Sejarah Dunia Kuno

2021 a year of miracles and 'unlocking' millions

Jan 20, 2010

144.000

"Kemudian dari pada itu aku melihat empat malaikat berdiri pada keempat penjuru bumi dan mereka menahan keempat angin bumi, supaya jangan ada angin bertiup di darat, atau di laut atau di pohon-pohon. Dan aku melihat seorang malaikat lain muncul dari tempat matahari terbit. Ia membawa meterai Allah yang hidup; dan ia berseru dengan suara nyaring kepada keempat malaikat yang ditugaskan untuk merusakkan bumi dan laut, katanya: "Janganlah merusakkan bumi atau laut atau pohon-pohon sebelum kami memeteraikan hamba-hamba Allah kami pada dahi mereka!" Dan aku mendengar jumlah mereka yang dimeteraikan itu:
seratus empat puluh empat ribu [144.000] yang telah dimeteraikan dari semua suku keturunan Israel."  (Wahyu 7:1-4)

Bagian Alkitab ini sedang menjelaskan suatu gambaran yang terjadi sebelum "masa siksaan yang dahsyat" dimulai, yaitu sebelum ke-empat malaikat mulai merusak bumi dan laut dan pohon-pohon. Kemudian di ayat-ayat selanjutnya Alkitab menyebutkan 12.000 orang dari ke-12 suku Israel yang dimeteraikan, akan tetapi ini tidak menyebutkan seluruh suku Israel yang ada. Dibagian ini suku Dan tidak tercantum, dan suku Efraim diganti dengan suku Yusuf. Jadi kita bertanya-tanya apakah yang terjadi?

Disini Tuhan sedang menyatakan bahwa bangsa Israel yang ada dalam pandangan adalah "kepenuhan dari jumlah orang-orang percaya", yang digambarkan sebagai suku-suku bangsa Israel atau bilangan 144.000, yang jika dipecahkan menjadi 12 x 12 x 1000.

Jika bilangan 12 mempunyai makna rohani, itu akan menunjuk pada "kepenuhan" (fullness) dari segala sesuatu yang Tuhan sedang gambarkan. Sedangkan bilangan "1000" secara rohani menunjuk kepada "kesempurnaan" (completeness) dari segala sesuatu yang digambarkan. Jadi bilangan 144.000 (12 x 12 x 1000) adalah gambaran dari kepenuhan yang sempurna dari jumlah orang-orang percaya yang diselamatkan pada tahap pertama. Ini adalah angka simbolik bukan jumlah yang sebenarnya secara harafiah, mereka adalah kepenuhan jumlah dari bangsa "Israel rohani" milik Tuhan (Roma 2:29, Galatia 3:29).

Ungkapan "memeteraikan pada dahi" berarti bahwa mereka telah diselamatkan. Dan ungkapan "empat malaikat" menunjuk kepada hari penghakiman terakhir dan akhir zaman yang tidak akan datang sebelum setiap orang yang Tuhan rencanakan untuk Ia selamatkan sudah diselamatkan.

Selanjutnya ungkapan "seorang malaikat lain muncul dari tempat matahari terbit dan Ia membawa meterai Allah yang hidup" menunjuk kepada Yesus Kristus. Kata "malaikat" di Alkitab di dalam bahasa aslinya bisa juga diterjemahkan sebagai "pembawa pesan" (messenger), itu adalah terjemahan yang lebih baik daripada malaikat. Dan Yesus Kristus adalah pribadi yang telah membuat keselamatan itu dapat terjadi kepada orang-orang yang percaya. Roh Kristus disebut juga sebagai "Roh Kudus" seperti yang kita baca dalam kitab Efesus 1:13-14
demikian:

"Di dalam Dia [yaitu Kristus] kamu juga --karena kamu telah mendengar Firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu-- di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu. Dan Roh Kudus itu adalah jaminan bagian kita sampai kita memperoleh seluruhnya, yaitu penebusan yang menjadikan kita milik Allah, untuk memuji kemuliaan-Nya."

Lebih jauh dalam kitab Wahyu 7:9-10 kita membaca lagi demikian:

"Kemudian dari pada itu aku melihat: sesungguhnya, suatu kumpulan besar orang banyak yang tidak dapat terhitung banyaknya, dari segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa, berdiri di hadapan takhta dan di hadapan Anak Domba, memakai jubah putih dan memegang daun-daun palem di tangan mereka."

Ini adalah titik puncak dari rencana keselamatan Tuhan di dunia ini, yaitu akan ada "kumpulan besar orang banyak yang tidak dapat terhitungbanyaknya" (great multitude) yang diselamatkan pada tahap kedua (tahap yang terakhir). Dan mereka adalah orang-orang yang keluar dari "masa siksaan yang dahsyat" (great tribulation) dan mereka telah
mencuci jubah mereka dan membuatnya putih bersih atau murni di dalam darah Anak Domba.

Ayat 13 dan 14 dari Wahyu pasal 7 menjelaskan lagi demikian:

"Dan seorang dari antara tua-tua itu berkata kepadaku: "Siapakah mereka yang memakai jubah putih itu dan dari manakah mereka datang?" Maka kataku kepadanya: "Tuanku, tuan mengetahuinya." Lalu ia berkata kepadaku: "Mereka ini adalah orang-orang yang keluar dari kesusahan yang besar [great tribulation]; dan mereka telah mencuci jubah mereka
dan membuatnya putih di dalam darah Anak Domba."

Mereka adalah orang-orang yang mengikuti Kristus seperti yang kita baca dalam kitab Wahyu 19:14-16 demikian:

"Dan semua pasukan yang di sorga mengikuti Dia; mereka menunggang kuda putih dan memakai lenan halus yang putih bersih. Dan dari mulut-Nya keluarlah sebilah pedang tajam [yaitu Firman Allah] yang akan memukul segala bangsa. Dan Ia akan menggembalakan mereka dengan gada besi dan Ia akan memeras anggur dalam kilangan anggur, yaitu kegeraman murka Allah, Yang Mahakuasa. Dan pada jubah-Nya dan paha-Nya tertulis suatu nama, yaitu: "Raja segala raja dan Tuan di atas segala tuan."

Dan ayat 19-20 menjelaskan lagi demikian:

"Dan aku melihat binatang itu [yaitu si Iblis] dan raja-raja di bumi serta tentara-tentara mereka telah BERKUMPUL untuk melakukan peperangan melawan Penunggang kuda itu dan tentara-Nya. Maka tertangkaplah binatang itu dan bersama-sama dengan dia nabi palsu, yang telah mengadakan tanda-tanda [yaitu mujizat-mujizat yang mengherankan] di depan matanya, dan dengan demikian ia menyesatkan mereka yang telah menerima tanda dari binatang itu dan yang telah menyembah patungnya. Keduanya dilemparkan hidup-hidup ke dalam lautan api yang menyala-nyala oleh belerang."

No comments: