Sejarah Dunia Kuno

2018 The Year of Angel Gabriel

Sep 30, 2015

Tahun 2015 (Ayin Hey - 5775)

Berbagai Hamba Tuhan telah menyampaikan banyak nubuatan, penglihatan, pengajaran, dan berbagai hal lainnya. Namun di sini yang akan saya charingkan adalah mengenai inti dari berbagai pesan dari Hamba Tuhan yang mengena di hati dan bahkan apa yang saya tangkap sendiri mengenai 2015. 

1. Yang pertama berkaitan dengan Bulan menjadi merah darah (Bloodmoon thetrad).
Fenomena alam ini pada tahun 2014 terjadi 2x dan akan terjadi 2x lagi di tahun 2015. Fenomena alam ini sangat spesial, karena sangat jarang terjadi dan dijadikan sebagai tanda oleh Tuhan.
Yoel 2:31 Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari Tuhan yang hebat dan dahsyat itu.

Adapun history dari kejadian yang direkam sejarah selama bulan darah, yakni:
  • Tahun 32 – 33 dimana Tuhan Yesus disalib, yaitu pada waktu Paskah
  • Tahun 1493-1494 dimana banyak orang Yahudi dikejar-kejar dan dibantai di Spanyol dan itu melibatkan banyak negara.
  • Tahun 1949 – 1950, lahirnya Israel menjadi sebuah negara
  • Tahun 1967 – 1968, perang 6 hari di Israel
  • Tahun 1973, perang Yom Kippur
  • Dan sekarang menurut NASA akan terjadi lagi blood moon pada tahun 2014 – 2015. Berikut adalah jadwal nya:

- 15 April 2014, bertepatan dengan Paskah

- 8 Oktober 2014 (sudah masuk dalam tahun Ayin Hey), bertepatan Hari Raya Pondok Daun.
- 4 April 2015 (masih dalam Ayin Hey), bertepatan dengan Paskah
- 21 September 2015, bertepatan dengan hari raya Pondok Daun.

Orang Yahudi percaya ketika terjadi bulan darah, maka mereka harus bersiap-siap masuk ke dalam masa perang. Saya pun mendapatkan masa-masa ini pastinya sebagai suatu tanda adanya suatu goncangan yang terjadi baik di dimensi roh ataupun dimensi fisik. 

Pada dimensi roh, peperangan rohani pun semakin terjadi dan kuat yang membuat kita sebagai orang-orang percaya dapat tersihir dengan kenyamanan dan ego dan akhirnya menjadi tertidur dan berubah fokus dari pekerjaan Bapa menjadi fokus dengan aktivitas-aktivitas sehari-hari ataupun program, bahkan hanya fokus terhadap berkat. Memang Tuhan akan memberikan berkat, namun berkat bukan fokus atau hal utama yang harus dikejar. Mari kita baca ayat pada Mat 16:21-23

16:21 Sejak waktu itu Yesus mulai menyatakan kepada murid-murid-Nya bahwa Ia harus pergi ke Yerusalem dan menanggung banyak penderitaan dari pihak tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga. 16:22 Tetapi Petrus menarik Yesus ke samping dan menegor Dia, katanya: "Tuhan, kiranya Allah menjauhkan hal itu! Hal itu sekali-kali takkan menimpa Engkau." 16:23 Maka Yesus berpaling dan berkata kepada Petrus: "Enyahlah Iblis. Engkau suatu batu sandungan bagi-Ku, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia."

Dari ayat tersebut kita bisa lihat Petrus yang jelas telah melihat kemuliaan Tuhan saat Tuhan Yesus berjumpa dengan Elia dan Musa, secara tiba-tiba ketika Tuhan sedang menyampaikan penderitaan yang harus terjadi. Ia langsung dirasuki oleh iblis dalam pikirannya. Di sini kita bisa liat kalau iblis masuk melalui pemikiran. Ia tidak mawsuk lewat hal-hal yang menakutkan tetapi hal-hal yang sederhana dan sepertinya sahabat. secara manusiawi kita bisa barkata bahwa apa yang dilakukan Petrus adalah sangat manusiawi namun secara tidak sadar bahwa sesungguhnya ada hal tersembunyi yang Tuhan ingin sampaikan kalau ada iblis memikat kita seara tidak langsung dengan zona nyaman, dengan hal-hal yang enak, dengan hal-hal yang menyenangkan.

Berhati-hati dengan cara iblis yang mencoba memikat kita dengan berbagai kenyaman, kesenangan, keenakan, kebebasan, bahkan pola pikir kita secara tidak sadar dan pastinya kita tetap pergi ke gereja, ikut seluruh aktivitas gereja. Namun kita tetap fokus dengan hal-hal tersebut. Bahkan malah terkadang membuat kita tidak lagi mencari apa sih yang Tuhan mau dan inginkan dari kita, namun lebih kepada untuk ku dan untuk ku dan kenapa sih Tuhan tidak melakukan seperti ini kan ini yang bisa menolong ku. Karena kita mulai berpikir dengan diri sendiri.

Mari kita baca 2 Tim 3:1-5.

3:1 Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar . 3:2 Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama, 3:3 tidak tahu mengasihi , tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik, 3:4 suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah. 3:5 Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka , tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!

Secara gencar iblis akan merusak mental, pola pikir, bahkan mengrogoti iman. Mungkin beberapa akan berkata bahwa ah ini kan sudah dari dulu dibritakan, sudah basi, ah katanya saja. namun yang ingin saya sampaikan bahwa mari kita tetap berhati-hati dan jaga iman hingga Ia datang yang ke-2x dan mendapati kita tetap setia.

Sedangkan goncangan secara fisik. Masa bulan dara ini bertepatan dengan masa Shmittah:
Ulangan 31:10-12Dan Musa memerintahkan kepada mereka, demikian: "Pada akhir tujuh tahun, pada waktu yang telah ditetapkan dalam tahun penghapusan hutang, yakni hari raya Pondok Daun, apabila seluruh orang Israel datang menghadap hadirat Tuhan, Allahmu, di tempat yang akan dipilih-Nya, maka haruslah engkau membacakan hukum Taurat ini di depan seluruh orang Israel. Seluruh bangsa itu berkumpul, laki-laki, perempuan dan anak-anak, dan orang asing yang diam di dalam tempatmu, supaya mereka mendengarnya dan belajar takut akan Tuhan, Allahmu, dan mereka melakukan dengan setia segala perkataan hukum Taurat ini,

Smittah adalah tahun sabat, tahun perhentian dan hari terkahir pada tahun yang ke-7 semua hutang-piutang dihapuskan dan hal ini bisa menjadi kutuk bagi bangsa yang melawan Tuhan. Berikut adalah sejarah yang terjadi di tahun Shmittah :

  • 1917 : Perang dunia I, terjadi keruntuhan ekonomi di 4 kerajaan: Jerman, Rusia, Hungaria dan Ottoman (Turki)
  • 1938 (21 tahun kemudian = 7 x 3) : pemerintahan Hitler dan era holocaust
  • 1945 (7 tahun kemudian) : muncul perencanaan untuk membangun gedung WTC dan pemboman Hiroshima – Nagasaki
  • 1966 ( 21 tahun kemudian) : mulai pembangunan WTC
  • 1973 (7 tahun kemudian) : dilegalkannya aborsi di Amerika dan Amerika kalah di perang Vietnam.
  • 2001 (28 tahun kemudian) : peritiwa hancurnya gedung WTC (9/11), dan runtuhnya perekonomian yang besar
  • 2008 (7 tahun kemudian) : runtuhnya ekonomi di wall street yang lebih besar dari sebelumnya.
Deklarasi Balfour pada Tahun 1917 adalah tahun Yobel, tahun ke-50 (setelah Shmittah ke-7 – 49 tahun), dan dalam deklarasi itu menyebutkan mengenai pemberian tanah air/negeri kepada Israel.

50 tahun kemudian, yaitu tahun 1967 (juga tahun Yobel – 49 tahun Shmittah + 1 tahun) Israel merebut Yerusalem.

Smittah juga akan terjadi lagi pada Pada tanggal 25 September 2014 – 13 September 2015 yakni smittah ke-7. Beberapa berkata bahwa yang akan terjadi adalah masa kesusahan, beberapa berkata adalah masa perang dunia, beberapa berkata mulainya masa pengangkatan di tahun 2016 yakni tahun yobel. Namun yang saya percayai adalah masa dimana mulainya memanas situasi keamanan global dan juga kondisi resesi ekonomi dunia. karena masa untuk antikris dinyatakan sudah sangat singkat, sehingga kita harus bisa mulai membaca musim dan berjaga-jaga, jika anda seperti saya yang percaya mengenai post tribulation, maka kita harus bersiap-siap untuk pergi ke atas gunung atau hutan saat masa itu tiba.

Dalam masa kesusahan yang dapat muncul, maka kita harus mulai menjaga iman kita dan api ikita, agar kita tidak menjadi 5 gadis bodoh, melainkan menjadi 5 gadis bijaksana yang siap sedia untuk menantikan pengantinnya datang dan tidak kehilangan akan pengharapan dan imannya.

2. Tahun Roh Kudus

Angka 5 pada Yahudi disebut Hey dan berarti nafas Allah. Jadi tahun Ayin Hey berbicara mengenai Roh Allah yang bergerak, yang secara aktif melakukan suatu perubahan, suatu pemulihan, bahkan membuat kehidupan. Sehingga musim yang baru ini saya yakin sekali adalah:
Masa Restorasi (Pemulihan)
  • Yeh37:1-14
    Jika kita mempelajari ayat tersebut denbgan sangat jelas kita akan menemukan bahwa ketika nafas Allah berhembus dan membuat seluruh tulang-tulang kering itu hidup kembali. Apa yang telah mati dari hidup kita? semangat kita? pengharapan kita? hati kita? apa yang telah memenuhi diri kita selama 2014? kedagingan? kekecewaan? atau apa? kita harus sadar penuh bhwa sekarang ini justru adalah masa pengembalikan situasi, masa pemulihan telah tiba, masa untuk kita bangkit dan hidup kembali! amin? Namun bagaimana caranya? sangat sederhana bahwa untuk Roh Allah bekerja memerlukan bagian yang harus kita lakukan,yakni adalah kita perlu bernubuat sesuai dengan apa yang Tuhan ingin kita alami bukan bernubuat sesuai dengan apa yang kita mau.

    Bagaimana bisa menemukan dan mengetahui apa yang Tuhan inginkan untuk kita perkatakan atau nubuatkan sehingga Roh Allah bisa bekerja dengan lebih bebas atas hidup kita dan membawa kehidupan atas setiap aspek hidup kita?
    Mzm 25:14 Tuhan bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia, dan perjanjian-Nya diberitahukan-Nya kepada mereka.
    Kita harus bergaul karib dengan Tuhan. jadi kita harus mulai semakin banyak meluangkan weaktu untuk Tuhan. tidak hanya untuk acara gereja, namun secara personal. Mengenal Tuhan baik lewat logos , yakni Firman Tuhan yang kita renungkan siang dan malam, serta mengalami Firman atau Chronos. Dan juga menyembah Tuhan dalam roh dan kebenaran.

    Apa yang telah dicuri iblis harus dikembalikan kepada hidup kita, apa yang dibunuh oleh iblis harus dihidupkan kembali. Inilah masa untuk kita lihat keajaiban-keajaibam Tuhan.
  • Masa Mujizat / terobosan

    Hey mempunyai makna Roh Allah yang bergerak secara aktif dan melakukan penciptaan. Kita bisa lihat pada Kej 1, khususnya pada ayat ke-2 ketika Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air , kemudian pada ayat ke-3 dan seterusnya dimulai dengan lalu Allah berfirman. Hal ini menegaskan mujizat terjadi ketika Roh Allah mengalir tanpa batas dan saat itu terjadi saat itulah terjadi mujizat. Mujizat yang tidak bisa dipahami dengan akal sehat manusia, dengan logika, ataupun dengan iptek apapun karena Allah kita adalah Allah yang hidup dan pikiran-Nya dan jalan-Nya tidak bisa terselami oleh siapapun.

    Abraham dan Sarah sebelumnya bernama Abram dan Sarai. Waktu mereka sudah tua kira-kira berumur 90-an tahun, Tuhan datang kepada Abram dan berkata, "Nanti kamu akan mempunyai keturunan seperti bintang di langit". Ketika itu Abram belum mempunyai keturunan dengan Sarai. Mereka sudah sangat tua dan sepertinya tidak mungkin memiliki keturunan, apalagi Sarai sudah mati haid. Abram berpikir, "Apa itu mungkin ya, saya sudah tua seperti ini. Istri saya juga sudah mati haid". Tetapi Alkitab berkata bahwa Abram percaya meskipun tidak masuk akal, dan ini diperhitungkan Tuhan sebagai satu kebenaran. Setelah Abram percaya, namanya diganti dari Abram menjadi Abraham, artinya ditambahi dengan "Hey". Sarai diganti menjadi Sarah ada huruf "h"-nya yang mana adalah "Hey" tadi. Setelah diganti namanya, mereka lalu mempunyai anak, yaitu Ishak
  • Masa Kasih Karunia / Anugerah berlimpah

    Hey (angka 5) juga berarti kasih karunia atau anugerah Tuhan. angka 5 tertera 2x pada 5775, hal ini sangat menegaskan bahwa ada anugerah yang berlimpah sangat besar. ada kekuatan, ada kesanggupan bagi kita untuk menghadapi hari-hari ini. Karena anugerah semakin besar, bukan berarti kita semakin berbuat dosa, namun ada kesanggupan dari Allah untuk kita keluar dari lingkaran setan (kuasa dosa) dan bangkit untuk berjalan bersama Tuhan dalam kemenangan. Bahkan ada kekuatan dari Tuhan untuk kita bisa menghadapi semua masalah dalam hidup ini. Bagaimana kita bisa mendapatkan kasih karunia? BErdiam diri dan menantikan Tuhan.
    Yes40:29-31
    40:29 Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya. 40:30 Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna jatuh tersandung, 40:31 tetapi orang-orang yang menanti-nantikan Tuhan mendapat kekuatan baru mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.Serta kita tidak boleh menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan orang-orang kudus.
Masih banyak lagi hal-hal yang terkandung did alam Ayin Hey atau pesan untuk 2015. Namun apapun itu yang terutama dan yang paling utama adalah kita harus semakin intim dengan Tuhan dan fokus dengan Tuhan dan tidak memikirkan hal-hal yang melebihi dari apa yang patut kita pikirkan. Bahkan kita harus tetap terus mengembangkan apa yang dipercayakan kepada kita. Karena pada masanya apa yang tidak bertumbuh dan berbuah harus dipotong dan dilemparkan ke dalam api.

Oleh karna itu mari kita terus berusaha memaksa diri kita untuk semakin taat kepada Tuhan dan mengembangkan kapasitas dan juga hidup dalam kerendahan hati untuk mencari terus apa isi hati Tuhan untuk hidup kita dan yang harus kita jalankan dan kembangkan sehingga Ia semakin besar dalam hidup kita dan itu menjadi suatu kesaksian yang hidup.

Semangat berjuang di 2015!
Tuhan Yesus berkati. Pertama-tama saya ucapkan kepada seluruh teman-teman yang telah mengunjungi blog saya ini ucapan selamat tahun baru 2015. Semoga di tahun 2015 ini apa yang kita harapkan tercapai, bahkan kita mengalami terobosan di tahun ini. amin.

Tahun 2014 yang telah lewat beberapa waktu lalu pastinya ada begitu banyak kenangan. Baik rasa marah, sedih, sakit, senang, suka, duka, dll. Bahkan mungkin juga di tahun 2014 penuh kegagalan, kehancuran, kemerosotan finansial, dll. Namun apakah kita telah belajar dari hal tersebut dan menaruh hal tersebut di bawah kaki Tuhan dan memulai 2015 dengan hal yang baru pula?

Saya yakin sekali bahwa setiap kita pastinya telah mendengar banyak seminar atau KKR atau ibadah mengenai pesan-pesan Tuhan untuk tahun 2015. Bahkan pasti ikut tutup tahun 2014 di gereja dan berdoa untuk mengawali tahun 2015. Pastinya ada yang ikut di dalam Indonesia, ada yang sampai ikut acara dari beberapa gereja besar di luar negeri. Terlebih lagi pergi ke Israel untuk ikut seluruh acara di sana untuk dapat pesan Tuhan. Betul? hahahahaha. Sering kali kita mencari orang yang sesuai selera masing-masing untuk bisa memuaskan hasrat batin. 

Tanpa kita sadari hal tersebut sangatlah subyektif, bahkan terkadang membuat kita berdasarkan suka atau tidak dengan seorang Hamba Tuhan. Namun pada beberapa orang -termasuk saya- yang ada suatu standar untuk menilai apakah yang ini benar atau tidak dan pengajarannya bahkan pesannya bisa untuk dipegang dan dijadikan pegangan hidup, yakni Firman Tuhan lah yang menjadi dasar untuk bisa menilai pesan ataupun pengajaran dari seseorang untuk jemaat. Karna hal tersebut sesuai Firman Tuhan: "1 Tes 5:21 Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik." dan juga "2Tim3:16 Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.".

Berbagai Hamba Tuhan telah menyampaikan banyak nubuatan, penglihatan, pengajaran, dan berbagai hal lainnya. Namun di sini yang akan saya charingkan adalah mengenai inti dari berbagai pesan dari Hamba Tuhan yang mengena di hati dan bahkan apa yang saya tangkap sendiri mengenai 2015. 

1. Yang pertama berkaitan dengan Bulan menjadi merah darah (Bloodmoon thetrad).
Fenomena alam ini pada tahun 2014 terjadi 2x dan akan terjadi 2x lagi di tahun 2015. Fenomena alam ini sangat spesial, karena sangat jarang terjadi dan dijadikan sebagai tanda oleh Tuhan.
Yoel 2:31 Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari Tuhan yang hebat dan dahsyat itu.

Adapun history dari kejadian yang direkam sejarah selama bulan darah, yakni:
  • Tahun 32 – 33 dimana Tuhan Yesus disalib, yaitu pada waktu Paskah
  • Tahun 1493-1494 dimana banyak orang Yahudi dikejar-kejar dan dibantai di Spanyol dan itu melibatkan banyak negara.
  • Tahun 1949 – 1950, lahirnya Israel menjadi sebuah negara
  • Tahun 1967 – 1968, perang 6 hari di Israel
  • Tahun 1973, perang Yom Kippur
  • Dan sekarang menurut NASA akan terjadi lagi blood moon pada tahun 2014 – 2015. Berikut adalah jadwal nya:
- 15 April 2014, bertepatan dengan Paskah
- 8 Oktober 2014 (sudah masuk dalam tahun Ayin Hey), bertepatan Hari Raya Pondok Daun.
- 4 April 2015 (masih dalam Ayin Hey), bertepatan dengan Paskah
- 21 September 2015, bertepatan dengan hari raya Pondok Daun.

Orang Yahudi percaya ketika terjadi bulan darah, maka mereka harus bersiap-siap masuk ke dalam masa perang. Saya pun mendapatkan masa-masa ini pastinya sebagai suatu tanda adanya suatu goncangan yang terjadi baik di dimensi roh ataupun dimensi fisik. 

Pada dimensi roh, peperangan rohani pun semakin terjadi dan kuat yang membuat kita sebagai orang-orang percaya dapat tersihir dengan kenyamanan dan ego dan akhirnya menjadi tertidur dan berubah fokus dari pekerjaan Bapa menjadi fokus dengan aktivitas-aktivitas sehari-hari ataupun program, bahkan hanya fokus terhadap berkat. Memang Tuhan akan memberikan berkat, namun berkat bukan fokus atau hal utama yang harus dikejar. Mari kita baca ayat pada Mat 16:21-23

16:21 Sejak waktu itu Yesus mulai menyatakan kepada murid-murid-Nya bahwa Ia harus pergi ke Yerusalem dan menanggung banyak penderitaan dari pihak tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga. 16:22 Tetapi Petrus menarik Yesus ke samping dan menegor Dia, katanya: "Tuhan, kiranya Allah menjauhkan hal itu! Hal itu sekali-kali takkan menimpa Engkau." 16:23 Maka Yesus berpaling dan berkata kepada Petrus: "Enyahlah Iblis. Engkau suatu batu sandungan bagi-Ku, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia."

Dari ayat tersebut kita bisa lihat Petrus yang jelas telah melihat kemuliaan Tuhan saat Tuhan Yesus berjumpa dengan Elia dan Musa, secara tiba-tiba ketika Tuhan sedang menyampaikan penderitaan yang harus terjadi. Ia langsung dirasuki oleh iblis dalam pikirannya. Di sini kita bisa liat kalau iblis masuk melalui pemikiran. Ia tidak mawsuk lewat hal-hal yang menakutkan tetapi hal-hal yang sederhana dan sepertinya sahabat. secara manusiawi kita bisa barkata bahwa apa yang dilakukan Petrus adalah sangat manusiawi namun secara tidak sadar bahwa sesungguhnya ada hal tersembunyi yang Tuhan ingin sampaikan kalau ada iblis memikat kita seara tidak langsung dengan zona nyaman, dengan hal-hal yang enak, dengan hal-hal yang menyenangkan.

Berhati-hati dengan cara iblis yang mencoba memikat kita dengan berbagai kenyaman, kesenangan, keenakan, kebebasan, bahkan pola pikir kita secara tidak sadar dan pastinya kita tetap pergi ke gereja, ikut seluruh aktivitas gereja. Namun kita tetap fokus dengan hal-hal tersebut. Bahkan malah terkadang membuat kita tidak lagi mencari apa sih yang Tuhan mau dan inginkan dari kita, namun lebih kepada untuk ku dan untuk ku dan kenapa sih Tuhan tidak melakukan seperti ini kan ini yang bisa menolong ku. Karena kita mulai berpikir dengan diri sendiri.

Mari kita baca 2 Tim 3:1-5.

3:1 Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar . 3:2 Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama, 3:3 tidak tahu mengasihi , tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik, 3:4 suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah. 3:5 Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka , tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!

Secara gencar iblis akan merusak mental, pola pikir, bahkan mengrogoti iman. Mungkin beberapa akan berkata bahwa ah ini kan sudah dari dulu dibritakan, sudah basi, ah katanya saja. namun yang ingin saya sampaikan bahwa mari kita tetap berhati-hati dan jaga iman hingga Ia datang yang ke-2x dan mendapati kita tetap setia.

Sedangkan goncangan secara fisik. Masa bulan dara ini bertepatan dengan masa Shmittah:
Ulangan 31:10-12Dan Musa memerintahkan kepada mereka, demikian: "Pada akhir tujuh tahun, pada waktu yang telah ditetapkan dalam tahun penghapusan hutang, yakni hari raya Pondok Daun, apabila seluruh orang Israel datang menghadap hadirat Tuhan, Allahmu, di tempat yang akan dipilih-Nya, maka haruslah engkau membacakan hukum Taurat ini di depan seluruh orang Israel. Seluruh bangsa itu berkumpul, laki-laki, perempuan dan anak-anak, dan orang asing yang diam di dalam tempatmu, supaya mereka mendengarnya dan belajar takut akan Tuhan, Allahmu, dan mereka melakukan dengan setia segala perkataan hukum Taurat ini.

Smittah adalah tahun sabat, tahun perhentian dan hari terkahir pada tahun yang ke-7 semua hutang-piutang dihapuskan dan hal ini bisa menjadi kutuk bagi bangsa yang melawan Tuhan. Berikut adalah sejarah yang terjadi di tahun Shmittah :
  • 1917 : Perang dunia I, terjadi kerunTuhan ekonomi di 4 kerajaan: Jerman, Rusia, Hungaria dan Ottoman (Turki)
  • 1938 (21 tahun kemudian = 7 x 3) : pemerintahan Hitler dan era holocaust
  • 1945 (7 tahun kemudian) : muncul perencanaan untuk membangun gedung WTC dan pemboman Hiroshima – Nagasaki
  • 1966 ( 21 tahun kemudian) : mulai pembangunan WTC
  • 1973 (7 tahun kemudian) : dilegalkannya aborsi di Amerika dan Amerika kalah di perang Vietnam.
  • 2001 (28 tahun kemudian) : peritiwa hancurnya gedung WTC (9/11), dan runtuhnya perekonomian yang besar
  • 2008 (7 tahun kemudian) : runtuhnya ekonomi di wall street yang lebih besar dari sebelumnya.
Deklarasi Balfour pada Tahun 1917 adalah tahun Yobel, tahun ke-50 (setelah Shmittah ke-7 – 49 tahun), dan dalam deklarasi itu menyebutkan mengenai pemberian tanah air/negeri kepada Israel.

50 tahun kemudian, yaitu tahun 1967 (juga tahun Yobel – 49 tahun Shmittah + 1 tahun) Israel merebut Yerusalem.

Smittah juga akan terjadi lagi pada Pada tanggal 25 September 2014 – 13 September 2015 yakni smittah ke-7. Beberapa berkata bahwa yang akan terjadi adalah masa kesusahan, beberapa berkata adalah masa perang dunia, beberapa berkata mulainya masa pengangkatan di tahun 2016 yakni tahun yobel. Namun yang saya percayai adalah masa dimana mulainya memanas situasi keamanan global dan juga kondisi resesi ekonomi dunia. karena masa untuk antikris dinyatakan sudah sangat singkat, sehingga kita harus bisa mulai membaca musim dan berjaga-jaga, jika anda seperti saya yang percaya mengenai post tribulation, maka kita harus bersiap-siap untuk pergi ke atas gunung atau hutan saat masa itu tiba.

Dalam masa kesusahan yang dapat muncul, maka kita harus mulai menjaga iman kita dan api ikita, agar kita tidak menjadi 5 gadis bodoh, melainkan menjadi 5 gadis bijaksana yang siap sedia untuk menantikan pengantinnya datang dan tidak kehilangan akan pengharapan dan imannya.

2. Tahun Roh Kudus

Angka 5 pada Yahudi disebut Hey dan berarti nafas Allah. Jadi tahun Ayin Hey berbicara mengenai Roh Allah yang bergerak, yang secara aktif melakukan suatu perubahan, suatu pemulihan, bahkan membuat kehidupan. Sehingga musim yang baru ini saya yakin sekali adalah:

Masa Restorasi (Pemulihan)
Yeh37:1-14
Jika kita mempelajari ayat tersebut denbgan sangat jelas kita akan menemukan bahwa ketika nafas Allah berhembus dan membuat seluruh tulang-tulang kering itu hidup kembali. Apa yang telah mati dari hidup kita? semangat kita? pengharapan kita? hati kita? apa yang telah memenuhi diri kita selama 2014? kedagingan? kekecewaan? atau apa? kita harus sadar penuh bhwa sekarang ini justru adalah masa pengembalikan situasi, masa pemulihan telah tiba, masa untuk kita bangkit dan hidup kembali! amin? Namun bagaimana caranya? sangat sederhana bahwa untuk Roh Allah bekerja memerlukan bagian yang harus kita lakukan,yakni adalah kita perlu bernubuat sesuai dengan apa yang Tuhan ingin kita alami bukan bernubuat sesuai dengan apa yang kita mau.

Bagaimana bisa menemukan dan mengetahui apa yang Tuhan inginkan untuk kita perkatakan atau nubuatkan sehingga Roh Allah bisa bekerja dengan lebih bebas atas hidup kita dan membawa kehidupan atas setiap aspek hidup kita?
Mzm 25:14 Tuhan bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia, dan perjanjian-Nya diberitahukan-Nya kepada mereka.
Kita harus bergaul karib dengan Tuhan. jadi kita harus mulai semakin banyak meluangkan weaktu untuk Tuhan. tidak hanya untuk acara gereja, namun secara personal. Mengenal Tuhan baik lewat logos , yakni Firman Tuhan yang kita renungkan siang dan malam, serta mengalami Firman atau Chronos. Dan juga menyembah Tuhan dalam roh dan kebenaran.

Apa yang telah dicuri iblis harus dikembalikan kepada hidup kita, apa yang dibunuh oleh iblis harus dihidupkan kembali. Inilah masa untuk kita lihat keajaiban-keajaibam Tuhan.

Masa Mujizat / terobosan

Hey mempunyai makna Roh Allah yang bergerak secara aktif dan melakukan penciptaan. Kita bisa lihat pada Kej 1, khususnya pada ayat ke-2 ketika Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air , kemudian pada ayat ke-3 dan seterusnya dimulai dengan lalu Allah berfirman. Hal ini menegaskan mujizat terjadi ketika Roh Allah mengalir tanpa batas dan saat itu terjadi saat itulah terjadi mujizat. Mujizat yang tidak bisa dipahami dengan akal sehat manusia, dengan logika, ataupun dengan iptek apapun karena Allah kita adalah Allah yang hidup dan pikiran-Nya dan jalan-Nya tidak bisa terselami oleh siapapun.

Abraham dan Sarah sebelumnya bernama Abram dan Sarai. Waktu mereka sudah tua kira-kira berumur 90-an tahun, Tuhan datang kepada Abram dan berkata, "Nanti kamu akan mempunyai keturunan seperti bintang di langit". Ketika itu Abram belum mempunyai keturunan dengan Sarai. Mereka sudah sangat tua dan sepertinya tidak mungkin memiliki keturunan, apalagi Sarai sudah mati haid. Abram berpikir, "Apa itu mungkin ya, saya sudah tua seperti ini. Istri saya juga sudah mati haid". Tetapi Alkitab berkata bahwa Abram percaya meskipun tidak masuk akal, dan ini diperhitungkan Tuhan sebagai satu kebenaran. Setelah Abram percaya, namanya diganti dari Abram menjadi Abraham, artinya ditambahi dengan "Hey". Sarai diganti menjadi Sarah ada huruf "h"-nya yang mana adalah "Hey" tadi. Setelah diganti namanya, mereka lalu mempunyai anak, yaitu Ishak

Masa Kasih Karunia / Anugerah berlimpah

Hey (angka 5) juga berarti kasih karunia atau anugerah Tuhan. angka 5 tertera 2x pada 5775, hal ini sangat menegaskan bahwa ada anugerah yang berlimpah sangat besar. ada kekuatan, ada kesanggupan bagi kita untuk menghadapi hari-hari ini. Karena anugerah semakin besar, bukan berarti kita semakin berbuat dosa, namun ada kesanggupan dari Allah untuk kita keluar dari lingkaran setan (kuasa dosa) dan bangkit untuk berjalan bersama Tuhan dalam kemenangan. Bahkan ada kekuatan dari Tuhan untuk kita bisa menghadapi semua masalah dalam hidup ini. Bagaimana kita bisa mendapatkan kasih karunia? BErdiam diri dan menantikan Tuhan.
Yes40:29-31
40:29 Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya. 40:30 Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna jatuh tersandung, 40:31 tetapi orang-orang yang menanti-nantikan Tuhan mendapat kekuatan baru mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.

Serta kita tidak boleh menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan orang-orang kudus.

Masih banyak lagi hal-hal yang terkandung did alam Ayin Hey atau pesan untuk 2015. Namun apapun itu yang terutama dan yang paling utama adalah kita harus semakin intim dengan Tuhan dan fokus dengan Tuhan dan tidak memikirkan hal-hal yang melebihi dari apa yang patut kita pikirkan. Bahkan kita harus tetap terus mengembangkan apa yang dipercayakan kepada kita. Karena pada masanya apa yang tidak bertumbuh dan berbuah harus dipotong dan dilemparkan ke dalam api.

Oleh karna itu mari kita terus berusaha memaksa diri kita untuk semakin taat kepada Tuhan dan mengembangkan kapasitas dan juga hidup dalam kerendahan hati untuk mencari terus apa isi hati Tuhan untuk hidup kita dan yang harus kita jalankan dan kembangkan sehingga Ia semakin besar dalam hidup kita dan itu menjadi suatu kesaksian yang hidup.


Tahun Shabbat, Yobel dan Gerhana Bulan Darah (Yoel 2:31-32)

Nabi Yoel membuka tulisannya dengan serangan belalang yang dahsyat kepada kerajaan Yehuda di selatan yang saat itu diperintah Yoas (835-796 SM). Ini tentu karena Yehuda telah berdosa kepada Tuhan. Nubuat Yoel mengandung janji akan penyertaan Tuhan bagi bangsa yang bertobat. Selanjutnya Yoel bernubuat tentang Hari Tuhan yang dahsyat. Hari Tuhan adalah istilah yang dipakai untuk menyatakan penghakiman Tuhan akan bangsa-bangsa yang melawan umat Tuhan (Yoel 1:15; Zef 1:15-16).

Tanda yang mendahului Hari Tuhan itu dinubuatkan sebagai matahari menjadi gelap dan bulan menjadi darah. Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari Tuhan yang hebat dan dahsyat itu. Dan barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan akan diselamatkan, (Yoel 2:31-320.

NASA (Lembaga Antariksa Nasional Amerika) menyatakan bahwa pada tahun 2014-2015 akan terjadi 4 kali berturut-turut Gerhana Bulan Darah dan sekali Gerhana Matahari penuh. Gerhana Bulan Darah akan terjadi pada Pesakh 15 April 2014; Sukkot 8 Oktober 2014; Pesakh 4 April 2015; Sukkot 28 September 2015. Gerhana Matahari gelap akan terjadi pada 20 Maret 2015. Tahun Shabbat (Shmita) 5775 (2014-2015) mencakup Sukkot 2014 dan Pesakh 2015. Tahun Yobel mencakup Sukkot 2015. Semuanya memakai kalender Ibrani. Juga semua tanggal ini berhubungan dengan hari raya Ibrani yang diperintahkan Tuhan kepada umatNya agar dirayakan, Pesakh (hari raya tahunan pertama) dan Sukkot (hari raya tahunan terakhir/ketujuh). Harap dicatat, Paskah/Easter Konstaninus tidak diakui oleh bulan dan bintang sekalipun. Alam semesta tetap mengakui hari raya yang ditetapkan Elohim Israel.

Gerhana Bulan Darah merupakan tanda peringatan bagi umat Israel dan tentu saja perlu diperhatikan oleh umat Tuhan bangsa-bangsa. Pemunculan Gerhana Bulan Darah berhubungan dengan peristiwa besar dalam sejarah Israel. Tahun 1492 Gerhana Bulan Darah terjadi, orang Yahudi diusir dari Spanyol bila mereka menolak masuk ke agama Roma Katolik. Banyak dari mereka digusur keluar Spanyol. Tetapi Tuhan membuka benua Amerika bagi mereka melalui Columbus, seorang Yahudi Mesianik. Tahun 1948 dan 1967 Gerhana Bulan Darah terjadi lagi dan kali ini Israel menyatakan kemerdekaan setelah huruhara anti Yahudi oleh orang Arab. Tahun 1967 Yerusalem dipersatukan setelah Israel dikepung oleh negara-negara Arab tetangganya.

Apa yang akan terjadi dengan 4 Gerhana Bulan Darah itu? Tentu ada peristiwa global yang dahsyat, segala sesuatu yang tidak berdasar pada Firman Tuhan akan digoncangkan. Tetapi barang siapa yang berseru/berharap kepada YHWH Elohim Israel ia akan selamat.

Makna Yobel

Untuk mengerti tentang makna tahun Yobel maka kita harus mengacu pada pola kehidupan bangsa Israel . Hal ini karena perintah untuk merayakan tahun Yobel ditujukan kepada bangsa Israel.  Dalam kitab Imamat 25: 8-55 terdapat perintah dan peraturan dalam merayakan tahun Yobel.  Kata Yobel sendiri berasal dari kata lama dalam bahasa Ibrani untuk arti sangkakala yang mencerminkan perayaannya yaitu dengan cara meniup sangkakala-sangkakala di seluruh negeri Israel.  Di samping perayaan meniup sangkakala itu terdapat juga peraturan-peraturan dalam merayakannya . Secara garis besar peraturan-peraturan tersebut adalah :
  1. Semua hutang harus dihapuskan. Jika orang menjadi budak karena hutangnya maka ia dibebaskan dari hutangnya. Jika ia terpaksa harus menjual sebagian tanahnya maka harus dikembalikan kepadanya pada tahun Yobel. 
  2. Orang kaya dan berpengaruh tidak bisa memperoleh keuntungan dengan menipu atau merugikan orang lain, semua perdagangan harus dilaksanakan secara adil (Ay 14).
    Peraturannya adalah orang yang hendak membeli bukan membeli tanah namun hasil panen yang dihitung sampai tahun Yobel jadi jika tahun itu masih lama maka harga yang dibayarkan tinggi, jika tidak lama lagi maka harga dikurangi.  (Ay 15-17)
  3. Semua orang Israel harus pulang ke tanah miliknya (Ay 13)
  4. Jika diantara orang Israel ada yang menjadi miskin maka orang-orang Israel yang lain harus membantunya dan tidak boleh mengambil bunga . (Ay 35-36)
  5. Tanah tidak boleh digarap, tidak boleh menabur dan menuai selama tahun Yobel (Ay 11)
  6. Dan berbagai peraturan lainnya tentang penebusan.
Dalam peraturan-peraturan tersebut terlihat jelas bahwa Tuhan memberikan perintah kepada orang Israel untuk aktif melakukan sesuatu yang baik dan adil buat orang-orang sebangsanya agar mereka saling memberkati dan tidak terjadi kesenjangan antara yang kaya dan yang miskin di antara orang Israel.  Dan di dalam peraturan-peraturan tersebut juga terdapat perintah bahwa untuk merayakan tahun Yobel maka seluruh orang Israel harus pulang ke tanah miliknya masing-masing.  Tahukah anda bahwa orang Israel merayakan tahun Yobel terakhir kali sekitar 150 tahun sebelum Bait Allah yang pertama di runtuhkan ? Sejak itu mereka tidak pernah lagi merayakannya . Salah satu alasannya adalah karena dua belas suku tercerai berai dan ada sepuluh suku yang "hilang" hingga saat ini.

Belajar dari makna tahun Yobel secara garis besar seperti di atas , maka ada berbagai pertanyaan yang muncul yaitu apakah makna dan manfaat buat kita sebagai orang Kristen jika kita berusaha untuk merayakan tahun Yobel seperti orang Israel pada masa lalu ? Apakah manfaatnya adalah seperti kutipan di atas ? jika iya, apakah tidak terjadi "gagal paham" jika kita orang Kristen mengharapkan mendapatkan kebebasan dan kelimpahan berkat dalam perayaan tahun Yobel sementara orang Israel asli pada masa lalu memaknai tahun Yobel sebagai perayaan untuk saling memberkati di antara kaum sebangsanya sampai tidak ada yang miskin diantara mereka? apakah tidak "gagal paham" namanya jika orang Kristen merayakan tahun Yobel sementara orang Israel sudah tidak merayakannya lagi ? 

Mungkin ada yang berkata, "apa salahnya jika orang Kristen ikut menyongsong perayaan tahun Yobel?" baiklah tidak ada salahnya namun idealnya adalah kita harus merayakannya seperti yang diperintahkan Tuhan kepada orang Israel. Pertanyaannya adalah jika kita orang Kristen mau merayakan tahun Yobel , terus kita harus pulang ke tanah asal yang mana , ke kampung halaman masing-masing atau ramai-ramai ke Israel atau sekalian terangkat pulang ke Yerusalem Sorgawi ?  Apakah kita juga harus menghapuskan hutang-hutang dari orang yang kita piutangi atau hanya menerima penghapusan hutang dari teman bisnis kita ? Apakah para petani Kristen tidak boleh menggarap tanah mereka selama tahun Yobel ? 

Mungkin ada yang berkata, "tahun Yobel Besar bukan berbicara tentang hal-hal seperti itu lagi tetapi berbicara tentang rahasia menyambut kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali ". Wah berarti kemungkinan kedatangan Tuhan Yesus terjadi di bulan September karena tahun Yobel dimulai pada 23 September 2015 . Baiklah jika itu terjadi, apa yang harus kita -sebagai orang Kristen- lakukan untuk itu? Apakah harus setia dan berjaga-jaga ? bukankah kita dinasehati oleh Tuhan Yesus untuk berjaga-jaga senantiasa jadi mengapa harus berkoar-koar di tahun Yobel untuk berjaga-jaga? 

Bagi yang tetap ngotot menyongsong tahun Yobel silahkan saja karena mungkin memang tahun yang dianggap tahun Yobel besar itu bisa sama artinya dengan untung besar bagi sekelompok orang oportunis . Saya pribadi tidak iri malah turut senang jika ada orang-orang yang untung besar (secara hutang dihapus dan kelimpahan terjadi) karena biasanya orang-orang yang untung besar itu murah hati dan suka berbagi .  Mudah-mudahan orang lain yang berkekurangan mendapat remah-remahnya, ingat ya jika mendapat berkat tahun Yobel jangan dimakan sendiri karena dalam peraturannya ada tertulis jika ada yang miskin di antara sesama maka harus dibantu .  Bagi yang merasa bahwa kedatangan Tuhan Yesus terjadi di tahun Yobel , silahkan bersiap-siap (secara boarding pass sudah di tangan dan jadwalnya sudah ada yang beritahu) namun ingatlah jika hal kedatangan itu tidak terjadi di tahun ini maka jangan kecewa tetaplah berjaga-jaga senantiasa dan berhati-hatilah dalam mendengarkan pengajaran dari orang-orang yang suka memberitahu tentang hal kedatangan itu di waktu-waktu yang akan datang.  

Memasuki Tahun Yobel Besar

Kita sekarang sudah memasuki pertengahan bulan Agustus. Dan kita semakin diiingatkan, bahwa beberapa minggu lagi, tepatnya pada tanggal 13 September 2015 pkl. 18:00 kita akan segera meninggalkan tahun Shemittah (Double Sabbath) atau tahun Ayin Hey 5775 dan beralih memasuki lembaran baru tahun Yobel Besar atau tahun Ayin Vav 5776. Tahun Yobel Besar (the year of Great Jubilee) diumumkan pemerintah Israel setiap 50 tahun sekali.
Tahun Yobel Besar ini merupakan tanda zaman yang harus terjadi sebelum kedatangan Kristus kedua kali. Karena itu kita perlu memperhatikan dan menyikapinya dengan bijaksana. Tahun Yobel besar ini sangat penting bagi kita, karena dalam masa ini (entah kapan hari dan saatnya Kristus datang menjemput kita) setiap saat Tuhan BISA datang membebaskan umat pilihan-Nya untuk diluputkan dari murka Tuhan yang akan segera menimpa seluruh dunia.
Dalam Imamat 25:9-13 Tuhan berfirman,
  • 9 Lalu engkau harus memperdengarkan bunyi sangkakala di mana-mana dalam bulan yang ketujuh pada tanggal sepuluh bulan itu; pada hari raya Pendamaian kamu harus memperdengarkan bunyi sangkakala itu di mana-mana di seluruh negerimu.
  • 10 Kamu harus menguduskan tahun yang ke lima puluh, dan memaklumkan kebebasan di negeri itu bagi segenap penduduknya. Itu harus menjadi tahun Yobel bagimu, dan kamu harus masing-masing pulang ke tanah miliknya dan kepada kaumnya.
  • 11 Tahun yang kelima puluh itu harus menjadi tahun Yobel bagimu, jangan kamu menabur, dan apa yang tumbuh sendiri dalam tahun itu jangan kamu tuai, dan pokok anggur yang tidak dirantingi jangan kamu petik buahnya.
  • 12 Karena itu adalah tahun Yobel, haruslah itu kudus bagimu; hasil tahun itu yang hendak kamu makan harus diambil dari ladang.
  • 13 Dalam tahun Yobel itu kamu harus masing-masing pulang ke tanah miliknya.
Tahun Yobel Besar ini diyakini akan menjadi tahun Yobel terakhir bagi umat pilihan Tuhan yang hidup dalam kasih karunia. Karena pada tanggal 28 September 2015 bertepatan dengan hari raya Pondok Daun, orang-orang Israel merayakan Sukkot yang dinubuatkan sebagai peristiwa pengumpulan hasil panen (gathering). Pada hari itu akan terjadi gerhana bulan menjadi merah seperti darah, yang melengkapi ketiga tetrad terakhir dan matahari gelap gulita yang sudah terjadi sepanjang tahun 2014-2015 ini. Fenomena ini menandakan kedatangan Tuhan sudah begitu diambang pintu dan hari Tuhan yang hebat dan dahsyat itu akan datang. Seperti dikatakan dalam Yl 2:31,
  • 31 Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari Tuhan yang hebat dan dahsyat itu."
    Lalu dalam ayat 32 firman Tuhan berkata,
  • 32 Dan barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan akan diselamatkan, sebab di gunung Sion dan di Yerusalem akan ada keselamatan, seperti yang telah difirmankan Tuhan; dan setiap orang yang dipanggil Tuhan akan termasuk orang-orang yang terlepas.
Ayat ini sangat penting untuk kita pahami sungguh-sungguh. Karena keselamatan ada di Gunung Sion dan Yerusalem artinya, bahwa keselamatan hanya ditujukan bagi orang-orang dipanggil Tuhan dan ditetapkan Tuhan sebagai umat pilihan-Nya. Keselamatan hanya ada di dalam Kristus. Dan orang-orang yang bisa naik ke gunung Sion, hanyalah orang-orang yang bersih tangannya dan murni hatinya , yang tidak menyerahkan dirinya kepada penipuan, dan yang tidak bersumpah palsu (Mzm 24:3-4). "Itulah angkatan orang-orang yang menanyakan Dia, yang mencari wajah-Mu…" (Msm 24:6). Artinya yang diselamatkan hanya orang-orang yang dipanggil Tuhan sebagai umat pilihan-Nya yang memiliki hati takut akan Tuhan dan setia melakukan kehendak Tuhan. Itulah yang berkenan di hati Tuhan (Kis 10:34-35, 13:22).

Sebab itu merupakan kasih karunia Tuhan kalau kita sekarang bisa mengetahui dan melakukan apa yang Tuhan sampaikan melalui firman-Nya sebagai tanda kedatangan-Nya itu. Sebab dalam Amos 3:7 dikatakan,

7 Sungguh, Tuhan Allah tidak berbuat sesuatu tanpa menyatakan keputusan-Nya kepada hamba-hamba-Nya, para nabi.

Yang dimaksud dengan hari kedatangan Tuhan dalam konteks ini adalah saat dimana Kristus turun dari Sorga pertama kali untuk membangkitkan orang-orang yang telah mati di dalam Kristus. Baru kemudian dalam sekejap mata kita yang masih hidup akan diubah Tuhan menjadi tubuh kemuliaan dan terangkat ke angkasa bertemu Kristus, masuk ke dalam Perjamuan Kawin Anak Domba dan tinggal bersama Kristus sampai selama-lamanya (1 Tes 4:16-17).

Dan kita bersyukur karena kasih karunia-Nya kita termasuk orang-orang pilihan Allah yang diundang untuk masuk ke dalam Perjamuan Kawin Anak Domba. Karena itu hendaknya setiap kita menyadari bahwa kita sekarang berada di hari-hari yang sangat menentukan. Malaikat Tuhan mengingatkan, bahwa 'hari perkawinan Anak Domba' telah tiba (Why 19:7). Dan sebagai mempelai perempuan-Nya kita juga harus sudah siap sedia menyongsong Kristus sebagai Mempelai Laki-Laki.

Sedangkan yang dimaksud dengan hari Tuhan yang hebat dan dahsyat itu (Yl 2:31) adalah hari dimana langit akan lenyap dan unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api, dan bumi dengan segala yang ada di atasnya akan hilang lenyap (hancur dan tidak ditemukan lagi), sebagaimana ada tertulis dalam 1 Ptr 3:10-12. Dan kita yang karena kasih karunia telah diangkat sebelumnya, akan masuk dalam Yerusalem Baru, langit baru – bumi baru (1 Ptr 3:13, Why 21:1). Ini akan terjadi setelah pemerintahan Kristus selama seribu tahun.

Namun semua yang mengerikan di masa pemerintahan Antikristus itu tidak akan menimpa kita (orang-orang yang sungguh hidup dalam kasih karunia), karena ada kabar baik sebagaimana tertulis dalam 1 Tes 5: 8-10
  • 8 Tetapi kita, yang adalah orang-orang siang, baiklah kita sadar, berbajusirahkan iman dan kasih, dan berketopongkan pengharapan keselamatan.
  • 9 Karena Allah tidak menetapkan kita untuk ditimpa murka, tetapi untuk beroleh keselamatan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita,
  • 10 yang sudah mati untuk kita, supaya entah kita berjaga-jaga, entah kita tidur, kita hidup bersama-sama dengan Dia.
Yang dimaksud dengan orang-orang siang artinya orang-orang pilihan Tuhan yang rohaninya terjaga, tidak tertidur apalagi mati.

Berbajusirahkan iman dan kasih, dan berketopongkan pengharapan' artinya orang-orang kristen yang bukan sekedar kristen atau hidup sekedar hidup, melainkan yang sungguh-sungguh memiliki iman – pengharapan dan kasih yang sempurna (1 Kor 13:13).

Karena itu marilah kita pergunakan sisa waktu yang Tuhan anugerahkan dalam hidup kita sekarang ini untuk lebih bersungguh-sungguh lagi hidup berkenan kepada Tuhan dan menjalaninya dengan bijaksana menurut kehendak Allah (1 Tes 4:1, 1 Ptr 4:2).
Ada beberapa hal utama yang sangat penting untuk kita perhatikan dalam kehidupan kita sebagai orang kristen di penghujung zaman terakhir ini. Diantaranya apa yang firman Tuhan katakan dalam Ibr 10:22

22 Karena itu marilah kita menghadap Allah dengan hati yang tulus ikhlas dan keyakinan iman yang teguh, oleh karena hati kita telah dibersihkan dari hati nurnai yang jahat dan tubuh kita telah dibasuh dengan air yang murni.

Sejauhmana perkenanan hidup kita di hadapan Tuhan sangat ditentukan oleh kualitas hati dan iman kita.
Karena itu firman Tuhan mengingatkan betapa pentingnya kita memiliki hati yang murni dan keyakinan iman yang teguh.
Namun kedua hal ini bukan sesuatu yang terjadi dengan sendirinya apalagi instan. Tidak berarti kita sudah menjadi orang kristen otomatis memiliki hati dan iman seperti yang Tuhan kehendaki. Bukan berarti kalau kita percaya sudah pasti selamat apalagi sekali selamat tetap selamat. Melainkan kita harus berusaha sungguh-sungguh dengan segala kerendahan hati memberi hati kita dipulihkan Roh Kudus sepenuhnya dan membangun iman kita melalui suatu proses perjalanan hidup yang dipimpin Roh Kudus.

Kemudian menambahkan kepada iman kita kebajikan, pengetahuan, penguasaan diri, ketekunan, kesalehan dan kasih (2 Ptr 1:5-7). Sehingga kita bisa semakin dewasa dan mengenal Kristus dengan sempurna. Dan ayat 10-11 mengingatkan,
  • 10 Karena itu, saudara-saudaraku, berusahalah sungguh-sungguh, supaya panggilan dan pilihanmu makin teguh. Sebab jikalau kamu melakukannya, kamu tidak akan pernah tersandung.
  • 11 Dengan demikian kepada kamu akan dikaruniakan hak penuh untuk memasuki Kerajaan Kekal, yaitu Kerajaan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus.
Lebih lanjut dalam pesan-Nya yang disampaikan hari-hari terakhir ini, Tuhan menghendaki agar kita sebagai gereja-Nya, berusaha sungguh-sungguh untuk belajar dan mempersiapkan diri seperti Musa dipersiapkan membawa bangsa Israel keluar dari Mesir dan bebas dari perbudakan. Yobel berarti pembebasan tawanan dosa untuk kembali kepada Kristus. Karena itu kalau kepada orang Israel Tuhan perintahkan merayakan hari Raya Sangkakala (Yom Teruah / Rosh Hashanah) yang jatuh pada tanggal 13 September 2015 dengan melakukan ' Teshuvah' yaitu berjaga-jaga menjelang kedatangan Mesias dengan lebih mendekatkan diri dan merendahkan hati di hadapan Tuhan, berbalik dan mencari perkenanan Tuhan pada hari raya Yom Kipur (hari raya pendamaian) yang jatuh pada tanggal 23 September 2015, maka ada beberapa hal pokok yang harus kita kejar dan pastikan dalam hidup kita sebagai orang kristen. Salam Transformasi .

Sep 29, 2015

Tahun Yobel

Imamat 25:10 Kamu harus menguduskan tahun yang kelima puluh, dan memaklumkan kebebasan di negeri itu bagi segenap penduduknya. Itu harus menjadi tahun Yobel bagimu, dan kamu harus masing-masing pulang ke tanah miliknya dan kepada kaumnya.

A. Arti  Tahun  Yobel Secara Harfiah 

Arti kata Yobel: masa bersorak-sorai (sebab ada kelepasan yang penuh dan indah). 
Tahun Yobel adalah puncak dari Sabat. 
Hari ke-7 (Sabat Harian) – Tahun ke-7 (Sabat Tahunan) — +1 = 50 tahun = Tahun Yobel 
Hari ketujuh adalah hari Sabat. 

Tahun ke tujuh (dimulai sejak Israel masuk Kanaan)  adalah tahun Sabat. (Ul 15:1,9,12). Pada tahun sabat, semua  hamba-hamba orang Israel harus dibebaskan, semua hutang-  hutang dibebaskan, tetapi tanah yang dijual, harus menunggu  tahun Yobel, baru bebas. 

Sesudah 7 kali tahun Sabat (7×7 = 49 tahun), maka tahun  berikutnya yaitu tahun ke 50 adalah tahun Yobel, Sabat dari  tahun Sabat. 

Pada tanggal 10 bulan 7 tahun Yobel, nafiri ditiup di seluruh negeri Israel dan semua orang Israel yang menjadi hamba harus dibebaskan, semua tanah yang dijual harus dikembalikan kepada pemiliknya. Pada tahun Yobel semua dipulihkan menjadi seperti semula. Inilah tahun Yobel.

Arti Tahun Yobel Secara Rohani.

Tahun Yobel adalah puncak atau kesempurnaan dari Sabat. Sebab itu kita harus mengerti arti hari Sabat lebih dahulu, kemudian tahun sabat, baru kita akan mengerti dengan tepat arti rohani dari tahun Yobel.

B. Arti Hari Sabat
 

Keluaran 20:8-11 Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat: enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu, tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat Tuhan mu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki- laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu laki-laki atau hambamu perempuan, atau hewanmu atau orang asing yang di tempat kediamanmu. Sebab enam hari lamanya Tuhan menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya Tuahan memberkati hari Sabat dan menguduskannya. 

Keluaran 34:21 Enam harilah lamanya engkau bekerja, tetapi pada hari yang ketujuh haruslah engkau berhenti, dan dalam musim membajak dan musim menuai haruslah engkau memelihara hari perhentian juga. 

Pada hari ketujuh, hari sabat, orang-orang  Israel harus berhenti bekerja untuk beribadat  dan bersekutu dengan Allah. Ini rahasia  hidup orang Israel, persekutuan yang erat  dan manis dengan Allah. Tanpa Allah, Israel  akan dibinasakan habis oleh semua musuh-  musuhnya. 

Bagi kita, orang-orang Kristen, sabat  tidak lagi berarti secara hurufiah tetapi secara rohani 

Bagi kita orang-orang Perjanjian Baru, Sabat juga menjadi rahasia hidup orang-orang beriman, sebab orang yang memelihara hari sabat secara rohani akan menjadi kuat dan tidak sampai jatuh. 

Ibrani 4:10-11 Sebab orang yang masuk ke dalam perhentiannya, dia juga harus berhenti dari pekerjaan (usaha) kita sendiri, seperti yang dilakukan Allah. Biarlah kita berusaha untuk masuk ke dalam perhentian itu supaya jangan seorang pun jatuh seperti contoh orang-orang yang tidak percaya (KJ). 

Sabat secara rohani diterangkan dalam (Ibr 4:10-11). Kita berhenti dari perbuatan, usaha dan kekuatan kita sendiri lalu bergantung penuh kepada Tuhan. Caranya ialah dengan menyerahkan diri sepenuhnya di dalam pimpinan Roh Kudus, pasrah dan taat dipimpin Roh senantiasa. 

Sabat bagi kita terjadi kalau kita dipenuhi Roh Kudus dan tetap tinggal di dalam pimpinanNya, dan kita melepaskan, bebas dari usaha, pergumulan, ketegangan kita sendiri. 

Yesaya 28:11-12 Maka sebab itu Ia pun akan berfirman kepada bangsa ini dengan lidah yang ajaib dan dengan bahasa yang lain. Ia yang sudah berFirman kepada mereka itu demikian: Bahwa inilah perhentian; berikanlah perhentian kepada orang yang lelah; dan disini adalah kesenangan! Tetapi tiada mereka itu mau mendengar (TL). 

Memelihara sabat berarti memelihara kepenuhan Roh Kudus yaitu dengan tetap tinggal didalam pimpinan Roh Kudus. 

Roma 8:14 Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah. 

Tandanya kalau kita selalu berada di dalam pimpinan Roh Kudus ialah ada sejahtera dari Allah memerintah, menguasai dan menjagai hati kita. 

Kolose 3:15a Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu
Filipi 4:7 Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus. 

Kalau kita sama sekali berhenti bergantung pada kekuatan kita sendiri, lalu bergantung penuh pada Tuhan, berarti terus-menerus dipimpin dan taat pada Roh Kudus, kita masuk dalam perhentian Tuhan. Itulah arti sabat rohani. 

Justru orang seperti ini akan kuat dan limpah dengan perkara-perkara besar, sebab ia taat pada Roh Kudus, sehingga Roh Kudus dapat melakukan banyak hal-hal yang indah lewat orang ini (Maz 60:14). 

Sebab itu kalau kita tidak mau jatuh dan mau terus-menerus kuat di dalam Tuhan, serta limpah dengan perkara-perkara besar dari Tuhan, peliharalah hari sabat secara rohani, berhenti dari usaha dan pergumulan sendiri lalu bergantung penuh kepada Tuhan yaitu dengan selalu hidup dipimpin Roh, itu sangat indah. 

Jadi di dalam sabat rohani, kita terus-menerus tinggal di dalam hubungan dan persekutuan yang manis dengan Roh Kudus.
Daud tahu rahasia ini, sebab itu ia sangat memperhatikan dan memelihara persekutuan dengan Allah.
1Tawarikh 16:11 Carilah TUHAN dan kekuatanNya, carilah wajahNya selalu
Bahkan bukan hanya pada hari ketujuh, tetapi juga setiap hari ia bersekutu dengan Tuhan dalam doa dan Firman Tuhan.

Mazmur 1:2-3 Tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil. 

Ini lebih dari sabat secara hurufiah, sebab itu hidup Daud menjadi sangat indah karena Tuhan dapat bekerja dengan bebas di dalam dia, Daud selalu menyerah pada Roh Kudus dan taat akan pimpinanNya. 

Orang yang penuh Roh Kudus, kalau mau, dapat memelihara hari sabat secara rohani, itu suatu cara hidup yang indah dan luar biasa. Jangan sia-siakan kesempatan yang heran ini, sabat 

C. Tahun Sabat 

Imamat 25:2-6 "Berbicaralah kepada orang Israel dan katakan kepada mereka: Apabila kamu telah masuk ke negeri yang akan Kuberikan kepadamu, maka tanah itu harus mendapat perhentian sebagai sabat bagi TUHAN. Enam tahun lamanya engkau harus menaburi ladangmu, dan enam tahun lamanya engkau harus merantingi kebun anggurmu dan mengumpulkan hasil tanah itu, tetapi pada tahun yang ketujuh haruslah ada bagi tanah itu suatu sabat, masa perhentian penuh, suatu sabat bagi TUHAN. Ladangmu janganlah kautaburi dan kebun anggurmu janganlah kaurantingi. Dan apa yang tumbuh sendiri dari penuaianmu itu, janganlah kautuai dan buah anggur dari pokok anggurmu yang tidak dirantingi janganlah kaupetik. Tahun itu harus menjadi tahun perhentian penuh bagi tanah itu. Hasil tanah selama sabat itu haruslah menjadi makanan bagimu, yakni bagimu sendiri, bagi budakmu laki-laki, bagi budakmu perempuan, bagi orang upahan dan bagi orang asing di antaramu, yang semuanya tinggal padamu. 

Ini adalah sabat ladang.

Sudah diterangkan bahwa sabat itu bertingkat- tingkat, yaitu sabat harian, sabat tahunan dan puncaknya ialah Yobel. Kalau orang Israel tidak dapat memelihara sabat harian, maka mereka pasti juga tidak dapat memegang sabat tahunan, misalnya: 

Nehemia 13:15-17 Pada masa itu kulihat di Yehuda orang-orang mengirik memeras anggur pada hari Sabat, pula orang-orang yang membawa berkas-berkas gandum dan memuatnya di atas keledai, juga anggur, buah anggur dan buah ara dan pelbagai muatan yang mereka bawa ke Yerusalem pada hari Sabat. Aku memperingatkan mereka ketika mereka menjual bahan-bahan makanan. Juga orang Tirus yang tinggal di situ membawa ikan dan pelbagai barang dagangan dan menjual itu kepada orang-orang Yehuda pada hari Sabat, bahkan di Yerusalem. Lalu aku menyesali pemuka-pemuka orang Yehuda, kataku kepada mereka: "Kejahatan apa yang kamu lakukan ini dengan melanggar kekudusan hari Sabat? 

Kalau untuk bersekutu dengan Tuhan, mereka tidak bisa berhenti bekerja satu hari saja, apalagi berhenti bekerja satu tahun! Lebih-lebih lagi pada puncaknya, yaitu tahun ke 49 dan tahun ke 50 = Yobel, dua tahun tidak bekerja. 

(Ternyata dalam sejarah Alkitab, tidak pernah disebutkan bahwa orang Israel pernah tercatat memegang tahun Yobel (hanya ada nubuatan yang mirip 2Raj 19:29-30). Rupa-rupanya tingkat ketaatan orang Israel belum sampai di sini). Perlu iman dan ketaatan yang lebih besar untuk tidak bekerja satu tahun (bagi Tuhan), apalagi tahun Yobel, tidak bekerja dua tahun. 

Begitu juga di dalam arti rohaninya.

Kalau seseorang belum bisa memegang sabat harian, ia juga tidak akan dapat memegang sabat ladang/ tahunan. 

Sabat adalah pekerjaan Roh Kudus yang terus-menerus memenuhi dan memimpin orang-orang yang percaya, sehingga selalu ada persekutuan dengan Allah dan perhentian di dalam hatinya. Orang seperti ini tidak akan sampai jatuh dalam dosa, ia akan tetap di dalam kesucian, penuh gairah dan sukacita dari Tuhan. Orang yang terus menerus tinggal dalam sabat perhentian Roh Kudus akan masuk dalam sabat tahunan atau sabat ladang. Hatinya selalu berapi-api dan penuh gairah bagi Tuhan. Berapa saja waktu, hati, harta, kekuatan dan kesempatan yang ada padanya dimakan habis oleh gairah dari api Roh Kudus ini 

Yohanes 2:17 Maka teringat oleh murid-muridNya bahwa sudah tersurat: gairah karena rumahMu kelak menghancurkan Aku (TL). 

Gairahnya menyala-nyala, baik untuk berdoa, untuk belajar Firman Tuhan, bersekutu di dalam tubuh Kristus, pelayanan dan melakukan semua kehendak Tuhan. Orang yang penuh api Roh Kudus di dalam hatinya, penuh pengurapan, itu berani, mau memberi ladangnya untuk sabat tahunan. Meskipun ia seorang yang sibuk dalam pekerjaan sehari-hari, tetapi selalu ada waktu untuk Tuhan, Tuhan nomor satu, ia selalu berkobar-kobar bagi Tuhan. Ia selalu punya waktu bagi Tuhan. Seberapa banyak disuruh Tuhan, selalu ada tenaga, ada harta, ada hati dan ada apa saja untuk Tuhan, baik untuk masa teduh, untuk ibadat dan untuk pelayanan. Orang-orang yang taat dipimpin Roh dan terus berjalan dalam Roh akan mengalami fase ini, sabat Tahunan, sabat ladang, selalu menyediakan waktu, tenaga, hati, harta dan hidupnya bagi Tuhan, sampai ia terbakar habis. 

Coba perhatikan keadaan orang-orang beriman di sekitar kita. Tahukah saudara orang-orang seperti ini? Yang memegang sabat setiap hari dan orang-orang yang memegang sabat tahunan?! Ini indah dan untung! Alamilah sabat Tuhan, baik sabat harian apalagi sabat tahunan. 

Orang-orang ini bergairah habis-habisan untuk Tuhan. Orang-orang seperti inilah yang seharusnya menjadi hamba-hamba Tuhan fulltime sebab ia memang bergairah memberikan seluruh hidupnya untuk dimakan habis bagi pelayanan pekerjaan Tuhan, habis untuk Tuhan, habis sampai mati, tidak lagi tersisa apa-apa bagi dirinya sendiri. Pelayanan hamba-hamba Tuhan fulltime bukan untuk nafkah, bukan untuk bermalas-malasan, bukan untuk popularitas, bukan untuk mencari faedah-faedah jasmani lainnya tetapi kita melayani fulltime karena sabat ladang, sebab mau terbakar habis untuk Tuhan. 

Ini lain dari orang yang pekerjaannya atau nafkahnya sebagai penginjil, pendeta, dan lain-lain; mereka bekerja sepanjang hari karena nafkah, apalagi kalau tamak akan uang, mungkin makin bergairah, tetapi hanya karena uang 

Hamba-hamba Tuhan yang betul, mereka bergairah, mereka bekerja atau melayani mati-matian bukan karena uang, bukan karena mammon, bukan karena ingin puji dan populer, bukan karena keinginan-keinginan daging yang tersembunyi tetapi karena dorongan Roh Kudus, karena gairah akan Tuhan, karena penuh pengurapan! Sekalipun tidak diawasi, tidak ada supervisor, ia menyala-nyala terus dalam ladang Tuhan. 

Dalam praktek sehari-hari kita mendapatkan campuran. Ada yang bergairah karena Roh Kudus dengan tulus (mengalami sabat harian, lebih-lebih yang mengalami sabat ladang), tetapi ada juga yang melayani karena nafkah atau tujuan-tujuan yang fana lainnya (puji, hormat, kedudukan, uang, penghargaan, pekerjaan dan sebagainya 

Gereja akan kuat kalau pemimpin dan anggota-anggotanya mempunyai sabat dalam hatinya, terus tinggal dalam sejahtera Allah. Bahkan Gereja akan menyala-nyala, terbakar dan berbuah-buah lebih banyak kalau anggota-anggotanya mempunyai sabat tahunan, luar biasa

Tidak Bekerja, Tidak Ada Berkat? 

Apakah kalau orang Israel berhenti bekerja pada sabat tahunan mereka menjadi kelaparan dan miskin? Sama sekali tidak, bahkan sebaliknya. 

Ini bukan orang-orang pemalas dan pengangguran. Ini orang yang bergairah mati-matian untuk Tuhan karena Sabat harian dan Sabat tahunan. Gairah akan rumahMu menghabiskan aku sama sekali (Yoh 2:17 KJ). 

Allah sudah menyiapkan berkat yang lebih besar bagi orang-orang yang taat dalam Sabat harian dan Sabat tahunan. Tidak mungkin Tuhan mengurangi berkatNya dari orang-orang yang justru lebih taat. BerkatNya lebih besar, jasmani dan rohani. 

Imamat 25:21 Maka Aku akan memerintahkan berkatKu kepadamu dalam tahun yang keenam, supaya diberinya hasil untuk tiga tahun. 

Tuhan memberi berkat untuk tiga tahun, 300%. 

Tuhan yang maha kuasa sanggup membuat tanah yang sama  mengeluarkan berkat 3 kali lebih besar dari pada biasanya! Misalnya  sesudah Tuhan memberi mimpi pada Firaon, maka tanah Mesir  yang sama tiba-tiba mengeluarkan hasil yang limpah untuk 7  tahun. Dan kemudian tanah yang sama hampir-hampir tidak  mengeluarkan hasil lagi untuk 7 tahun, lalu selanjutnya kembali  biasa. (Kej 41:29) dan seterusnya. Jangan takut, jangan ragu-ragu, toko, pekerjaan atau usaha yang sama, dengan berkat Tuhan bisa menghasilkan berkat untuk 3 tahun sekaligus lebih dahulu 

Orang-orang yang penuh Roh Kudus mengerti mengapa Tuhan memberkatinya dengan limpah, mereka tahu maksudnya, yaitu supaya mereka dapat memegang sabat tahunan. 

Bergairahlah bagi Tuhan. Justru orang-orang seperti ini akan makan dari berkat Tuhan. Mereka dengan jelas melihat dan mengalami berkat Tuhan yang luar biasa. 

Meskipun andaikata Tuhan tidak memberi berkat cukup, orang-orang yang terbakar hatinya oleh sabat bendang, akan terus menyala-nyala sampai habis, sebab orang yang bergairah oleh Roh Kudus itu rela dimakan sampai habis, sampai mati seperti Paulus, Petrus, dan lain-lainnya. 

Kisah 21:13 Lalu jawab Paulus, "Apakah gunanya kamu menangis dan menghancurkan hatiku? Karena aku ini rela bukannya diikat sahaja, melainkan mati juga di Yerusalem karena sebab nama Tuhan Yesus." 

Mereka bergairah bukan karena uang, bukan karena popularitas, bukan karena bisa menuruti bermacam-macam nafsu, bukan karena hal-hal yang fana, tetapi karena Roh Kudus membakar hatinya sebab kasih akan Allah (2Kor 5:14). (Orang yang bergairah karena berkat, uang, hawa nafsu dan lain-lain, mereka dalam keadaan berbahaya, sewaktu-waktu mereka akan dibakar habis dengan api murka Allah seperti yang dialami Nadab dan Abihu (Im 10:1-2). 

Jangan mata duiten dalam ladang Tuhan. Jangan melakukan pekerjaan Tuhan karena sombong, karena tidak mau kalah, atau terdorong nafsu percabulan, perzinahan, atau karena cinta golongan sendiri dan lain-lain, nanti mati rohani. Ini api yang lain yang dinyalakan oleh daging dan ajaran yang salah). 

Sebab itu di dalam Gereja kita tidak memakai cara-cara seperti yang ada di dalam dunia Komersil (setiap usaha, setiap bagian pekerjaan, semua menuntut ada pembayarannya). Ini sudah masuk dalam Gereja (Wah 6:6). Ini cara-cara dunia komersil, sehingga orang miskin tidak dapat pelayanan Injil (Mat 11:5). Setiap pelayanan harus dibayar, baik part time, baik full time. Main musik dibayar, memimpin puji-pujian dibayar, bersaksi dibayar, menyanyi solo atau koor dibayar, membersihkan Gereja dibayar, membawa jiwa-jiwa ke Gereja dibayar, berkhotbah dibayar. Memang semua hamba-hamba Tuhan full time dalam Gereja harus diberi nafkahnya, tetapi kita tidak mendidik anggota-anggota atau orang beriman untuk melayani karena bayaran. Sekalipun tidak melayani, kalau anggota tersebut membutuhkan bantuan, anggota-anggota yang lain dengan kasih ikut membantu dan kas Gereja juga menolong anggota- anggotanya secara adil, merata dan mendidik. 

Pelayanan dalam Gereja harus dipercayakan pada orang yang dipilih Allah, pada orang yang hatinya bergairah, berapi-api karena pengurapan Roh Kudus, bukan diserahkan pada orang yang bekerja karena bayaran. Untuk membangun gedung Gereja boleh diberikan pada orang upahan, tetapi untuk pelayanan pekerjaan Tuhan yang suci harus diserahkan pada imam-imam Tuhan yang penuh dengan Roh Kudus dan Firman Tuhan, yang bergairah karena pekerjaan Roh Kudus, yang berapi-api, bersemangat karena Sabat harian atau Sabat tahunan. 

Kisah 1:8 Tetapi kamu akan menerima kuasa kalau Roh Kudus turun keatas kamu, dan kamu akan menjadi saksiKu di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi. 

Api Roh Kudus memberi dorongan, kemampuan dan kekuatan untuk pelayanan sehingga berbuah-buah. 

Zakaria 4:6 Lalu sahutlah ia, katanya kepadaku: Inilah firman Tuhan kepada Zerubbabil, bunyinya: Bukannya oleh kuat dan bukannya oleh gagah, melainkan oleh RohKu juga ia itu akan jadi, demikianlah firman Tuhan serwa sekalian alam 

Kalau seorang melayani Tuhan dengan api yang lain, itu berbahaya! Misalnya ingin akan uang adalah api yang mendorong, memberi banyak ide-ide dan kekuatan yang besar untuk berusaha, tetapi ini api yang salah 

Ingin akan uang itu akar segala jenis kejahatan sehingga dalam pelayananya ia akan membedakan orang dan ia akan penuh dengan siasat untuk mendapatkan uang. Inilah laba yang keji, melayani untuk mendapat uang, bukan karena cinta pada Tuhan. 

1 Timotius 6:5 pertengkaran orang yang rusak akalnya dan yang sudah tersentak perasaan yang benar, menyangkakan bahwa ibadat itu menjadi suatu daya memperoleh laba 

1 Petrus 5:2 Gembalakanlah kawan domba Allah yang ada di antaramu, jangan sebab terpaksa, melainkan dengan suka hati menurut kehendak Allah; dan jangan sebab hendak beroleh laba yang keji, melainkan dengan sebulat-bulat hati (TL) (Yoh 20:15-17). 

Keuntungan = (bayaran) 
Suka laba yang keji (bayaran, uang) 

Orang yang melayani seperti ini memakai api yang lain, api asing dan akhirnya kalau tidak bertobat, ia akan mati dalam pelayanan. 

Imamat 10:1-2 Kemudian anak-anak Harun, Nadab dan Abihu, masing-masing mengambil perbaraannya, membubuh api ke dalamnya serta menaruh ukupan di atas api itu. Dengan demikian mereka mempersembahkan ke hadapan TUHAN api yang asing yang tidak diperintahkanNya kepada mereka. Maka keluarlah api dari hadapan TUHAN, lalu menghanguskan keduanya, sehingga mati di hadapan TUHAN. 

Ada seorang yang jahat bertobat sungguh-sungguh. Kesaksiannya indah, di mana-mana kesaksiannya menjadi berkat dan disukai orang, di mana-mana orang Kristen memuji-mujinya, dan banyak panitia KKR mengorbitkan orang baru ini. Ia diperhatikan orang banyak dan untuk kesaksiannya itu ia mendapat cukup uang, sebab itu ia mengambil keputusan untuk pelayanan full time sebagai penginjil. Pada suatu saat, tidak ada undangan untuk beberapa bulan (rupa-rupanya orang-orang yang sudah tahu, tidak lagi ingin mendengarkan dia, sebab tidak ada berita baru lagi. Kesaksian yang dahsyat sudah menjadi (bahkan membosankan) biasa karena orang-orang sudah tahu). Maka uang juga tidak masuk, dan uangnya habis. Akhirnya ia putus asa dan undur dan menghujat Tuhan, sambil menuduh bahwa orang-orang Kristen tidak ada kasih, tidak ada perhatian, Tuhan tidak mempedulikan dia. Ia murtad, ia mati dalam pelayanan, sebab ia melayani dengan api yang lain, bukan api Roh Kudus 

Orang-orang yang sungguh-sungguh bergairah karena Roh Kudus, tidak susah karena tidak dapat uang, juga tidak stres, tidak bersungut-sungut, bahkan tetap bergairah dan siap untuk mati (dari pada berdusta atau bersiasat untuk mengejar uang). Justru orang-orang yang tulus dan berapi-api seperti ini pada saatnya pasti akan mengalami berkat-berkat jasmani yang cukup bahkan limpah dari Tuhan, istimewa yang memegang sabat harian dan sabat ladang. 

Inilah Gereja dan orang-orang yang memegang sabat harian dan sabat tahunan. 

Orang-orang percaya harus mengerti, dan harus mempunyai iman dan gairah dari Roh Kudus, maka orang-orang ini akan dapat masuk dalam sabat tahunan dan ini akan membawanya ke dalam puncak sabat yaitu sabat Yobel. 

Tanda khas sabat harian adalah hati yang sejahtera, ada perhentian dari Tuhan sebab bergantung penuh pada Roh Tuhan, sebab itu mau terus-menerus dipimpin Roh Kudus dan penuh Firman Tuhan di dalam hatinya. 

Tanda khas sabat tahunan = sabat ladang ialah orang yang bergairah, berapi-api dalam pekerjaan Tuhan dan berani mengorbankan ladangnya bagi Tuhan, sehingga limpah waktu, tenaga, harta, apa saja yang dipunyainya, bahkan seluruh hidupnya untuk Tuhan tetapi justru ia terpelihara oleh berkat dan kuasa Tuhan dengan heran. Luar biasa! Ini bukan gairah karena ingin populer atau karena uang atau karena nafsu-nafsu daging, percabulan, iri dan sebagainya. Orang yang sudah memegang Sabat harian dan Sabat tahunan, ada harapan mengalami puncak dari sabat yaitu Yobel.

D. Yobel

= Puncak Sabat

= Sesudah 7 X Sabat Ladang. 

Kalau umat Tuhan sudah mengalami berulang-ulang Sabat tahunan (Sabat ladang) maka baru mereka akan mengalami Yobel. 

7 = angka sempurna. 
Sesudah tujuh kali Sabat ladang, sampai sempurna, baru ada Sabat Yobel. 

Jadi ada hubungan erat antara ketiga Sabat ini. Tuhan ingin kita terus tumbuh dalam tiga tingkatan sabat ini. 

Bertekunlah dalam Sabat harian, Sabat bendang, bahkan  sampai tujuh kali, sampai sempurna. Bertekun  tetapi jangan dipaksa dengan kekuatan sendiri, atau  dengan kekuatan/ gairah daging, tetapi dengan api Roh  Kudus. Bergeraklah di dalam pengurapan Rohkudus yang  limpah terus menerus. Jangan karena mengejar  berkat jasmani berlimpah, jangan karena dibayar atau sebab-sebab fana lainnya, tetapi karena pengurapan Rohkudus yang makin limpah.

Apakah Arti Tahun Yobel Ini?

Yobel berarti kelepasan dari perhambaan dan kemiskinan, dipulihkan kembali menjadi seperti semula. 

Mengapa sampai terjadi kemiskinan, tiada berkat, sehingga ladang dijual bahkan dirinya sendiri juga? 

Sebab dosa! Semua ini akibat dosa.

Pada waktu Yobel, semua dipulihkan dari akibat-akibat dosa, kembali seperti semula, seperti sebelum jatuh dalam dosa. Ada kelepasan sepenuh- sepenuhnya pada waktu Nafiri hari Grafirat dibunyikan (tanggal 10 bulan tujuh tahun Yobel (Im 23:26-32 = Im 25:9 = Im 16) 

Pada hari Grafirat ini, Imam besar masuk ke dalam Ruangan Maha Suci, membuat grafirat bagi seluruh bangsa Israel, seluruh umat Tuhan disucikan dari segala cacat dan kenajisannya, sehingga hubungannya kembali dipulihkan dengan Tuhan. 

Imamat 16:30-31 Karena pada hari itu harus diadakan pendamaian bagimu untuk mentahirkan kamu. Kamu akan ditahirkan dari segala dosamu di hadapan TUHAN. Hari itu harus menjadi sabat, hari perhentian penuh bagimu dan kamu harus merendahkan diri dengan berpuasa. Itulah suatu ketetapan untuk selama-lamanya. 

Dan pada hari yang sama ini terjadi sorak sukacita yang besar pada tahun Yobel di seluruh negeri Israel. 

Tahun Yobel adalah tahun Sabat, tahun perhentian di mana semua mengalami kelepasan total dari perhambaan & semua miliknya pun lepas kembali kepadanya, penebusan total pada hari Grafirat, karena Tuhan. Ada kesukaan yang besar pada tahun Yobel ini. 

Semua kembali seperti semula, dipulihkan seperti semula. Baik orangnya, maupun ladangnya (Im 25:10) dan ada perhentian Sabat yang penuh sukacita. 

Jangan lupa ini baru dialami umat Tuhan kalau mereka sudah memegang hari sabat dan tahun sabat sampai tujuh kali. Bukan satu kali sabat ladang, tetapi terus menerus sampai tujuh kali, baru mereka mengalami sabat Yobel. 

Begitupun bagi kita secara rohani. Siapa yang memegang sabat tahunan, terus dipegang, terus, terus meningkat sampai terbakar habis bagi Tuhan, baru kemudian mereka menjadi sempurna. 

Juga yang mengalami sabat dalam hati (sabat harian) hatinya lapar haus akan Firman Tuhan dan pengurapan, teruskan. Hiduplah selalu dalam pimpinan Roh Kudus, terus bertekun dalam pimpinan Roh Kudus, sehingga masih dalam sabat ladang. 

Jangan ada motif atau tujuan-tujuan yang salah, jangan karena dipuji atau ingin dipuji, jangan karena uang dan maksud-maksud lainnya. 

Bergairah terus di dalam pengurapan Roh Kudus yang limpah, terus menerus, terus hidup bagi Tuhan sepenuh-penuhnya sampai tujuh kali, sampai jadi sempurna, masuk dalam sabat Yobel. Orang seperti ini akan langsung mengalami penebusan tubuh, ia masuk dalam Yobel. 

Yang belum sampai pada kesempurnaan, tetapi tetap setia, akan juga mengalami Yobel bersamaan pada hari kedatangan Tuhan yang kedua (pada saat pengangkatan).

Jadi Yobel itu menceritakan tentang pemulihan lengkap dari tubuh, jiwa, roh manusia, baik yang mencapai kesempurnaan maupun yang belum, yang terdiri dari

Penebusan manusia sepenuhnya yaitu orang dalam (orang batiniah, the inner man) dan orang luar (orang lahiriah, the outer man).
Pemulihan bumi atau ladang, (semua yang diusahakan manusia) sehingga manusia kembali berada di bumi yang seperti taman Eden (Kis 3:21 KJ/ Ef 1:10). Ini terjadi dalam Kerajaan 1.000 tahun.
Perhentian, damai, yaitu juga dalam Kerajaan damai 1000 tahun. 
Mengapa tahun Yobel dimulai dengan hari Grafirat? Ini menjelaskan lebih lanjut bagi kita arti Yobel secara rohani bagi Gereja yaitu orang-orang Israel rohani (Gal 3:7,29). 

Empat Hari Raya orang Israel sudah digenapkan. (Yaitu hari raya Paskah, hari raya roti tanpa ragi, hari raya buah sulung dan hari raya Pentakosta). 

Tiga Hari Raya belum digenapkan yaitu Hari raya Nafiri (tanggal 1 bulan 7), Hari raya Grafirat (tanggal 10 bulan 7) dan Hari raya Pondok daun (tanggal 15 bulan 7). (Im 23:24, 26, 34). Tiga hari raya ini menceriterakan tentang akhir dari zaman Gereja yaitu:

Hari Raya Nafiri, hari kedatangan Tuhan. (Pengangkatan) Di sini sudah terjadi penebusan manusia sepenuhnya tetapi belum selesai, sebab masih ada penuaian sisa.
Hari Raya Grafirat, di sini dilakukan grafirat untuk seluruh Israel. Di sini orang-orang Israel disucikan dengan pengorbanan yang besar (Zef 1:7). Juga panen sisa yaitu orang-orang beriman yang tertinggal, semua dikorbankan sampai mati (Wah 13:7). Ini betul-betul Hari Grafirat yang dahsyat. Ini orang-orang yang menolak Grafirat oleh Darah Domba Allah yaitu:
* Orang-orang Israel yang memang tidak mau percaya dan tidak mau menerima korban penebusan Tuhan Yesus sebagai Juru selamatnya).
* Orang-orang Kristen  yang tertinggal menghinakan penebusan oleh darah Yesus dengan tetap hidup dalam dosa. 
* Dua Hari Raya ini membuat penebusan manusia selesai yaitu dengan lengkapnya panen besar dan panen sisa.

* Hari Raya Pondok daun. Inilah Kerajaan 1.000 tahun yang memang juga merupakan hari Sabat (Hari ke-7 dalam rencana Allah). Dalam Kerajaan 1.000 tahun semua dipulihkan kembali (Kis 3:20) di dalam Kristus (Ef 1:10) sehingga Surga dan bumi menjadi satu di dalam Kristus dan orang- orang suciNya yang sudah bangkit dan turun bersama-sama Tuhan Yesus dalam tubuh kemuliaan. 

Ketiga hari raya ini semua terjadi sekitar hari kedatangan Tuhan Yesus yang kedua. 

Jadi Yobel digenapkan pada hari kedatangan Tuhan dan diteruskan dalam Kerajaan 1.000 tahun, di mana semua dipulihkan sepenuh-penuhnya. Penggenapan Yobel belum terjadi  sekarang, tetapi kita sudah mengalami pekerjaan Roh Kudus di dalam Sabat harian (misalnya: Luk 4:18) dan Sabat bendang (misalnya: Pil 1:21).

Penebusan Manusia. 

Penebusan manusia terdiri dari penebusan orang-dalam (roh) dan orang-luar (tubuh, jiwa) (Rom 8:23). 

Kita sudah ditebus oleh darah Yesus (1Pet 1:18-19/ Ef 1:7/ Wah 1:5). Kita sudah disucikan, kita sudah selamat (kecuali yang pura-pura atau undur lagi). Waktu mati, darah Yesus membuka pintu Surga bagi kita, tetapi penebusan ini belum sempurna. 

Dalam Ef 1:14 TL/ 4:30 TL dikatakan bahwa kita masih menuju kepada hari penebusan. Penebusan apa yang kurang yang masih kita tunggu? Orang dalam atau roh kita sudah ditebus. Tetapi yang belum ditebus dalam tubuh kita (Rom 8:23). Tubuh kita belum ditebus, masih dirusakkan oleh dosa. Masih kena akibat dosa, terus menua, makin berkurang kekuatannya, sakit, lemah dan sebagainya, akhirnya mati. (Kalau tubuh ini diisi dengan kuasa Allah seperti Musa (karena tinggal 3 x 40 hari di dalam hadirat Allah, tubuhnya sehingga bersinar-sinar), maka semua akibat dosa dalam tubuh ini misalnya proses menua (melemah dan sebagainya) tertahan, bahkan berhenti (Ul 34:7), tetapi meskipun demikian tubuh ini belum ditebus). Kalau tubuh ini sepenuhnya sudah ditebus, maka semua akibat dosa tidak dapat bekerja lagi dalam tubuh yang sudah ditebus, baik kelemahan, sakit, menua dan  maut (musuh terakhir), sehingga orang yang telah ditebus tubuhnya, tidak bisa mati lagi, ia berubah menjadi tubuh kemuliaan (Pil 3:21). Tubuh seperti ini bebas dari semua akibat dosa dan maut, seperti Henoch (Ibr 11:5) dan Elia (2Raj 2:11-12). 

Penebusan tubuh ini terjadi yang terakhir (1Kor 15:26), dan kita menuju ke sini, mengharapkan hal ini (Luk 21:27 TL, KJ). Ini akan terjadi serempak bagi semua orang percaya pada permulaan Yobel (pada hari raya Nafiri dan Grafirat). 

1. Orang yang menjadi sempurna, mengalami penebusan total secara pribadi, (tidak bersama-sama), ia akan langsung berubah menjadi tubuh kemuliaan tanpa menunggu keda- tangan Tuhan, ia langsung masuk dalam hadirat Tuhan, langsung naik ke tahta Allah. Zaman sekarang hal ini sudah mungkin (Ibr 10:20), penggenapan (Wah 12:5) adalah untuk masa sekarang ini. 

2. Mereka yang belum sempurna, lalu mati, harus menunggu Nafiri yang terakhir (1Kor 15:52,53). Nafiri Yobel, yang menebus semua orang-orang beriman dari perhambaan dosa dalam tubuhnya, sehingga waktu Nafiri Yobel/ terakhir itu berbunyi, lepaslah segala kuasa dosa dan maut atas tubuh ini, dan tubuh ini dipulihkan menjadi tubuh kemuliaan, langsung bangkit atau berubah dalam sekejap (1Tes 4:16-17). Semua akan bebas, merdeka, dipulihkan, kembali seperti keadaan semula sebelum kejatuhan, dalam tubuh yang mulia (Pil 3:21). 

Inilah yang terjadi pada Hari Yobel yaitu pada hari Grafirat tahun ke-50. Tetapi pada hari Grafirat biasa, sudah ada orang yaitu Imam Besar yang masuk dalam Ruangan Maha Suci (Im 16), bahkan zaman sekarang ini jalan ke Ruangan Maha Suci sudah terbuka (Ibr 10:20). Kemungkinan dan kesempatan untuk menjadi sempurna sudah  ditawarkan bagi kita. Tubuh kita sekarang ini masih kena akibat dosa, (masih bisa rusak dan mati) tubuh ini belum ditebus, menunggu saat penebusan itu.

Orang-orang yang masuk dalam kesempurnaan, ia mengalami tebus tubuh sebelum Tuhan Yesus datang kembali, langsung menjadi sempurna, langsung naik ke tahta Allah, ini amat indah.
Orang-orang lain mengalami Yobel bersama- sama pada hari kedatangan Tuhan, pada waktu Nafiri Allah (nafiri Yobel) dibunyikan (1Tes 4:17-18). Tingkatan ini lebih rendah, sebab mereka belum sempurna, tidak mampu mencapainya sendiri, tetapi mereka toh mengalaminya dan semuanya bersukacita amat sangat. Ada pertemuan yang amat indah di udara antara semua orang yang mengalami Yobel ini, baik yang sudah mati, maupun yang masih hidup (1Tes 4:16-17). Ada masa sorak sorai yang luarbiasa. Semua cacat jasmani juga lenyap. Semua menjadi utuh, pulih kembali dan indah dalam tubuh kemuliaan yang amat heran. 

Inilah Yobel yang heran itu yang akan menjadi pengalaman yang indah dalam hari-hari ini pada waktu Tuhan Yesus datang kembali.

B. Pemulihan Bumi.

Keadaan serta tempat tinggal dan usaha manusia di bumi ini juga dipulihkan. 

Bumi akan kembali seperti taman Eden sebelum kejatuhan. Semua akibat dosa sudah tiada, sudah dipulihkan seperti semula, sangat indah (Kis 3:21 KJ) Ini termasuk dunia binatang, dunia tumbuh-tumbuhan dan benda. 

Hadirat Tuhan kembali di bumi seperti pada zaman Adam-Hawa, tetapi jauh lebih indah lagi sebab Adam-Hawa belum diuji dan belum ditebus, tetapi kita sudah teruji dan sudah ditebus di dalam Kristus.

Inilah arti Yobel yang sebenarnya yang menjadi pengharapan kita, amat indah. 

Biarlah kita semua belajar memegang Sabat harian dalam hati kita dan juga Sabat tahunan, maka akan ada harapan  dapat langsung masuk dalam Yobel secara pribadi (yang amat mulia itu). Kalau toh belum kuat sampai tingkatan ini (seperti Im 25:25-28) maka kita tetap akan mengalami penebusan yang mulia itu pada saat nafiri Yobel dibunyikan, yaitu pada saat pengangkatan, Hari yang mulia yang kita rindukan.

2015 = Ibrani 5776: Tahun Yobel Besar

"Selanjutnya engkau harus menghitung tujuh tahun sabat, yakni tujuh kali tujuh tahun; sehingga masa tujuh tahun sabat itu sama dengan empat puluh sembilan tahun (Shemitah). Lalu engkau harus memperdengarkan bunyi sangkakala di mana-mana dalam bulan yang ketujuh pada tanggal sepuluh bulan itu; pada hari raya Pendamaian (Yom Kippur) kamu harus memperdengarkan bunyi sangkakala itu di mana-mana di seluruh negerimu. Kamu harus menguduskan tahun yang kelima puluh, dan memaklumkan kebebasan di negeri itu bagi segenap penduduknya. Itu harus menjadi tahun Yobel bagimu, dan kamu harus masing-masing pulang ke tanah miliknya dan kepada kaumnya. Tahun yang kelima puluh itu harus menjadi tahun Yobel bagimu, jangan kamu menabur, dan apa yang tumbuh sendiri dalam tahun itu jangan kamu tuai, dan pokok anggur yang tidak dirantingi jangan kamu petik buahnya. ... Demikianlah kamu harus melakukan ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada peraturan-Ku serta melakukannya, maka kamu akan diam di tanahmu dengan aman tenteram. Tanah itu akan memberi hasilnya, dan kamu akan makan sampai kenyang dan diam di sana dengan aman tenteram." - Imamat 25:8-19

Sekitar 5 tahun lalu, ketika pertama kali mengetahui bahwa tahun 2015 ini merupakan tahun yang begitu istimewa, saya menjadi semakin penasaran akan apa-apa saja yang bakal terjadi. Apalagi setelah mengetahui adanya fenomena Tetrad Blood Moons di 2014 - 2015 yang kebetulan juga bertepatan dengan 70 tahun Indonesia merdeka dan sekaligus memasuki Tahun Yobel 5776 mulai 23 September 2015 (Yom Kippur) nanti. Namun ketika seorang hamba-Nya terus menerus berkata bahwa kali ini bukan sekedar Tahun Yobel, namun juga Tahun Yobel Besar, hal itu membuat segala sesuatunya semakin jelas dan tak dapat dibantah lagi. Segala sesuatu yang kelihatan kebetulan itu, ternyata memang bukan kebetulan sejak awalnya.

Jika kita merunut sejarah yang ada, maka kita akan mendapati bahwa Tahun Ibrani 5776 ini merupakan Tahun Yobel ke-70, terhitung sejak pertama kali bangsa Israel di bawah pimpinan Yosua, memasuki Tanah Kanaan (tahun 1416 SM). Atau dapat dikatakan bahwa pada tanggal 23 September 2015 nanti adalah tepat 3.430 tahun (70 kali 7 kali 7 tahun Sabat) lalu bangsa Israel resmi berdiri (established) sebagai sebuah negara. Dan ini juga merupakan Tahun Yobel terakhir sebelum kedatangan Tuhan Yesus yang ke-2.

Ketika Tuhan Yesus datang pertama kali untuk menyelesaikan semua destiny-Nya, hal itu terjadi tepat di pertengahan siklus Tahun Yobel ke-30, sehingga ketika Ia naik ke Sorga dan duduk memerintah di sebelah kanan Bapa hingga saat ini ada waktu sekitar 40,5 siklus Tahun Yobel. Bandingkan dengan raja Daud yang memerintah 7,5 tahun di Hebron dan 33 tahun di Yerusalem (1 Raja-Raja 2:11), totalnya 40,5 tahun.

Ayin Hey 5775 - Vol. 2: Satu Masa, Dua Masa, Dan Setengah Masa, bagaimana siklus Tahun Sabat & siklus Tahun Yobel menentukan kebangkitan dan keruntuhan ekonomi dunia dan akhirnya menciptakan perkara yang disebut sebagai Great Wealth Transfer (transfer kekayaan besar) di 2015 ini.

"Sebab beginilah firman TUHAN: Apabila telah genap tujuh puluh tahun bagi Babel, barulah Aku memperhatikan kamu. Aku akan menepati janji-Ku itu kepadamu dengan mengembalikan kamu ke tempat ini. Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan." - Yeremia 29:10-11

Jadi 70 tahun Indonesia merdeka akan bertepatan dengan Tahun Yobel ke-70, Tahun Yobel Terbesar. Maka sudah seharusnya kita menyadari bahwa betapa seriusnya hari-hari atau kairos-Nya saat ini. Jika pada awal pemerintahan-Nya terjadi pencurahan Roh Kudus dan pertobatan yang begitu dahsyat di Yerusalem, apalagi menjelang kedatangan-Nya yang ke-2. Sungguh saya sadari sepenuhnya bahwa yang namanya tsunami lawatan dan pertobatan bukanlah sebuah slogan yang dilebih-lebihkan.

Ayin Hey 5775 - Vol. 4: Puncak Manifestasi Takdir Nusantara, rancangan terbaik yang dari Tuhan khusus Indonesia di 2015 ini dan selanjutnya.

Domba Vs. Kambing

"Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya. Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing, dan Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya. Dan Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kanan-Nya: Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan. Dan Ia akan berkata juga kepada mereka yang di sebelah kiri-Nya: Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya. ... Lalu merekapun akan menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar, atau haus, atau sebagai orang asing, atau telanjang atau sakit, atau dalam penjara dan kami tidak melayani Engkau?" - Matius 25:31-44

Menarik sekali bahwa salah satu arti kata Yobel / Yovel (יוֹבֵל) adalah domba jantan atau ram.Sedangkan Iblis melalui penguasa (zodiak) China telah menghadang lebih dahulu (19 Februari 2015) dengan mencanangkan Tahun Kambing Kayu pada Tahun Imlek 4713 nanti. Sang Gembala tidak memisahkan domba-domba dari kawanan serigala, melainkan dari kawanan kambing, serupa tapi jelas tak sama. Domba-domba berujung ke Sorga, sedangkan kambing-kambing berujung ke Neraka.

Betapa tahun 2015 ini akan terjadi pemisahan besar yang luar biasa senyap dan sulit untuk bisa disadari jika kita tidak bergantung total dengan Roh Kudus-Nya. Karena sesungguhnya tidak ada seorangpun yang bisa menyadari apakah dirinya itu domba atau kambing. Bukankah baik mereka yang domba maupun yang kambing tidak menyadari jati diri mereka masing-masing?

Domba-domba berkata, "Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar dan kami memberi Engkau makan, atau haus dan kami memberi Engkau minum? Bilamanakah kami melihat Engkau sebagai orang asing, dan kami memberi Engkau tumpangan, atau telanjang dan kami memberi Engkau pakaian? Bilamanakah kami melihat Engkau sakit atau dalam penjara dan kami mengunjungi Engkau?"

Sedangkan para kambing berkata, "Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar, atau haus, atau sebagai orang asing, atau telanjang atau sakit, atau dalam penjara dan kami tidak melayani Engkau?"

Yang satu didapati telah melayani dengan setia tetapi tidak menyadari bahwa ternyata selama ini mereka melayani Tuhan. Sedangkan yang satu lagi merasa telah lama melayani Tuhan, namun ternyata Tuhan tidak pernah berkenan. Apakah kini kita menyadari mengapa tahun Ibrani 5775 ini juga disebut Tahun Anugerah Ganda atau Double Grace Year? Sebab memang tidak akan ada seorangpun yang bisa mendapati dirinya akan menjadi domba-Nya atau kambing jika bukan karena anugerah-Nya.

Banyak orang, banyak orang di lembah penentuan! Ya, sudah dekat hari TUHAN di lembah penentuan! Matahari dan bulan menjadi gelap, dan bintang-bintang menghilangkan cahayanya. TUHAN mengaum dari Sion, dari Yerusalem Ia memperdengarkan suara-Nya, dan langit dan bumi bergoncang. Tetapi TUHAN adalah tempat perlindungan bagi umat-Nya, dan benteng bagi orang Israel.

Sep 25, 2015

Istilah Hindu diadopsi Islam

Tidak sulit mengerti sejarah purbakala kalau kita mengenal jajahan raja Vikramaditya. Bahkan keluarga-keluarga kebangsaan/ksatria India melahirkan suku-suku seperti Pahalvis (Pahlevi) & Barmak (?), yang menguasai Iran & Iraq. Karena pengaruh India, orang-orang Parsi menjadi pemuja api, misalnya. Karena pengaruh India, orang-orang Kurdi di Kurdisthan berbicara semacam dialek Sansekrit, kuil-kuil pemuja dewa api eksis sampai ribuan mil diluar India dan puluhan pusat budaya India seperti Navbahar di Asia Barat dan sejumlah viha di Rusia tersebar diseluruh dunia. Sejak itu, banyak puing-puing vihara ditemukan di Russia, patung-patung kuno India juga sering ditemukan dalam penggalian-penggalian di Asia Pusat. Termasuk yang barusan ditemukan di Kuwait itu.

Sayang bahwa bab sejarah dunia ini hampir terhapus total dari ingatan manusia. Kami perlu menyusunnya kembali untuk mengerti konsep dan orientasi sejarah purbakala. Dengan mengerti sejarah, kami bisa lebih mengerti siapa nenek moyang kami sebenarnya.

Ingat patung Budha di Afghanistan. Dari mana asalnya kalau bukan dari budaya India.

Sampai abad 12M, Bamiyan adalah bagian dari kerajaan India, Gandhara. Daerah itu merupakan pusat biara-biara Buddhis dan Hindu dan daerah subur bagi agama, filosofi dan seni Yunani-India. Wilayah itu merupakan wilayah Budhis sejak abad 2M yang kemudian dihancurkan oleh invasi Islam di abad 9.

Sebelum Taleban, Muslim sudah menghancurkan detil-detil patung-patung Budha tersebut, menghancurkan wajah dan tangan patung-patung itu. Aurangzeb, raja Mughal terakhir yang terkenal karena ketaatannya pada Islam menggunakan artileri berat untuk mencoba menghancurkan patung-patung tersebut. Genghis Khan dan Nadir Shah juga menggunakan ledakan kanon untuk menghancurkan patung-patung tersebut.

Maret 2001, Menlu Afghan, Wakil Ahmad Mutawakel, mengatakan : "Kami menghancurkan patung-patung Buddha sesuai dengan hukum Islam dan ini hanya isu religius semata." Maksudnya, ini bukan pembalasan atas sanksi ekonomi Barat.

Pola tantric yang menggambarkan struktur Ka'abah (go to http://www.google.com type 'Sword of truth Aditi Chaturvedi')

Dari arsip the Sword of Truth :

Semua Quran Arab dicetak dengan angka misterius 786. Tidak ada pakar Muslim yang tahu mengapa angka 786 dianggap sebagai angka suci. Namun angka "misterius" ini tidak lain dari huruf suci Weda "OM" dalam bahasa Sansekrit. Siapapun yang kenal Sanskrit bisa melihat lambang "OM" secara terbalik dari angka 786nya Arab Muslim tidak sadar bahwa angka misterius Islam ini adalah lambang Hindu.

OM, dibaca terbalik dari belakang kedepan menunjukkan angka 786

Mirip juga dengan huruf dibawah ini : http://en.wikipedia.org/wiki/Image:Allah.svg

Paman Muhamad sendiri, Umar-Bin-E-Hassham merupakan pengikut Hindu taat dan penyembah Dewa Siwa. Ia menolak untuk masuk Islam dan tewas sebagai martir ditangan Muslim-muslim tulen yang ingin menghabisi non-Muslim. Ia seorang penyair terkenal dan menulis sajak-sajak memuja Siwa. Salah satunya bisa ditemukan dalam hal. 235 Sair-Ul-Okul :

Kafavomal fikra min ulumin Tab asayru
Kaluwan amataul Hawa was Tajakhru
We Tajakhayroba udan Kalalwade-E Liboawa
Walukayanay jatally, hay Yauma Tab asayru
Wa Abalolha ajabu armeeman MAHADEVA
Manojail ilamuddin minhum wa sayattaru
Wa Sahabi Kay-yam feema-Kamil MINDAY Yauman
Wa Yakulum no latabahan foeennak Tawjjaru
Massayaray akhalakan hasanan Kullahum
Najumum aja- at Summa gabul HINDU

Seorang laki-laki yang menghabiskan seluruh hidupnya dalam dosa dan imoralitas dan membuang hidupnya demi nafsu dan kemarahan
Jika ia bertobat dan ingin kembali kepada moralitas, adakah pengampunan tersedia baginya ?
Bahkan jika hanya sekali ia dengan tulus memuja Mahadewa, ia bisa mencapai posisi tertinggi dalam jalan kebenaran
Ya Tuhan! Cabut seluruh nyawa saya dan sebagai gantinya, berikan saya satu hari saja untuk tinggal di Hind (india) sebagai lelaki yang menjadi bebas secara spiritual saat mencapai tanah suci. Dengan ziarah ke Hind, seorang lelaki bisa mencapai kebijakan untuk melakukan tindakan mulia dan mendapat kehormatan menyentuh guru-guru Hindu yang mulia.

*(Mahadeva berarti Dewa Siwa)

Tradisi Hindu dipakai Islam :

Hindu memiliki pantheon 33 dewa-dewi. Bangsa-bangsa pra-Islam di Asia Minor juga memuja 33 dewa/i. Kalender lunar (bulan) diperkenalkan kepada Asia Barat selama kekuasaan India.

Bulan Muslim 'Safar' menunjukkan bulan 'extra' (Adhik Maas) dalam kalender Hindu. Bulan Muslim 'Rabi' berasal dari kata Ravi yang berarti 'matahari' karena huruf Sansekerta 'V' dirubah Prakrit 'B' (Prakrit merupakan versi sehari-hari bahasa Sansekerta).

Rasa hormat Muslim pada Gyrahwi Sharif tidak lain dari Ekadashi milik Hindu (Gyrah = elevan or Gyaarah). Keduanya sama artinya.

Idul Fitri

Praktek ini berasal dari upacara kurban Go-Medh dan Ashva-Medh Yagnas. Id dalam Sansekerta berarti ibadah/pemujaan. Id dalam Islam juga menandakan hari-hari pemujaan. Kata Mesh dalam zodiak Hindu berarti Domba.

Dijaman dulu, setiap tahun dimulai dengan masuknya matahari kedalam lingkup bintang Aries. Kesempatan ini ditandai dengan pesta bakar kambing. Inilah asal usul festival Bakari Id. [Kata Bakari adalah kata Hindu bagi kambing.]

Karena Id berarti ibadah dan Griha berarti 'rumah', kata Islam Idgah berarti 'Rumah ibadah' yang sama persis dengan arti Sansekritnya. Kata 'Namaz' berasal dari kata Sansekerta 'Nama' & 'Yajna' (NAMa yAJna) yang berarti menundukkan badan dan memuja/beribadah. Istilah 'Id-ul-Fitri' berasal dari istilah 'Eed of Piters' yang berarti memuja nenek moyang, dalam tradisi Sansekerta. Di India, orang-orang Hindu memperingati nenek moyang mereka selama dua minggu masa Pitr-Paksha. Sama juga dengan 'Id-ul-Fitr' (pemujaan nenek moyang). Praktek Islam untuk memperhatikan gerak gerik bulan sama dengan adat Hindu untuk buka puasa pada hari Sankranti dan Vinayaki Chaturthi setelah nampaknya bulan.

Bulan

Deksripsi kitab Weda tentang bulan, konstelasi bintang berbeda-beda dan penciptaan alam semesta dicontek Quran dalam Surat 2, stanza 113, 114, 115, dan 158, 189, Surat 9, stanza 37 & Surat 10, stanza 4 - 7.

Pembacaan Namaz lima kali sehari berasal dari tradisi Weda bernama Panchmahayagna (5 kali pujaan- Panch-Maha-Yagna) yang merupakan kewajiban bagi setiap mahluk Hindu. Muslim membersihkan 5 bagian tubuh sebelum solat. Ini berasal dari aturan 'Sharir Shydhyartham Panchanga Nyasah'.

Bulan  Haram

4 bulan dalam setahun dianggap suci dalam tradisi Islam. Mereka tidak boleh menjarah atau melaukan tindakan kriminal selama periode tersebut. Ini berasal dari tradisi Chaturmasa yaitu, periode 4 bulan puasa dan menghindari kejahatan.

Shabibarat adalah kata lain bagi Shiva Vrat dan Shiva Ratra. Karena Ka'abah merupakan pusat penting dewa Siwa, festival Shivaratri biasanya dirayakan disana dengan besar-besaran. Festival itulah yang disebut dalam Islam sebagai Shabibarat.

Menurut sejumlah Encyclopaedia, memang ada ukiran-ukiran tulisan didalam dinding Kabah. Namun para pakar sejarah tidak pernah diijinkan masuk. Tetapi menurut pengakuan beberapa orang, ada tulisan dalam huruf Sansekerta dan bahkan ada stanza-stanza dari Bhagavad Gita.

Orang India di Timur Tengah

Menurut Islam, pedagang-pedagang India menetap di Arabia, khususnya di Yaman. Di Ubla terdapat pemukiman-pemukiman besar orang India. Ini menunjukkan bahwa kehadiran orang India di Arabia & Yaman cukup berpengaruh terhadap penduduk setempat. Ini tidak dimungkinkan kecuali mereka berasal dari kelas penguasa.

Disebut dalam Ahadis Imam Bukhari bahwa suku India, JAT, berada di Arabia jauh sebelum jamannya Mohamad. Malah ketika Aisha jatuh sakit, keponakannya memanggil dokter Jat untuk menyembuhkannya. Ini membuktikan bahwa orang India memiliki status tinggi di Arabia. Dan status macam ini tidak bisa melekat pada mereka, kecuali mereka memang penguasa. Bukhari juga berbicara tentang seorang raja India yang mengirim satu pot jahe (ginger pickles) kepada nabi. Ini menunjukkan bahwa raja Jat India menguasai kawasan didekatnya sehingga mampu memberikan hadiah yang begitu sepele seperti satu pot jahe. Nabi malah dikatakan sangat menyukainya. Ini bukti bahwa selama jaman Mohamad, orang India berpengaruh di Arabia.

Barah Vafat, festival Muslim untuk memperingati mereka yang mati dalam pertempuran berasal dari tradisi Sansekerta. Kata 'Phiphaut' yang berarti 'mati'. Hindu merayakan hari Chayal Chaturdashi untuk menghormati para pahlawan perang.

Kata 'Arab' = Kuda

Kata Arabia sendiri berasal dari Sansekerta. Kata aslinya adalah 'Arabasthan'. Karena Prakrit 'B' adalah Sansekerta 'V', maka nama Sansekerta aslinya adalah 'Arvasthan'. 'Arva' dalam bahasa Sansekerta berarti Kuda. Arvasthan berarti : negara penuh kuda, dan seperti kita tahu semua, Arabia memang terkenal karena kuda-kudanya.

Kuda Arab adalah jenis kuda yang memiliki reputasi kepandaian tinggi, semangat tinggi dan stamina luar biasa. Jenis kuda ini mudah dikenali. Kuda Arab adalah jenis yang paling tua. Bukti arkaeologis menunjukkan bahwa kuda tersebut memiliki sejarah sampai 4500 tahun.

Puisi/ Literatur

'Sayar-ul-Okul' menyebutkan bahwa simposium pan-Arab pra-Islam diselenggarakan di Mekah pada festival tahunan Okaj. Semua penyair ternama berpartisipisasi.

Penyair-penyair yang paling jitu diberi hadiah. Puisi yang paling bagus diukir dalam lempengan emas dan digantung didalam Ka'bah. Ada puisi-puisi yang ditulis pada kulit kambing atau onta. Mereka digantung diluar tembok kuil. Jadi, selama ribuan tahun, Ka'abah sebenarnya merupakan rumah penyimpanan puisi-puisi terhebat Arabia yang diinspirasi tradisi Hindu.

Oleh karena itu puisi-puisi tersebut dinamakan Mu'Allaqat (Yang digantung).

Literatur PRA-Islam

Namun semua syair itu entah hilang atau dihancurkan gang penjarah Mohamad. Bahkan penyair pribadi nabi, Hassan-bin-Sawik, ikut mencuri syair-syair berharga itu dan menyimpan lempengan-lempengan emas itu dalam rumahnya. Cucu Sawik, yang ingin menjual lempengan emas itu membawanya ke khalif jaman itu dimana ia ketemu pemikir terkenal Arab, Abu Amir Asamai. Ia menerima lima lempengan emas dan 16 lembaran kulit yang dihiasi dengan syair-syair yang memenangkan penghargaan.

Pada kelima lempengan emas tertulis ayat-ayat oleh penyair-penyair Arab kuno seperti Labi Baynay, Akhatab-bin-Turfa & Jarrham Bintoi. Penemuan ini mengakibatkan Harun-al-Rashid memerintahkan Abu Amir untuk menyusun koleksi dari komposisi-komposisi sebelumnya. Salah satunya adalah atribut Jarrham Bintoi, penyair Arab terkenal, kepada raja Vikramaditya.

Bintoi yang hidup 165 tahun sebelum Mohamad menerima hadiah tertinggi bagi komposisi syair-syairnya selama 3 tahun berturut-turut dalam simposium pan-Arab di Mekah. Kesemua sajak Bintoi paling terkenal ini digantung didalam Ka'abah dalam lempengan emas.

Atribut Bintoi kepada raja Vikramaditya merupakan bukti kuat bahwa raja tersebut menjadikan jazirah Arab sebagai bagian dari kerajaan besar India. Itulah mengapa mulai dari India, semua negara memiliki nama sansekerta seperti Afghanisthan, Baluchisthan, Kurdisthan, Tajikiathan, Uzbekisthan, Iran, Sivisthan, Iraq, Arvasthan, Turkesthan (Turkmenisthan) dsb.