Sejarah Dunia Kuno

Welcome to the Year 2019, The Year of open Doors

Feb 25, 2011

Berjaga jaga

Di dalam Alkitab ungkapan "berjaga-jaga" berarti bahwa kita harus mempelajari Firman Tuhan dengan sangat rajin dan berhati-hati, terutama di hari kita sekarang ini, karena di akhir zaman [yaitu di hari kita sekarang ini] Tuhan akan membuka banyak kebenaran-kebenaran baru tentang "waktu dan penghakiman" yang tadinya disembunyikan/dimeterai di dalam Alkitab (lihat Daniel 12:4-10).

Dalam kitab Pengkhotbah 8:5 Tuhan berjanji demikian:

"Siapa yang mematuhi perintah tidak akan mengalami perkara yang mencelakakan [yaitu lolos dari hari penghakiman], dan hati orang berhikmat mengetahui waktu pengadilan [yaitu mengetahui baik tentang waktu maupun pengadilan - KJV]"

Dan kitab Wahyu 3:3b dengan cukup jelas berkata demikian:

"Karena jikalau engkau TIDAK berjaga-jaga, Aku akan datang seperti pencuri dan engkau tidak tahu pada waktu manakah Aku tiba-tiba datang kepadamu."

Masalahnya utamanya adalah otoritas Alkitab, apakah kita benar-benar percaya kepada seluruh Alkitab dengan sepenuh hati atau kita juga mempercayai hal-hal lainnya, seperti doktrin-doktrin denominasi gereja kita, yang akan mempengaruhi kepercayaan kita. Akan tetapi, Kebenaran hanya dapat ditemukan di dalam Alkitab saja dan keseluruhannya, dan Alkitab mencatat banyak nubuat tentang Hari Penghakiman dan akhir zaman di seluruh Alkitab.

Ingatlah Tuhan tidak menulis angka-angka di dalam Alkitab secara kebetulan, semua angka-angka tersebut adalah Firman Tuhan yang memiliki maksud tertentu sama seperti pernyataan-pernyataan yang lainnya. Pelajarilah konteks dari kitab 1 Tesalonika pasal 5, dan 2 Petrus 3 tentang akhir zaman dengan sangat berhati-hati.

Dalam kitab 2 Petrus 3:2-7 kita membaca demikian:

"supaya kamu mengingat akan perkataan yang dahulu telah diucapkan oleh nabi-nabi kudus dan mengingat akan perintah Tuhan dan Juruselamat yang telah disampaikan oleh rasul-rasulmu kepadamu. Yang terutama harus kamu ketahui ialah, bahwa pada hari-hari zaman akhir akan tampil pengejek-pengejek dengan ejekan-ejekannya, yaitu orang-orang yang hidup menuruti hawa nafsunya. Kata mereka: "Di manakah janji tentang kedatangan-Nya itu? Sebab sejak bapa-bapa leluhur kita meninggal, segala sesuatu tetap seperti semula, pada waktu dunia diciptakan." Mereka sengaja tidak mau tahu, bahwa oleh Firman Allah langit telah ada sejak dahulu, dan juga bumi yang berasal dari air dan oleh air, dan bahwa oleh air itu, bumi yang dahulu telah binasa, dimusnahkan oleh air bah. Tetapi oleh Firman itu juga langit dan bumi yang sekarang terpelihara dari api dan disimpan untuk hari penghakiman dan kebinasaan orang-orang fasik."

Dan kitab 1 Tesalonika 5, ayat 4-9 memperingatkan demikian:

"Tetapi kamu, saudara-saudara, kamu tidak hidup di dalam kegelapan, sehingga Hari itu tiba-tiba mendatangi kamu seperti pencuri, karena kamu semua adalah anak-anak terang dan anak-anak siang. Kita bukanlah orang-orang malam atau orang-orang kegelapan. Sebab itu baiklah jangan kita tidur seperti orang-orang lain, tetapi berjaga-jaga dan sadar. Sebab mereka yang tidur, tidur waktu malam dan mereka yang mabuk, mabuk waktu malam. Tetapi kita, yang adalah orang-orang siang, baiklah kita sadar, berbajuzirahkan iman dan kasih, dan berketopongkan pengharapan keselamatan. Karena Allah tidak menetapkan kita untuk ditimpa murka [yaitu lolos dari hari penghakiman], tetapi untuk beroleh keselamatan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita"

Orang-orang percaya yang sejati akan diangkat ke atas awan-awan (rapture) pada tanggal 21 Mei 2011, sehingga mereka tidak akan mengalami Hari Penghakiman yang sangat mengerikan yang akan berlangsung di muka bumi ini selama 5 bulan. Kitab Yeremia 25:31-33 menubuatkan tentang Hari itu demikian:

"Deru perang akan sampai ke ujung bumi, sebab TUHAN mempunyai pengaduan terhadap bangsa-bangsa; Ia akan berperkara dengan segala makhluk: Orang-orang fasik akan diserahkan-Nya kepada pedang [=firman], demikianlah Firman TUHAN. Beginilah Firman TUHAN semesta alam: Sesungguhnya, malapetaka akan menjalar dari bangsa ke bangsa, suatu badai besar akan berkecamuk dari ujung-ujung bumi. Maka pada hari itu akan bergelimpangan orang-orang yang mati terbunuh oleh TUHAN dari ujung bumi SAMPAI ke ujung bumi. Mereka tidak akan diratapi, tidak akan dikumpulkan dan tidak akan dikuburkan; mereka akan menjadi pupuk di ladang [yaitu kotoran binatang di muka bumi - KJV].

Itu akan menjadi suatu periode masa yang sangat mengerikan jauh di luar apa yang dapat kita bayangkan (lihat Matius 13:41-43, Yeremia 8:1-2, Yesaya 66:24).

Dalam kitab Matius 13:41-43 kita membaca demikian:

"Anak Manusia akan menyuruh malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan mengumpulkan segala sesuatu yang menyesatkan dan semua orang yang melakukan kejahatan DARI dalam Kerajaan-Nya. Semuanya akan dicampakkan ke dalam dapur api; di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi [yaitu mereka marah kepada Tuhan]. Pada waktu itulah orang-orang benar akan bercahaya seperti matahari dalam Kerajaan Bapa mereka. Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!"

No comments: