Sejarah Dunia Kuno

2021 a year of miracles and 'unlocking' millions

Jan 29, 2014

Rangkuman Tentang Sejarah Peradaban Kuno Di Dunia

Peradaban Mesir Kuno.
Dibagian tengah mengalir sungai Nil, Mesir memiliki daerah yang subur disepanjang sungai NIL. Ahli sejarah Yunani Herodotus, memberikan julukan “Mesir merupakan hadiah sungai Nil)

Sejarah Mesir Kuno
Peradaban Mesir Kuno, baru dapat dipelajari setelah ditemukan peninggalan tertulis di kota Roseta (abad ke 19), yang disebut Batu Rosetta  dan tulisan Hirogliph oleh Champoleon (pakar purbakala Perancis)

Kehidupan Masyarakat.
Gandum merupakan hasil pertanian yang terbesar, sehingga Mesir mendapat julukan “Gudang gandum Laut Tengah”
Masyarakat Mesir dibagi menjadi enam tingkatan :
1         Firaun dan keluarganya (hidup mewah)
2         Para bangsawan (hidup mewah)
3         Para pedagang dan pengusaha ( hidup cukup baik)
4         Para petani (hidup kurang baik)
5         Para buruh (hidup miskin)
6         Para budak (hidup paling menderita)
Pemerintahan
Peradaban Mesir merupakan peradaban yang tertua di dunia, terbukti Mesir pada tahun 4000 SM telah mengenal tulisan.
Pusat pemerintahan Mesir Kuno berada di Memphis (telah memiliki pemerintahan teratur). Raja-raja Mesir Kuno memiliki gelar Pharao atau Firaun.
  1. Setiap desa dikepalai oleh seorang kepala desa, tugasnya menarik pajak dari petani dan menyerahkannya kepada raja. Raja Firaun mempunyai kekuasaan mutlak. Raja Firaun dianggap sebagai keturunan dari Dewa Matahari (Amon Ra)
  2. Perkembangan Pemerintahan.
a.Zaman Kerajaan Tua
Pada Masa ini, makam raja-raja berbentuk piramida dan depannya terdapat Sphink.
b.Zaman Kerajaan Tengah
Dikota Karnak didirikan Obelisk yang besar.
c.Zaman Kerajaan Baru
Raja terkenal adalah Thutmosis III, yang memindahkan pusat pemerintahan dari Memphis ke Thebe. Akhirnya pada masa Ramses III Mesir menjadi lumpuh, tidak mampu menghadapi serangan dari luar :
  • Pada abad ke 9 SM, Mesir dikalahkan bangsa Assiria
  • Pada abad ke 6 SM, Mesir dikalahkan bangsa Persia.
  • Pada abad ke 4 SM. Mesir dikalahkan oleh raja Iskandar Zulakarnaen dari Macedonia (Yunani), di Mesir ditemukan kota Iskandaria. Dia menggabungkan kebudayaan barat (Yunani) dengan kebudayaan Timur (Asia Afrika), yang disebut Hellenisme.
Kepercayaan
Orang Mesir Kuno menyembah banyak Dewa (Pholytheisme). Dewa yang terpenting :
Dewa Amon-Ra yaitu Dewa Matahari.
Dewa Osiris, yaitu Dewa Langit
Dewa Isis yaitu Dewa Bumi.
Jenazah yang sudah diawetkan (dibalsem) disebut mumi, mumi raja-raja Mesir disimpan dalam piramida, didepannya terdapat patung singa berkepala manusia (disebut Sphink)

Hasil Kebudayaan
  1. Tulisan berupa gambar atau lambing mesir Kuno yang disebut tulisan Hierogliph.
  2. Seni bangunan/arsitektur, berupa Piramida dan Sphing, kuil di Luxor, Obelisk, makam-makam raja di gunung batu.
  3. Ilmu pengetahuan dan teknologi, berupa ilmu perbintangan, menghitung 1 tahun matahari = 365 hari = 12 bulan dan 1 bulan = 30 hari 1 hari 1 malam = 24 Jam, dan berupa pembuatan kapal dagang.
Peradaban Mesopotamia.
Mesopotamia berarti daerah diantara dua aliran sungai. Mesopotamia sangat subur, sering menjadi rebutan bangsa-bangsa lain. Bangsa-bangsa yang berebut adalah : bangsa Sumeria, bangsa Akadia, bangsa Amorit, bangsa Assiria, bangsa Khaldia dan bangsa Persia.

Bangsa Sumeria
Telah memiliki kebudayaan yang tinggi. Mereka telah mendirikan daerah perkotaan.
  • Kehidupan perekonomian
    Orang Sumeria hidup sebagai petani, tidak memiliki tanah sendiri. Mereka mengerjakan tanah milik para pendeta, bangsawan, dan raja. Perdagangan juga berjalan dengan baik.
  • Kehidupan Sosial.
    Bangsa Sumeria mengelompokkan masyarakatnya seperti Mesir Kuno, yaitu : Raja dan Keluarganya, Tuan tanah (bangsawan), Pedagang, Petani dan Budak.
  • Kepercayaan
    Kepercayaan orang Sumeria seperti Mesir Kuno, meyembah banyak dewa. Dewa-dewa yang terkenal Anu (Uruk)= Dewa langit, dewa Ea (Eridu) = dewa Bumi.
4. Kebudayaan
  1. Tulisan
    Tulisan bangsa Sumeria disebut tulisan Paku, mirip dengan huruf Cina, tulisan paku menjadi dasar tulisan Latin sekarang ini.
  2. Arsitektur.
    Di puncak kuil dibuat menara yang tinggi, disebut Ziggurat.
  3. Ilmu Pengetahuan
    Orang Sumeria sudah mengenal ilmu ukur untuk membuat bangunan juga pembagian waktu, sehari semalam = 24 jam (1 jam = 60 menit 1 menit = 60 detik). Mengetahui lingkaran = 60 derajat. Mampu menyusun dua penanggalan (berdasarkan peredaran bulan 1 tahun = 354 hari, dan berdasarkan peredaran matahari 1 tahun = 360 hari.

II.     Bangsa Amorit.
Setelah berhasil menduduki Mesopotamia, bangsa Amorit mendirikan kerjaan Babilonia lama,Ibukotanya Babilon. Puncak kejayaannya pada masa pemerintahan raja Hamurabi.
1         Kepercayaan/Agama.
Bangsa Amorit menyembah banyak dewa. Dewa yang paling berkuasa Dewa Marduk atau dewa Shamash.
2         Kebudayaan
Jasa Hamurabi, yaitu kitab undang-undang (undang-undang Hamurabi) ditulis dengan huruf Paku.
III.  Bangsa Asirria
Kemajuan bangsa Asirria.
1         Telah memiliki penanggalan berdasarkan peredaran matahari (lebih teliti, yaitu 1 tahun 365 ¼ hari
2         Maju dalam bidang ilmu sastra, diantaranya terdapat epos Gilgamesh.
3         Seni patungnya berupa manusia bersayap dan berkepala Garuda.
IV.    Bangsa Khaldea.
Bangsa Asirria ditaklukkan oleh bangsa Khaldea dibawah pimpinan Nebukadnexar, yang kemudian mendirikan kerajaan Babilonia Baru.
1         Arsitektur
Bangsa khaldea terkenal arsitekturnya. Di atas atap gedung-gedung istana dibangun taman-taman, taman itulah yang terkenal dengan sebutan Taman Bergantung Babilonia.
2         Astronomi.
Bangsa Khaldea sudah dapat memperhitungkan benda-benda langit dan gerhana.
V.     Bangsa Persia. (Iran)
3         Sistem Pemerintahan
Bangsa Persia mengelompokkan wilayahnya dalam 20 provinsi (satrapi) setiap empat atau lima sastrapi diawasi oleh seorang panglima.
4         Kepercayaan
Bangsa Persia menyembah tiga dewa.
a.        Ahura/Ormuzh yaitu dewa baik.
b.        Anggora/Ahriman yaitu dewa jahat
c.        Ahura Mazda yaitu dewa kebahagiaan kekal.
C       Peradaban India Kuno.
Di India terdapat lembah sungai Indus dengan daerah Punjab, yang artinya “daerah lima aliran sungai”. Celah kaibar di antara pegunungan Himalaya dan pegunungan Hindukush, merupakan pintu gerbang India.
Kebudayaan India kuno memiliki dua kebudayaan tinggi.
I.       Kebudayaan Lembah sungai Indus.
Jawatan purbakala India pada tahun 1922 mengadakan penggalian di Mohendjodaro dan Harappa (ditemukan benda purbakala dan bangunan kota yang berkebudayaan tinggi) dan disebut kebudayaan Mohenjodaro dan Harappa.
1         Mata pencahariaan
Bangsa Dravida adalah pedagang (diatur dengan baik). Mereka mengadakan hubungan dengan daerah lain.
2         Kepercayaan / Agama.
Bangsa Dravida menyembah banyak dewa (politheisme)
3         Hasil kebudayaan bangsa Dravida.
Meliputi :
a.        Ilmu ukur, terbukti adanya (perencanaan kota, bangunan rumah tertib, jalan lurus lebar)
b.        Arsitektur, adanya rumah terbuat dari batu bata dengan atap datar, ada yang bertingkat/modern.
c.        Seni tari, terbukti adanya patung perunggu berbentuk anak perempuan yang sedang menari.
d.        Tulis, berupa gambar-gambar (piktografik)
II.    Kebudayaan Hindu_Budha
Penyebaran bangsa Aria ke India, menghancurkan kebudayaan Mahenjodaro dan Harappa. Daerah yang dikuasai dinamakan Hindustan, yang berarti Negara orang Hindu. Bahasa yang digunakan bahasa Sansekerta. Bangsa Aria menganggap rendah bangsa Dravida, karena :
1         Orang Aria berkulit putih orang Dravida berkulit hitam.
2         Orang Aria berhidung mancung orang Dravida berhidung pesek.
3         Orang Aria berbadan tinggi orang Dravia berbadan pendek.
Karena perbedaaan itu bangsa Aria menjauhkan diri dari bangsa Dravida. Perkembangannya bangsa Aria di India dikelompokkan dalam empat zaman :
1         Zaman Weda (2000 – 1000 SM)
a.        Agama dan kepercayaan memeluk agama Hindu dan menyembah banyak dewa. Dalam perkembangannya terjadi percampuran dengan kebudayaan bangsa Dravida. Menyembah banyak dewa menjadi tiga dewa (Trimurti = tiga dewa tertinggi/Iswara) yaitu :
i.         Brahma yaitu dewa pencipta
ii.        Wisnu yaitu dewa pemelihara/pelindung.
iii.       Syiwa yaitu dewa perusak.
Orang hindu percaya adanya Hukum Karma (karma pala) = hukuman orang yang sesuai dengan perbuatannya.
b.        Pembagian Masyarakat, tujuan pembagian kasta oleh bangsa Aria :
i.         Untuk membedakan bangsa Aria dengan bangsa Dravida.
ii.        Pembagian tugas berdasarkan pekerjaan dan kedudukan sosial.
Akibatnya dalam masyarakat terdapat beberapa kasta :
i.         Kasta Brahmana (dari para pendeta)
ii.        Kasta ksatria (dari para raja, bangsawan dan prajurit)
iii.       Kasta Waisya (dari para petani, pedagang dan pengusaha)
iv.       Kasta Sudra ( dari para pekerja kasar dan budak)
v.        Kasta Paria / Candala (dari para budak belian)
Dalam agama Hindu dikenal Catur Asmara, membagi masyarakat atas empat kelompok :
i.         Brahmacarin (dari anak usia 8 – 12 tahun / usia sekolah.
ii.        Grhasta ( kepala keluarga)
iii.       Wanaprstha (penghuni hutan yang bertapa)
iv.       Sanyasin/Pariwrajaka (pertapa yang mengembara)
c.        Hasil kebudayaan bangsa Aria
Hasilnya berupa :
i.         Seni patung/pahatan, umumnya patung-patung berbentuk patung Brahma, Wisnu dan Syiwa.
ii.        Seni bangunan, berupa candi dengan pahatan indah.
iii.       Tulisan dan bahasa, bahasa yang digunakan adalah bahasa Sansekerta. Hurufnya huruf Pallawa, di Jawa berkembang menjadi huruf JAwa.
iv.       Seni sastra, yang ditulis bangsa Aria adalah kitab Weda, yang terbagi menjadi empat bagian :
a.      Rigweda
b.      Yajurweda
c.       Samaweda
d.      Atarwaweda
Kitab yang terkenal adalah Rigweda yang berisi puji-pujian kepada dewa.
2         Zaman Epos (1000 – 500 SM)
Dinamakan epos karena pada masa itu sastrawan banyak menyusun cerita kepahlawanan yang terkenal. Antara lain Mahabharata dan Ramayana.
a.        Kitab Mahabharata digubah oleh Wiyasa, yang melukiskan perang saudara antara Pandawa dengan Kurawa.
b.        Kitab Ramayana digubah oleh Walmiki yaitu melukiskan kepahlawanan Rama dan kesetiaan seorang istri, Shinta.
3         Zaman Budha.
Agama Budha diajarkan oleh Sidharta Gautama (dikenal dengan sang Budha, artinya orang yang telah mendapat penerangan. Kitab suci agama Budha adalah Tripitaka, artinya tiga keranjang, tidak mengenal pembagian kasta.
Tempat-tempat suci agama Budha :
a.        Kapilaswatu, tempat kelahiran sang Budha.
b.        Bodh gaya, tempat sang Budha bersemedi dan mencapai Bodhi.
c.        Sarnath (dekat Benares), tempat sang Budha memberikan wejangan yang pertama kali.
d.        Kusinagara, tempat sang Budha wafat (usia 80 tahun) – 483 SM
Raja India yang berjasa menyebarkan agama Budha ialah raja Asoka. Riwayat sang Budha diabadikan dalam kitab Jataka.
4         Zaman Dinasti Maurya (322 – 185 SM)
Dinasti ini didirikan oleh raja Candra Gupta Maurya, pusat pemerintahan di Pattaliputra. Agama Hindu dijadikan agama Negara. Puncak kejayaan Dinasti Maurya terjadi pada pemerintahan raja Asyoka.

D. Peradaban China Kuno
Disebelah utara mengalir sungai hoang Ho/ Sungai kuning, disebelah selatan mengalir sungai Yang tse Kiang. Dilembah sungai Hoang Ho inilah berkembang kebudayaan China Kuno.
Sistim pemerintahan yang lazim digunakan di China adalah sistim dinasti. Pada zaman dinasti Chin dibuat tembok raksasa yang disebut Tembok Besar Raksasa” yang panjangnya 2.430 km dan lebar 8 m tinggi 16 meter. Dibuat selama 20 tahun dengan tenaga 1.000.000 orang. Tembok raksasa digunakan untuk menahan serangan dari suku barbar di sebelah utara.

E. Peradaban Yunani Kuno.

I. Wilayah Yunani Kuno.
Yunani terdiri dari dua bagian yaitu Yunani Daratan dan Yunani Kepulauan. Bangsa Yunani Kuno mendiami wilayah yang disebut Negara Kota atau Polis yaitu sebuah kota yang terbentang sebagai pusat kota dengan daerah pedesaan disekitarnya. Di Yunani terdapat tiga polis besar dan kuat, yaitu Athena, Sparta dan Thebe. Polis Hakekatnya sebuah Negara kecil yang merdeka

Kepercayaan
Bangsa Yunani kepercayaannya politheisme. Dewa-dewanya :
Dewa Zeus (dewa tertinggi)
Dewa Apollo (dewa kesenian)
Aphrodite (dewa kecantikan)
Posiedon (dewa laut)
Aries (dewa perang)
Dewa Pallas Athena (dewi pengetahuan)
Dewa Hermes (dewa perdagangan)
Artemis (dewa perburuan)

Para dewa bersemayam di Bukit Olympus, untuk menghormati dan memuja para dewa diadakan pertandingan olah raga yang disebut Olympiade.

Hasil-hasil Kebudayaan
Pemerintahan Athena dan Sparta berbeda dalam bentuk negara. Athena menjadi Negara demokratis, sedangkan Sparta menjadi Negara militer.
Ilmu pengetahuan dan Filsafat, adanya :
Ahli sejarah yaitu Herodotus (dianggap sebagai bapak ilmu sejarah)
Ahli kedoteran yaitu Hipocrates (dianggap sebagai bapak ilmu kedokteran)
Ahli Ilmu pengetahuan alam yaitu Archimedes (dianggap sebagai bapak ilmu pengetahuan alam)
Ahli matematika yaitu Phythagoras
Ahli filsafat yaitu Socrates, Plato dan Aristoteles.
II.Wilayah Romawi Kuno
Romawi berkembang, timbulah golongan-golongan :
Golongan optimat yaitu golongan orang-orang kaya.
Golongan Equites yaitu golongan menengah
Golongan proleter yaitu golongan orang-orang miskin.

Kemudian terjadi pertentangan yang mengakibatkan perang saudara yang berlangsung sampai empat kali dan berubah menjadi Negara kekaisaran. Pada waktu diperintah kaisar Nero, pengikut agama Kristen difitnah dan dituduh membakar kota Roma, pada hal yang membakar Kaisar Nero sendiri. Kepercayaan orang Romawi mengakui adanya dewa-dewa (politheisme). Nama-nama dewa romawi :
Yupiter sebagai pemimpin para dewa.
Neptunus sebagai dewa laut
Venus sebagai dewi kecantikan
Minerva sebagai dewi ilmu pengetahuan
Juno sebagai dewi permaisuri Yupiter.

No comments: