Sejarah Dunia Kuno

Welcome to the Year 2019, The Year of open Doors

Jun 1, 2010

Hamargedon

"Pada waktu penghakiman, orang-orang Niniwe akan bangkit bersama angkatan ini dan menghukumnya juga. Sebab orang-orang Niniwe itu bertobat setelah mendengar pemberitaan Yunus, dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Yunus!" (Matius 12:41)

Alkitab berkata tentang "Perang Harmagedon" di dalam beberapa ayat-ayat yang berbeda. Itu disebutkan sebagai perang besar dimana bala tentara Surga akan menghancurkan kekuatan yang jahat. Hal ini dengan jelas menunjuk kepada peristiwa Pengangkatan yang akan terjadi di akhir dunia. Kitab Matius pasal 12 adalah salah satu ayat terbaik yang dapat membantu kita mengerti tentang "Perang Harmagedon". Kita membaca mengenai pertobatan dari "orang-orang Niniwe" di dalam kitab Yunus. Dan Tuhan menyebabkan mereka untuk percaya kepada pesan-pesan-Nya tentang penghancuran yang akan segera terjadi, dan menyebabkan mereka untuk merendah diri, dan mencoba untuk bertobat dari dosa-dosa mereka. Kemudian Tuhan menyelamatkan mereka, tetapi kemudian mereka mati dan tubuh mereka ditaruh di dalam kubur. Tetapi bagaimanapun juga, ketika mereka mati, di dalam keberadaan jiwanya, mereka telah pergi ke dalam Surga.

Dan kitab Matius 12:41 diatas menunjuk kepada peristiwa Pengangkatan, yaitu saat ketika tubuh-tubuh "orang-orang Niniwe akan bangkit bersama angkatan ini" untuk menghakimi. Ketika Kristus datang kembali untuk yang kedua kalinya Dia akan membangkitkan sisa-sisa tubuh mereka kepada tubuh yang baru yang sudah dipermuliakan dan tidak dapat binasa. Dan walaupun "orang-orang Niniwe" ini tidak akan mengatakan sepatah katapun kepada orang-orang yang tidak percaya, tetapi orang-orang yang tidak diselamatkan akan melihat peristiwa kebangkitan tubuh mereka.

Hal itu akan menjadi kutukan terakhir kepada orang-orang yang mengaku sebagai orang-orang yang percaya, tetapi mereka ditinggal dibelakang. Mereka akan dikutuk untuk mengalami murka Allah selama masa-masa terakhir dari Hari Penghakiman. Perang Harmagedon akan menjadi "kemenangan terakhir" dari orang-orang percaya yang sejati atas orang-orang yang tidak percaya, termasuk orang-orang yang mengaku bahwa mereka telah "diselamatkan". Kristus akan membangkitkan sisa-sisa dari  tubuh orang-orang pilihan-Nya dan dalam sekejap mata akan merubah tubuh dari orang-orang pilihan yang masih hidup kepada tubuh yang baru yang sudah dipermuliakan dan tidak dapat binasa (1 Korintus 15:52, Daniel 12:1-2).

Ketika orang-orang yang tidak diselamatkan menyaksikan hal tersebut, itu akan merupakan kutukan bagi mereka. Walaupun banyak dari mereka mengaku sebagai orang-orang yang percaya, mereka akan ditinggal dibelakang pada peristiwa Pengangkatan. Hal itu akan mengutuk mereka sampai mati dan memenuhi penghancuran terakhir selama masa dari Penghakiman Tuhan yang terakhir. Di dalam Alkitab Tuhan menggunakan beberapa gambaran ketika Dia menunjuk kepada "Perang Harmagedon". Seperti misalnya, dalam kitab Yeremia pasal 50 dan 51, Tuhan menyatakannya sebagai penghancuran yang total dari Babel, dan membandingkannya dengan penghancuran dari Sodom dan Gomora.

Tuhan juga menyatakannya dalam kitab Wahyu 19:11-16 dimana disitu digambarkan dengan Kristus yang menunggangi kuda putih, dan semua pasukan yang di sorga mengikuti Dia. Tuhan berkata bahwa ada "pedang tajam" yang keluar dari mulut Kristus yang akan "memukul segala bangsa". Dalam ayat itu kita membaca demikian:

"Lalu aku melihat sorga terbuka: sesungguhnya, ada seekor kuda putih; dan Ia yang menungganginya bernama: "Yang Setia dan Yang Benar" [yaitu Kristus], Ia menghakimi dan berperang dengan adil. Dan mata-Nya bagaikan nyala api dan di atas kepala-Nya terdapat banyak mahkota dan pada-Nya ada tertulis suatu nama yang tidak diketahui seorangpun, kecuali Ia sendiri. Dan Ia memakai jubah yang telah dicelup dalam darah dan nama-Nya ialah: "Firman Allah." Dan semua pasukan yang di sorga mengikuti Dia; mereka menunggang kuda putih dan memakai lenan halus yang putih bersih. Dan dari mulut-Nya keluarlah sebilah pedang tajam yang akan memukul segala bangsa. Dan Ia akan menggembalakan mereka dengan gada besi dan Ia akan memeras anggur dalam kilangan anggur, yaitu kegeraman murka Allah, Yang Mahakuasa. Dan pada jubah-Nya dan paha-Nya tertulis suatu nama, yaitu: "Raja segala raja dan Tuan di atas segala tuan."

Semua gaya bahasa figuratif ini menunjuk kepada "Perang Harmagedon". Walaupun itu adalah bukan perang secara fisik atau literal, hal itu mewakili "kemenangan terakhir" dari orang-orang percaya yang sejati atas orang-orang yang tidak diselamatkan. Ketika Kristus mengangkat orang-orang pilihan-Nya, hal itu akan mengutuk orang-orang yang tidak percaya ke dalam murka Allah yang terakhir. Dalam kitab Wahyu 21:8 kita membaca demikian:

"Tetapi orang-orang penakut, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir [yaitu penyembuh-penyembuh ajaib], penyembah-penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua."

Dan kitab Lukas 13:28-30 menyatakannya demikian:

"Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi [yaitu mereka marah kepada Allah], apabila kamu akan melihat Abraham dan Ishak dan Yakub dan semua nabi di dalam Kerajaan Allah, tetapi kamu sendiri dicampakkan ke luar. Dan orang akan datang dari Timur dan Barat dan dari Utara dan Selatan dan mereka akan duduk makan di dalam Kerajaan Allah. Dan sesungguhnya -- ada orang yang terakhir yang akan menjadi orang yang terdahulu dan ada orang yang terdahulu yang akan menjadi orang yang terakhir."

No comments: