Sejarah Dunia Kuno

Lion of Judah Open Doors 2019

May 1, 2013

Monumen Paling Aneh dan Unik di Dunia

Beberapa monumen dan patung yang tidak biasa di seluruh dunia bentuk apresiasi terhadap suatu momen atau sejarah.

Banyak negara atau daerah yang mengenang suatu momen bersejarah dengan dibuatnya patung atau monumen kehormatan. Namun beberapa tempat ternyata memiliki kisah aneh, unik bahkan lucu dibalik pembuatan monumen yang menghiasi kota mereka. Berikut Talkmen akan membahas delapan diantaranya:

The Kindlifresserbrunnen (Swiss)



Dikenal juga dengan nama Child Eater Ogre, patung yang terletak di Bern ibukota Swiss ini memiliki beberapa cerita di balik pembuatannya. Patung air mancur ini dibuat untuk menggambarkan ogre yang sedang memakan anak-anak. Ia membawa tas yang berisikan anak-anak lain yang siap menjadi santapan. Ogre ini memakai topi kerucut berwarna hijau dan kuning yang mewakili ciri khas kaum Yahudi, karena itu ada yang mengatakan bahwa patung ini dibuat untuk mewakili karakter kaum tersebut. Teori lain mengatakan bahwa patung ini adalah penggambaran dari dewa Yunani bernama Cronus atau mungkin saja patung ini hanyalah sebuah patung yang dibuat untuk menakuti anak-anak yang nakal. Usia patung ini cukup tua dengan tahun pembuatan 1545 oleh Hans Gieng.

Saint on a Dead Horse (Republik Ceko)


Selama hampir lebih dari 100 tahun bahkan di era komunisme, patung sang pelindung suci bernama Saint Wenceslas menjadi kebanggaan Wenceslas Square di kota Prague, Republik Ceko. Wenceslas Square telah menjadi sumber sejarah nasional yang sangat dibanggakan warga kota Prague. Namun saat ini, sense of humour seakan sudah tidak pandang bulu bahkan untuk tokoh suci sekelas Saint Wenceslas. Seniman bernama David Cerny yang memang terkenal dengan karya-karyanya yang kontroversial berperan besar dalam pembuatan patung parodi St. Wenceslas, yang tergantung di di Lucerna Palace. St. Wenceslas menaiki kuda dalam posisi tidak normal: kuda itu tergantung dalam keadaan terbalik sehingga St. Wenceslas terduduk di atas perutnya.

Penis Monument (Cina)



Monumen yang satu ini berdiri dengan gagah di sebuah taman umum bernama Longwan Shaman Amusement Park di Cina. Dengan tinggi sekitar 30 kaki, monumen penis bernama resmi Sky Pillar ini menarik minat banyak pengunjung taman tersebut. Namun jangan salah sangka, karena konon monumen yang sedikit tidak layak ini dibangun dengan alasan sejarah. Legenda mengatakan bahwa seorang pahlawan Shaman bernama Ewenki mengalahkan seorang penguasa wanita yang kejam dengan memberikannya sebuah totem penis. Ewenki berpesan pada wanita tersebut untuk menghormati kaum pria dan tidak membunuh mereka semaunya.

Cocozao (Brazil)



Ini adalah salah satu monumen paling gila dan tidak masuk akal. Ya, monumen kotoran di Brazil ini benar-benar ada. Bukan hanya monumen, kotoran raksasa ini juga merupakan air mancur yang dikenal dengan nama Cocozao. Terletak di sebuah kota bernama Ponta Grossa, patung kotoran ini konon dibangun untuk mewakili sebuah pohon pinus Araucaria yang merupakan pohon khas daerah tersebut. Pada 2009, warga kota Ponta Grossa akhirnya dikalahkan oleh akal sehat mereka untuk menghancurkan monumen  yang tidak wajar tersebut. Sang kotoran raksasa telah hilang selamanya dari Ponta Grossa.

Enema Monument (Rusia)



Sebuah spa kesehatan di Rusia membuat monumen pada di tahun 2008, yang merupakan sebuah persembahan untuk prosedur mereka yang telah menjadi rutinitas yaitu enema. Enema adalah proses memasukkan cairan ke dalam lubang anus dengan sebuah alat demi mempermudah proses buang air dan penyembuhan penyakit sembelit. Seorang seniman lokal bernama Svetlana Avakova menghabiskan $42.000 untuk membangun monumen setinggi 1,5m tersebut. Monumen aneh ini terdiri dari sebuah alat suntikan dari perunggu yang dipegang oleh tiga malaikat kecil. Walaupun kurang dapat diterima akal sehat, namun kenyataannya patung ini memang mewakili rutinitas tempat kesehatan ini.

Monumental Instructions for the Post-Apocalypse (Amerika Serikat)



Dijuluki sebagai Stonehenge dari Amerika atau Georgia Guidestones, monumen misterius ini kabarnya dibuat oleh sekte rahasia yang tidak diketahui identitasnya hingga sekarang. Monumen yang berisikan instruksi pasca kiamat ini terdiri dari 12 bahasa: Swahili, Hindi, Mandarin, Russia, Spanyol, Inggris, Hebrew, Arab, Sanskrit, Yunani Classical, Cuniform Babylonia dan Hieroglyphics Mesir. Dibangun tahun 1980 di sebuah bukit Georgia, monumen dengan enam struktur batu ini memiliki tinggi masing-masing 16 kaki. Misteri masih menyelimuti monumen ini dengan meninggalkan segudang pertanyaan: Siapa yang membangunnya? Apa tujuan dibangunnya monumen ini? Hingga saat ini, belum ada yang bisa menjawabnya. Beberapa pihak mengaitkan monumen ini dengan New World Order atau tatanan dunia baru yang merupakan bagian dari teori konspirasi.

Patung Bawah Air Jason deCaires Taylor (Meksiko)



Lebih dari 400 patung permanen berukuran persis seperti manusia tertanam di taman laut nasional Cancun, Isla Mujeres dan Punta Nizuc di perairan Karibia. Diresmikan sejak 2006, karya seni dari seniman asal Inggris bernama Jason deCaires Taylor ini adalah atraksi bawah air paling unik dan terbesar di dunia. Lautan di sekitar daerah ini sangat terbantu dengan adanya patung milik Taylor, yang menarik minat para turis hingga 750.000 pengunjung tiap tahunnya. Daerah ini seolah dihidupkan kembali setelah mengalami kekacauan akibat adanya hal-hal yang merusak seperti polusi air dan pemancingan ikan yang berlebihan. Ratusan patung ini menjadi pemandangan fantastis bagi para penyelam. Selain itu, patung ini akan membantu ekosistem bawah laut karena karang dan ikan dapat tumbuh dengan bebas di setiap patung yang ada disini. Well, tampaknya Anda telah menemukan tempat berlibur yang cocok untuk melepas penat.

The Tikrit Bush Shoe (Iraq)



Masih ingatkah Anda dengan insiden pelemparan sepatu yang dilakukan oleh seorang jurnalis Iraq pada mantan presiden AS George W. Bush? Kejadian yang berlangsung pada 14 Desember 2008 itu dilakukan oleh jurnalis bernama Muntadhar al-Zaidi yang berteriak: "This is a farewell kiss from Iraqi people, you dog!" kemudian ia melempar sepatunya dan sayangnya tidak mengenai sasaran. Insiden ini sangat fenomenal dan sangat dikenang oleh banyak rakyat Iraq. Sebuah monumen berbentuk sepatu setinggi dua meter dibangun oleh seniman Laith al-Amiri yang mewakili rakyat Iraq untuk menghormati aksi yang dilakukan al-Zaidi dengan tulisan: "Muntadhar: fasting until the sword breaks its fast with blood; silent until our mouths speak the truth". Namun monumen tersebut hanya berumur satu hari saja dan harus dibongkar karena dibangun di atas tanah milik sebuah panti asuhan.

No comments: