian memerintahkannya untuk tidak mengungkapkan rincian lebih detil daripada yang sudah terungkap.

Saatnya tiba ketika Ron memberikan sesuatu kepada pihak berwenang dari penggalian yang mana meyakinkan mereka bahwa ia sudah menemukan beberapa item dari Bait yg pertama. Kemudian rencana dirancang oleh pemerintah untuk "menguji" pengumuman, mereka ingin hati-hati menentukan reaksi publik bahwa Tabut Perjanjian sudah ditemukan. Para pejabat yg berurusan dg Ron  adalah pejabat pemerintah yg penting, terkait dengan kesejahteraan rakyat, dan mereka menyadari bahwa pengumuman itu kemungkinan besar akan memicu bentrokan berdarah antara mereka yang ingin segera menghancurkan mesjid di gunung itu untuk membangun kembali Bait Allah, dan Arab. Upaya mereka untuk menguji reaksi publik atas pembangunan kembali Bait yg baru mengakibatkan banyak pertumpahan darah, dan banyak kematian.

Memeriksa Tabut didalam kotak baru

Ron kembali ke ruang pada beberapa kesempatan - suatu waktu dia mengambil "Bor Trinkle" yang digunakan oleh ahli bedah ortopedi dan kolonoskop yg digunakan untuk melihat ke dalam tubuh manusia. Dia ingin memastikan Tabut itu dalam kotak batu. Dia mencoba mengebor sebuah lubang kecil dengan "Bor Trinkle" tetapi tidak akan menembus batu. Jadi ia mengambil pahat batu berujung bintang dan palu nya untuk menyelesaikan pekerjaan. Dia akan memalu ujungnya sedikit, kemudian memutarnya sedikit, memalu kemudian memutar, berulang-ulang sampai ia memiliki sekitar 5/8 inchi lubang ke kotak batu. Kolonoskop ini adalah perangkat optik dengan sumber cahaya yang kuat yang memungkinkan dokter untuk mengintip ke dalam tubuh manusia, dan Ron telah meminjam sebuah dari salah satu dokter di rumah sakit tempat ia bekerja. Memasukkan kolonoskop melalui lubang kecil, ia mengarahkan ke bawah, memutar lensa sampai ia melihat apa yang ia kenal sebagai bagian bawah dari mahkota-cetakan di sekeliling Tutup Pendamaian dan kemudian ia melihat sisi datar emas. Karena kolonoskop tidak memungkinkan melihat area yang luas, dan karena ia memiliki sedikit cara untuk memandu alat itu selain sedikit putaran, ia tidak bisa melihat banyak. Tapi dia melihat cukup untuk tahu itu adalah Tabut Perjanjian.
Bor Trinkle

Kolonoskop

Mengukur kedalaman retakan gempa.

Pada satu misi, ia menyuruh salah satu pembantunya duduk dilubang tempat salib yg retak oleh gempa sementara dia memasukkan meteran logam melalui celah di langit-langit ruangan. Ini memanjang sampai lubang salib dan ketika pembantunya menyambar untuk menunjukkan bahwa meteran itu sudah menembus keluar, Ron mencatat bahwa retakan memanjang sampai dua puluh feet pada batuan padat.

Pengalaman Supranatural

Ketika Ron pertama kali memasuki ruangan itu berisi sejumlah item termasuk beberapa perabot dari Bait Allah pertama yang ditutupi dengan kulit binatang, kayu dan kemudian batu ditumpuk di atas mereka menyisakan sekitar 18 inci ruang kosong dari langit-langit. Untuk alasan ini satu-satunya cara dia bisa bergerak di dalam ruangan itu adalah merangkak di punggung atau perutnya. Di ujung ruangan ada kotak batu dengan tutup yang rusak yang puncaknya hanya beberapa inci dari langit-langit. Hal ini mencegah dia dari melihat Tabut pada kunjungan pertamanya ke kamar tapi membantu dia melihat celah di langit-langit dan zat coklat (darah) yang mengarah langsung di atas kotak batu. Dia mengasumsikan dan kemudian menegaskan bahwa kotak batu ini berisi Tabut Tuhan.

Pada kunjungan selanjutnya ke ruang ia mencoba dengan berbagai jenis kamera dan video untuk mendapatkan gambaran yang jelas tentang Tabut. Tapi setiap kali gambarnya kosong atau kabur sangat tidak jelas. Ini menimbulkan frustrasi besar dan rasa malu bagi Ron, karena tidak dapat menghasilkan satu gambar yang jelas dari penemuan yang luar biasa. Pada kunjungan keempat ke ruang Ron membawa kamera video 8mm dan tripod, bertekad untuk mendapatkan gambar yang jelas dari Tabut.

Saat ia masuk melalui jalan yang sama yg selalu dia gunakan untuk mengakses ruangan, ia segera menyadari bahwa ada sesuatu yang sangat berbeda. Batuan yang selalu ada menghambat jalannya tidak lagi di tempat. Bahkan ia bisa masuk kamar dan turun sampai ke lantai. Pada saat itu ada cahaya datang di dalam ruang, sumbernya ia tidak dapat sepenuhnya menjelaskan. Ron kemudian melihat bahwa ruang telah sepenuhnya dibersihkan dari semua batu dan puing-puing, sebuah tugas yg Ron sudah tahu perlu dilakukan tetapi yang akan membutuhkan waktu lama untuk menyelesaikannya. Tapi sekarang pekerjaan itu sudah selesai! Ruang benar-benar bersih tanpa tanda-tanda apapun dari puing-puing dan Tabut Perjanjian itu sudah keluar dari kotak batu.

Seperti yang dapat Anda bayangkan Ron terkejut dengan apa yang dilihatnya. Tabut itu telah diletakkan di dinding timur ruang tepat di bawah celah di langit-langit di mana darah Kristus mengalir ke Tutup Pendamaian. Perabotan Bait yg lain ditempatkan di tempatnya yang layak terhadap Tabut. Sisa item lainnya ditempatkan ke satu sisi.

Meskipun ia tidak dapat menjelaskan bagaimana, dinding tepat di belakang Tabut itu menampilkan kristal dan bercahaya dengan pola warna pelangi. Tampak oleh Ron bahwa dinding kristal ini adalah sumber cahaya yang menerangi ruangan. Ketika ia sedang mengamat-amati tiba-tiba ia menyadari bahwa ia tidak sendirian di ruangan. Ron menyatakan bahwa dia bisa "merasakan" dengan tubuhnya bahwa ia di hadapan para malaikat.

Ia melihat bahwa ada empat pria muda didalam ruang bersamanya. Mereka tidak tampak seperti malaikat, tetapi tampak sebagai pria muda berpakaian normal "pakaian jalanan". Tapi Ron tahu bahwa mereka adalah malaikat. Dia berdiri di sana membeku selama beberapa saat tidak mampu bergerak atau bahkan berbicara. Dia ingin bertanya apa yang mereka lakukan di sana, tapi ia tidak mampu melakukannya.

Kemudian salah satu malaikat melangkah maju (ini adalah satu-satunya dari empat malaikat yang akan berbicara kepadanya) dan Ron diberitahu bahwa mereka adalah orang-orang yang tugasnya adalah untuk menjaga Tabut Perjanjian. Mereka telah melakukan tugas ini sejak pertama kali Musa menempatkan loh batu di dalamnya. Dia mengatakan kepadanya bahwa Allah ingin seluruh dunia melihat hal ini pada suatu titik tertentu dalam waktu. Dia kemudian memerintahkan Ron untuk mendirikan tripodnya dan kamera video di tempat tertentu dan menyalakannya.

Setelah Ron melakukan ini empat malaikat pergi ke Tabut, mengangkat Tutup Pendamaian dan menempatkan di samping Tabut. Malaikat yang telah berbicara kepadanya memanggilnya ke depan dan menyuruhnya untuk mengambil loh batu. Ron membungkuk dan memungut loh batu sepuluh perintah Allah. Dia kemudian mundur beberapa langkah dan para malaikat meletakkan Tutup Pendamaian kembali ke Tabut. Setelah beberapa saat yg canggung malaikat mengulurkan tangan dan mengambil loh batu dari Ron, berjalan ke sebuah relung di dinding ruang yang tampak seperti rak dan menempatkan loh batu di atasnya. Rak ini dekat dengan pintu masuk asli yang digunakan oleh mereka yang menyembunyikan Tabut pada lebih dari 2500 tahun yang lalu.

Ini bukan Loh Batu yg asli

Dia kemudian berjalan kembali ke Ron dan menceritakan dua hal. Yang pertama adalah bahwa jika Ron tetap setia, ia akan memiliki bagian dalam membawa keluar loh dari batu sehingga mereka mungkin akan dipajang. Yang kedua adalah bahwa Tabut itu tidak untuk diungkapkan ke dunia atau loh batu tidak dipajang sampai tak lama setelah sebuah hukum telah disahkan yang akan berusaha untuk memaksakan tanda binatang(666) pada orang.

Setelah pertemuan Ron mengumpulkan peralatan kamera dan meninggalkan ruangan melalui pintu masuk asli. Dengan mengikuti terowongan ini ia mampu menemukan jalan keluar dari sistem gua dan kembali ke jalan. Dia segera bergegas ke kamar hotelnya di mana ia memutar kembali rekaman acara tersebut. Dia harus melihat apakah Tabut, para malaikat dan loh batu muncul jelas di video. Didalam keheranannya semuanya muncul dengan jelas. Dia sangat bersemangat. Tapi tiba-tiba kegembiraan berubah menjadi ketakutan. Dia menyadari apa yang telah ada di tangannya, namun malaikat itu mengatakan kepadanya bahwa hal-hal ini tidak boleh diungkapkan sampai hukum tanda binatang (666) disahkan. Apa yang harus dilakukan dengan rekaman ini? Tak diragukan lagi video yang paling penting yang pernah dibuat. Dimana ia akan menyimpannya? Bagaimana ia menjaganya supaya tetap aman?.

Setelah tidak ada jawaban yang jelas untuk masalah ini, akhirnya ia memutuskan bahwa cara terbaik adalah kembali ke kamar dan bertanya pada malaikat apa yang harus dia lakukan. Dia kembali ke dalam kamar dan empat malaikat berada di sana. Malaikat yang berbicara kepadanya tadi melangkah maju dan bertanya apa yang dia inginkan. Ron mengatakan kepadanya bahwa ia tidak memiliki tempat yang aman untuk menyimpan rekaman. Lalu malaikat itu mengulurkan tangan dan mengambil kaset itu dari tangan Ron. Dia berjalan ke tempat loh batu yg masih ada di relung di dinding ruang dan menempatkan rekaman video di atas mereka. Menurut Ron disanalah semuanya tetap sampai hari ini.

Ini adalah lanjutan dari apa yg malaikat itu katakan kepadanya, Ron mengatakan bahwa melalui pengalaman ini ia mengerti lebih dari kalau dia diberitahu melalui kata-kata. Dia sangat terkesan bahwa video, yg ia rekam dalam ruang akan dipublikasi ke seluruh dunia dan bahwa loh batu yang tangan Allah sendiri telah menulis Hukum-Nya akan dipajang, tapi Tabut Perjanjian akan tetap berada dalam ruang itu.

Berdasarkan informasi ini, ditambah kesepakatan dengan pemerintah Israel, bahwa ia akan merahasiakan informasi tertentu tentang Tabut dan lokasinya.

Ron juga menyatakan bahwa sejauh yang dia tahu tidak ada orang lain ada di ruang kecuali dirinya sendiri. Namun, karena dia tidak selalu ada disana, adalah mungkin bahwa orang lain bisa masuk kamar dan melihat Tabut jika malaikat-malaikat penjaga itu mengizinkannya. Jika tidak, oleh karena sistem terowongan di daerah itu, tak seorang pun akan mampu menemukan jalan kesana.

Selama beberapa kunjungan ke ruangan, ia mencoba untuk benar-benar mengeksplorasi isinya. Ia mengukur kamar dan menemukan 22 feet panjangnya, 12 feet lebarnya, sedangkan 2 sisi lainnya mengikuti garis wajah tebing, membentuk ruang yang dipersempit di salah satu sudut. Benda-benda yang dilihatnya di ruang itu yg ia merasa yakin dalam mengidentifikasi adalah: Tabut Perjanjian dalam kotak Batu, Meja roti sajian; Altar Dupa Emas yang ada di depan tabir, Pedupaan Emas, Kaki dian emas yg bercabang tujuh dg lampu minyak emas di setiap ujungnya, sebuah pedang yang sangat besar (pedang goliath), sebuah Efod, sebuah mitra dengan delima gading di ujungnya, anak timbangan syikal kuningan, banyak lampu minyak, dan sebuah cincin kuningan yang tampaknya untuk menggantung tirai atau sesuatu yang serupa.

Ada lebih banyak benda-benda, tetapi semua ini Ron positif dapat mengidentifikasi. Semua benda-benda itu ditutupi oleh kulit binatang kering membusuk berwarna gelap, lalu kayu kayu busuk kering di atas kulit, dan akhirnya batu-batu besar bertumpuk atas segala sesuatu.

Loh Batu masih dalam Tabut, di bawah Tutup Pendamaian. Di belakang Tabut adalah bilik kecil terbuka yang masih berisi "Kitab Hukum" dan diduga ditulis oleh Musa sendiri. Sepengetahuan Ron Kitab Kejadian tidak ada hanya Keluaran, Bilangan, Imamat, Ulangan. Hal yang Ron kagumi bahwa gulungan kitab yang ditulis pada kulit binatang, berada dalam kondisi sempurna (tidak lapuk) sampai hari ini.

Lampu minyak di ruangan itu

Di dalam ruangan itu, didekat pintu masuk asli yang sekarang disegel, ia menemukan total tujuh lampu minyak yang Ron percaya telah ditinggalkan oleh mereka yang membawa barang-barang ke dalam kamar. Jelaga pada lampu dan batu yg atasnya lampu-lampu itu diletakkan jelas menunjukkan arah angin yang mengikuti mereka ke dalam terowongan. Salah satu lampu banyak hiasannya dan menampilkan karakteristik Asyur, yang konsisten mempengaruhi budaya Yudea pada waktu sesaat sebelum pembuangan ke Babel. Gambar lampu minyak ini tidak diambil dengan kamera karena desain lampu tidak jelas gambarnya ketika  difoto.

Di pusatnya menggambarkan kambing atau domba jantan berdiri di atas kaki belakangnya, makan dari pohon anggur. Adegan ini sangat mirip dengan patung yang ditemukan di kuburan di kota Ur Sumeria, terlihat di atas kanan. Gambar ini mungkin mewakili domba yang tersangkut di belukar pada saat yang tepat ketika Abraham akan mengorbankan anaknya, Ishak, yang bertindak sebagai kurban pengganti, menyelamatkan hidup Ishak - sebuah "bayangan" dari Mesias yang akan datang. Konsep ini lebih terlihat dalam "pohon kehidupan" Het, seperti yang telah ditafsirkan, yang dapat dilihat dalam dekorasi di sebelah kanan dari kota Gordium yang bertanggal pada abad 6 SM, perkiraan waktu yang sama dengan lampu yg Ron temukan. Ini merupakan pemikiran menarik untuk mempertimbangkan kemungkinan hubungan antara desain lampu dan kisah "domba jantan di belukar" yang telah menjadi korban pengganti-karena lampu yang ditinggal dalam ruang dalam Gunung Moriah dimana Abraham membawa Ishak untuk mempersembahkan dia sebagai korban, dan ditempat yg sama di Gunung Moriah adalah tempat Mesias meninggal, korban "pengganti" untuk manusia yang jatuh. Tapi ini hanya dugaan yang menarik dari saya.

Gua Zedekia

Pada musim dingin tahun 1854, Dr Barclay, seorang dokter dan misionaris, pergi berjalan-jalan di Yerusalem. Dia berjalan ke situs dari Gua Yeremia tradisional yang berada di sepanjang lereng Kalvari. Saat ia berjalan melewati Gerbang Damaskus, tiba-tiba anjingnya, berlari di depannya, lenyap. Saat ia mencari anjingnya yang tidak menanggapi seperti yang biasanya, ketika ia meniup peluit miliknya, ia mendengar gonggongan tertahan dari arah tembok kota. Ketika dia mendekati dinding, ia melihat sebuah lubang yang dalam dan ketika dia mengintip ke dalam, ia mendengar anjingnya menggonggong. dan ini adalah kisah bagaimana "Gua Zedekia itu" ditemukan

Jatuh Korban

Sumber: www.anchorstone.com

Suatu waktu di pertengahan tahun 1990 Ron Wyatt mengunjungi Yerusalem. Seperti kebiasaannya ia pergi ke kantor Otoritas Kepurbakalaan Israel (IAA) untuk membiarkan mereka tahu bahwa dia tiba di kota dan "melihat apakah mereka membutuhkan bantuan". Pada kesempatan ini ia mengatakan, "Ya, kami menghadapi situasi yang membutuhkan bantuan anda". Dia diberitahu untuk menemui mereka di Gua Zedekia malam itu setelah gelap.

Ketika Ron tiba ada sejumlah kendaraan dinas diparkir di luar. Ketika ia pergi ia dikawal ke dalam gua ke tempat pintu masuk ke dalam sistem terowongan yg mengarah ke ruang Tabut Perjanjian berada. Dia diberitahu bahwa enam orang telah dikirim ke dalam terowongan untuk memindahkan Tabut dan isi dari ruang ke bagian yang berbeda dari sistem gua sehingga tidak lagi berada di "wilayah Palestina". Tak lama setelah orang-orang, yang mengenakan pakaian imam, memasuki terowongan ada teriakan keras terdengar dari terowongan. Jeritan itu begitu mengerikan yg membuat orang-orang lain takut untuk memasuki terowongan. Mereka bertanya pada Ron apakah ia mau masuk dan melihat apa yang terjadi. Ron setuju.

Ketika dia memasuki terowongan ia melihat bahwa orang-orang itu hanya masuk ke dalam terowongan sekitar 70 feet. Mereka semua tergeletak di lantai dan mati dengan mata terbuka lebar. Ron tahu ini adalah gejala klasik dari stroke atau pendarahan otak besar. Ron keluar dan mengatakan ke pihak berwenang apa yang telah dia temukan. Dia kemudian membawa keranjang penyelamatan dengan tali yang terikat ke dalam terowongan dan satu demi satu dia menyeret keluar tubuh laki-laki. Ron diminta untuk tidak menyebutkan insiden itu kepada siapa pun.

Ron menceritakan kisah ini pada setidaknya dua kesempatan. Salah satu kali ia menyelesaikan ceritanya dengan mengatakan, "Bill, hal yang paling mengejutkan saya tentang seluruh hal adalah bahwa mereka (6 orang) mampu menemukan pintu masuk ke dalam sistem terowongan yg tepat". Ron yakin bahwa Allah telah membiarkan orang-orang untuk menemukan pintu masuk ke dalam terowongan dalam rangka untuk memberikan pelajaran. Intinya adalah, itu bukan ide yang baik untuk masuk ke dalam terowongan ini atau mengganggu isi ruang Tabut kecuali anda mengikuti kehendak Tuhan. Jika tidak, Anda bisa berakhir dalam kondisi yang sama seperti yg dialami enam orang ini.

Ketika Ron Wyatt melakukan pertemuan mengejutkan dengan 4 malaikat di ruang Tabut dia diberitahu oleh salah satu malaikat bahwa Allah menginginkan hal-hal ini (isi ruang Tabut) diungkapkan kepada dunia tak lama setelah hukum antikris(666) disahkan. Ron menyatakan berulang kali bahwa ia menganggap terbitnya undang-undang ini sebagai tanda bahwa sekaranglah waktunya untuk masuk ke dalam ruangan untuk membawa keluar artikel yg ditentukan oleh malaikat. Seperti yang anda sadari, bahwa hal ini belum terjadi.

Test Darah Kristus

Tidak ada yang lebih terkejut ketika Ron pertama kali mempublikasikan pemberitahuan tentang hasil tes darah pada spesimen yg ia ambil dari Tutup Pendamaian daripada saya. Seperti telah saya katakan, ada banyak hal yg dia bahkan tidak memberitahu saya, dan ini adalah salah satu dari contoh-contoh.

Sumber: www.anchorstone.com

Selama pembicaraan di depan publik pada subjek dari sampel darah yang Ron sering sebutkan bahwa ketika darah sedang diuji ditemukan menjadi "hidup". Lain kali ia berkata itu sedikit berbeda, ia menyatakan bila dilihat di bawah mikroskop darah Kristus adalah "hidup". Selama bertahun-tahun banyak orang ingin memahami apa yang dimaksud oleh Ron ini.

Namun saya memiliki beberapa contoh di mana Ron menghubungkan konsep darah yang hidup dengan kehadiran sel darah putih yang hidup dalam sampel dan akhirnya dengan hasil tes kromosom yang dilakukan. Hal ini juga konsisten dengan percakapan pribadi kita pada subjek itu.

Ketika saya mulai berbicara kepada publik tentang penemuan Ron Wyatt, salah satu subjek selalu membuat saya merasa terintimidasi. Ini adalah subyek dari darah Kristus dan tes kromosom yang Ron telah bicarakan. Bahkan jika saya tidak menyebutkan sendiri, orang-orang dari antara penonton selalu akan bertanya tentang hal itu dan mengharapkan jawaban. Karena saya kurang informasi tentang kromosom dan jenis tes darah maka saya membahas subjek ini dengan Dr Eugene Dunkley yang ahli dalam genetika. Berikut adalah bagian dari apa yang saya pelajari.

Dalam rangka untuk melakukan perhitungan jumlah kromosom (karyotype) tes pada darah manusia, anda harus mampu mengisolasi dan mengembang-biakkan hidup sel darah putih. Hal ini karena sel-sel darah putih adalah satu-satunya sel dalam darah yang membawa materi genetik. Sel-sel ini juga harus hidup karena mereka harus berkembang-biak sehingga mereka dewasa dan membelah. Pada tahap tertentu dari pembelahan sel, kromosom dalam sel menjadi terlihat di bawah mikroskop. Bila tahap ini tercapai pewarna atau bahan kimia diberikan untuk menghentikan siklus pertumbuhan. Kemudian kromosom dihitung dengan melihat melalui mikroskop.

Darah harus berisi sel-sel darah putih hidup. Dalam kasus terbaik, sel darah dapat hidup di luar tubuh sekitar dua minggu. Sebuah sampel yang lebih tua dari ini tidak akan berisi sel-sel hidup sehingga tidak akan ada cara untuk melakukan tes menghitung kromosom. Ini adalah alasan Ron begitu khusus menunjukkan bahwa darah Kristus masih hidup. Meskipun sampel darah kering berusia lebih dari 2000 tahun, ketika direhidrasi dan diperiksa di bawah mikroskop, itu berisi sel-sel hidup termasuk sel-sel darah putih.

Kenyataan bahwa darah Kristus hidup setelah 2 milenium itu adalah keajaiban. Namun sejalan dengan Alkitab yang berbicara tentang Kristus dalam Mazmur 16:10 "sebab Engkau tidak menyerahkan aku ke dunia orang mati, dan tidak membiarkan Orang Kudus-Mu melihat kebinasaan." Karena Alkitab mengatakan kepada kita dalam Imamat 17:11 bahwa, "Karena nyawa makhluk ada di dalam darahnya dan Aku telah memberikan darah itu kepadamu di atas mezbah untuk mengadakan pendamaian bagi nyawamu, karena darah mengadakan pendamaian dengan perantaraan nyawa.", Kita melihat bahwa darah Kristus yang benar akan diharapkan untuk menjadi seperti sekarang ini hidup seperti pada 2000 tahun lalu.

Dalam keadaan normal semua manusia memiliki 46 kromosom 23 dari ibu mereka dan 23 dari ayah mereka. Ada 22 pasang autosom yang menentukan hal-hal seperti tinggi badan, warna rambut dan mata kita, dll pasangan ke 23 adalah pasangan penentu seks. Mereka terdiri dari kromosom "X" atau "Y". Sang ibu hanya memiliki kromosom "X". Sang ayah memiliki baik kromosom "X" maupun "Y".

Jika pasangan penentu-seks yang cocok "XX", maka anak perempuan. Jika "X-Y", maka anak laki-laki. Jadi kita lihat bahwa kromosom tunggal yang diberikan oleh ayah dalam pasangan kromosom ini menentukan jenis kelamin anak. Ketika sampel darah yang diambil Ron Wyatt dari celah di langit-langit batu di atas Tutup Pendamaian diuji, itu berisi 24 kromosom .... 23 dari ibu dan satu kromosom "Y" dari Bapa (dalam kuasa Roh Kudus), total 24 kromosom.

Seperti Dr Dunkley Eugene menyatakan dalam artikelnya tentang genetika darah Kristus, 24 kromosom adalah apa yang diharapkan jika seseorang dilahirkan dari seorang perawan. Ada 23 kromosom dari ibu dan satu kromosom "Y" dari ayah. Tapi ayah yang bukan seorang ayah manusia karena 22 kromosom lainnya dari pihak ayah yang hilang. Oleh karena itu keberadaan kromosom "Y" adalah setidaknya misteri, jika tidak suatu keajaiban.

Dalam 12 tahun sejak saya pertama kali mendengar karya dari Ron Wyatt, saya harus mendengarkan kritik yg mengatakan beberapa hal yang cukup luar biasa dalam upaya untuk menghalangi orang untuk percaya penemuan itu. Tapi ada satu klaim luar biasa yang secara khusus berlaku untuk diskusi ini.

Ron Wyatt menemukan Tabut Perjanjian pada tahun 1982. Selama 17 tahun berikutnya, sampai kematiannya pada tahun 1999, Ron menghabiskan banyak waktu di gua-gua di daerah lereng curam Kalvari. Kritikus telah benar-benar mengklaim bahwa jika Ron pernah membawa keluar "Tabut Perjanjian" atau Loh batu yg diakui sebagai Sepuluh Perintah Allah, kemungkinan adalah bahwa ia memproduksi mereka dalam gua itu selama 17 tahun.

Luar biasa, ya? Tapi kau tahu sesuatu, banyak orang akan memilih untuk percaya itu. dan bahkan jika mereka tidak ingin percaya itu, akan meningkatkan unsur keraguan dalam pikiran mereka yang bisa mengurangi kesaksian bahwa Allah ingin memberi ketika Ia membawa hal-hal ini keluar. Yang benar adalah, karena tidak ada yang tahu persis seperti apa tampaknya Tabut Perjanjian sebenarnya, ada kemungkinan bahwa seseorang bisa membuat tabut palsu dan mengakui hal ini sebagai yang asli.

Aku tidak tahu di mana mereka akan mendapatkan emas yg banyak tetapi hal itu masih mungkin terjadi terutama jika iblis membantu anda. dan juga mungkin untuk membuat satu set Sepuluh Perintah palsu untuk alasan yang sama. Jadi, ketika hal-hal ini terungkap, bagaimana penemuan ini dikonfirmasi?

Kita telah melihat baru-baru ini, dalam beberapa penemuan arkeologi (kuburan Yakobus), bahwa artefak kuno dapat dipalsukan dan bahwa orang akan bersikap skeptis jika bukti keaslian tidak kuat. Jadi bagaimana penemuan Tabut dan Loh batu dikonfirmasi? Jawabannya oleh DarahNya

Orang pintar bisa membuat tabut palsu dan menipu orang. Mereka dapat membuat satu set loh batu perintah palsu dan menyatakan sebagai yg asli. Tetapi bahkan dengan kecanggihan teknologi saat ini tidak dapat membuat darah manusia palsu. Darah ditemukan di Tutup Pendamaian dari Tabut Perjanjian, diuji secara forensik, akan menyediakan keaslian yg diperlukan untuk meyakinkan bahkan kritikus yg paling skeptispun tapi berhati jujur.

Ketika Allah memberi penemuan Tabut kepada Ron Wyatt, pada saat yang sama Dia menyediakan kunci untuk otentikasi mengatasi segala keraguan. Hal ini penting karena ini akan menjadi bagian dari pembelaan terakhir Allah kepada dunia yang sekarat bahwa dengan darahNya Dia telah menebus dosa-dosa kita dan bahwa Darah penebusan ditempatkan di atas Tutup Pendamaian sebagai kesaksian yang hidup dan kekal akan apa yang telah Dia lakukan di Kalvari.