Sejarah Dunia Kuno

Welcome to the Year 2019, The Year of open Doors

Jan 1, 2019

Julius Caesar

Gaius Julius Caesar (Latin: C·IVLIVS·C·F·C·N·CAESAR¹) (13 Juli 100 SM–15 Maret 44 SM) adalah seorang pemimpin militer dan politikus Romawi yang kekuasaannya terhadap Gallia Comata memperluas dunia Romawi hingga Oceanus Atlanticus, melancarkan serangan Romawi pertama ke Britania, dan memperkenalkan pengaruh Romawi terhadap Gaul (Perancis kini), sebuah pencapaian yang akibat langsungnya masih terlihat hingga kini.

Julius Caesar bertarung dan memenangkan sebuah perang saudara yang menjadikannya penguasa terhebat dunia Romawi, dan memulai reformasi besar-besaran terhadap masyarakat dan pemerintah Romawi. Dia menjadi diktator seumur hidup, dan memusatkan pemerintahan yang makin melemah dalam republik tersebut.

Caesar meninggal dunia pada 15 Maret 44 SM akibat ditusuk hingga mati oleh Marcus Junius Brutus dan beberapa senator Romawi. Aksi pembunuhan terhadapnya pada hari Idi Maret tersebut menjadi pemicu perang saudara kedua yang menjadi akhir Republik Romawi dan awal Kekaisaran Romawi di bawah kekuasaan cucu lelaki dan putra angkatnya, Kaisar Augustus.

Kampanye militer Julius Caesar diketahui secara mendetail melalui tulisannya sendiri Kumpulan Komentar (Commentarii), dan banyak dari kisah hidupnya yang direkam sejarawan seperti Gaius Suetonius Tranquillus, Mestrius Plutarch, dan Lucius Cassius Dio.

Perkawinan Julius Caesar dan keturunannya

Perkawinan pertama dengan Cornelia Cinnilla, putri Cinna
Julia Caesaris, menikah dengan Pompeius
seorang cucu, meninggal setelah berusia beberapa hari, belum diberikan nama
putra yang masih dalam kandungan, belum diberikan nama
Perkawinan kedua dengan Pompeia Sulla
Perkawinan ketiga dengan Calpurnia Pisonis, putri Piso, konsul 58 SM
Perselingkuhan dengan Cleopatra
Kaisar Ptolemy XV (Caesarion), firaun Mesir
Anak angkat yang diangkat setelah meninggal, Octavianus, kaisar Romawi
Kronologi

C. Iulii Caesaris quae extant, 1678
13 Juli 100 SM – Lahir di Roma
84 SM – Perkawinan pertama dengan Cornelia
82 SM – Lepas dari hukuman mati Sulla
81/79 SM – Jasa militer di Asia dan Cilicia; pertemuan dengan Nicomedes dari Bithynia
70-an – Berkarier sebagai advokat
69 SM – Quaestor (semacam bendahara) di Hispania Ulterior
65 SM – Curule aedile
63 SM – Dilantik pontifex maximus dan praetor urbanus; konspirasi Catilinaria, skandal Bona Dea dan oleh karena itu perceraikan Caesar dari Pompeia
59 SM – Jabatan konsul pertama; awal Triumviratus Pertama dengan Marcus Licinius Crassus dan Gnaeus Pompeius Magnus, Julia mengawini Pompey
54 SM – Kematian Julia
53 SM – Kematian Crassus: akhir Triumviratus Pertama
52 SM – Pertempuran Alesia
49 SM – Penyeberangan Rubicon, mulainya perang saudara
48 SM – Mengalahkan Pompeius di Yunani; menjadi diktator; jabatan konsul kedua
47 SM – Kampanye di Mesir; bertemu Cleopatra VII
46 SM – Mengalahkan Cato dan Metellus Scipio di Afrika Utara; jabatan konsul ketiga
45 SM –
Mengalahkan lawan terakhir di Hispania
Kembali ke Roma; menjabat konsul ketiga
44 SM – dilantik menjadi diktator abadi
Februari, Menolak diadem yang ditawarkan Antonius
15 Maret, dibunuh Marcus Iunius Brutus, Gaius Cassius Longinus dan orang-orang Romawi yang lain di rumah Senate

Penaklukan Galia

Caesar memiliki hutang yang sangat besar di awal kariernya. Untuk menutupinya, ia memanfaatkan jabatannya sebagai gubernur, baik melalui pemerasan atau kampanye militer. Caesar memiliki empat legiun di bawah komandonya, sementara dua dari provinsinya berbatasan dengan wilayah yang belum ditaklukkan, dan daerah Galia dikenal tidak stabil. Beberapa suku Galia yang merupakan aliansi Romawi dikalahkan lawan mereka dalam Pertempuran Magetobriga, dengan bantuan suku Jerman. Bangsa Romawi ketakutan mereka akan bermigrasi ke selatan dan memicu perang. Caesar membangun dua legiun baru dan mengalahkan suku ini.

Sebagai respon atas aktivitas Caesar, suku-suku di timur laut mulai mempersenjatai diri. Caesat menganggap ini sebagai langkah agresif dan menyerang balik. Sementara itu, salah satu legiunnya mulai menguasai suku-suku di timur jauh, berkebalikan dengan penaklukan Inggris.

Selama musim semi 55 SM, Triumvirat mengadakan konferensi, karena Romawi mengalami kekacauana dan aliansi politik Caesar berantakan. Konferensi Lucca memperbaharui Triumvirat Pertama dan memperpanjang jabatan gubernur Caesar selama lima tahun. Penaklukan di utara segera diselesaikan, dengan beberapa kantong masih melakukan perlawanan. Caesar kini memiliki basis untuk penaklukan Britania.

Pada tahun 55 SM, Caesar mengalahkan serangan ke Gaul oleh dua suku Jerma, dan meresponnya dengan membangun jembatan menyeberangi Sungai Rhine dan membuat pameran kekuatan di daerah Jerman, sebelum pulang dan membongkar kembali jembatan tersebut. Pada akhir musim panas, ia menyeberang ke Britania, mengklaim bahwa Bangsa Britania membantu lawannya tahun lalu, kemungkinan Veneti dari Britania. Laporan intelijen yang didapatnya sangat buruk. Walau ia berhasil menyeberang, namun tidak mampu berjalan lebih jauh.

Caesar kembali lagi tahun berikutnya dengan tentara lebih besar dan lebih siap, dan membuat penaklukan lebih baik. Ia berjalan lebih jauh dan membangun beberapa aliansi. Hanya saja, panen yang buruk memicu pemberontakan di Galia. Akibatnya Caesar harus kembali.

Vercingetorix throws down his arms at the feet of Julius Caesar, painting by Lionel Royer
Saat Caesar di Inggris, anaknya Julia, Istri dari Pompey, meningggal saat melahirkan. Caesar berusaha menjodohkan keponakannya, namun ditolak Pompey dan malah menikah dengan anak lawan politiknya. Sementara pada tahun 53 SM Crassus terbunuh dalam Pertempuran Carrhae di timur. Akibatnya Triumvirat hancur berantakan.

Meskipun sebenarnya Bangsa Galia sama kuatnya dengan Romawi, ketidakstabilan politik di sana membuat Caesar menaklukkan mereka dengan mudah. Upaya Vercingetorix pada 52 SM untuk menyatukan mereka melawan Romawai terlalu terlambat.  Ia terbukti sebagai komandan yang hebat, mampu mengalahkan Caesar beberapa kali, namun pengepungan dalam Pertempuran Alesia membuatnya harus menyerah.

Rumor homoseksualitas
Kebudayaan Romawi menganggap peran pasif dalam seksualitas, sebagai tanda lemah atau tunduk. Suetonius berkata bahwa dalam kemenangan Caesar atas bangsa Galia, prajuritnya bernyanyi bahwa "Caesar mungkin menundukkan Galia, namun Nicomedes menundukkan Caesar."" Berdasarkan pendapat Cicero, Bibulus, Gaius Memmius, dan lainnya (kebanyakan adalah musuh Caesar), ia punya hubungan dengan Nicomedes IV dari Bithynia di awal kariernya. Cerita ini diulang-ulang, dengan merujuk Caesar sebagai Ratu Bithynia, oleh beberapa politikus Romawi sebagai upaya mempermalukannya. Caesar berkali-kali membantah hal ini sepanjang hidupnya. Dan berdasarkan Cassius Dio, bahkan di bawah sumpah. Pencemaran nama baik seperti ini sangat popular digunakan dalam masa Republik Romawi untuk menjatuhkan lawan politik. Taktik favorit yang digunakan oleh oposisi adalah menuduh lawan politik masih menganut gaya helenistik dari Yunani dan Timur, di mana homoseksualitas dan hidup berfoya-foya lebih disukai ketimbang Budaya Romawi.

Catullus menulis dua puisi yang menyatakan Caesar dan insinyurnya, Mamurra adalah sepasang kekasih, namun kemudian minta maaf.

Mark Antony menuduh bahwa Oktavianus diadopsi oleh Caesar karena ketertarikan seksual. Suetonius menulis bahwa tuduhan Antony adalah pencemaran nama baik dalam politik. Oktavianus kemudian menjadi Raja Romawi pertama sebagai Kaisar Agustus.

Pembunuhan

Pada tanggal 15 Maret 44 SM, Caesar dijadwalkan sebuah sesi di senat. Beberapa senator berkonspirasi untuk membunuhnya. Mark Antony, yang sudah mengetahui rencana ini malam sebelumnya dari seorang liberator yang ketakutan bernama Servilius Caca, takut akan terjadi hal terburuk, lalu menghadap Caesar. Para konspirator, yang sudah memperkirakan ini, mengirimkan Trebonius untuk menghadangnya sebelum mencapai Theater Pompey, tempat di mana sesi akan diadakan dan menahannya di luar.

Menurut Plutarch, begitu Julius Caesar sampai di senat, Tillius Cimber memperlihatkan kepadanya petisi untuk memanggil kembali saudaranya yang diasingkan. Konspirator lainnya mengelilingi Caesar untuk memberikan dukungan. Plutarch dan Suetonius mengatakan bahwa Caesar mengusirnya, tapi Cimber meraih bahunya dan menarik tunik Caesar. Caesar berteriak kepada Cimber "Ini perbuatan yang kasar!" (Ista quidem vis est!).

Pada saat yang sama, Casca mengambil pisaunya dan akan menusuk leher sang diktator. Caesar berbalik dan memegang tangan Casca. Berdasarkan keterangan Plutarch, ia berseru dalam bahasa latin, "Casca, kau penjahat, apa yang sedang kau lakukan?" Casca, ketakutan, berteriak, "Tolong, saudaraku!" dalam bahasa Yunani. ("ἀδελφέ, βοήθει", "adelphe, boethei"). Dalam sekejap, seluruh kelompok, termasuk Brutus, memukuli sang diktator. Caesar berusaha lari, namun dibutakan oleh darahnya, terpeleset dan jatuh. Orang-orang terus menusuki badannya yang tanpa pertahanan di bawah portico. Berdasarkan Eutropius, sekitar 60 orang ambil bagian dalam pembunuhan ini. Ia ditusuk 23 kali.

Menurut Suetonius, seorang dokter, sebenarnya hanya satu luka, luka kedua di dada, yang berperan dalam kematian Caesar.

Kata-kata terakhir Julis Caesar tidak terlalu jelas, dan menjadi bahan perdebatan akademisi dan sejarahwan. Suetonius berpendapat bahwa kalimat terakhir Caesar dalam Bahasa Yunani "καὶ σύ, τέκνον;" (dibaca "Kai su, teknon?": "Kamu juga, nak?"). Namun terhadap dirinya sendiri, Caesar tidak berkata apa-apa..

Plutarch melaporkan bahwa Caesar tidak berkata apa-apa, ia menarik toganya menutupi kepala saat ia juga melihat Brutus terlibat sebagai konspirator.. Versi yang banyak dikenal dalam negara-negara berbahasa Inggris adalah kalima Latin phrase "Et tu, Brute?" ("Dan Kau, Brutus?", atau dikenal juga "Kau juga, Brutus?");  ini berasal dari karya Shakespeare Julius Caesar, yang berasal dari kalimat pertama dalam karyanya: "Et tu, Brute? kemudian jatuhlah Caesar." Tidak ada dasar dalam fakta sejarah dan penggunaan Bahasa Latin di sini tidak merujuk pada penggunaan Bahasa ini oleh Caesar,

Berdasarkan catatan Plutarch, setelah pembunuhan, Brutus maju dan akan mengatakan sesuatu kepada rekan senatornya. Hanya saja, mereka malah lari dari bangunan tersebu. Brutus dan rekannya berjalan ke Capitol sambil beteriak kepada kota yang mereka cintai, "Rakyat Roma, kita sekali lagi telah terbebas!" Mereka ditanggapi keheningan, para penduduk Roma mengunci dirinya di rumah karena rumor kejadian tersebut sudah tersebar sebelumya. Jenazah Caesar sudah terbaring tiga jam sebelum dibereskan oleh petugas berwenang.

Tubuh Caesar dikremasi, dan di tempat kremasinya Kuil Caesar dibangun beberapa tahun setelahnya daerah Forum Roma). Hanya altarnya saja yang tersisa hingga kini. Sebuah patung lilin Caesar ukuran penuh dibangun di forum tersebut, memperlihatkan luka 23 tusukan yang terjadi. Massa yang berkumpul di sana telah menyalakan api yang merusak forum dan bangunan sekitarnya. Menyusul keributan yang ada, Mark Antony, Octavian (kemudian menjadi Caesar Agustus), dan lainnya bertempur dalam lima perang saudara, yang berakhir dengan pembentukan Kerajaan Roma.

1 comment:

Anonymous said...

"BUKTI ISRAEL / YAHUDI UMAT PILIHAN ALLAH" ....

1. Penemu Pesawat :
OrviLLe Wright & WiLbur Wright
(Keturunan Yahudi) .

2. Penemu MobiL :
Ferdinand Verbiest
(Keturunan Yahudi) .

3. Penemu Sepeda Motor :
Baron KarLs Drais
(Keturunan Yahudi) .

4. Penemu Listrik & BoLa Lampu :
MichaeL Faraday & Thomas ALva Edison
(Keturunan Yahudi)

5. Penemu Komputer :
CharLes Babage
(Keturunan Yahudi) .

6. Penemu Android :
Andy Rubin
(Keturunan Yahudi) .

7. Penemu Facebook
Mark Zuckerberg
(Keturunan Yahudi) .

8. Penemu GoogLe :
Larry Page & Sergey Bin
(Keturunan Yahudi) .

9. Penemu Mesin Cetak
Johan Guttenberg
(Keturunan Yahudi) .

10. Penemu Jam :
Peter HenLein
(Keturunan Yahudi) .

11. Penemu Radio :
GuigLermo Marconi
(Keturunan Yahudi) .

12. Penemu TeLevisi :
John Logie Baird
(Keturunan Yahudi) .

13. Penemu Wifi :
Seorang perempuan
Hady Lamarr
(Keturunan Yahudi) .

14. Penemu WhatsApp :
Jan Koum
(Keturunan Yahudi) .

15. Penemu Instagram :
Kevin Systrom & Mike Kriger
(Keturunan Yahudi) .

16. Penemu Twitter :
Jack Doresy
(Keturunan Yahudi) .

17. Penemu Microsoft, sekaLigus Orang Terkaya di Dunia :
BiLL Gates
(Keturunan Yahudi)

18. Penemu Mesin Tenun :
Sir Richard Arkwight
(Keturunan Yahudi)

19. Penemu Bom Atom :
FeLix BLoch
(Keturunan Yahudi) .

20. Penemu ILmu Fisika :
ALbert Einstein
(Keturunan Yahudi) .

21. Penemu Obat-Obatan Penyakit yang Mematikan :
Gertrude BeLLe ELion , PauL EhrLich & Arron Beck
(Keturunan Yahudi) .

22. Penemu ALternating Current (AC) :
NikoLa TesLa
(Keturunan Yahudi) .

23. Penemu Lampu LaLu Lintas :
CharLes EdLer
(Keturunan Yahudi) .

✡ Dan yang meraih NobeL Terbanyak di dunia adaLah keturunan Yahudi .. .

✡ Penemu apa saja di dunia seLaLu keturunan Yahudi / IsraeL.
Artinya : Mereka sudah jadi berkat kepada semua bangsa-bangsa samapi hari ini. Kecerdasan mereka teLah mengubah dunia .. .

✡ Yahudi / IsraeL seLaLu diberkati secara ekonomi meskipun negara gurun pasir .. .

✡ Yahudi / IsraeL seLaLu diberkati secara teknoLogi canggih, dan Lain sebagainya .. .

✡ Janji TUHAN untuk bangsa IsraeL (Kitab Yosua 21 : 45) "Dari segala yang baik yang dijanjikan TUHAN kepada kaum Israel, tidak ada yang tidak dipenuhi; semuanya terpenuhi. Tahun 2019 menurut kaLender masehi adaLah 5779 menurut kaLender Yahudi, seLama 5779 tahun IsraeL eksis, bertahan dari berbagai perang, pembuangan, penjajahan, genosida (HoLocaust). Intifada hingga sekarang menjadi negara maju dengan inovasi sains di berbagai bidang. IsraeL adaLah contoh bagi umat TUHAN masa kini tentang penyertaan, pemuLihan, dan penggenapan Firman TUHAN yang disampaikan daLam ALkitab .. .

✡ TUHAN Berfirman kepada Musa : BeginiLah harus kamu memberkati orang IsraeL, katakan kepada mereka :
TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau;
TUHAN menyinari engkau dengan WAJAH-NYA dan memberi engkau kasih karunia;
TUHAN menghadapkan WAJAH-NYA kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera. (Bilangan 6 : 24 - 26)

✡ Aspek-aspek kehidupan IsraeL teLah menjadi teLadan bagi bangsa-bangsa. Karena itu, kita tidak punya aLasan apapun untuk membenci bangsa IsraeL .. .

***