Sejarah Dunia Kuno

Welcome to the Year 2019, The Year of open Doors

Dec 7, 2015

6 Fakta tentang Neraka

TKita tidak suka berpikir tentang kematian. Itu bukan topik yang menyenangkan, dan kita bahkan menghindar untuk membicarakannya secara serius atau pun untuk mempelajarinya dengan sungguh-sungguh. Jika karir kita melibatkan penugasan ke luar negeri, meja kita akan penuh dengan brosur dan bahan-bahan yang akan kita pelajari tentang negara tujuan itu. Jika kita dijadwalkan untuk melaksanakan ujian dimana hidup kita sangat tergantung pada itu, kita pasti akan belajar sungguh-sungguh. Namun, peristiwa yang paling pasti di dalam masa depan kita adalah salah satu yang kita coba hindari atau abaikan sebisa mungkin dan mencoba membuat jarak yang nyaman dengannya.

Perjanjian kita dengan kematian adalah suatu kepastian yang absolut, bahkan mungkin satu-satunya yang pasti dalam hidup kita. Itu mungkin datang lebih cepat dari yang kita harapkan, kecelakaan lalu lintas, peluru nyasar, serangan jantung mendadak, atau stroke. Kita semua tahu contoh personal dimana kematian datang secara mendadak, tanpa peringatan, tanpa persiapan. Jika itu akhirnya datang, seperti apa yang kita harapkan itu nanti jadinya?

Ada kehidupan setelah kematian. Ke mana Anda akan pergi nantinya?

Tuhan Yesus tidak menghendaki Anda dibakar di Neraka, itu sebabnya Dia mencurahkan darah-Nya hingga tetes yang terakhir. Saya juga tidak menghendaki Anda dibakar di Neraka, itu sebabnya saya memberitakan kesaksian kepada Anda.

Namun, Aku akan menunjukkan kepadamu, siapakah yang harus kamu takuti. Takutlah terhadap Dia yang setelah membunuh, mempunyai otoritas untuk melemparkan ke dalam neraka. Ya, Aku berkata kepadamu, takutilah Dia! Lukas 12:5

Banyak orang telah membuat keputusan dalam dirinya sendiri bahwa mereka akan terus mempercayai kepercayaan mereka sampai pada akhirnya, tanpa perduli apa yang difirmankan Allah tentang hal tersebut. Beberapa orang tetap tidak mempercayai Tuhan Yesus Kristus untuk keselamatannya.

Perhatikan apa yang disampaikan Musa dan Yosua tentang bangsa Israel mengenai penolakan mereka untuk memperhatikan Firman Allah:

TUHAN berfirman kepada Musa: "Ketahuilah, engkau akan mendapat perhentian bersama-sama dengan nenek moyangmu dan bangsa ini akan bangkit dan berzinah dengan mengikuti allah asing yang ada di negeri, ke mana mereka akan masuk; mereka akan meninggalkan Aku dan mengingkari perjanjian-Ku yang Kuikat dengan mereka.
Pada waktu itu murka-Ku akan bernyala-nyala terhadap mereka, Aku akan meninggalkan mereka dan menyembunyikan wajah-Ku terhadap mereka, sehingga mereka termakan habis dan banyak kali ditimpa malapetaka serta kesusahan. Maka pada waktu itu mereka akan berkata: Bukankah malapetaka itu menimpa kita, oleh sebab Allah kita tidak ada di tengah-tengah kita?
Ulangan 31:16,17

Lalu bangsa itu menjawab: "Jauhlah dari pada kami meninggalkan TUHAN untuk beribadah kepada allah lain!
Sebab TUHAN, Allah kita, Dialah yang telah menuntun kita dan nenek moyang kita dari tanah Mesir, dari rumah perbudakan, dan yang telah melakukan tanda-tanda mujizat yang besar ini di depan mata kita sendiri, dan yang telah melindungi kita sepanjang jalan yang kita tempuh, dan di antara semua bangsa yang kita lalui,
TUHAN menghalau semua bangsa dan orang Amori, penduduk negeri ini, dari depan kita. Kamipun akan beribadah kepada TUHAN, sebab Dialah Allah kita."
Tetapi Yosua berkata kepada bangsa itu: "Tidaklah kamu sanggup beribadah kepada TUHAN, sebab Dialah Allah yang kudus, Dialah Allah yang cemburu. Ia tidak akan mengampuni kesalahan dan dosamu.
Apabila kamu meninggalkan TUHAN dan beribadah kepada allah asing, maka Ia akan berbalik dari padamu dan melakukan yang tidak baik kepada kamu serta membinasakan kamu, setelah Ia melakukan yang baik kepada kamu dahulu."
Tetapi bangsa itu berkata kepada Yosua: "Tidak, hanya kepada TUHAN saja kami akan beribadah."
Yosua 24:16-21

Berikut 6 Fakta tentang Neraka:
Anda tidak harus masuk ke Neraka
  1. Salah satu alasan mengapa Allah menyebut orang atheis sebagai orang bodoh, adalah karena hanya orang bodoh saja yang akan memilih untuk terbakar di Neraka padahal mereka tidak harus mengalaminya.

    Orang bebal berkata dalam hatinya: "Tidak ada Allah." Busuk dan jijik perbuatan mereka, tidak ada yang berbuat baik. Mazmur 14:1

    Pikirkan sungguh-sungguh, apa yang mereka lakukan di bawah sana? Tidakkah Anda baca dimana Tuhan Yesus Kristus secara spesifik menyatakan bahwa Neraka dipersiapkan bagi Iblis dan para malaikatnya?

    Dan Ia akan berkata juga kepada mereka yang di sebelah kiri-Nya: Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah disediakan untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya.
    Matius 25:41

    Apakah Anda Iblis? Bukan. Apakah Anda salah satu malaikat Iblis? Bukan. Jadi Anda tidak harus masuk ke bawah sana bukan? Tuhan Yesus tidak menghendaki Anda dibakar di Neraka, itu sebabnya Dia mencurahkan seluruh darah-Nya hingga tetes terakhir. Saya tidak menghendaki Anda dibakar di Neraka, itu sebabnya saya memberitakan kesaksian kepada Anda. Iblis menghendaki Anda dibakar di Neraka, tapi dia tidak bisa "memaksa" Anda pergi ke sana. Jadi, mengapa Anda memilih ke sana?
  2. Neraka bukanlah tempat yang sesuai untuk Anda

    Apa persamaan yang dimiliki Taylor Roberts, Elliot Rodger, dan Asa Coon? Selain ketiganya adalah aktivis top atheis, ketiganya memutuskan mengambil jalan pintas dengan bunuh diri setelah beberapa kali mencobanya. Banyak yang bertanya mengapa mereka bunuh diri. Jawabannya sederhana, menurut sudut pandang dunia atheis, setelah mati sudah tidak ada apa-apa lagi. Tidak ada apa-apa lagi itu jauh lebih baik daripada seorang anak kecil yang polos tapi hidup di dalam lingkungan penjara yang brutal dan ganas. Ini berbicara mengenai ketidaksesuaian. Bagaimana seorang anak muda yang punya hak istimewa dan kesempatan dalam kehidupan ini harus "masuk" ke dalam lingkungan yang dipenuhi para pemerkosa paling ganas di dunia, kriminal paling kejam, anggota gang, pembunuh berantai berdarah dingin, penyiksa dan sadisme yang hidup di dalam penjara.


    Di dalam kekekalan, jika Anda ada di Neraka bersama Iblis dan algojo-algojonya setelah Anda diberikan beberapa kali kesempatan di sepanjang hidup Anda untuk menerima Tuhan Yesus Kristus sebagai juruselamat pribadi Anda, jangan Anda berpikir bahwa Anda akan bisa menyesuaikan diri dengan Iblis dan para malaikatnya di bawah sana. Jangan berpikir Anda punya kesamaan dengan mereka. Mereka telah dijatuhi hukuman kekal sejak Kitab Kejadian tanpa kesempatan untuk bertobat dan tanpa rencana penebusan seperti yang Anda miliki. Apa yang akan mereka pikirkan tentang Anda? Manusia dipilih Allah untuk memanifestasikan diri-Nya dalam rupa daging, untuk membayar harga dosa-dosa yang Anda perbuat, dan Anda menolaknya? Anda benar-benar tidak cocok ada di Neraka untuk selamanya.
  3. Anda akan terbakar di Neraka setidaknya 1000 tahun sebelum Allah menghakimi Anda

    Pengadilan Tahta Putih tidak akan terjadi sebelum Tuhan Yesus Kristus memerintah 1000 tahun lamanya di Bumi. Itu artinya Anda yang masuk Neraka akan dibakar di sana setidaknya 1000 tahun sebelum Allah secara final menghakimi Anda dengan berhadapan muka di Pengadilan Tahta Putih. Coba pikirkan orang berdosa yang terhilang yang masuk Neraka pada umur 17, 27, 37, 49, 62, atau 100 tahun. Apa artinya 100 tahun dibanding setidaknya 1000 tahun di Neraka? Ini saja seharusnya membuat Anda ingin bertobat dan datang kepada Kristus Yesus.

    Lalu aku melihat suatu takhta putih yang besar dan Dia, yang duduk di atasnya. Dari hadapan-Nya lenyaplah bumi dan langit dan tidak ditemukan lagi tempatnya.
    Dan aku melihat orang-orang mati, besar dan kecil, berdiri di depan takhta itu. Lalu dibuka semua kitab. Dan dibuka juga sebuah kitab lain, yaitu kitab kehidupan. Dan orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu. Wahyu 20:11-12
  4. Neraka terletak di bawah kaki Anda, di dalam jantung Bumi

    Sebab seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia akan tinggal di dalam rahim (Yunani: kardia, jantung) bumi tiga hari tiga malam.
    Matius 12:40

    Jika Anda orang berdosa, apakah Anda tahu apa yang akan menjatuhkan jiwa Anda turun ke dalam Neraka setelah Anda mati? Itu disebut gaya berat. Dosa-dosa Anda ada beratnya.

    Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban (Yunani: ogkos, artinya: beban, massa, berat) dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita. Ibrani 12:1

    Dosa Anda itulah yang membebani Anda. Ketika Anda menghembuskan nafas Anda yang terakhir, beban dosa Anda akan dimanifestasikan pada jiwa Anda, dan jiwa Anda akan terjun ke Neraka.

    Kamu dahulu sudah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosamu.
    Kamu hidup di dalamnya, karena kamu mengikuti jalan dunia ini, karena kamu mentaati penguasa kerajaan angkasa, yaitu roh yang sekarang sedang bekerja di antara orang-orang durhaka. Efesus 2:1,2

    Jiwa yang berbuat dosa, itulah yang akan mati. Seorang anak tidaklah harus menanggung kesalahan ayahnya, dan seorang ayah tidaklah harus menanggung kesalahan anaknya. Kebenaran orang benar akan ada di atasnya, dan kejahatan orang jahat akan ada di atasnya.
    Yehezkiel 18:20

    Namun ketika orang benar berbalik dari kebenarannya dan melakukan ketidakadilan dengan melakukan segala kekejian yang orang fasik lakukan, apakah dia akan hidup? Segala kebenaran yang telah ia lakukan tidak akan diingat lagi di dalam pelanggarannya dan dalam dosa-dosa yang telah ia lakukan, dalam itu semua, dia akan mati.
    Yehezkiel 18:24

    Ketika seorang yang terhilang mati, gaya berat akan terus mengerjakan apa yang selalu dikerjakannya. Tidak ada sesuatu di dalam diri orang yang terhilang itu yang dapat membawanya ke atas, dia mati dalam pelanggaran dan dosa-dosanya. Namun, orang yang telah diselamatkan memiliki "sesuatu" di dalam dirinya yang membawanya naik ke Surga.

    Dan kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah tinggal di dalam kamu; tetapi jika seseorang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukanlah milik-Nya.
    Dan jika Kristus ada di dalam kamu, memang tubuh itu mati karena dosa, tetapi roh adalah hidup karena kebenaran.

    Namun, jika Roh Dia yang telah membangkitkan YESUS dari antara yang mati berdiam di dalam kamu, Dia yang telah membangkitkan Kristus dari antara yang mati akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana melalui Roh-Nya yang berdiam di dalam kamu. Roma 8:9-11
  5. Tidak ada yang namanya pemusnahan

    Bertentangan dengan ilmu pengetahuan, kepercayaan, atau pendidikan duniawi yang mungkin telah Anda pelajari, tidak ada yang namanya "tidak ada apa-apa" setelah kematian (=musnah). Demikian juga tidak ada yang namanya "tidak ada apa-apa" di Neraka. Jangan mempercayai ajaran sesat yang mengajarkan bahwa tidak ada api sesungguhnya di Neraka dan tidak ada siksaan kekal. Keduanya sungguh ada:

    Dan jika tanganmu menyesatkan engkau, penggallah, karena lebih baik engkau masuk ke dalam hidup dengan tangan kudung dari pada dengan utuh kedua tanganmu dibuang ke dalam neraka (Yunani: gehenna), ke dalam api yang tak terpadamkan; di tempat itu ulatnya tidak akan mati, dan apinya tidak akan padam. Markus 9:43,44

    Kemudian matilah orang miskin itu, lalu dibawa oleh malaikat-malaikat ke pangkuan Abraham.
    Orang kaya itu juga mati, lalu dikubur. Dan sementara ia menderita sengsara di alam maut (Yunani: Hades) ia memandang ke atas, dan dari jauh dilihatnya Abraham, dan Lazarus duduk di pangkuannya.
    Lalu ia berseru, katanya: Bapa Abraham, kasihanilah aku. Suruhlah Lazarus, supaya ia mencelupkan ujung jarinya ke dalam air dan menyejukkan lidahku, sebab aku sangat kesakitan dalam nyala api ini. Lukas 16:22-24

    Dan seorang malaikat lain, malaikat ketiga, menyusul mereka, dan berkata dengan suara nyaring: "Jikalau seorang menyembah binatang dan patungnya itu, dan menerima tanda pada dahinya atau pada tangannya, maka ia akan minum dari anggur murka Allah, yang disediakan tanpa campuran dalam cawan murka-Nya; dan ia akan disiksa dengan api dan belerang di depan mata malaikat-malaikat kudus dan di depan mata Anak Domba.
    Maka asap api yang menyiksa mereka itu naik ke atas sampai selama-lamanya, dan siang malam mereka tidak henti-hentinya disiksa, yaitu mereka yang menyembah binatang serta patungnya itu, dan barangsiapa yang telah menerima tanda namanya."
    Yang penting di sini ialah ketekunan orang-orang kudus, yang menuruti perintah Allah dan iman kepada Yesus. Wahyu 14:9-12

    Lalu datanglah firman TUHAN kepadaku: "Hai anak manusia, tujukanlah mukamu ke selatan dan ucapkanlah banyak tegoran terhadap tanah selatan dan bernubuatlah terhadap tanah kehutanan di sebelah selatan; dan katakanlah kepada hutan di sebelah selatan: Dengarlah firman TUHAN: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Lihat, Aku akan menyalakan api di dalammu yang akan memakan habis setiap pohon yang hidup padamu dan setiap pohon yang layu kering. Apinya yang sedang bernyala-nyala tidak akan padam dan semua muka dari selatan sampai utara akan terbakar kepanasan olehnya. Dan setiap manusia akan melihat, bahwa Aku, Tuhanlah yang memasangnya; api itu tidak akan padam." Lalu aku berkata: "Aduh, Tuhan ALLAH, mereka berkata tentang aku: Apakah ia tidak hanya mengucapkan kata-kata sindiran?" Yehezkiel 20:45-49

    Neraka adalah tempat penyiksaan, dan bahkan setan-setan pun juga mengakuinya:

    Dan mereka itupun berteriak, katanya: "Apa urusan-Mu dengan kami (setan-setan yang merasuk orang gila di Gadara), hai Anak Allah? Adakah Engkau ke mari untuk menyiksa kami sebelum waktunya?" Matius 8:29

    Orang kaya yang masuk Neraka (Yunani: hades) itu bukan perumpamaan. Tuhan Yesus Kristus tidak pernah menyatakan itu perumpamaan. Orang yang masuk ke Neraka akan dibakar selama-lamanya.

    sama seperti Sodom dan Gomora dan kota-kota sekitarnya, yang dengan cara yang sama melakukan percabulan dan mengejar kepuasan-kepuasan yang tak wajar, telah menanggung siksaan api kekal sebagai peringatan kepada semua orang.

    Yudas 1:7
  6. Tuhan secara khusus menyatakan penghukuman lebih berat di Neraka bagi guru-guru palsu dan pengkhotbah-pengkhotbah palsu

    Celakalah bagimu, hai para ahli kitab dan orang-orang Farisi, hai munafik, karena kamu menutup kerajaan surga di hadapan orang. Sebab kamu tidak memasukinya, bahkan tidak pula mengizinkan mereka yang sedang masuk untuk masuk.
    Dan celakalah bagimu, hai para ahli kitab dan orang-orang Farisi, hai munafik, karena kamu melahap rumah para janda bahkan dengan berdoa berpanjang-panjang dalam kepura-puraan. Sebab itu kamu akan menerima hukuman yang lebih berat.
    Celakalah bagimu, hai para ahli kitab dan orang-orang Farisi, hai munafik, karena kamu menjelajahi lautan dan daratan, untuk menjadikan seseorang penganut agamamu dan manakala dia sudah jadi, kamu menjadikan dia anak neraka (Yunani: gehenna) yang dua kali lipat daripadamu.
    Matius 23:13-15

    Penghukuman yang lebih berat di Neraka tidak diberikan kepada para pembunuh, pedofil, orang sadis atau homoseksual, tidak. Tuhan secara khusus mempersiapkan penghukuman lebih berat kepada guru-guru palsu dan pengkhotbah-pengkhotbah palsu. Itu sebabnya, mendapatkan pengajaran yang benar itu sangat penting.

    Hai orang-orang munafik! Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu: Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku. Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia."

    Matius 15:7-9 
Dan aku menasihati kamu, saudara-saudara, supaya waspada terhadap mereka yang menimbulkan perpecahan dan sandungan terhadap pengajaran yang telah kamu sendiri pelajari dengan melakukannya; maka berpalinglah dari mereka!
Sebab orang-orang demikian tidak melayani Tuhan kita YESUS Kristus, tetapi perut mereka sendiri, dengan kata-kata yang licin dan pujian yang menjilat mereka menipu hati orang-orang yang tulus.
Roma 16:17,18

sehingga kita tidak lagi menjadi kanak-kanak yang diombang-ambingkan dan digiring oleh pelbagai angin pengajaran dengan tipu daya manusia dalam kelicikan dengan muslihat penyesatan.
Efesus 4:14

Pada akhirnya, dalam zaman kasih karunia ini, Tuhan menetapkan pemberitaan Injil Firman Allah melalui pengajaran yang benar dari Alkitab. Ini semua tentang Yesus Kristus, jika Dia ditinggikan, Dia akan menarik semua orang datang kepada-Nya.

Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.
Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya.
Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng.
2 Timotius 4:2-4

Pesan dari Dunia Kegelapan

Topik mengenai kehidupan setelah kematian begitu menarik namun juga sulit untuk diselidiki karena sebagian besar informasi yang ada selain tidak dapat diandalkan, juga berfokus secara spesifik kepada "Penipu Besar" itu sendiri. Salah satu kesalahan awal adalah mencari jawaban di tempat yang salah. Komunikasi dengan arwah atau roh-roh, necromancy (berkomunikasi dengan orang mati), dan segala jenis hubungan dengan aktivitas iblisi secara keras dilarang oleh Tuhan.

Penyesatan Satan didesain untuk melenyapkan kewaspadaan tentang penghakiman yang akan datang dan pertanggungjawaban sesudah kematian, dan mempromosikan pandangan bahwa semua jalan akan menuju Surga yang sama. Ingatlah, dia adalah "penguasa dunia ini" dan "penguasa di udara." Jangan berada di antara orang-orang naif atau yang mudah dipengaruhi, ini wilayah yang benar-benar berbahaya.

Sebab mereka yang seperti itu adalah rasul-rasul palsu, para pekerja penipu yang menyamar sebagai rasul-rasul Kristus. Dan tidak heran, karena Satan sendiri menyamar sebagai malaikat terang. 2 Korintus 11:13,14

Juga, Yesus sendiri memperingatkan kita untuk:
Masuklah melalui gerbang yang sempit, karena lebarlah gerbang dan lapanglah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan mereka yang masuk melaluinya adalah banyak.
Sebab, sempitlah gerbang dan sesaklah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan mereka yang mendapatkannya adalah sedikit.”
“Namun, waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dalam pakaian bulu domba, tetapi di dalamnya mereka adalah serigala yang buas.
Matius 7:13-15

Jika pintu gerbang yang Anda andalkan sekarang ini lebar, dengan mayoritas orang mengambil keuntungan dari itu, Anda berada di pintu gerbang yang salah! Dan bagi banyak orang, kebenaran tentang kematian akan sangat menakutkan. Mereka akan masuk ke dalam kejutan yang mengerikan.

Tinjauan Fisika tentang Kekekalan

Banyak orang di dunia sekuler yang tidak menganggap serius keberadaan "hidup setelah kematian." Ada banyak orang yang melakukannya. Namun, Frank J. Tipler, Professor of Mathematical Physics di Tulane University, seorang ilmuwan teoritis dalam bidang relativitas global umum, yang memurnikan cabang ilmu fisika yang diciptakan oleh Stephen Hawking dan Roger Penrose, dalam pengejarannya akan model matematika yang melibatkan akhir semesta alam, Tipler (profesor atheis) ini sampai kepada dua kesimpulan (yang mengagumkan):
Menggunakan metode paling mutakhir dan rumit dari fisika modern, dan mengandalkan sepenuhnya pada prosedur logika yang diperlukan ilmu pengetahuan, dia menemukan bukti keberadaan Tuhan.
Dia juga sekarang percaya bahwa setiap manusia yang pernah hidup akan bangkit kembali dari kematian.

Dia mengklaim telah sampai pada kesimpulan tentang Allah dan kekekalan ini "dengan cara yang tepat sama bagaimana fisikawan menghitung sifat-sifat elektron."

Surga dan Neraka

Topik mengenai Dunia Orang Mati merupakan hal yang sangat menarik. Ada beberapa kata yang perlu diperhatikan mengenai hal ini. Kata Ibrani Sheol dan kata Ibrani Hades, bukanlah kubur. Kubur adalah tempat di mana tubuh yang telah mati diletakkan. Sheol dan Hades adalah tempat ke mana roh yang keluar dari tubuh itu pergi.

Sedangkan Gehenna (Neraka), adalah tempat penghukuman kekal. Hades dicampakkan ke dalam Gehenna pada akhirnya. Faktanya, lokasi mereka nampaknya berbeda: Hades digambarkan di pusat Bumi, sedangkan Gehenna berada "di kegelapan yang paling luar" (Yunani: exōteros skotos; outer darkness; kegelapan yang paling gelap).

Dan maut serta alam maut (Yunani: hades) dilemparkan ke dalam lautan api. Ini adalah kematian kedua. Wahyu 20:14

Ada referensi menarik dari Kitab Henokh tentang Dunia Orang Mati (Sheol), yang bisa Anda baca sendiri mulai pasal 17: Perjalanan Henokh ke Seluruh Bumi dan Dunia Orang Mati. 
Henokh 22:3-113. Dan kali ini, Rufael, salah satu malaikat kudus, yang bersamaku, menjawab dan berkata kepadaku, “Tempat-tempat yang indah ini dimaksudkan sebagai tempat berkumpulnya roh, jiwa-jiwa orang mati, karena mereka telah diciptakan, supaya di sini semua jiwa-jiwa anak-anak manusia dapat berkumpul. 4. Tempat-tempat ini dibuat sebagai tempat tinggal mereka sampai hari penghakiman mereka, sampai waktu yang tetap; dan waktunya panjang, sampai penghakiman besar akan datang atas mereka.” 5. Dan aku melihat roh anak-anak manusia yang telah mati, dan suara mereka sampai ke langit, dan meratap. 6. Saat itu aku bertanya kepada malaikat Rufael, yang bersamaku, dan berkata kepadanya, “Jiwa siapakah itu yang suaranya sampai ke surga dan meratap?” 7. Dan dia menjawab dan berkata kepadaku, “Itu adalah roh yang berasal dari Habel, yang dibunuh saudaranya, Kain, dan itu meratap sampai keturunannya dihancurkan dari muka bumi dan keturunannya musnah dari antara anak-anak manusia.” 8. Dan saat itu aku bertanya tentang dia, dan tentang penghakiman atas semuanya, dan mengatakan, “Mengapa tempat yang satu itu dipisahkan dari yang lain?” 9. Dan dia menjawab dan berkata kepadaku, “Tiga tempat ini dibuat untuk memisahkan jiwa orang mati. Dengan demikian jiwa-jiwa orang benar dipisahkan: ada mata air dalamnya, dan di atasnya ada terang. 10. Demikian juga ada satu tempat yang dibuat bagi orang-orang berdosa ketika mereka mati, dan dikuburkan di bumi, penghakiman belum dijalankan atas mereka selama masa hidup mereka. 11. Di sini jiwa mereka dipisahkan dalam penderitaan besar ini, sampai hari besar penghakiman dan penghukuman dan penderitaan bagi para penghujat sampai ke kekekalan, dan pembalasan bagi jiwa mereka, dan di sini Dia mengikat mereka untuk selamanya. 
Sangat signifikan untuk diperhatikan bahwa Yesus berbicara tentang Neraka lebih banyak daripada tentang Surga, perbandingannya kira-kira 5:1. Konsep ini meneguhkan tentang sangat perlunya seorang Juruselamat untuk menghindari nasib kehancuran dan hukuman kekal. Kabar baiknya adalah bahwa Anda dan saya adalah penerima sebuah surat cinta: surat yang ditulis dengan darah di kayu salib yang diberdirikan di Yudea kira-kira dua ribu tahun yang lalu yang merupakan titik tumpu seluruh sejarah dan seluruh alam semesta. Penyaliban Yesus Kristus bukanlah tragedi, itu adalah prestasi puncak karya penebusan Allah. Prestasi-Nya memungkinkan kita menghindari takdir kebinasaan yang telah ditetapkan.

No comments: