Sejarah Dunia Kuno

Welcome to the Year 2019, The Year of open Doors

Sep 10, 2013

Peramal Dunia

Ramalan bukanlah hal yang asing bagi manusia. Walaupun jaman sudah modern, banyak orang yang masih mempercayai ramalan. Dahulu, ramalan sangat populer dan hidup manusia bisa dikatakan bergantung pada sebuah ramalan.

Ramalan tentu saja diberitahukan oleh peramal. Keingintahuan manusia membuat manusia percaya padaamalan, bahkan hingga saat ini masih ada orang yang percaya dengan ramalan. Di dunia ini terdapat 7 Peramal Terhebat Di Dunia. Peramala-permalan ini pernah meramalkan sebuah ramalan yang tepat dan tentu menggemparkan dunia. Ini dia 7 Peramal Terhebat Di Dunia tersebut.

1. Nostradamus


Peramal bernama lengkap Michel de Nostredame ini lahir pada 14 Desember 1503 di St. Remy, sebuah kota kecil di Perancis. Inilah peramal yang dianggap paling terkenal di dunia, sehingga buku-buku tentang diri dan ramalan yang dibuatnya, sangat diminati dan laku keras. Bahkan nama peramal ini pula yang paling banyak dicari orang melalui internet.

Nama Nostradamus melejit setelah hasil karyanya yang berjudul Les Propheties terbit pada tahun 1555. Sejak itu, karena ketepatan ramalan-ramalannya, seperti ramalan tentang Revolusi Perancis, Inggris, Rusia, dan lain-lain, termasuk serangan terhadap menara kembar WTC di New York pada 11 September 2001, para penyuka ramalan selalu mencermati ramalan pria berdarah Yahudi yang bahkan dengan sangat akurat meramalkan kematiannya sendiri pada 2 Juli 1566. Banyak yang meyakini kalau kemampuan Nostradamus meramal, karena dia memiliki kemampuan clairvoyance, yakni kemampuan untuk "melihat" masa depan. Apalagi karena kedua kakeknya juga memiliki kemampuan ini.

Semasa hidupnya, Nostradamus membuat banyak sekali ramalan, diperkirakan mencapai lebih dari 1.000 ramalan, yang ditulis dalam bentuk quatrain atau sajak empat baris, yang dibagi menjadi 10 bagian dan disebut The Centuries. Sayangnya, setiap ramalan yang dibuat terlalu sulit untuk dimengerti, karena selain mengandung unsur permainan acak kata, juga terdapat sandi-sandi angka, anagram, dan simbologi yang misterius. Bahkan quatrain tidak disusun secara berurutan, meski ramalan dibuat untuk menyangkut masa dimana dia masih hidup, hingga abad kini dan abad mendatang, sehingga kejadian yang sebenarnya dibuat sesuai urutan waktu, masa, dan zaman itu, menjadi kacau secara kronologi.

Michael Mc. Clellan, seorang pengamat metafisika sekaligus pengkaji ramalan Nostradamus, mengatakan, saat ini 3/4 dari seluruh ramalan Nostradamus masih belum terpecahkan, namun mengarah pada perustiwa yang akan terjadi pada masa kini dan masa mendatang, seperti ramalan Perang Dunia III, terbunuhnya mantan Presiden Amerika Serikat George W. Bush, dan lain-lain.

2. Vangelia Pandeva Dimitrova


Peramal yang lebih dikenal dengan nama Vanga Pandeva ini lahir pada 31 Januari 1911 dan menghabiskan hidupnya tinggal di Bulgaria, hingga meninggal pada 11 Agustus 1996. Pada usia 12, peramal ini kehilangan penglihatan akibat pasir yang memasuki matanya setelah dia disapu tornado.
Vanga mulai dapat melihat kejadian-kejadian di masa depan ketika berusia 16 tahun. Ramalan Vamga yang paling mengejutkan dan membuatnya menjadi sangat terkenal adalah ketika dia meramalkan tenggelamnya kapal selam nuklir Rusia, Kursk, pada Agustus 2000. Karena kemampuannya ini, banyak sekali orang terkenal yang menemuinya demi mengetahui masa depan mereka. Di antaranya Hitler. Menurut kabar, setelah menemui Vanga, Hitler pergi dengan sedih.

Vanga juga meramalkan serangan terhadap menara kembar WTC di New York pada 9 September 2001. Ramalan yang dibuatnya pada 1989 tersebut berbunyi: "Mengerikan, mengerikan! Saudara-saudara, Amerika akan jatuh setelah diserang oleh burung-burung baja. Serigala akan melolong dalam semak, dan banyak orang tak berdosa menjadi korban."

3. Jucelino Nobrega da Luz


Peramal yang lahir di Brasil pada 1960 ini berprofesi sebagai guru. Ia berserta istri dan dua anaknya menjalani hidup yang sederhana. Jika peramal lain umumnya mengutarakan ramalannya secara tersamar dan baru dapat difahami setelah ramalan terjadi, Jucelino sebaliknya; ia mengutarakan ramalannya dengan disertai tanggal, bulan, dan tahun terjadinya ramalan itu. Bahkan dilengkapi pula dengan petunjuk yang jelas, dan disahkan biro notaris atau jawatan pos negara agar jika terjadi apa-apa dengan ramalannya, ia sanggup dimintai pertanggungjawaban.

Jucelino mengaku, ia mulai dapat meramal pada 1969, ketika ia berusia sembilan tahun. Ramalan itu datang dalam mimpi, seolah ia menyaksikan langsung apa yang akan terjadi dalam mimpi itu. Ketika berusia 19 tahun, Jucelino berjumpa dengan Franciscoshabiz, peramal Brazil lain yang pernah dua kali dinominasikan sebagai peraih hadiah Nobel Perdamaian. Sejak itu kemampuannya melihat masa depan semakin tajam.

Ramalan Jucelino menyangkut kejadian yang berakhir pada 2043. Ramalannya yang telah terbukti adalah kematian Lady Diana dan gempa serta tsunami Aceh pada 26 Desember 2004. Pada 2043, menurut ramalan Jucelino, 80% penduduk duni tewas akibat bencana alam maha dahsyat.

4. Edgar Cayce