Sejarah Dunia Kuno

2021 a year of miracles and 'unlocking' millions

Nov 4, 2014

Perkembangan Ilmu Pada Masa Yunani Kuno

Zaman Yunani Kuno merupakan awal kebangkitan filsafat secara umum, karena menjawab persoalan disekitarnya dengan rasio dan meninggalkan kepercayaan terhadap mitologi atau tahyul yang irrasional. Secara historis kelahiran dan perkembangan pemikiran Yunani Kuno (sistem berpikir) tidak dapat dilepaskan dari keberadaan kelahiran dan perkembangan filsafat, dalam hal ini adalah sejarah filsafat. Dalam tradisi sejarah filsafat mengenal 3 (tiga) tradisi besar sejarah, yaitu :

1. Sejarah Filsafat India (sekitar2000 SM – dewasa ini)
2. Sejarah Filsafat Cina (sekitar 600 SM – dewasa ini)
3. Sejarah Filsafat Barat (sekitar 600 SM – dewasa ini)

Dari ketiga tradisi sejarah tersebut , tradisi Sejarah Filsafat Barat adalah basis kelahiran dan perkembangan ilmu sebagaimana yang kita kenal sekarang ini.

Bangsa Yunani mulai mempergunakan akal ketika mempertanyakan mitos yang berkembang di masyarakat sekitar abad VI SM. Perkembangan pemikiran ini menandai bahwa suatu usaha pemikiran manusia untuk mempergunakan akal dalam memahami segala sesuatu secara mendalam tentang realitas atau alam yang ada. Filsafat Yunani muncul dari pengaruh mitologi, mistisisme, matematika dan persepsi yang kental sehingga segalanya nyaris tidak jelas dan seakan mengacaukan pandangan dunia.

Pemahaman filsafat tidak dapat dilepaskan dari perjalanan panjang sejarah pemikiran manusia itu sendiri.Sebagiman pemikiran manusia pada awalnya masih diliputi dengan corak berpikir mitilogis yang diwarnai dengan pertimbangan-pertimbangan magis dan animistik terkait dengan corak kehidupannya sehari-hari. Dalam perkembangan selanjutnya manusia mulai berpikir lebih rasional dengan disertai argumentasi yang sistematis dan logis. Dari perkembangan pemikiran inilah muncul beberapa pemikiran filosofis pada masa Yunani kuno antara lain Parmanides, Xenophanes, Thales, Aristoteles, Herklitus dan Pythagoras. Dari sinilah sejarah filsafat mulai muncul.

Perkembangan ilmu hingga seperti sekarang ini tidak berlangsung secara mendadak, melainkan melalui proses bertahap, dan evolutif. Karena itu, untuk memahami sejarah perkembangan ilmu harus melakukan pembagian atau klasifikasi secara periodik. Dalam setiap periode sejarah pekembangan ilmu menampilkan ciri khas tertentu. Perkembangan pemikiran secara teoritis senantiasa mengacu kepada peradaban Yunani. Periodisasi perkembangan ilmu dimulai dari peradaban Yunani dan diakhiri pada zaman kontemporer.

Peradaban Yunani Kuno sangat berpengaruh pada bahasa, politik, sistem pendidikan, filsafat, ilmu, dan seni, mendorong Renaisans di Eropa Barat, dan bangkit kembali pada masa kebangkitan Neo-Klasik pada abad ke-18 dan ke-19 di Eropa dan Amerika.

KARAKTERISTIK PEMIKIRAN

Pada zaman Yunani Kuno, ciri pemikiran yang menonjol adalah kosmosentris, yang berarti mempertanyakan asal usul alam semesta dan jagad raya sebagai salah satu upaya untuk menemukan asal mula (arche) yang merupakan unsur awal terjadinya gejala-gejala. Beberapa tokoh filosof pada zaman ini menyatakan pendapatnya tentang arche, antara lain :

    Thales (640- 550 SM)                
    Anaximander (611-545 SM)      
    Anaximenes (588-524 SM)       
    Phytagoras (580-500 SM)        

Beberapa tokoh filosof lain mengemukakan pendapat, antara lain :
  • Herakleitos (± 500 SM) mengemukakan bahwa segala sesuatu itu "mengalir" ("panta rhei") bahwa segala sesuatu itu berubah terus-menerus/ melakukan perubahan.
  • Parmenides (515 – 440 SM) menyatakan bahwa segala sesuatu itu sebagai sesuatu yang tetap (tidak berubah).
  • Pythagoras (sekitar 500 SM) berpendapat bahwa segala sesuatu itu terdiri dari "bilangan-bilangan": struktur dasar kenyataan itu tidak lain adalah "ritme"
Secara umum karakteristik filsafat Yunani kuno adalah rasionalisme, yaitu suatu pemahaman tentang sebuah pengetahuan yang lebih mengutamakan akal atau logika.

Tokoh-tokoh Filsuf yang hidup pada masa Yunani kuno, antara lain:

THALES (624-546 SM)

Orang Miletus yang mendapat gelar sebagai "Bapak Filsafat",  karena dia adalah orang yang mula-mula berfilsafat. Gelar itu diberikan karena ia mengajukan pertanyaan yang amat mendasar. Apa sebenarnya bahan alam semesta ini?. Terlepas dari apapun jawabannya, pertanyaan ini telah mengangkat namanya menjadi filosof pertama.

ANAXIMANDER (610-546 SM)

Anaximender adalah filosof yang nampaknya campuran antara ahli astrologi, geologi, matematika, fisika dan filosof seperti Thales.

ANAXIMENES (585-528 SM)

Adalah yang ketiga dari trio filosof yang dikenal dengan milesian. Ia diperkirakan berkibar sekitar 540 SM dan dia adalah murid dari Anaximander.

PYTHAGORAS (571-496 SM)

Ia adalah ahli matematika dan mistik, lahir di Samos, sebuah pulau dekat  pantai Ionia, tetapi menghabiskan  sebagian besar hidupnya di Croton (sebelah selatan Italia).

HERACLITUS (544-484 SM )

Menurut Diogenes Laertius mengatakan bahwa Heraclitus orang yang sangat sombong dan angkuh hingga akhirnya, Ia menjadi manusia pembenci yang hidup di pegunungan dan memakan rerumputan serta tanam-tanaman.

PARMANIDES (501-492 SM)

Parmanides adalah salah seorang tokoh relativisme yang penting, yang lahir pada akhir abad 16 SM. Ia adalah warga negara Elea sebelah selatan Italia. Ia dikatakan sebagai logikawan pertama dalam segala filsafat, yang juga disebut filosof pertama dalam pengertian modern.

ZENO

Zeno lahir pada tahun 490 SM. Zeno dikenal karena paradoknya, ia adalah murid dan pengikut Parmanides, Eleatik yang paling terkemuka.

PROTAGORAS

GORGIAS

Pada tahun 427 SM Gogias datang dari Leontini ke Athena.

SOCRATES ( 470 – 399 SM )

Pada masanya, Socrates berada di tengah –tengah keruntuhan imperium Athena. Disekitarnya dasar-dasar lama hancur, kekuasaan jahat mengganti keadilan disertai munculnya penguasa-penguasa politik yang menjadi orang-orang yang sombong dibandingkan yang sebelumnya. Socrates adalah penganut moral yang absolute yang meyakini bahwa menegakkan moral merupakan tugas filofof yang berdasarkan ide-ide rasional dan keahlian dalam pengetahuan.

Pemikiran-pemikaran filosof yang hidup pada masa Yunani Kuno, antara lain :

THALES (624-546 SM)

Thales mengemukakan sebuah pertanyaan yaitu, Apa sebenarnya bahan alam semesta ini?. Ia sendiri menjawab air. Jawaban ini sebenarnya sangat sederhana dan belum tuntas karena memunculkan pertanyaan baru yaitu dari apa air itu?, Thales mengambil air sebagi asal alam semesta barang kali karena ia melihatnya sebagai sesuatu yang sangat diperlukan dalam kehidupan, dan menurut pendapatnya bumi ini terapung diatas air (Mayer,1950:18). Dari pernyataan Thales tersebut maka dapat diketahui bahwa sesuatu yang sederhana pun dapat menimbulkan pertanyaan-pertanyaan yang sangat kompleks.

ANAXIMANDER (610-546 SM)

Anaximander berpendapat bahwa benda pembentuk dunia yang asli adalah apeiron, suatu substansi yang tidak memiliki batas atau definisi. Ia menjelaskan apeiron sebagai sesuatu yang mengelilingi segala sesuatu secara tak terbatas dan juga sebagai suatu makhluk di mana semua langit dan dunia didalamnya berwujud: bumi, udara, api, dan air bagaimanapun juga digerakkan oleh substansi yang tak terbatas. Anaximander percaya bahwa bumi bentuknya bulat silinder, kedalamannya sepertiga dari lebarnya sehingga bumi seperti drum. Menurutnya, bumi tidak ditopang oleh apa-apa, tetapi tetap berada pada jarak yang sama dari semua benda. Ia juga berpendapat bahwa makhluk pertama yang hidup dilahirkan dalam kelembaban yang melekat pada kulit kayu yang berduri dan kemudian mengalami perkembangan kehidupan organik.

ANAXIMENES (585-528 SM)

Anaximanes berpendapat bahwa prinsip pertama dari segala benda adalah tak terbatas. Ia menyatakan bahwa prinsip pertama tersebut adalah udara, karena udaralah yang meliputi seluruh alam dan menjadikan dasar hidup bagi manusia yang sangat diperlukan untuk bernafas. Anaximenes mengajarkan bahwa bumi datar dan melayang diudara, bintang-bintang ditanam seperti paku dalam kristal dan  benda-benda langit bergerak mengitari bumi seakan-akan seperti topi yang mengitari kepala kita. Ia juga menjelaskan bahwa terjadinya gempa bumi merujuk pada pilihan pertukaran bumi antara keadaan kering dan basah.

PYTHAGORAS (571-496 SM)

Pythagoras berpendapat, Ia percaya bahwa angka bukan unsur seperti udara, dan air merupakan prinsip semua benda : modifikasi angka sedemikian rupa menjadi keadilan , yang lain menjadi jiwa dan nalar, yang lain lagi menjadi kesempatan dan sama  halnya hampir semua benda yang lain secara angka bisa dijelaskan. Bagi pythagoras Angka adalah materi dan makna cosmos. Ia berpendapat bahwa genap dan ganjil secara bersama-sama menghasilkan kesatuan dan kesatuan itu menghasilkan angka yang merupakan sumber semua benda.

HERACLITUS (544-484 SM )

Heraclitus menyatakan bahwa "You can not step twice into the same river; for the fresh waters are ever flowing upon you"(Engkau tidak dapat terjun ke sungai yang sama dua kali, karena air sungai itu mengalir).(Warner, 1961:26)

Menurut Heraclitus, alam semesta ini selalu dalam keadaan berubah, sesuatu yang dingin berubah menjadi panas, begitupun  sebaliknya. Itu berarti bila kita hendak memahami kehidupan cosmos, kita harus menyadari bahwa cosmos itu selalu bergerak, dan menghasilkan perlawanan. Pernyataan itu mengandung pengertian bahwa kebenaran selalu berubah

PARMANIDES (501-492 SM)

Parmanides mempunyai sebuah metode/sistem yang secara keseluruhan didasarkan pada deduksi logis, misalnya tidak seperti Heraclitus yang menggunakan metode intuisi.

Dalam "The Way Of Truth", Parmanides bertanya : Apa standar kebenaran dan apa ukuran realitas? Bagaimana hal itu dapat dipahami? Ia sendiri menjawab : Ukurannya ialah logika yang konsisten.

Parmanides mengakui adanya pengetahuan yang tidak tetap dan berubah-ubah serta pengetahuan mengenai yang tetap yaitu pengetahuan indera dan budi. Menurut Permanides pengetahuan budi itu sangat utama, karena ia beranggapan bahwa pengetahuan indera dianggapnya keliru belaka, tidak mampu mencapai kebenaran.

ZENO

Zeno berpendapat bahwa relitas adalah satu, tidak berubah dan tidak bergerak, dan realitas dipahami dengan benar oleh nalar bukan indra. Ia berusaha menunjukkan bahwa gerak hanya khayal belaka. Penalarannya yang paling terkenal dalam hal ini menyatakan bahwa, Achilles tak akan pernah dapat mengejar kura-kura. Disebabkan kura-kura tadi akan selalu berada di depan Achilles pada saat ia mencapai titik tempat kura-kura itu semula. Mellisus memperbaiki pendirian Permanides dengan mengatakan bahwa ada, tidak hanya tak terhingga dalam waktu, melainkan dalam ruang. Dengan demikian pendapatnya ini menyimpang dari tradisi Yunani yang memandang ruang bersifat berhingga.

PROTAGORAS

Protagoras menyatakan bahwa manusia adalah ukuran kebenaran ( Mayer,1950 : 84 ) ,dan kebenaran itu bersifat pribadi. Akibatnya, tidak akan ada ukuran yang absolute dalam etika, metafisika, maupun agama. Bahkan teori matematika juga di anggap tidak mempunyai kebenaran yang absolute.

GORGIAS

Gorgias mengemukakan tiga proposisi,yaitu Tidak ada yang ada,yakni realitas itu sebenarnya tidak ada pemikiran lebih baik tidak menyatakan apa-apa tentang realitas. Bila sesuatu itu ada,ia tidak akan dapat diketahui.Ini disebabkan oleh penginderaan itu tidak dapat dipercaya, penginderaan itu sumber ilusi. Menurut Gorgias, akal tidak juga mampu meyakinkan kita tentang bahan alam semesta ini, karena kita telah dikungkum oleh dilema subyektif.

SOCRATES

Socrates menggunakan metode yang bersifat praktis. Metode yang digunakan Socrates disebut Dialektika, dari kata kerja Yunani "dialegethai" yaitu melalui percakapan-percakapan dan menganalisis pendapat-pendapat tentang salah dan tidak salah, adil dan tidak adil, berani dan pengecut, dll. Socrates menganggap jawaban pertama sebagai hipotesa, dan dengan jawaban-jawaban lebih lanjut yang menarik konsekuensi-konsekuensi yang dapat disimpulkan dari jawaban-jawaban tersebut. Jika hipotesa pertama tidak dapat dipertahankan karena menghasilkan konsekuensi yang mustahil, maka diganti dengan hipotesa lain, lalu hipotesa kedua ini diselidiki dengan jawaban-jawaban lain, dst.

Mitologi Dewa Yunani Kuno

1. Dewa Ares

dewa ares 300x300 Mitologi 12 Dewa Yunani Kuno

Ares merupakan dewa perang dalam mitologi Yunani. Dalam mitologi Romawi ia dikenal dengan nama dewa Mars. Ia memiliki 2 pengawal yaitu Phobos dan Deimos. Nama Mars menjadi salah satu planet yang dekat bumi dan memiliki 2 bulan, yang dinamai sesuai nama pengawalnya: Phobos dan Deimos. Nama bulan Maret merupakan persembahan baginya.

2. Dewa Hephaestus

Hepaesthus 300x225 Mitologi 12 Dewa Yunani Kuno

Dikenal dengan nama Vulkan di mitologi Romawi. Ia adalah putra pertama dewa Zeus dengan dewi Hera. Ia adalah dewa api, tukang kayu, penempa besi dan pengrajin senjata. Hefestus disembah di semua pusat industri dan manufaktur di Yunani terutama di Kota Athena. Walaupun bengkelnya terletak di pulau Lemnos, Hefestus dikaitkan dengan Gunung Etna oleh orang Sisilia.

3. Dewa Dionysus

Dewa Dionysus 184x300 Mitologi 12 Dewa Yunani Kuno

Satu-satunya dewa yang memiliki orang tua manusia adalah Dionysus. Anugerah ajaibnya, air suling buah anggur adalah pembawa kegembiraan maupun penyebab kegilaan. Ciptaannyayang memabukkan itu bisa membuat heboh peminumnya dan juga menyulut kekacauan akibat mabuk. Pada masa kuno, pemujanya berkumpul di hutan dan menari untuk menghormatinya dan minum hingga mabuk. Prajurit Troya ingin terbebas dari kegelisahan dengan ramuan mujarabnya. Sungguh, itulah kenyataannya sepanjang zaman sampai saat ini.

4. Dewi Demeter

Dewi Demeter 240x300 Mitologi 12 Dewa Yunani Kuno

Demeter, Dewi Pertanian dan Kesuburan dianggap yang pertama mengajar manusia menggarap tanah dan memanen. Diberkahi kuasa mendatangkan kemakmuran dan kelaparan bagi manusia. Dikisahkan ia mempunyai kemampuan mengontrol musim dan merubah permukaan alam. Kini, lahan pertanian tumbuh subur diatas tanah dimana dipercaya perang Troya terjadi. Mungkin bukti kekuasaan Demeter untuk melahirkan kehidupan baru bahkan dibekas daerah perang legendaris dimana terjadinya pertempuranyang gagah berani.

5. Dewa Poseidon

Dewa Poseidon 249x300 Mitologi 12 Dewa Yunani Kuno

Dikenal sebagai dewa penguasa laut. Poseidon memiliki senjata berupa triden yang bisa menyebabkan banjir dan gempa bumi. Poseidon juga memiliki kendaraan yang ditarik oleh Hippopocamus (makhluk setengah kuda setengah ikan). Poseidon beristrikan Amphitrite dan memiliki anak bernama Triton. Poseidon juga adalah dewa yang menciptakan kuda dalam upayanya merayu Demeter.

6. Dewa Zeus

Dewa Zeus 300x217 Mitologi 12 Dewa Yunani Kuno

Dalam mitologi, Zeus adalah Dewa Pemimpin yang bertahta di Olympus. Ia menikah dengan adik perempuannya, Hera yang menjadi Dewi Penikahan. Zeus membagi dunia menjadi tiga dan membagi dunia-dunia tersebut dengan kedua saudaranya, Poseidon yang menjadi Dewa Penguasa Lautan, dan Hades yang menjadi Dewa Penguasa Alam Kematian.

7. Dewi Hera

Dewi Hera 225x300 Mitologi 12 Dewa Yunani Kuno

Dikenal sebagai istri dan saudara perempuan dari Zeus. Hera adalah dewi pernikahan. Ia digambarkan sebagai dewi yang penuh keagungan dan penuh hikmat. Sering ditahtakan dan dimahkotai dengan polos (mahkota berbentuk silinder tinggi), yang hanya dikenakan oleh beberapa dewi-dewi besar.

8. Dewa Hermes

Dewa Hermes 249x300 Mitologi 12 Dewa Yunani Kuno

Salah satu dewa dalam mitologi Yunani, yang dianggap sebagai dewa keberuntungan, dewa pelindung bagi kaum pedagang, dan juga dewa pengirim berita. Dalam mitologi Romawi, ia disebut juga sebagai Mercurius. Hermes adalah anak Zeus dan Maia.

Ciri fisiknya adalah tubuh yang mungil yang selalu mengenakan topi bersayap dan juga sandal bersayap. Ia sangat cepat dalam berkata-kata dan juga berlari. Hermes menjabat sebagai pembawa pesan Zeus dan pemandu bagi roh yang menuju neraka. Hermes memiliki tongkat yang disebut Caduceus.

Ia merupakan dewa penolong bagi Odiseus ketika terjebak pada sebuah pulau. Dari hubungannya dengan Aphrodite, Hermes memiliki anak bernama Hermaphrodite.

9. Dewi Athena

Dewi Athena 300x234 Mitologi 12 Dewa Yunani Kuno

Athena, dewi kerajinan tangan, keterampilan rumah tangga dan perang. Sebagai dewi perang ia membanggakan kepandaian dewatanya dan kekuatannya yang luar biasa. Menurut legenda, ia muncul dalam keadaan dewasa lengkap dengan baju baja, sebagai anak Zeus. Dari semua anaknya, Zeus memilih Athena sebagai pembawa tameng dan halilintar. Musuh yang dahsyat bagi Troya, ia berperang di pihak prajurit Yunani dan dikisahkan ia berduka atas kematian Achilles. Tapi saat Troya jatuh dan Yunani mencemari kuilnya, ia menuntut balas. Dia meminta Poseidon menurunkan badai yang mengacaukan pulangnya kapal-kapal Yunani.

Penuh keberanian di medan perang, ia juga paham nilai utama perdamaian dan dikenal sebagai pelindung dan keterampilan dalam rumah tangga. Tak seperti lainnya yang lebih suka menyebut alam sebagai rumahnya, Athena sangat menyukai kota. Kota favoritnya adalah Athena, seperti namanya, dan dimana kuilnya, Parthenon, masih berdiri sebagai salah satu keajaiban dunia.

10. Dewi Artemis

Dewi Artemis 237x300 Mitologi 12 Dewa Yunani Kuno

Artemis, Dewi berburu. Sama liarnya dengan alam itu sendiri. Merupakan dewi suci bagi pemburu dan pelindung kaum muda yang dengan tenang mengatur tempat-tempat bumi yang liar. Saudari kembar Apollo ini terampil dalam memanah melebihi semua dewa di Gunung Olympia. Ia selalu membawa busur perak dan anak panahnya. Ia memihak Troya saat perang berlangsung. Ia turunkan angin utara yang dahsyat yang menghambat mereka untuk berlayar ke Troya. Baru setelah Yunani mengorbankan putri sulung Agamemnon bagi Artemis angin tersebut mereda.

Kini peninggalan Artemis terlihat pada wanita yang menentang tradisi dan menjalani hidup yang lebih individual dan bebas. Secara samar diceritakan, bahwa ia masih berdiam di hutan.

11. Dewa Apollo

Dewa Apollo 300x226 Mitologi 12 Dewa Yunani Kuno

Dewa cahaya, musik, pepanah, pengobatan, matahari dan penyair dalam Mitologi Yunani dan mitologi Romawi. Ia merupakan anak dari Zeus dan Leto dan saudara kembar Artemis. Orakelnya di Delphi sangat terkenal. Banyak orang dari seluruh Yunani yang mengunjungi orakelnya untuk mencari tahu mengenai masa depan mereka. Ia mempunyai busur yang terbuat dari emas. Pohon Laurel, burung gagak dan hewan lumba-lumba dikeramatkan untuknya

12. Dewi Aphrodite

Dewi Aphrodite 175x300 Mitologi 12 Dewa Yunani Kuno

Dewi Cinta dan Kecantikan dalam mitologi Yunani. Dalam legenda Romawi disebut sebagai Venus. Ada dua legenda berbeda mengenai kelahiran Aphrodite. Legenda pertama menyebutkan Aphrodite adalah putri dari Zeus dan Dione. Tetapi legenda ini kurang populer. Legenda kedua menyebutkan bahwa Aphrodite lahir dari alat kelamin Uranus sang Titan yang dikebiri oleh Cronus.

Yunani Kuno dengan Peradaban Tertua

Yunani Kuno terletak di Eropa bagian selatan di sekitar Laut Tengah. Wilayahnya terdiri atas dua bagian, yaitu Yunani Kuno yang terletak di Semenanjung Balkan dan Yunani Kuno yang terletak di kepulauan di Laut Aegeia. Di sebelah utara, Yunani Kuno berbatasan dengan Macedonia. Tanahnya bergunung-gunung tidak subur, pantainya berupa teluk-teluk yang menjorok jauh ke daratan sehingga cocok untuk pelabuhan. Laut bagian timur terdiri atas ratusan pulau kecil (Kepulauan Aegeia) yang berhubungan dengan Pantai Asia Barat (Turki). Kepulauan ini berfungsi sebgai jembatan alam. Iklimnya subtropics dengan musm panas yang lama dan kering, sedangkan musin dinginnya sejuk, singkat dan banyak hujan. Daerah lereng pegunungan menghasilkan anggur, sedangkan di lembah-lembah yang rendah menghasilkan gandum. Karena tanahnya yang kurang subur, penduduknya lebih mengandalkan hidupnya dari kegiatan di laut dan berdagang. Apalagi wilayah Yunani Kuno yang merupakan kepulauan sehingga kehidupan penduduk banyak bertumpu pada sumber daya laut. Mereka menguasai pelayaran di Laut Tengah dan membentuk kolono di berbagai pulau sambil mengembangkan kebudayaan Yunani. Dengan cara tersebut kebudayaan Yunani menyebar ke mana-mana.

Sejarah Asal Bangsa Yunani Kuno. Pada tahun 3000 SM di Laut Aegeia telah berkembang kebudayaan Minoa atau kebudayaan Pulau Kreta. Kebudayaan tersebut dikembangkan atas dasar kekuatan maritime (laut). Kebudayaan Minoa mempunyai nilai tinggi. Banyak peninggalan kebudayaan dari Pulau Kreta, seperti Istana Raja Menos yang dibangun pada tahun 1600 SM, tempat pemandian, barang keramik, dan patung. Selain kebudayaan Minoa di Semenanjung Balkan Selatan juga telah berkembang kebudayaan Mekene. Pada tahun 1500 SM bangsa Mekene menyerang dan menghancurkan kebudayaan Pulau Kreta serta meniru kebudayaannya. Di antara hasil kebudayaan yang terkenal adalah sebagai berikut: pertama, Gerbang Singa dari Mekene; kedua, Istana Mekene yang memiliki 60 kamar; ketiga, Thalos, yaitu kuburan yang berbentuk sarang lebah; sekitar tahun 2000-800 SM di Yunani Kuno telah berdatangan bangsa pengembara (nomad) dari rumpun Indo-Erupa (Indo-Jerman, Arya, Armenia dan Media). Mereka berasal dari daerah padang rumput sekitar Laut Kaspia. Bangsa tersebut juga disebut bangsa Hellas (Hellen). Antara penduduk Pulau Kreta dan bangsa Mekene dengan bangsa pendatang tersebut hidup bersama, tetapi bangsa asli terdesak. Mereka diwajibkan bekerja kasar dan dijadikan budak. Percampuran antara bangsa asli dan bangsa pendatang itulah yang menjadi nenek moyang bangsa Yunani Kuno. Karena alamnya yang kurang baik, bangsa Yunani menyebar lagi ke daerah-daerah sekitar Pulau Sicilia, Italia, Perancis, Kepulauan Ageiea, dan Afrika Utara. Di perantauan mereka membentuk koloni-koloni baru seperti Cryton dan Sybaris (di Italia Selatan), Ephesus, Nitetus, dan Lydia (Asia Kecil) dan Syracus (di Pulau Sicilia). Daerah koloni ini akhirnya berkembang menjadi pusat kegiatan ekonomi dan perdagangan yang penting di Laut Tengah. Mereka kemudian membentuk Negara-negara kecil yang berpusat di kota-kota yang diberi benteng. Di dalam benteng itu segala bentuk kehidupan diatur secara rapi seperti layaknya suatu Negara. Negara kecil seperti itu diseut polis atau Negara kota. Pada waktu itu, terdapat banyak sekali polis yang masing-masing terpisah dan berdiri sendiri-sendiri. Di antara polis-polis itu sering terjadi peperangan untuk memperluas wilayah dan pengaruhnya. Polis yang menang akan menjadi polis besar dan membawahi polis kecil lainnya. Polis-polis itu, misalnya Athena, Sparta, Thebe Coronthia dan Argos. Banyak polis yang berdiri sendiri sulit untuk disatukan dan itulah yang menjadi cirri khas masyarakat Yunani Kuno. Dalam polis, masyarakat terdiri atas dua golongan besar, yaitu golongan orang merdeka dan golongan budak.

1. Golongan Orang Merdeka. Golongan orang merdeka, yaitu golongan masyarakat yang terdiri atas para pejabat kerajaan, prajurit, pedagang dan pengusaha. Mereka hanya berjumlah kurang lebih 12% dari seluruh penduduk Yunani Kuno yang terdiri atas penduduk asing dan orang asing. Pedagang yang berjasa bagi Negara Yunani Kuno dapat menjadi warga Negara utama.

2. Golongan budak. Jumlah golongan budak kurang lebih 80% yang umumnya bukan orang Yunani Kuno asli. Mereka adalah para tawanan perang atau kaum fakir miskin. Perdagangan budak pun berlaku di mana-mana dan itu sah. Nasib budak sepenuhnya bergantung pada majikannya. Para budak inilah yang mengerjakan pekerjaan-pekerjaan kasar. Timbulnya masyarakat kota (polis) yang terpisah-pisah ini karena adanya latar belakang tertentu, yaitu bangsa Yunani Kuno itu terdiri atas tiga golongan besar asal-usul masyarakat. Pertama Bangsa Doria, tinggal di Jazirah Peloponesus, ibu kotanya Sparta; kedua, bangsa Ionia, tinggal di Jazirah Attica, ibu kotanya Athena; ketiga, bangsa Aeolia, tinggal di Yunani Utara, ibu kotanya Olympia dan Delphi; walaupun saling bermusuhan, mereka tetap mengakui bahwa dirinya berasal dari nenek moyang yang sama, yaitu Hellen. Karena itu, mereka menyebut dirinya sebagai bangsa Hellen dan menyebut negerinya dengan nama Hellas dan nantinya akan memunculkan kebudayaan Hellenisme.

Perkembangan Bangsa Yunani Kuno. Pada awal abad ke-7 SM sampai dengan abad ke-6 SM Yunanu Kono terpecah-pecah dalam beberapa polis. Polis tersebut saling bersaing dan berebut kekuasaan. Dalam persaingan antarpolis tersebut, polis Sparta dan Athena yang akhirnya mendominasi sejarah Yunani.

Polis Sparta. Polis Sparta terletak di Jazirah Peloponesus bagian selatan. Sparta merupakan Negara militer yang ketat, apalagi setelah terjadi pemberontakan di wilayahnya pada abad ke-7 SM. Lycurgus seorang tokoh Sparta mengadakan pembaruan perundang-undangan yang menyangkut masalah pemerintahan, militer dan semua perikehidupan warga Sparta secara ketat. Hal itu menjadikan Sparta menjadi Negara militer yang kuat. Setiap warga Sparta dikenai wajib militer pada usia 20 tahun. Para pemuda sehat harus mengikuti kegiatan olahraga dan keprajuritan yang berat serta mulai dibiasakan dengan cara-cara hidup yang keras. Pendidikan jasmani lebih diutamakan sedangkan ilmu pengetahuan, sastra dan seni diabaikan. Masyarakat harus hidup sederhana dan tidak boleh menyimpan kekayaan. Harta perorangan dianggap berbahaya. Sparta telah membangun kekuatan militernya yang tanggu guna menghadapi bangsa Athena dan bangsa asing dari luar Yunani Kuno. Akibatnya, dalam perang Poloponnesia (431-404 SM) Sparta berhasil mengalahkan Athena. Namun, peeprangan itu melemahkan Yunani yang akhirnya dapat ditaklukan oleh Philippus dari Macedonia pada tahun 338 SM. Kepala pemerintahan Sparta dipegang oleh dua orang raja secara turun-temurun yang memiliki kekuasaan tidak terbatas. Raja berkedudukan sebagai kepala pemerintahan, panglima perang dan pemimpin agama. Pelaksanaan pemerintah tertinggi dipercayakan kepada suatu dewan yang terdiri atas lima orang Ephor (Dewan Menteri). Segala keputusan harus dicapai dengan kata sepakat. Untuk menyalurkan pendapat rakyat, dibentuk Dewan Kaum Tua (gerousia) yang beranggotakan 28 orang dan terdiri atas orang-orang yang telah berusia 60 tahun ke atas. Tugasnya mempersiapkan perundang-undangan yang akan diajukan kepada Dewan Perwakilan Rakyat. Anggota perwakilan Rakyat terdiri atas semua warga kota dan bersidang setipa bulan purnama. Keputusan Dewan Perwakilan Rakyat dapat diveto oleh Dewan Kaum Tua. Masyarakat Sparta terbagi atas dua golongan. Golongan pertama adalah bangsa Doria yang merupakan warga Negara penuh. Golongan kedua adalah bangsa taklukan yang tidak mempunyai hak apa-apa. Sebagian rakyat Sparta hidup dari pertanian. Tanah pertanian itu dikerjakan oleh para budak, sedangkan golongan militer hidup enak di asrama. Bergitulah sifat pemerintah arisratis militer yang dijalankan oleh Sparta. Susunan pemerintah polis terdiri atas: pertama, Raja (Kepala pemerintahan); kedua, Dewan Rakyat (eklesia); ketiga, Dewan Hakim Tinggi (ephoria); keempat, Dewan Orang-orang Tua (gerousia);

Polis Athena terletak di Semenanjung Attica. Athena hampir dalam segala hal berbeda dengan Sparta. Kehidupan masyarakat di Athena lebih demokratis dan hak perorangan dijamin oleh Negara. Rakyat Athena lebih menaruh perhatian terhadap seni, olahraga, ilmu pengetahuan, filsafat, serta kemerdekaan berpikir dan berpendapat menjadi sikap hidup yang kuat. Karena faktor tersebut, Athena tumbuh menjadi pusat kebudayaan dan ilmu pengetahuan sehingga melahirkan filsuf besar, seperti Socrates (400 SM), Plato dan Aristoteles (300 SM).

Kehidupan Sosial Ekonomi. Masyarakat Athena lebih heterogen dan terbagi dalam kelas-kelas social yang nyata. Kelas atas terdiri atas kaum bangsawan, pejabat Negara, panglima perang dan prajurit. Kalangan atas hidupnya cukup mewah. Kelas menengah terdiri atas para pengusaha, pedagang dan pelaut. Perekonomian kelompok ini cukup baik. Sementara itu, kelas bawah terdiri atas petani, perajin, buruh kasar dan budak, penghidupan mereka cukup berat dengan nasib yang tidak menentu. Athena telah tumbuh menjadi pusat perdagangan dan pelayaran terbesar di Laut Tengah yang berpengaruh di wilayah itu dan Asia Kecil. Barang yang diperdagangkan berupa anggur, gandum, minyak zaitun, kayu, logam, besi, tembaga, emas, perak, kerajinan tembikar dan para budak belian.

System pemerintah. Semula bentuk pemerintahan Athena adalah aristokratis. Kekuasaan hanya dipegang oleh kaum bangsawan saja. Berkat perjuangan yang gigih dari lapisan bawah, bentuk pemerintah Athena akhirnya berubah menjadi demokrasi. Solon dianggap berjasa dalam meletakkan dasar-dasar pemerintahan demokrasi itu (tahun 600 SM). Bentuk susunan pemerintah polis Athena adalah sebagai berikut: pertama, kepala pemerintah dipegang oleh sembilang orang Archon (Dewan Menteri) yang setiap tahun diganti. Setiap Archon memimpin satu bidang tertentu sesuai kemampuan masing-masing; kedua, kekuasaan tertinggi dipegang oleh Dewan Perwakilan Rakyat atau Boule yang anggotanya terdiri atas orang-orang merdeka (bukan Helot). Dewan ini bertugas mengangkat Archon, meminta pertanggungjawaban para Archon dan menindak Archon yang berbuat kesalahan; ketiga, bidang pertahanan dan keamanan dipegang oleh sepuluh orang ahli siasat perang yang menguasai angkatan darat dan angkatan laut. Dalam keadaan perang, para panglima ini lebih berkuasa daripada para Archon; keempat, bidang peradilan dipegang oleh Mahkamah Agung yang disebut Aeropagos dan dibantu oleh Heliaca (peradilan rendah). Anggota Aeropagos ini ada yang merangkap sebagai anggota Boule dan pernah menjadi Archon. Seorang pejabat Negara dapat diganti bahkan diasingkan oleh rakyat. Hal ini dilakukan karena pejabat itu dinilai terlalu otoriter dan dianggap membahayakan kelangsungan Negara demokrasi tersebut. Cara yang ditempuh adalah mengumpulkan seluruh penduduk yang sudah punya hak pilih pada waktu yang sudah ditentukan. Mereka diminta menuliskan pada pecahan periuk (ostracon) nama seorang pejabat yang dinilai terlalu otoriter. Apabila nama pejabat yang ditulis itu mencapai 20% maka pejabat itu diganti. System seperti itu dinamakan ostracism dari kata ostracon.

Athena Menjadi Pusat Kekuasaan dan Pemimpin Bangsa Yunani Kuno. Pada tahun 492-448 SM, Bangsa Yunani Kuno berkali-kali terlibat perang dengan Persia. Meskipun demikian, dengan susuah payah bangsa Yunani Kuno akhirnya dapat mengalahkan Persia. Pasukan Persia yang besar dan kuat dapat diusir dari negeri itu. Pada saat perang menghadapi Persia seluruh bangsa Yunani Kuno bersatu untuk mempertahankan kemerdekaan. Akan tetapi, setelah perang selesai bangsa Yunani Kuno kembali terpecah antara Sparta dan Athena sehingga kembali terjadi persaingan dan pertentangan. Kemenangan Yunani Kuno terhadap Persia menjadi Athena Sombong. Athena merasa paling berjasa dalam perang tersebut karena mempunyai armada laut yang besar dan kuat. Oleh karena itu, Athena menganggap semua polis sebagai taklukannya. Bila melanggar ketentuan Athena maka polis tersebut akan diserang. Dengan begitu Athena merasa berkuasa di seluruh Yunani Kuno. Masa kejayaan berlangsung pada tahun 460-429 SM di bawah pemerintahan Pericles. Pericles adalah seorang kaisar yang cakap, patriotic, dan jujur. Athena menjadi cermin kehidupan dan kebanggaan bagi seluruh Yunani Kuno. Pada masa itu banyak dibangun gedung megah dan indah yang dihiasi dengan patung dewa bangsa Yunani Kuno. Misalnya gedung di Acropolis. Hampir seluruh Yunani Kuno (kecuali Sparta) berada dalam pengaruh kekuasaan Athena. Mereka diharuskan membayar upeti. Perdagangan dan pelayaran meliputi seluruh pantai di Laut Tengah. Pada zaman Pericles, pengaruh rakyat terhadap jalannya pemerintahan tampak semakin besar, antara lain sebagai berikut: pertama, Hak pilih lebih diperluas sampai pada kalangan bawah; kedua, undang-undang yang akan diberlakukan harus dibahas terlebih dahulu; ketiga, parlemen harus mengadakan sidang setiap bulan;

Kepercayaan Bangsa Yunani Kuno, penduduk Yunani Kuno memuja banyak dewa atau bersifat politeisme. Dewa itu dianggap seperti manusia dan mempnyai sifat seperti manusia juga, tetapi lebih besar, lebih indah dan tidak mati. Para dewa itu bersemayam di bukut Olympus di bawah pimpinan Dewa Zeus. Dewa yang dipuja oleh bangsa Yunani, antara lain sebagai berikut:

Ø  Dewa Zeus adalah pemimpin para dewa;
Ø  Dewa Apollo (putera Zeus) adalah Dewa Ilmu dan Kesusasteraan;
Ø  Dewa Hera adalah permaisuri Zeus;
Ø  Dewa Phalas Athena (putera Zeus) adalah Dewa Kesenian, Filsafat dan Pelindung Kota;
Ø  Dewa Poseidon adalah Dewa Laut;
Ø  Dewa Ares adalah Dewa Perang;
Ø  Dewa Hermes adalah Dewa Perdagangan;
Ø  Dewa Aphrodite adalah Dewa Percintaan;

Untuk menghormati dan memuja Dewa Zeus setiap empat tahun sekali sejak 776 SM diadakan pesta olahraga dan seni di Bukit Olympia. Di situ diadakan perlombaan berbagai cabang olahraga. Peserta pesta olahraga dan seni itu berasal dari seluruh wilayah Yunani Kuno, baik itu penduduk yang ada di dalam negeri maupun penduduk Yunani Kuno yang berada di luar negeri. Setiap atlet harus sportif dan berkelakuan baik. Setiap kecurangan dalam pertandingan akan diberi hukuman yang berat. Perlombaan dan malam hiburan tersebut ternyata membawa pengaruh positif. Bangsa Yunani Kuno dari berbagai daerah dapat saling bertemu dan saling mengenal sehingga terjadilah pergaulan yang akrab. Dengan begitu, mereka tetap merasa satu keluarga besar, yaitu bangsa Yunani Kuno. Pesta olahraga yang semula berasal dari Yunani Kuno sekarang berkembang menjadi pesta olahraga dunia yang dikenal dengan nama Olimpiade.

Kebudayaan Yunani Kuno

Jaman Homerus. Pada tahun 1000-800 SM di Yunani Kuno telah berkembang kebudayaan yang maju terutama di bidang seni sastra. Tokoh seni sastra dan pujangga Yunani Kuno yang terkenal pada saat itu adalah Homerus. Karena kebesaran karya Homerus maka zaman itu dinamakan zaman Homerus. Karyanya sangat terkenal adalah Illias dan Odysseus. Illyas adalah syair yang menceritakan perang orang-orang Troia. Dalam perang tersebut orang Yunani Kuno menggunakan siasat Kuda Troia dan dapat mencapai kemenangan. Hasil karya Homerus yang lain, yaitu Odysseus (Ullysses) adalah syair yang menceritakan pengembaraan Odysseus setelah Troia jatuh.

Jaman Kejayaan Athena. Kebudayaan Yunani Kuno mengalami perkembangan yang sangat pesat pada masa kejayaan Athena di bawah pemerintahan Pericles (460-429 SM). DI antara kebudayaan yang terkenal adalah sebagai berkut:

Di bidang Kesenian dan Aristektur
  • Kuil Parthenon di Bukit Akropolis yang merupakan hasil seni seorang arsitek terkenal yang bernama Iktinus. Kuil itu berfungsi untuk memuja Dewa Phalas Athena.
  • Patung dari gading dan emas karya Phidias;
  • Patung pelempar cakram karya Miron;
  • Naskah drama berisi cerita komedi, cerita menyedihkan, atau cerita tragedy karya Aristophanes, Aeschylus, dan Sophocles.
Di Bindang Filsafat. Ilmu filsafa muncul karena adanya iklim segar dalam berpikir bebas. Para filsu Yunani yang sangat terkenal adalah sebagai berikut:

Socrates (469-399 SM). Socrates mengajak orang Athena untuk bersoal jawab tentang kehidupan dan mengajak berpikir bebas dan jujur. Ia juga mengajarkan perlunya manusia mempunyai rasa kemanusiaan terhhadap sesama makhluk hidup, sopan santun, adil, kebajikan, dan kesalehan. Socrates juga mengajarkan pentingnya manusia berpikir induktif, yaitu mengambil simpulan dari beberapa kenyataan. Karena buah pikirannya itu. Socrates dituduh tidak mengakui para dewa bangsa Yunani Kuno dan menyesatkan rakyat sehingga ia dihukum mati.

Plato (427-347 SM). Plato murid Socrates yang cerdas dan rajin menulis karya sastra dan ilmu politik. Ia berpendapat, sebaiknya Negara itu dipimpin oleh orang cerdik, pandai, arif dan bijaksana.

Aristoteles (384-322 SM). Aristoteles mengajarkan cara berpikir yang benar (logis) dan sistematis. Oleh karena itu, Aristoteles dijuluki Bapak Ilmu Logika.

Di bidang Ilmu Pengetahuan

Di bidang astronomi dan geografi, bangsa Yunani telah mengetahui bahwa bumi itu bulat dan berputar pada porosnya. Mereka juga telah mengenal bintang-bintang dan pergantian musim;

Herodotus dan Thucydides adalah seorang ahli sejarah yang sangat terkenal. Heredotus disebut Bapak Ilmu Sejarah.

Pytagoras adalah ahli dalam ilmu bangun yang menemukan Dalil Pytagoras, yaitu jumlah kuadrat dari kedua sisi siku-siku (segitiga siku-siku) sama dengan kuadrat sisi miringnya. Ia hidup sekitar tahun 750-500 SM.

Hipocrates dikenal sebagai pelopor ilmu kesehatan. Ia telah menguraikan penyebab terjadinya penyakit dan cara mengobatinya dalam bukunya APhorismen dan Prognose.

Archimedes, Thales dan Democritus adalah ahli dalam bidang pengetahuan alam. Thales dianggap sebagai Bapak Ilmu Pengetahuan Alam.

Peradaban Yunani Kuno


KONDISI GEOGRAFIS

Yunani merupakan salah satu pusat peradaban tertua di eropa. Yunani terletak di sekitar Laut Tengah yang sangat strategis dalam pelayaran. Bangsa Yunani terbentuk dari percampuran bangsa pendatang dari laut Kaspia dan dan penduduk asli yang terdiri dari petani. Yunani terletak di ujung tenggara di benua eropa.Sebagian besar kepulauan di laut aegea dan laut ionia.

-        Di sebelah utara  berbatas dengan Albania, Yugoslavia, Bulgaria, dan Turki di Daratan Eropa.
-        Di sebelah timur di kelilingi oleh Laut Aegea.
-        Di sebelah Selatan berbatas dengan Timur Tengah.
-        Di Sebelah barat berbatas dengan Laut Ionia.

Peradaban Yunani lahir di lingkungan geografis yang sebenarnya tidak mendukung. Tanah Yunani tidak seperti Mesopotamia, Huang Ho, ataupun Mesir yang subur. Yunan merupakan tanah yang kering, dengan banyak benteng alam yang kuat berupa jurang-jurang yang terjal, gunung-gunung yang tinggi, serta pantai-pantai yang curam dan terjal. Hujan sangat jarang turun di Yunani.

SEJARAH PERADABAN YUNANI KUNO

Secara umum perkembangan Yunani dapat dibagi menjadi 4 periode yaitu sebagai berikut :
  • Fase pembentukan negara-negara kota (Polis) yang berlangsung antara 1000-800 SM.
  • Fase ekspansi negara-negara kota atau fase kolonisasi polis-polis Yunani. Ekspansi polis-polis Yunani ke arah barat sampai ke Italia Selatan, sedangkan ke arah Timur sampai ke Asia Kecil (Troya).
  • Masa kejayaan polis-polis Yunani (600-400SM).
  • Masa Keruntuhan Yunani (400-300 SM), tetapi kebudayaan Yunani berkembang di luar daerah Yunani itu sendiri.
Selama periode Kalsik (Abad ke 5 S.M.), Yunani terdiri dari daerah-daerah bagian kecil dan besar dalam bermacam-macam bentuk internasional (sederhana, federasi, federal, konfederasi) dan bentuk-bentuk internal (kekerajaan, tirani, oligarkhi, demokrasi konstitusional, dan lain-lain) yang paling terkenal ialah Athena, diikuti oleh Sparta dan Thebes. Sebuah semangat kebebasan dan kasih yang membara membuat bangsa Yunani dapat mengalahkan bangsa Persia, adikuasa pada saat itu, didalam peperangan yang terkenal dalam sejarah kemanusiaan- Marathon, Termopylae, Salamis dan Plataea.

Pada paruh kedua abad ke 4 S.M, banyak daerah-daerah bagian di Yunani membentuk sebuah Aliansi (Cœnon of Corinth) yang dipimpin oleh Alexander Agung sebagai Presiden dan Panglima (Kaisar) dari Aliansi, Raja dari Macedonia ("Yunani takabara" dalam bahasa persia kuno) menyatakan perang dengan Persia, membebaskan saudara-saudara mereka yang terjajah, Ionian, dan menguasai daerah-daerah yang diketahui selanjutnya. Menghasilkan sebuah masyarakat yang berkebudayaan Yunani mulai dari India Utara sampai Laut Tengah barat dan dari Rusia Selatan sampai Sudan.

Pada tahun 146 S.M., Aliansi diatas jatuh ke bangsa Romawi. Pada tahun 330, ibukota negara bagian Romawi berdiri didaerah baru, Roma Baru atau Konstantinopel, sebuah bentuk popular, sebuah nama untuk memperingati Kaisar Romawi, pada saat itu, Konstantin Khloros (Konstantin Agung). Para ahli sejarah sejak abad ke 19 lebih memilih, untuk alasan referensi, menamakan periode terakhir sebagai Bizantium dengan tujuan untuk membedakan 2203 tahun wilayah Romawi menjadi dua periode. Selama periode kedua dunia budaya Yunani klasik dari Yunani Kuno berubah menjadi dunia modern masyarakat barat dan kristen. Kata Bizantium diambil dari wilayah yang sudah ada sebelumnya (Bizantium, dengan Megara sebagai Metropolis) dimana ibukota baru berada, Konstantinopel.

Setelah ibukota dan wilayah jatuh ketangan Turki pada tahun 1453, bangsa Yunani berada dibawah kekuasaan Ottoman hampir selama 400 tahun. Selama masa ini bahasa mereka, agama mereka dan rasa identitas diri tetap kuat, yang menghasilkan banyak revolusi untuk kemerdekaan meskipun gagal.

Pada tanggal 25 Maret 1821, bangsa Yunani memberontak kembali, kali ini berhasil, dan pada tahun 1828, mereka mendapatkan kemerdekaannya. Sebagai sebuah negara baru yang hanya terdiri dari sebagian kecil dari negara modern mereka, perjuangan untuk membebaskan seluruh daerah yang dihuni oleh bangsa Yunani berlanjut. Pada tahun 1864, kepulauan Ionian disatukan dengan Yunani; tahun 1881 sebagian dari Epirus dan Thessaly. Crete, Kepulauan Aegean Timur dan Macedonian ditambahkan pada tahun 1913 dan Thrace Barat tahun 1919. Setelah Perang Dunia II kepulauan Dodecanese juga dikembalikan ke Yunani. Saat ini, Yunani merupakan negara anggota Uni Eropa (1981) dan sistem moneter-keuangan-ekonomi Euro.

HUKUM DAN PEMERINTAHAN YUNANI

Antara wilayah- wilayah di Yunani tersebut sulit untuk berhubungan yang disebabkan oleh alam yang berbukit-bukit, sehingga jadilah kota-kota yang disebut Polis. Ada dua polis yang terkenal:

1. Athena

Athena merupakan Polis yang menerapkan sistem Demokrasi. Sistem itu diperkenalkan oleh Solon (638 SM-559 SM). Dengan sistem itu, kekuasaan berada di tangan dewan rakyat. Pelaksanaan pemerintahan dilakukan oleh sembilan orang Archon yang setiap tahun diganti. Para Archon diawasi oleh Aeropagus (Mahkamah Agung) yang para anggotanya berasal dari mantan anggota Archon. Athena banyak menghasilkan para filosof yang pemikirannya sangat berpengaruh pada kehidupan manusia hingga dewasa ini. Para Filosof itu antara lain sebagai berikut:
  • Tahles: Dia terkenal sebagai ahli matematika dan astronomi. Thales dikenal dengan perhitungannya tentang gerhana, menghitung ketinggian piramida dan menghitung bayangannya. Selain itu Thales berpendapat bahwa bumi ini berasal dari air.
  • Anaximander: Dia berpendapat bahwa segala apa yang ada di dunia ini berasal dari bahan tunggal yang bukan air. Selain itu, Anaximander berpendapat bahwa bumi itu seperti silinder yang mempunyai ukuran lebih kecil daripada matahari.
  • Anaximenes: Dia berpendapat bahwa bahan pembentuk alam adalah udara.
  • Pytagoras: Dia terkenal sebagai ahli matematika, dia percaya bahwa segala sesuatu itu pada aturannya menurut bilangan tertentu. Sehubungan dengan hal itu, Pytagoras berpendapat bahwa melalui pengetahuan tentang bilangan, kita akan memahami tentang kenyataan.
  • Heraclitus: Dia adalah seorang filosof mengembangkan pemikiran tentang logika.
  • Parmenindes: Filosof ini mengemukakan pentingnya logika dalam mengembangkan ilmu pengetahuan.
  • Hippocartus: Dia adalah seorang filosof yang ahli dalam bidang kedokteran.
  • Socrates: Filosof ini mengajarkan kepada murid-muridnya bahwa manusia dan lingkungannya merupakan subjek untuk mendapatkan pengetahuan tentang kebenaran.
  • Plato: Filosof ini berpendapat bahwa orang bisa berperilaku baik jika ia telah mempunyai persepsi perilaku apa yang disebut baik dan jahat. Plato juga berpendapat bahwa sumber kekuasaan adalah pengetahuan.
Aristoteles: Filosof ini mengembangkan ajaran tentang politik dan etika. Menurut Aritoteles, pada dasarnya setiap manusia memiliki hak yang sama yang harus diakui. Kebahagian menurut Aristoteles adalah terpenuhinya semua kebutuhan kita. Di bidang logika, Aristoteles mengembangkan silogisme. Lahirnya tradisi intelektual dari bangsa Yunani disebabkan oleh faktor-faktor berikut ini :
  1. Faktor geografis dari Yunani bergunung-gunung dan tidak subur. Hal ini memacu para penduduknya untuk berpikir dan berkreasi agar mampu bertahan hidup.
  2. Orang Yunani membangun hubungan dengan bangsa-bangsa lain seperti Mesir, Babylonia, dan yang lainnya, sehingga terjadi tukar-menukar pengetahuan
  3. Penduduk Yunani memiliki hak otonomi kemerdekaan dan kemakmuran di bidang ekonomi, sehingga mereka lebih berkonsentrasi untuk menumbuhkembangkan pengetahuan.
  4. Bangsa Yunani menghargai logika dan cara berpikir yang rasional.
  5. Bangsa Yunani selalu terlibat aktif dalam urusan politik, ekonomi, dan sosial. Hal itu membuat mereka selalu berusaha untuk mencari pemecahan dalam setiap masalah yang muncul.
2. Spartha

Pemerintahan Spartha didasari oleh pemerintahan yang bergaya militeristik. Pola ini diperkenalkan oleh Lycurgus tahun 625 SM. Pemerintahan dipegang oleh dua orang raja, sementara pelaksana tertinggi dipegang oleh suatu dewan yang bernama Ephor yang terdiri dari lima orang. Setiap Ephor memiliki dewan tua yang berusia lebih dari 60 tahun, yang bertugas untuk mempersiapkan UU yang diajukan kepada dewan rakyat (perwakilan dari semua warga kota). Para pemuda yang terseleksi secara fisik dan mental, dijadikan tentara. Keberadaan polis-polis di Yunani mengakibatkan mereka saling bersaing dalam memperebutkan hegemoni kekuasaan atas wilayah Yunani. Sehingga tidaklah mengherankan apabila di Yunani selalu terjadi peperangan di antara sesama polis-polis tersebut. Tetapi, datang tentara Persia yang akan menginvasi daerah Yunani, maka polis-polis yang ada di Yunani terutama Spharta dan Athena, bersatu untuk menghadapi Persia tersebut. Pertempuran antara Yunani dan Persia terjadi beberapa kali.
  • Perang Persia Yunani I (492 SM). Peperangan antara Yunani dan Persia tidak terjadi karena armada tempur Persia dihancurkan oleh badai dan terpaksa harus pulang kembali.
  • Perang Persia Yunani II (490 SM). Pertempuran terjadi di Marathon, pertempuran itu berhasil dimenangkan oleh bangsa Yunani. Para prajurit Yunani harus lari sepanjang 42 km antara Marathon dan Athena dalam rangka berkonsolidasi dan meminta bantuan.
  • Perang Yunani dan Persia III. Bangsa Persia datang kembali, dan pasukan Yunani menghadapinya di Termopile. Persia dapat dipukul mundur, namun Raja Spartha terbunuh dalam pertempuran itu. 
Pada tahun 448 SM diadakan perdamaian antara Yunani dan Persia. Dengan menangnya Yunani atas Persia, maka hal ini membuat kemajuan, seperti pada kesenian dan ilmu pengetahuan serta adanya filosof-filosof. Hal ini membuat Sparta iri sehingga terjadi perang Peloponessos yang membuat Athena kalah sehingga membuat yunani terpecah-pecah. Dengan lemahnya Yunani membuat mudahnya Yunani ditaklukkan oleh kerajaan Macedonia di bawah pimpinan Philipus pada 338 SM.

Perjuangan Philipus untuk menguasai Persia diteruskan anaknya Iskandar Zulkarnaen (Alexander Agung 336-323 SM) dan ia berhasil menguasai Tunisia, Palestina, Mesir, dan di Mesir mendirikan kota yang bernama Iskandariyah. Niatnya menguasai India tak terkabul karena prajuritnya yang tidak mematuhi perintahnya. Setelah Iskandar meninggal, maka kerajaannya terpisah-pisah:

    Kerajaan Macedonia
    Kerajaan Syria (Jenderal Seuleueos)
    Kerajaan Mesir (Jenderal Ptelomeus)

PENINGGALAN-PENINGGALAN YUNANI KUNO

Seni Sastra

Sastrawan terkenal dari Yunani adalah Homerus yang menulis kitab Illiad dan Odysseia. Kedua kitab tersebut berkaitan erat dengan kejadian sejarah yang disebut perang Troya. Kota Troya terletak di Semenanjung Anatolia di Selatan Selat Dardanella. Seorang peneliti dari Jerman yang bernama Heinrich Schlieman telah menemukan beberapa bukti peninggalan peradaban kota Troya seperti yang dilukiskan dalam karya Komerus tersebut. Kitab Illiad menceritakan kejadian perang Troya yang disebabkan karena puteri Helena dari Sparta dilarikan oleh Pangeran Paris dari Troya Terjadilah peperangan antara raja Agamemmon dari Yunani dengan raja Priamus dari Troya. Pahlawan Troya yang bernama Hector dapat dikalahkan oleh pahlawan Yunani yang bernama Achilles. Tentara Yunani dapat memenangkan perang melalui siasat "Kuda Troya" atas ide raja Odysseus. Kuda Troya merupakan sebuah kuda kayu raksasa yang di dalamnya digunakan untuk bersembunyi tentara Yunani. Kuda tersebut diletakkan di luar benteng kota Troya. Orang Troya tertipu, kuda kayu dikira hadiah lalu ditarik ke dalam benteng. Ketika dibuka tentara Yunani berhamburan dan menyerang secara mendadak. Sementara itu armada yang berpura-pura meninggalkan Troya datang kembali ikut menyerbu. Sehingga pasukan Troya mengalami kekalahan. Kitab Odysseia mengisahkan tentang pengembaraan Odysseus sepulang dari Troya. Karena isterinya yang bernama Penelope menikah lagi maka puteranya yang bernama Telemachos menyusulnya mengembara. Bagi bangsa Yunani kisah Illias dan Odysseia ini menjadi salah satu kebanggaan dan alat pemersatu bangsa Yunani. Beberapa faktor pemersatu bangsa Yunani adalah:
  • Kegiatan Olympiade untuk pemujaan dewa di Olymphus setiap empat tahun sekali
  • Cerita Illias dan Odyseia.
  • Merasa satu keturunan yaitu bangsa Hellas.
  • Merasa satu tanah air yaitu tanah Hellas/Yunani.
  • Kebiasaan mendatangi kuil penujuman/ramalan di kota Delphi. Karyanya yang berjudul Oresteia, Sopochles dengan karyanya berjudul Antigone. Sedangkan drama komedi tokohnya Aristophanes dengan karyanya berjudul Lysistrata.
Seni Bangunan dan Seni Pahat

Pada awalnya seni patung/pahat Yunani menghasilkan patung seperti patung bangsa Mesir, kemudian dikembangkan menjadi lebih hidup dengan gaya naturalis. Patung dibuat dari marmer dan perunggu. Pemahat yang terkenal di Yunani bernama Phidias, sedangkan arsitek bangunan yang terkenal antara lain bernama Ikhtinus. Seni pahat menghasilkan berbagai patung para dewa maupun tokoh yang terkenal misalnya Dewa Zeus, Perikles, Plato, Aristoteles dan lain-lain Pada masa pemerintahan Perikles seni bangunan Yunani berkembang pesat. Peninggalan bangunan kuno Yunani antara lain kuil pemujaan. Di bukitAcropolis berdiri megah kuil Parthenon dan kuil Erechteum yang di dalamnya terdapat patung dewi Palas Athena. Di bukit Olymphus dibangun kuil untuk dewa Zeus yang disebut kuil Altis.Di daerah koloni Yunani juga dibangun kuil misalnya kuil Zeus di Italia Selatan, kuil Apollo di Milate dan lain-lain. Teater adalah panggung di lapangan terbuka untuk pementasan misalnyakomedi. Penonton duduk di bangku-bangku yang terbuat dari batu. Bagiorang Yunani, teater merupakan bagian pendidikan dan setiap orangdianjurkan untuk menonton.

Filsafat

Filsafat: Seperti ilmu fikir (logika), ilmu alam (physica), ilmu kesusilaan (Ethica), dan ilmu negara (politica). Seperti sudah disinggung pada uraian pemerintahan Yunani,ternyata polis Athena melahirkan banyak ahli pikir yang mewariskanpengetahuannya bagi umat manusia. Tepatlah ungkapan Socratesyang menyatakan : "Bila Anda ingin menemukan orang kuat pergilah ke Sparta, tetapi bila Anda ingin menjumpai orang pintar dan bijak, datanglah ke Athena". Ada 3 orang filsuf yang perlu Anda ketahui yaitu:

Socrates (469-399 SM)

Ajarannya tentang filsafat etika atau kesusilaan dengan logikasebagai dasar untuk membahasnya. Socrates mengajarkan agarmanusia dapat membedakan apa yang baik atau buruk, benar atausalah, adil atau tidak adil. Ajarannya ditujukan kepada anak mudayang diajaknya berdiskusi. Ia akhirnya di hukum mati dengan minumracun karena tuduhan telah merombak dasar-dasar etikamasyarakat Yunani kuno serta tidak percaya kepada dewa-dewayang disembah masyarakat.

Plato (427-347 SM)

Ajaran filsafatnya disebut filsafat idea. Ia menulis banyak buku,salah satunya berjudul Republica. Dalam buku tersebut diuraikantentang kebahagiaan hidup yang dapat dicapai bila manusia bekerjadengan wataknya dan wanita diangkat derajatnya. Plato jugamendirikan pusat pendidikan bernama Academus.

Aristoteles (384-322 SM)

Ia adalah murid Plato, merupakan ahli di bidang biologi danketatanegaraan. Karyanya yang terkenal antara lain Klasifikasi Floradan Fauna di Kepulauan Aegeia. Di bidang ketatnegaraan, iaberpendapat bahwa sistem pemerintahan yang baik adalah republik.Pemerintahan yang baik mengutamakan kebahagiaan sebesar-besarnya untuk seluruh rakyat. Aristoteles adalah pendiri pusat pendidikan bernama Peripatetis. Salah seorang muridnya ialah Alexandar Agung, raja Macedonia.

Ilmu Pengetahuan dan Tekhnologi

Bangsa yunani telah memiliki berbagai macam pengetahuan dan teknologi yang tinggi, yakni:
  • Menciptakan perahu layar yang ramping sebagai sarana untuk mengarungi laut tengah dan menghubungkan daratan yunani dengan daerah-daerah pantai timur pulau sicilia.
  • Membuat barang-barang dari tanah liat.
  • Menghasilkan karya arsitektur yang megah seperti kuil zeus, kuil partenon dan gedung teater raksasa.
  • Mengembangkan industri untuk menunjang perdagangannya, yakni keramik yang bentuknya beraneka ragam dan dihiasi dengan indah.
  • Menghasilkan karya-karya benda logam berkembang pesat terutama untuk menyediakan alat-alat perang
Kemajuan bangsa Yunani di bidang ilmu pengetahuan dapat dilihat dari deretan ilmuwan sebagai berikut:
  • Pythagoras, ahli matematika yang melahirkan dalil untuk segitiga siku-siku.
  • Hipokrates, bapak kedokteran. Ia dapat menyebutkan sebab timbulnya penyakitdan cara mengobatinya yang ditulis dalam buku berjudul Aphorismendan Prognose. Sumbangannya yang terkenal adalah sumpah dokteryang berlaku sampai sekarang.
  • Thucydides: Ahli sejarah yang menulis tentang perang Peloponesos.
  • Archimedes yang menciptakan teori gravitasi dan teori benda mengapung.
  • Thales dengan pendapatnya: alam fisik terdiri dari satu bahan dasar yaitu air.
  • Analisagoras dengan pendapatnya: materi terdiri dari beraneka ragam zat renik.
  • Democritus: ahli atom.
  • Euclid: ahli ilmu ukur.
  • Herodotus: Bapak sejarah yang pertama kali mengembangkan sejarah tertulis.
  • Hipocrates sebagai pelopor ilmu kedokteran.

Romawi Kuno & Yunani Kuno

Bangsa Romawi adalah penduduk kota Roma. Kota Roma dimulai dari perkampungan kecil di bukit-bukit Palatine dan Aventine. Diceritakan bahwa Romulus adalah raja pertama Roma, dan pendirian Roma secara tradisional terjadi pada 753 SM. Menurut legenda, Romulus merupakan keturunan pahlawan Troya, Aineias, yang bermigrasi ke Latium (Italia) setelah kejatuhan Troya.  Menurut legenda, Romulus, pendiri kota Roma, dan Remus dibesarkan oleh seekor serigala.

Kaisar Romawi Kuno  Pencetus dan pendiri Kekaisaran Romawi (49 SM  14 M)  Julius Caesar konsul (59 SM), diktator (49  44 SM)  Triumvirat: Octavianus, Marcus Antonius, Marcus Lepidus (44  27 SM)  Octavianus (Augustus), (27 SM  14 M)  Dinasti Yulius-Claudius (14  69) Tahun Empat Kaisar (68  69)  Galba (68) Tiberius (14  37)  Caligula (37  41) Otho (68)  Claudius (41  54) Vitellius (68)  Nero (54  68) Vespasianus (69  79) Dinasti Flavianus (69  96) Vespasianus (69  79) Titus (79  81) Domitianus (81  96) Lima Kaisar Baik (96  180)  Nerva (96  98)  Trajanus (98  117)  Hadrianus (117  138)  Antoninus Pius (138  161)  Marcus Aurelius (161  180)

Sistem Pemerintahan Romawi  Kerajaan (Monarkhi) 750 SM-500 SM Pada mulanya Romawi berbentuk kerajaan (Monarkhi)dengan rajanya yang pertama adalah Romulus. Raja-raja Romawi ini berasal dari keturunan pendatang yaitu bangsa Etruska yang memerintah penduduk asli sebelumnya yaitu suku bangsa Latin. Meskipun di bidang ekonomi kerajaan Roma mengalami perkembangan namun bangsa Latin merasa tidak senang terhadap penguasa asing yang mengenakan undang-undang militer kepada mereka. Terjadilah pemberontakan penduduk Roma yang berhasil menggulingkan raja Tarquin yang sombong sebagai raja terakhir Romawi pada tahun 509 SM dipimpin oleh Lucius Junius Brutus.  Republik Romawi, 500 SM-27 SM Pada masa Republik penduduk terbagi atas dua golongan yaitu: Patricia dan Plebea. Patricia berasal dari kalangan pemilik tanah yang luas atau orang yang secara turun temurun sudah merupakan kelas aristrokat (bangsawan). Golongan patricia dianggap sebagai warga negara secara penuh. Patricia berasal dari bahasa Latin "patres" yang berarti ayah, sedangkan Plebea berasal dari bahasa Latin "plebs" yang berarti orang banyak. Mereka dianggap warga negara secara tidak penuh, namun masih memiliki beberapa hak politik dan hak untuk mengumpulkan kekayaan. Orang-orang dari golongan patricia memegang kedudukan dalam lembaga-lembaga politik yaitu Konsul, Senat dan Majelis atau Asembly. Masing-masing lembaga politik tersebut sebagai berikut:: Konsul: merupakan jabatan pemegang eksekutif untuk masa jabatan satu tahun. Konsul berjumlah 2 orang. Masing-masing konsul memiliki hak saling memveto sehingga keputusan penting harus didukung oleh kedua orang tersebut. Konsul juga merupakan panglima angkatan perang.Dalam keadaan darurat perang dengan persetujuan senat, konsul dapat menyerahkan kekuasaannya ketangan satu orang yang disebut "diktator". Pengertiannya sangat berbeda dengan diktator jaman sekarang. Diktator pada jaman Republik Romawi menjaga kekuasaan secara konstitusional dalam waktu pendek paling lama 6 bulan dan bila dibutuhkan dapat diperpanjang.

Sistem Ekonomi Romawi  Sebagian besar orang di Romawi adalah petani, dan beberapa petani adalah budak meskipun sebagian besarnya adalah orang merdeka. Mereka menanam gandum, barley, zaitun, anggur, apel, bawang, dan seledri. Mereka biasanya menjual hasil panen mereka di pasar kota. Petani Romawi membayar pajak sebagian dengan uang, sebagian lagi dengan hail panen.

Kepercayaan  Sebelum agama Kristen berkembang di Romawi Kuno, orang-orang Romawi mengakui adanya dewa-dewa (politheisme). Namun, dewa- dewanya mirip dewa orang Yunani Kuno, hanya nama-namanya saja yang berbeda. Nama dewanya seperti nama planet, yaitu: 
1. Yupiter sebagai pemimpin pada dewa. 
2. Neptunus sebagai dewa laut. 
3. Venus sebagai dewi kecantikan. 
4. Minerva sebagai dewi ilmu pengetahuan. 
5. Juno merupakan dewi permaisuri Yupiter.
Bangunan Romawi Kuno  Colloseum, Tempat Gladiator Bertarung

Keruntuhan Romawi Kuno 

Peristiwa pecahnya kerajaan Romawi berawal dari pembagian wilayah menjadi Romawi Barat dan Romawi Timur tetapi masih merupakan kerajaan Romawi. Karena Romawi sudah tidak sanggup lagi mengatur wilayahnya yang terlalu luas.  Tetapi kejadian ini merupakan malapetaka dari kerajaan Romawi itu sendiri. Romawi Barat menjadi lemah dan ditaklukkan kekaisaran Prusia(Jerman). Romawi Timur masih berdiri kokoh sampai abad ke-15. Romawi Barat berpusat di Roma dan Romawi Timur berpusat di Byzantium(Kostantinopel) yang sekarang bernama Istanbul(di wilayah negara Turki sekarang).  Pendiri Kekaisaran Romawi ialah Costantyn yang Agung. Kaisar ini sudah dari awal membenci Islam. Juga diteruskan cucunya Kaisar Heraclius. Setelah pasukan Islam kuat mereka berupaya menaklukkan Kostantinopel tetapi selalu gagal.  Akhirnya tahun 1453 Muhammad al-Fatah menaklukkan kota benteng terkuat dan terakhir Romawi itu. Akhirnya kerajaan Romawi pun tamat.  Selain kekalahan dari Islam, pengaruh bangsa Anglo-Saxon(Suku kuno Inggris) dan bangsa Prusia serta bangsa Viking(bangsa bajak laut di sekitar laut Norwegia) yang telah bangkit juga turut mempercepat runtuhnya kerajaan Romawi.

Yunani Kuno 

Yunani Kuno adalah peradaban dalam sejarah Yunani yang dimulai dari periode Yunani Arkais pada abad ke-8 sampai ke-6 SM, hingga berahirnya Zaman Kuno dan dimulainya Abad Pertengahan Awal.[1] Peradaban ini mencapai puncaknya pada periode Yunani Klasik, yang mulai berkembang pada abad ke-5 sampai ke-4 SM. Pada periode klasik ini Yunani dipimpin oleh negara-kota Athena dan berhasil menghalau serangan Kekaisaran Persia. Masa keemasan Athena berakhir dengan takluknya Athena kepada Sparta dalam Perang Peloponnesos pada tahun 404 SM. Seiring penaklukan oleh Aleksander Agung, kebudayaan Yunani, yang dikenal sebagai peradaban Hellenistik, berkembang mulai dari Asia Tengah sampai ujung barat Laut Tengah.  Istilah "Yunani Kuno" diterapkan pada wilayah yang menggunakan bahasa Yunani pada Zaman Kuno. Wilayahnya tidak hanya terbatas pada semenanjung Yunani modern, tapi juga termasuk wilayah lain yang didiami orang-orang Yunani, di antaranya Siprus dan Kepulauan Aigea, pesisir Anatolia (saat itu disebut Ionia), Sisilia dan bagian selatan Italia (dikenal sebagai Yunani Besar), serta pemukiman Yunani lain yang tersebar sepanjang pantai Kolkhis, Illyria, Thrakia, Mesir, Kyrenaika, Galia selatan, Semenanjung Iberia timur dan timur laut, Iberia, dan Taurika.  Oleh sebagian besar sejarawan, peradaban ini dianggap merupakan peletak dasar bagi Peradaban Barat. Budaya Yunani memberi pengaruh kuat bagi Kekaisaran Romawi, yang selanjutnya meneruskan versinya ke bagian lain Eropa. Peradaban Yunani Kuno juga sangat berpengaruh pada bahasa, politik, sistem pendidikan, filsafat, ilmu, dan seni, mendorong Renaisans di Eropa Barat, dan bangkit kembali pada masa kebangkitan Neo-Klasik pada abad ke-18 dan ke-19 di Eropa dan Amerika.

Batas Wilayah Yunani terletak di ujung tenggara di benua eropa.Sebagian besar kepulauan di laut aegea dan laut ionia.  Batas  batas :  Di sebelah utara berbatas dengan Albania, Yugoslavia, Bulgaria, dan Turki di Daratan Eropa.  Di sebelah timur di kelilingi oleh Laut Aegea  Di sebelah Selatan berbatas dengan Timur Tengah  Di Sebelah barat berbatas dengan Laut Ionia.

Penduduk  Bangsa Yunani merupakan percampuran darah antara para pendatang dari Padang Rumput sekitar Laut Kaspia dan penduduk asli yang mengusahakan pertanian. Bangsa pendatang yaitu rumpun bangsa Indo  Jerman yang dikenal dengan bangsa Helas yang terdiri dari suku bangsa Doria, Achaea, Arolia, dan Ionia.  Negeri pertama yang berkembang di Wilayah Yunani adalah pusat perdagangan di Mycenae. Mycenae semula merupakan daerah koloni kerajaan Kereta. Mycenae mempunyai kejayaan pada tahun 1400 SM, yaitu setelah Knossos runtuh dan menggantikan peranan kerajaan Kereta di Perairan Laut Tengah.  Hasil  hasil purbakala yang ditemukan pada tahun 1787 M :  Bangunan kuno Troya di Asi Kecil yang banyak disebut oleh Pujangga Homerrus dalam bukunya Illyas.  Makam raja Agamemnon, seorang raja yang disebut  sebut pula dalam cerita Illyas.  Harta benda Priamus (Raja Troya) yang terbuat dari emas dan permata.

Kepercayaan  Orang Yunani percaya bahwa ada dewa  dewi yang bertubuh besar dan tidak dapat mati yang mempunyai keluarga yang saling berebut kekuasaan.juga ada hero yaitu setengah dewa yang dapat mati.Menurut warga dewa  dewi tinggal di bukit Olympus di bawah pimpinan Dewa Zeus atau dewa tertinggi.  Dewa  dewi Yunani :  Dewa Ares yaitu dewa perang.  Dewi Artemis yaitu dewi perburuan.  Dewa Hermes yaitu dewa perniagaan.  Dewa Poseidon yaitu dewa laut.  Dewa Apolo yaitu dewa kesenian dan matahari.  Dewa Pallas Athena yaitu dewa keselamatan.  Dewi Prhodite yaitu dewi kecantikan.

Sistem Pemerintahan  Orang Yunani kuno memiliki banyak bentuk pemerintahan, karena ada banyak negara kota di Yunani kuno, dan masing-masing memiliki sistem pemerintahan tersendiri. Selain itu, gagasan tentang pemerintahan yang baik juga terus berubah seiring waktu.  Aristoteles membagi pemerintahan di Yunani menjadi beberapa bentuk, antara lain monarki, oligarki, tirani, dan demokrasi. Pembagian ini masih seirng dipakai oleh sebagian besar sejarawan. Sebagian besar kota di Yunani pada awalnya menerapkan monarki, kemudian berganti oligarki, kemudian tirani, kemudian demokrasi, namun pada tiap periode ada beberapa negara kota yang menggunakan sistem yang berbeda-beda pula, bahkan ada beberapa yang tidak pernah menerapkan tirani atau demokrasi sama sekali.  Pada Zaman Perunggu Akhir, disebut periode Mykenai, antara tahun 2000 SM dan 1200 SM, semua negara kota Yunani tampaknya menerapkan monarki yang dipimpin oleh raja. Naskah Iliad karya Homeros menceritakan banyak raja yang berkuasa di kota-kota Yunani, di antaranya Agamemnon dan Theseus. Beberapa istana raja dari masa ini berhasil ditemukan oleh para arkeolog.  Setelah Zaman Kegalapan berakhir, hanya sedikit negara kota Yunani yang masih memiliki raja. Salah satunya adalah Sparta, yang tak hanya mempertahankan jabatan raja, namun juga memiliki dua raja yang berkuasa bersama-sama. Pada masa perang, salah satu raja biasanya tetap tinggal di kota sementara yang satunya pergi berperang. Sebagian besar negara kota pada periode Arkaik menerapkan sistem oligarki, yang mana pemerintahan dipimpin oleh para aristokrat (orang kaya). Kemudian pada tahun 600-an SM dan 500-an SM, banyak negara kota yang dipimpin oleh tiran. Tiran biasanya merupakan seorang aristokrat yang berhasil memperoleh banyak sekali dukungan dari orang miskin.

Sistem Ekonomi  Salah satu tulang punggung bagi perekonomian Yunani adalah laut dan pelayaran. Banyak orang Yunani yang bekerja dengan mengandalkan pelayaran.  Sejumlah orang Yunani menjadi nelayan dan menjual sebagian hasil tangkapannya di pasar. Beberapa lainnya adalah pedagang yang menjual barang dagangannya ke negeri-negeri yang jauh melalui laut.  Ada pula orang Yunani yang menjadi tentara bagi negara kotanya, mereka menaklukan kota lainnya dan memaksa kota taklukannya memberi upeti. Banyak juga pelaut Yunani yang bekerja sebagai tentara bayaran, menyewakan tenaga dan kapal mereka untuk bertempur bagi negara lain seperti Mesir atau Persia.  Yang terakhir, ada orang Yunani yang menjadi perompak, yang menyerang kapal atau pemukiman dan menjarah barang-barang berharga.  Pada kenyataannya, pengelompokkan pekerjaan tersebut tidaklah tetap, sehingga ada orang yang terkadang menjadi nelayan, terkadang menjadi peromak, dan terkadang menjadi tentara bayaran.

Kebudayaan Yunani Kuno  Bangsa Yunani memiliki peradaban yang tinggi. Peradaban bangsa Yunani inilah yang kemudian dikembangkan oleh bangsa barat. Peradabannya meliputi kebudayaan Kreta, Polis, sistem kepercayaan dan hasil-hasil budaya.

Peninggalan Sejarah  Karya Sastra 
1. Kegiatan Olympiade untuk pemujaan dewa di Olymphus setiao empat tahun sekali. 
2. Cerita Illias dan Odyseia. 
3. Merasa satu keturunan yaitu bangsa Hellas. 
4. Merasa satu tanah air yaitu tanah Hellas/Yunani.  Seni Bangunan  Patung Dewa Zeus, Perikles, Plato, Aristoteles  Kuil Parthenon dan Kuil Erechteum  Kuil Dewa Zeus

Filsafat & Ilmu Pengetahuan 

Ada 3 orang filsuf yang perlu Anda ketahui yaitu:  Socrates (469-399 SM)  Ajarannya tentang filsafat etika atau kesusilaan dengan logikasebagai dasar untuk membahasnya. Socrates mengajarkan agarmanusia dapat membedakan apa yang baik atau buruk, benar atausalah, adil atau tidak adil. Ajarannya ditujukan kepada anak mudayang diajaknya berdiskusi. Ia akhirnya di hukum mati dengan minumracun karena tuduhan telah merombak dasar-dasar etikamasyarakat Yunani kuno serta tidak percaya kepada dewa-dewayang disembah masyarakat.  Plato (427-347 SM)  Ajaran filsafatnya disebut filsafat idea. Ia menulis banyak buku,salah satunya berjudul Republica. Dalam buku tersebut diuraikantentang kebahagiaan hidup yang dapat dicapai bila manusia bekerjadengan wataknya dan wanita diangkat derajatnya. Plato jugamendirikan pusat pendidikan bernama Academus.  Aristoteles (384-322 SM)  Ia adalah murid Plato, merupakan ahli di bidang biologi danketatanegaraan. Karyanya yang terkenal antara lain Klasifikasi Floradan Fauna di Kepulauan Aegeia. Di bidang ketatnegaraan, iaberpendapat bahwa sistem pemerintahan yang baik adalah republik.Pemerintahan yang baik mengutamakan kebahagiaan sebesar-besarnya untuk seluruh rakyat. Aristoteles adalah pendiri pusatpendidikan bernama Peripatetis. Salah seorang muridnya ialahAlexandar Agung, raja Macedonia.