Sejarah Dunia Kuno

The Year of God Opening the Doors for Miracles

Wednesday, August 15, 2012

Perang Dunia, Tafsir Mimpi Kedua Daniel



Tafsir mimpi kedua Daniel erat kaitannya dengan Perang Dunia. Artikel yang lalu, saya menjelaskan bagaimana pandangan islam terhadap Daniel. Artikel ini menyambung pembahasan sebelumnya tentang mimpi Raja Nebukadnezar dan mimpi pertama Daniel yang masih belum lengkap. Dalam mimpi kedua ini menjelaskan bahwa penafsiran Nabi Daniel semakin dekat dengan akhir zaman dan kemunculan Antikristus ataupun Dajjal.

Dan sekali lagi, bahwa tulisan yang dikutip dari H.L.Nigro berdasarkan sejarah & kitab Daniel dan bukan menyudutkan suatu kaum/kelompok tertentu, mohon memahaminya dengan benar tanpa SARA. Daniel menjelaskan mimpi pertama yang belum usai setelah pembantaian besar, kemudian Armageddon (Perang Dunia) akan terjadi di era Millenium setelah penjelasan mimpi kedua. Perang besar, yang ditafsirkan banyak ahli Alkitab sebagai Perang Dunia III, lebih banyak memakan korban dengan senjata canggih dan pemusnah masal.

Mimpi Pertama Berujung Perang Dunia?

Penganiayaan terhadap orang orang Yahudi telah dilalui, sebagian pada abad pertama selama penindasan Romawi terhadap Israel. Namun, ayat ramalan dari 10 jari kaki (kerajaan) mimpi Raja Nebukadnezar menunggu pemenuhan di masa depan, hal yang terburuk dari penindasan Roma dalam sejarah Israel juga berada dimasa depan. Alkitab menyebut hal ini masa penganiayaan dan itu akan menjadi keganasan lebih besar dari yang pernah dilihat dalam sejarah. Masa-masa ini akan lebih besar dari penganiayaan Romawi pada abad pertama dan, lebih tragis, bahkan lebih besar dari Holocaust.

Nabi Daniel juga memberikan detail lebih lanjut tentang konfederasi 10-bangsa masa depan. Allah memberitahu Nabi Daniel bahwa tanduk kecil akan menjadi sombong, angkuh, dan kejam. Dia akan memperbesar dirinya sendiri melawan Allah dan akan menganiaya umat Allah tanpa ampun sampai Allah sendiri datang untuk menyelamatkan mereka.

Penguasa ini tidak akan diizinkan untuk memiliki kekuasaan tanpa batas. Seperti dalam mimpi Raja Nebukadnezar, mimpi Nabi Daniel meramalkan bahwa kekuasaan kerajaan keempat akan dipotong pendek oleh tangan Allah yang berdaulat dan bahwa Kerajaan Allah akan didirikan di seluruh bumi. Pada saat ini, penghakiman Allah akan dicurahkan, yang puncaknya pada Armageddon, Perang Dunia. Kerajaan ini akan terenggut dari genggaman penguasa fasik dan dia akan dikirim ke hukuman kekal. Tanduk kecil juga memainkan peran kunci dalam ayat-ayat Perjanjian Baru, di mana ia disebut "Antikristus" dan "binatang".

Mimpi Kedua, Penantian Armageddon (Perang Dunia)

Beberapa waktu setelah mimpi pertama, Daniel mendapatkan mimpi kedua, dan mimpi ini memberikan detil tentang pemerintahan fasik (Daniel 8:17). Dalam mimpi kedua Daniel melihat seekor domba jantan, mewakili Medo-Persia yang memiliki dua tanduk (dua raja). Sebuah kambing yang mewakili Yunani, menyerang domba jantan dengan keganasan yang merusak kedua tanduk. Domba ini tenang, tanduk tunggal (satu raja) rusak dan diganti dengan empat tanduk (empat raja). Namun, salah satu tanduk tumbuh jauh lebih cepat dan lebih besar dari tiga lainnya (Daniel 8:3-14).

Allah memungkinkan tanduk kecil hidup makmur karena sejarah panjang Israel dan meninggalkan perjanjian. Dia mengagungkan dengan Musa dan melayani Tuhan lain: "Karena kefasikan, tentara diberikan kepada Tanduk untuk membuat korban, dan ia melemparkan kebenaran ke tanah. Ia melakukan semua ini dan makmur "(Daniel 8:12).

Dan dalam waktu terakhir kerajaan mereka, ketika orang yang melampaui batas telah mencapai kesempurnaan, seorang raja akan muncul yang memiliki fitur sengit dan mengerti skema jahat. Kuasa-Nya akan menjadi perkasa, tetapi bukan dengan kekuatan sendiri. Ia akan menghancurkan ketakutan. Berhasil dan berkembang, menghancurkan keperkasaan dan juga orang-orang suci. Melalui kelicikan yang menyebabkan penipuan untuk mencapai kesejahteraan di bawah pemerintahannya. Dia akan meninggikan dirinya sendiri, menghancurkan banyak kemakmuran. Bangkit melawan Raja segala raja (Messiah), tapi akan dipatahkan tanpa sarana manusia.

Bagaimana pemenuhan tafsir ayat ini di masa depan? Empat kerajaan kuno dari Yunani-Macedonia, Mesir, Suriah, dan Thrace, juga berkembang sebagai bangsa modern. Kini mereka berdiri sebagai negara Mesir, Yordania, Israel, Turki, Suriah, Irak, dan Iran. Meski tak lagi sebagai kerajaan dunia, keempat "kepala" atau dalam mimpi kedua Daniel, "tanduk," bangsa-bangsa itu salah satunya sudah dijatuhkan, dan dua diantaranya memegang kekuatan besar.

Ayat-ayat akhir zaman yang dituliskan dalam wahyu 70 Minggu (Daniel 9:24-27). Dalam ayat ini, Daniel mengatakan bahwa Allah telah menentukan 70 Minggu, atau periode tujuh tahun, untuk membawa dunia memasuki Armageddon, Perang Dunia. Periode 70 Minggu, atau 490 tahun, dibagi menjadi dua bagian yaitu periode 483 tahun, yang diakhiri dengan penyaliban Isa pada tahun 33, akhir tujuh tahun periode yang mengarah pada Armageddon, Perang Dunia. Di masa ini umat Kristiani mendapatkan tujuh tahun "masa kesusahan," yang lebih akurat disebut "Minggu ke-70 Daniel".

Dalam kepercayaan umat Kristiani, tujuh tahun periode akan dimulai ketika mereka yang menyebut dirinya "Antikristus" menandatangani perjanjian tujuh tahun dengan Israel. Bahkan, mengungkapkan identitas mereka, penganiayaan terhadap orang Yahudi tanpa ampun selama masa 'Kesengsaraan Besar', dan kembalinya Messiah, semua terjadi selama periode tujuh tahun terakhir.

Inilah sebabnya mengapa dunia Kristiani mengikuti perkembangan Israel hingga saat ini. Mereka mengawasi pemimpin dunia yang akan menandatangani sebuah perjanjian dengan Israel untuk periode yang tepat dari tujuh tahun. Mereka membangun kembali kuil Yahudi di Yerusalem. Menurut tafsir ayat Daniel, dia (Pembantai, Antikristus) akan berdiri di candi ini dan menyatakan dirinya sebagai Tuhan, dan mengakhiri pengorbanan. Agar hal ini terjadi, kuil harus dibangun kembali. Dan pada kenyataannya,… upaya pembangunan sudah dilaksanakan di kuil Yahudi, Yerusalem.

Ketika mereka menandatangani perjanjian ini, mereka akan tahu bahwa "Pembantai" telah tiba untuk menyulut api Perang Dunia.

Lalu, apakah tafsir mimpi Daniel terulang kembali? Ataukah wahyu ini seperti sebuah roda yang berputar. Sama halnya pada masa Babilonia, serangan Persia, dan dalam sejarah Yunani, hingga Kekaisaran Roma, dan mungkin roda itu berputar kembali. Yang menjadi pertanyaan, kita sekarang berada di roda bagian mana? Mungkinkah sejarah Kekaisaran Roma akan terulang dalam waktu dekat, mengingat wilayah Timur Tengah semakin memanas yang mungkin mengarah pada Perang Dunia.

No comments:

All we need is love