Sejarah Dunia Kuno

The Year of God Opening the Doors for Miracles

Monday, May 20, 2013

Kota Tertua Di Dunia

Harus diakui bahwa dunia yang kini ditinggali oleh manusia, berkembang dan langgeng kebudayaannya melalui kota. Dan kota-kota tua semacam itu masih ada serta didiami. Contohnya Atena, Yunani. Sebagai tanah kelahiran demokrasi dan tempat tumbuhnya Peradaban Barat, Atena, yang mulai dihuni sejak tahun 1400 SM kini tak lantas menjadi kota mati. Tak hanya Atena, masih ada sejumlah kota purba lain yang sejak awal berdirinya masih terus dihuni hingga kini.

Berikut ini adalah 3 daftar kota dengan usia yang tertua di dunia.

1. Gaziantep, Turki (berdiri 3650 tahun sebelum masehi)

Gaziantep di Turki dulunya dikenal sebagai Antep dan saat ini jadi ibukota dari provinsi Antep. Kota ini merupakan kota tertua yang tetap tegak berdiri hingga kini. Ditinggali pertama kali oleh orang Hittite dan masih terus ditinggali sejak jaman Paleolithic, lalu tumbuh berkembang berbarengan dengan kekaisaran Ottoman yang terkenal. Rumah-rumah tua yang terbuat dari batu senantiasa mempunyai taman serta pohon anggur yang menghiasi kebun, sehingga tercipta keindahan di sudut-sudut kota Gaziantep.

Sebagai kota tertua di dunia, tentu kota ini banyak sekali sejarah. Kota ini dikenal ramah terhadap wisatawan, dan dipenuhi dengan mesjid-mesjid dan madrasah yang masih berdiri sejak berabad-abad lalu. Pada bagian kota tertentu, arsitektur-arsitektur bangunannya masih klasik dan sengaja di pelihara untuk kebutuhan wisata.

2. Jerusalem, Israel (berdiri 3000 tahun sebelum masehi)


Jerusalem merupakan kota suci untuk 3 agama terbesar di dunia, yaitu Islam, Nasrani, serta Yahudi. Jerusalem merupakan sebuah tempat di mana nilai kuno dipadukan dengan beragam budaya baru dengan suasana metropolisnya. Banyak yang menganggap Yerusalem adalah kota yang sakral. Namun ini tidak membuat Yerusalem tertutup kepada kemajuan teknologi dan zaman. Kota suci ini terbagi jadi 3 bagain, yakni Jerusalem Barat yang sangat cepat berkembang serta jadi pusat perdagangan, Jerusalem Timur sebagai area permulaan, serta Kota Tua yang mempunyai panorama alam yang menakjubkan.

Dalam kenyataannya, kini Yerusalem menjadi kota 3 agama. Dalam satu waktu, di sana Anda akan mendengar lantunan adzan dari masjid, bersanding dengan bunyi lonceng gereja, dan alunan kidung-kidung Ibrani dari sinagog. Di sana pula terdapat Masjidil Aqsa, Masjid Umar, Via Doloresa dan Tembok Ratapan. Dari tempat-tempat itu, nama Tuhan yang Satu dikumandangkan dalam berbagai dialek bahasa. Sayangnya, hingga kini bayangan surga hanya sedikit nampak di Yerusalem. Selebihnya, yang ada hanyalah neraka pertikaian panjang.

3. Kirkuk, Irak (berdiri 3000 tahun sebelum masehi)

Kota Kirkuk mempunyai beragam peninggalan arkeologi yang berumur lebih dari 50 abad. Kota Kirkuk adalah kota dan peradaban tertua yang saat ini masih berdiri kokoh. Banyak sejarah yang ditinggalkan para leluhur kota Kirkuk di Irak ini, termasuk peninggalan-peninggalan arkeolog yang berusia lebih dari 500 tahun. Kirkuk merupakan sebuah kota yang paling penting untuk orang Kurdi dan menjadi pusat industri minyak bagi Irak. Barangkali kota ini memang bukan sebuah tujuan wisata yang menarik perhatian banyak wisatawan, namun kota ini berdiri di atas bekas pusat kebudayaan kuno Asiria.

Zaman dahulu, kota ini pernah jadi arena pertempuran 3 kekaisaran besar, yaitu Asiria, Babilonia, serta Media. Selain itu juga ada makam Nabi Daniel (nabi umat Kristen ) serta Qal'at Jarmo dan Yorgan Tepe yang semakin memperkuat kesan kota kuno. Kota Kirkuk ini masih banyak menyimpan peninggalan sejarah dan peperangan di masa lalu. Terlepas dari berbagai bangsa dan kebudayaan besar yang secara bergantian menguasainya.

No comments:

All we need is love