Sejarah Dunia Kuno

Welcome to the Year 2019, The Year of open Doors

Jan 15, 2013

Anti-Materi Tidak Mendominasi Alam Semesta

Penelitian di Reaktor nuklir memberi petunjuk penting tentang alam semesta yang didominasi oleh materi, bukan didominsi Anti-materi.

Penelitian Anti-Materi Di Alam Semesta

Ketika terjadinya Big Bang, partikel dan anti-partikel diciptakan tetapi ketidakseimbangan terjadi. Semua studi yang telah dilakukan belum menemukan perbedaan yang cukup antara partikel dan anti-partikel untuk menjelaskan dominasi materi terhadap anti-materi.

Kolaborasi fisikawan di University of Wisconsin-Madison telah membuat pengukuran tepat dari materi yang sulit dipahami, partikel yang hampir tidak memiliki massa.

Partikel yang disebut anti-neutrino terdeteksi pada percobaan Daya Bay dibawah tanah, terletak di dekat reaktor nuklir Cina, 55 kilometer sebelah utara Hong Kong. Pengukuran anti-neutrino yang dibuat pada 2012, kolaborasi Daya Bay telah mengibarkan namanya di majalah Science.
Daya Bay, anti-materi

Sebuah kolam memiliki empat detektor anti-neutrino yang diisi dengan air ultra-murni pada bulan September, 2012 di Daya Bay. Percobaan ini diakui oleh majalah Science sebagai terobosan baru tahun 2012, membantu untuk menjelaskan mengapa alam semesta mengandung hampir tidak ada anti-materi. / Credit: Lawrence Berkeley National Laboratory via news.wisc.edu

Pengukuran percobaan Daya Bay dirilis situs resmi University of Wisconsin-Madison pada 26 Desember 2012, One step closer: UW-Madison scientists help explain scarcity of anti-matter.

Anti-partikel kembar hampir identik dari partikel sub-atom (elektron, proton dan neutron) yang membentuk dunia kita. Ketika elektron bertemu anti-elektron, keduanya dimusnahkan dalam ledakan energi. Kegagalan untuk melihat semburan ledakan di alam semesta mengisyaratkan fisikawan tentang anti-materi yang langka, dan materi yang menguasai alam semesta saat ini.

Neutrino, partikel yang sangat berlimpah tapi hampir tidak memiliki massa dan bahkan mungkin ini adalah anti-partikel itu sendiri. Fisikawan telah menaruh harapan terakhir pada neutrino untuk menjelaskan adanya anti-materi di alam semesta.

Reaktor adalah sumber utama anti-neutrino, dan mengukur bagaimana materi itu berubah selama pergerakan singkat dari reaktor ke detektor, hal ini memberikan dasar untuk menghitung kuantitas yang disebut sudut pencampuran, kemungkinan transformasi dari satu wujud ke wujud lain.

No comments: