Sejarah Dunia Kuno

Welcome to the Year 2019, The Year of open Doors

Jun 23, 2016

Kota Hantu Bhangarh dan kutukan orang suci

Bangunan-bangunan kota yang ditinggalkan di Bhangarh sering dianggap sebagai tempat paling berhantu di India, sampai-sampai Lembaga Survei Arkeologis India melarang pengunjung memasuki lokasi saat matahari tenggelam, dan masyarakat sekitar juga memindahkan tempat tinggal mereka menjauhi bangunan-bangunan ini. Reputasi Bhangarh ini berasal dari dua legenda kuno, salah satunya melibatkan satu orang suci (pendeta) yang mengutuk tempat ini setelah bangunan benteng membayangi tempat persemediannya.

Kota Bhangarh yang terletak di wilayah Rajgarh di Negara bagian Rajasthan, didirikan pertama kali di tahun 1573 dalam pemerintahan Bhagwant Das sebagai tempat tinggal untuk anak keduanya. Bangunan benteng, yang sebenarnya adalah sebuah kota kecil yang terdiri atas kuil istana dan beragam pintu gerbang, meliputi area yang luas di kaki sebuah gunung. Namun terlepas dari keindahan dan pemandangan yang menawan, bangunan ini diliputi oleh cerita-cerita kelam sehingga ditinggalkan di tahun 1783, dengan penduduk local juga memindahkan desa mereka menjauhi tempat ini.

Terlepas dari keindahan desain dari Benteng Bjangarh, penduduk local memindahkan kota mereka dan tempat ini ditinggal lebih dari 200 tahun lalu

Melewati gerbang utama dari kota benteng ini, terdapat area yang disebut Bhoot Bangla (Rumah Hantu) dimana disana terdapat beragam kuil Hindu. Bangunan yang paling spektakuler disini adalah Kuil Hanuman, Kuil Gopinanth, Kuil Someshwat, Kuil Keshav Rai, Kuil Mangla Devi, Kuil Ganesha dan Kuil Navin.
Istana Kerajaan terletak di bagian paling belakang benteng dan dilindungi oleh dua lapis perbentengan yang melintasi lembah. Adapun kota ini dipisahkan dari dataran oleh pagar berlapis lima gerbang.

Legenda Bhangarh

Berdasarkan legenda, Kota Bhangarh dikutuk oleh orang suci yang bernama Baba Balnath yang pada awalnya memberikan restu untuk pembangunan kota ini selama ketinggian bangunannya tidak membayangi lokasi pertapaannya. Balnath memperingatkan jika hal ini terjadi dia akan menghancurkan seluruh kota.
Ternyata kenyataan berkata lain, seorang keturunan pangeran meninggikan istana sehingga bangunan tersebut membayangi tempat persemediaan, kemudian Balnath mengutuk kota ini. Banyak orang percaya jika Balnath dikuburkan disana hingga hari ini.

Legenda kedua berhubungan dengan seorang penyihir yang bernama Singhiya, yang jatuh cinta dengan seorang putri dari Bhangarh yang bernama Ratnavati. Berdasarkan kisah ini, Singhiya merapal mantra dalam sebuah hiasan yang dibeli oleh pembantu putri, sehingga ketika sang putrid menyentuh benda itu, sang putrd akan jatuh cinta padanya. Namun Ratnavati melihat sang penyihir melakukan trik ini sehingga rencananya gagal. Merasa tersakiti, sang penyihir dikatakan telah merapal sebuah kutukan pada kota ini, banyak orang percaya bahwa hantu penyihir telah bergentayang menghantui kota ini. Beberapa penduduk lokal percaya bahwa putri Ratnavati akan berenkarnasi pada tubuh yang baru dan akan mengakhiri kutukan kota ini.
Ketika legenda ini terlihat tidak lebih seperti kisah fantasi, kisah ini ternyata telah tersebar luas, dan banyak orang percaya Lembaga Survei Arkeologis India telah menaruh tanda larangan memasuki Bhangarh setelah matahari terbenam. Penduduk lokal berkata bahwa siapa pun yang berusaha untuk tinggal setelah matahari terbenam akan tidak pernah kembali. Walaupun begitu, kisah ini telah menarik ribuan turis setiap tahunnya, yang penasaran untuk merasakan pengalaman kota hantu dan terkutuk Bhangarh.

No comments: